Bupati Boven Digoel Resmi Tutup Pelatihan Sistem Informasi Percepatan Penurunan Stunting
Melalui pelatihan ANC, penggunaan USG dasar obstetri, konseling menyusui, serta bimbingan teknis sistem informasi stunting
Papuanewsonline.com - 29 Nov 2025, 04:52 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, resmi menutup rangkaian pelatihan kesehatan yang berfokus pada peningkatan layanan ibu dan anak serta pencegahan stunting di Kabupaten Boven Digoel. Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Pelayanan ANC dan penggunaan USG Dasar Obstetri Terbatas, Pelatihan Konseling Menyusui, dan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel.
Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan
apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan, para narasumber, fasilitator, serta
seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan secara serius. Ia menyebut,
peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan bagian dari prioritas
pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat layanan kesehatan dasar.
Bupati menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini risiko kehamilan, menangani kondisi obstetri dengan tepat, serta memberikan pendampingan menyusui secara efektif. Menurutnya, kualitas layanan yang unggul sangat berpengaruh terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus mencegah risiko stunting.

Dalam sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya pemberian
ASI eksklusif sebagai intervensi utama dalam pencegahan stunting. Pelatihan
konseling menyusui yang diberikan kepada tenaga kesehatan diharapkan mampu
menghasilkan dampak langsung pada praktik pemberian ASI di masyarakat.
Selain itu, Bupati Roni Omba menekankan peran signifikan
penguatan sistem informasi kesehatan. Melalui Bimtek Sistem Informasi
Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, pemerintah daerah berupaya
memastikan bahwa data yang dikumpulkan dapat lebih akurat, terstruktur, dan
dapat dimanfaatkan secara efektif untuk menyusun perencanaan intervensi.
Menurut Bupati, data yang baik menjadi fondasi dari
kebijakan yang tepat sasaran. Oleh sebab itu, penguatan sistem informasi
dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program besar penurunan
stunting di wilayah tersebut.
Roni Omba juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat diakses seluruh masyarakat, baik yang tinggal di Tanah Merah, kampung-kampung, maupun daerah pedalaman. Ia berharap kemampuan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari.

Penutupan pelatihan ini menjadi salah satu langkah penting
pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak,
sekaligus mempercepat penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di
Kabupaten Boven Digoel.
Penulis: Hendrik
Editor: GF