logo-website
Minggu, 08 Mar 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
THR 2026 untuk Karyawan Swasta: Syarat, Besaran, dan Jadwal Pembayaran Lengkap! Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah telah mengeluarkan aturan resmi terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 bagi pekerja atau buruh di perusahaan swasta.Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menaker No. M/3/HK.04.00/III/2026 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2026, yang mengatur secara jelas mengenai syarat, besaran, dan jadwal pembayaran. Karyawan yang berhak menerima THR adalah pekerja atau buruh yang telah bekerja secara terus menerus minimal satu bulan, baik yang memiliki hubungan kerja waktu tidak tertentu maupun waktu tertentu. Pembayaran THR wajib disalurkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Jika Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026, maka batas akhir pembayaran adalah 14 Maret 2026.Besaran THR yang diberikan disesuaikan dengan masa kerja. Pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan atau lebih berhak mendapatkan THR sebesar satu bulan upah. Sedangkan bagi mereka yang memiliki masa kerja satu bulan hingga kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional dengan perhitungan: masa kerja dibagi 12 dikali satu bulan upah. Untuk pekerja harian lepas dan pekerja dengan upah berdasarkan satuan hasil, besaran upah satu bulan dihitung dari rata-rata upah yang diterima selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya.Jika perusahaan menetapkan besaran THR yang lebih besar melalui perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama, maka pemberian THR akan mengacu pada ketentuan tersebut.  Penulis: Jid Editor: GF 07 Mar 2026, 09:03 WIT
BULOG TIMIKA SIAPKAN 1.513 TON BERAS, STOK MAMPU MENUNJANG KEBUTUHAN 3 BULAN KEDEPAN Papuanewsonline.com, Timika – Perum Bulog Kantor Cabang Timika mencatat cadangan beras sebanyak 1.513 ton pada awal Maret 2026. Stok tersebut terdiri dari 1.500 ton beras medium kategori Public Service Obligation (PSO) dan 13 ton beras premium yang disimpan di gudang Bulog Timika untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Mimika serta wilayah penyaluran sekitarnya. Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Timika Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa stok yang tersedia saat ini sangat memadai untuk menjamin pasokan selama tiga bulan ke depan.Memasuki awal Maret, Bulog Timika telah memulai penyaluran jatah rutin bagi aparatur sipil negara (ASN) golongan anggaran serta personel TNI dan Polri. Selain itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga telah berjalan lancar guna menjaga harga beras tetap terjangkau di pasar lokal. Untuk tahun anggaran 2026, Badan Pangan Nasional menetapkan target penyaluran SPHP sebanyak 800 ribu ton secara nasional. Di wilayah kerja Timika, penyaluran SPHP dimulai sejak Senin (2/3/26) dengan menggunakan beras medium dari stok PSO.Rata-rata penyaluran beras medium di wilayah kerja Bulog Timika mencapai 400–450 ton per bulan. Sebanyak 300 ton dialokasikan untuk golongan anggaran ASN dan TNI-Polri, sementara 100–150 ton diperuntukkan bagi program SPHP di pasar. Menjelang masa panen raya di daerah produsen seperti Jawa dan Sulawesi pada akhir Maret, Bulog Timika akan menerima tambahan pasokan sebanyak 2.000 ton beras.  "Tambahan stok ini ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan di wilayah non-surplus seperti Papua dan juga membantu pengaturan ruang gudang di wilayah pengadaan," jelas Dedy. (7/3/26) Selain melayani kebutuhan Kabupaten Mimika, Bulog Timika juga mendistribusikan beras ke Kabupaten Puncak dan Kabupaten Yahukimo, khususnya untuk kuota rutin ASN. Tak hanya beras, Bulog Timika juga menyimpan cadangan gula pasir sebanyak 37 ton serta minyak goreng premium merek Letizia kemasan 5 liter sebanyak 1.300 liter. Dedy mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena stok bahan pangan pokok di Mimika dan sekitarnya dalam kondisi aman dengan distribusi yang berjalan lancar. Penulis: JidEditor: GF 07 Mar 2026, 01:24 WIT
Gelar Operasi Pengawasan, Satgas Pangan Daerah Maluku Jatuhkan Sanksi Kepada 2 Pelaku Usaha Papuanewsonline.com, Ambon – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Daerah Maluku mengintensifkan pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan dengan menggelar operasi Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 di sejumlah pasar dan distributor di Kota Ambon, Rabu (4/3/2026).Kegiatan yang dipimpin Satgas Pangan Daerah Maluku ini melibatkan unsur kepolisian, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, serta Tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI. Fokus pengawasan dilakukan di Pasar Mardika Ambon serta jaringan distributor bahan pokok dan barang penting (Bapokting) guna menjaga stabilitas harga dan melindungi hak konsumen, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.Tim Satgas melakukan pengecekan harga dan distribusi Bapokting pada 11 titik, mulai dari pedagang eceran hingga distributor beras, minyak goreng, daging, cabai, bawang, telur, dan gula. Hasilnya, ditemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP), serta indikasi pelanggaran administratif pada distribusi beras.Selain itu, Satgas juga menemukan adanya produk beras kemasan yang diperdagangkan tanpa izin pusat, serta perbedaan harga yang signifikan pada komoditas strategis seperti cabai, beras premium, telur, ayam, dan minyak goreng di tingkat distributor maupun pengecer.Dirreskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Piter Yanotama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Kepala Satgas Pangan Daerah Maluku menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah tegas negara dalam menjamin keadilan harga dan keamanan pangan bagi masyarakat.“Satgas Pangan hadir untuk memastikan distribusi dan harga pangan berjalan sesuai ketentuan. Kami tidak akan mentolerir praktik penjualan di atas HET maupun peredaran pangan yang tidak memenuhi aspek perizinan dan mutu. Setiap temuan akan ditindaklanjuti secara profesional dan proporsional,” tegas Kombes Pol Piter Yanotama.Ia menambahkan, stabilitas pangan menjadi isu strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan akan terus diperketat, terutama pada momentum hari besar keagamaan yang rawan terjadi lonjakan harga.Dari hasil kegiatan tersebut, tercatat dua pelaku usaha yang menjual Bapokting di atas ketentuan HET dan HAP. Saat ini, temuan tersebut masih dalam kajian dinas terkait untuk diberikan sanksi administratif berupa surat teguran. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku juga akan melakukan sosialisasi ulang ketentuan HET Minyakita sesuai Kepmendag Nomor 1028 Tahun 2024 kepada distributor dan pengecer.Satgas Pangan Maluku memastikan pemantauan harga dan mutu pangan akan terus dilakukan secara berkala, khususnya pada rantai distribusi beras dan minyak goreng, guna mencegah spekulasi harga dan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.Melalui kegiatan ini, negara menegaskan kehadirannya dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan bagi masyarakat Maluku.Operasi sapu bersih Satgas Pangan Maluku menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah dan aparat penegak hukum tidak tinggal diam menghadapi potensi gejolak harga pangan. Temuan beras tanpa izin dan penjualan di atas HET menunjukkan pentingnya pengawasan berlapis dari hulu ke hilir. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, langkah preventif dan penegakan aturan yang konsisten menjadi kunci menjaga daya beli masyarakat sekaligus kepercayaan publik terhadap sistem distribusi pangan nasional. PNO-12 05 Mar 2026, 21:36 WIT
44.234 LEMBAR SPPT PBB-P2 MIMIKA SIAP DIDISTRIBUSIKAN, KOLLABORASI JADI KUNCI KEBERHASILAN Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika telah mempersiapkan sebanyak 44.234 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk Tahun 2026. Plt Sekretaris Bapenda Mimika Darius Sabon Rain menjelaskan bahwa target penerimaan tahun ini ditetapkan sebesar Rp85.952.413.000, naik sekitar Rp1,9 miliar dari target tahun 2025 yang sebesar Rp84 miliar."Kita memiliki keyakinan bahwa target ini dapat tercapai bahkan terlampaui dengan dukungan penuh dari semua pihak," ujarnya.Total nilai pokok ketetapan PBB-P2 tahun ini mencapai Rp89.411.564.447, yang menunjukkan potensi penerimaan yang cukup besar bagi daerah. SPPT telah diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pemerintah kampung dan kelurahan, yang dipercaya sebagai garda terdepan dalam proses distribusi dan pemungutan pajak. Kolaborasi antara Bapenda dan pemerintah tingkat bawah dianggap sangat penting untuk memastikan kelancaran seluruh proses.Pihak Bapenda menargetkan seluruh SPPT akan tersebar ke tangan wajib pajak dalam waktu satu minggu ke depan. Pemerintah kampung dan kelurahan diharapkan dapat mendistribusikan pemberitahuan tersebut secepat mungkin, sehingga masyarakat dapat mengetahui kewajiban mereka dan melakukan pembayaran tepat waktu. Selain itu, mereka juga diminta untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dari pembayaran pajak daerah.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mar 2026, 19:55 WIT
TARGET PBB-P2 MIMIKA TAHUN 2026 CAPAI RP85,9 MILIAR, NAIK RP1,9 MILIAR DARI TAHUN 2025 Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menetapkan target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 sebesar Rp85.952.413.000. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar Rp1,9 miliar dibanding target tahun 2025 yang mencapai Rp84 miliar.Plt Sekretaris Bapenda Mimika Darius Sabon Rain menyampaikan bahwa total nilai pokok ketetapan PBB-P2 tahun ini mencapai Rp89.411.564.447, yang hampir sebanding dengan target yang telah ditetapkan. (4/3/26) "Kenaikan target ini mencerminkan potensi pertumbuhan ekonomi daerah yang terus meningkat," ujarnya.Sebanyak 44.234 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) telah siap didistribusikan kepada seluruh wajib pajak. Pihak Bapenda telah menyerahkan SPPT secara simbolis kepada perwakilan pemerintah kampung dan kelurahan, yang berperan sebagai ujung tombak dalam proses pemungutan pajak daerah. "Kami berharap kolaborasi antara Bapenda dan pemerintah tingkat bawah dapat berjalan dengan sinergis," jelas Darius.Dalam waktu satu minggu ke depan, seluruh SPPT akan diserahkan secara menyeluruh untuk kemudian didistribusikan langsung kepada masyarakat. Pemerintah kampung dan kelurahan diharapkan dapat segera menyebarkan pemberitahuan tersebut agar wajib pajak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pembayaran."Semoga distribusi dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga tidak ada wajib pajak yang terlewatkan," tambahnya.Darius juga mengimbau agar pemerintah kampung dan kelurahan membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak.  Penulis: Abim Editor: GF 04 Mar 2026, 19:52 WIT
PW FATAYAT NU PAPUA TENGAH GELAR SAHUR GRATIS, PROGRAM INKLUSIF SAMPAI HARI KE-10 Papuanewsonline.com, Timika – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan berbagi berkah bagi masyarakat Papua Tengah. Berlandaskan hal tersebut, Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Papua Tengah menggelar program berbagi sahur gratis bagi warga Kabupaten Mimika. Program ini yang berlangsung selama 10 hari akan memasuki hari terakhir pada pagi hari nanti Rabu (4/03/2026), dengan lokasi terakhir di jalan menuju Masjid Babussalam.Program sosial ini direncanakan dengan menyasar empat titik lokasi strategis di Mimika, yang sebelumnya telah berlangsung di warung makan di Jalan Budi Utomo dan Jalan Cendrawasih. Pada malam hari menjelang hari terakhir, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, dengan banyaknya warga yang datang untuk menikmati sajian sahur yang telah disiapkan. "Mari kita ramaikan pagi sahur terakhir ini agar manfaat dari program berbagi ini dapat dirasakan oleh lebih banyak orang," ajak pihak penyelenggara.Ketua PW Fatayat NU Provinsi Papua Tengah, Sholikah, menyatakan bahwa kegiatan ini bersifat inklusif dan tidak terbatas hanya bagi umat Muslim. "Meski diselenggarakan dalam rangka bulan Ramadan, santap sahur ini siap disajikan untuk seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama," ujarnya.Ia mengungkapkan bahwa awalnya program ini direncanakan untuk menyentuh delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, namun keterbatasan kondisi membuatnya hanya dapat direalisasikan di Kabupaten Nabire dan Mimika."Sahur gratis ini merupakan program dari PW Fatayat Provinsi Papua Tengah yang bertujuan untuk menyebarkan kebaikan di bulan suci Ramadan. Sebenarnya kami berencana mengadakan di semua kabupaten di Provinsi Papua Tengah, namun mengingat faktor keamanan, akhirnya hanya bisa dilakukan di Nabire dan Mimika," jelas Sholikah. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat untuk saling berbagi dan mempererat tali persaudaraan selama bulan Ramadan dan setelahnya.  Penulis: Jid Editor: GF 03 Mar 2026, 22:54 WIT
Salurkan Sembako, Satgas Damai Cartenz Pulihkan Semangat Anak Panti di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Satgas Ops Damai Cartenz 2026 melalui kegiatan pembagian sembako dan dukungan psikososial kepada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah dan Pembawah Terang di Kota Jayapura, Kamis (26/2).Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah serta di Barak 6 SPN Polda Papua yang saat ini menjadi lokasi pengungsian anak-anak Panti Asuhan Pembawah Terang pascakebakaran gedung panti beberapa waktu lalu.Dalam kegiatan itu, personel Ban Ops yang dipimpin IPTU Ali Akbar, S.E., menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan makanan ringan kepada total 70 anak dari kedua panti asuhan.Selain itu, Tim Satgas Ban Ops Damai Cartenz juga memberikan pendampingan psikososial kepada 40 anak Panti Asuhan Pembawah Terang yang mengungsi. Pendampingan dilakukan melalui kegiatan ice breaking dan energizer guna membantu meredakan emosi negatif serta mengurangi trauma pascakejadian kebakaran.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, mengatakan kegiatan tersebut diawali dengan koordinasi bersama pengelola panti asuhan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.“Hasil kegiatan menunjukkan koordinasi berjalan baik sehingga pembagian sembako dan dukungan psikososial dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar,” Kata Ka Ops Damai Cartenz.Menurut Ka Ops Damai Cartenz, para pengurus dan anak-anak panti menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Anak-anak yang mengikuti sesi dukungan psikososial juga terlihat lebih ceria dan aktif selama kegiatan berlangsung.Sementara itu ditempat yang berbeda, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk menghadirkan rasa aman sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.“Satgas Damai Cartenz tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak yang terdampak musibah,” katanya.Kombes Pol Adarma Sinaga, berharap kegiatan tersebut dapat meringankan beban pengurus panti dan membantu anak-anak tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari.Satgas Damai Cartenz 2026 menyatakan akan terus melaksanakan kegiatan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. PNO-12 28 Feb 2026, 19:31 WIT
Dandim Mimika Pimpin Panen Padi Perdana Milik Kodim 1710/Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan, S.I.P., secara langsung memimpin kegiatan panen padi perdana di lahan ketahanan pangan milik Kodim 1710/Mimika. Kegiatan bersejarah ini menjadi bukti konkret dukungan TNI Angkatan Darat terhadap program nasional ketahanan pangan, dengan fokus khusus pada pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah Kabupaten Mimika. (26/2/26)Dalam keterangan resmi, Dandim menyampaikan bahwa sektor pertanian memegang peran strategis yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan di daerah. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kodim 1710/Mimika terus berupaya maksimal untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak terpakai menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat nyata, baik bagi kebutuhan internal satuan maupun untuk mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.Ia menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam pengelolaan sektor pertanian merupakan bentuk komitmen yang kuat dari TNI AD untuk membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Selain menjalankan tugas pokok di bidang pertahanan negara, prajurit juga dituntut untuk tetap adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mendukung peningkatan kesejahteraan melalui pengembangan potensi sektor pertanian lokal.Panen padi perdana ini dilakukan di atas lahan seluas 3 hektar yang dikelola secara profesional oleh prajurit Kodim selama beberapa bulan terakhir.Hasil panen yang dihasilkan diharapkan tidak hanya mampu menambah stok pangan di wilayah Mimika, tetapi juga menjadi inspirasi serta motivasi bagi masyarakat luas untuk terus mengembangkan potensi pertanian di daerah masing-masingKodim 1710/Mimika berkomitmen untuk terus mengawal dan mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan melalui pendampingan langsung, inovasi dalam pengelolaan lahan, serta kerja sama sinergis dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat di Mimika.  Penulis: Jid Editor: GF 27 Feb 2026, 09:49 WIT
Dana Otsus Triwulan I 2026 Disalurkan Ke 16 Daerah Papua, Penyaluran Tercepat Sejak Implementasi Papuanewsonline.com, Papua – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengumumkan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 Triwulan I telah berhasil disalurkan kepada 16 daerah di wilayah Tanah Papua. Penyaluran dana ini dilakukan setelah pemerintah daerah (Pemda) terkait memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan prosedur yang telah ditetapkan secara ketat. "Beberapa daerah telah berhasil merealisasikan Dana Otsus 1 persen dan 1,25 persen karena telah memenuhi semua persyaratan administrasi dan prosedur yang berlaku," ujar Ribka. (26/2/26)Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per tanggal 19 Februari 2026, Dana Otsus Triwulan I telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada 13 Pemda. Daerah yang pertama kali menerima dana antara lain Kabupaten Asmat, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Supiori, Kabupaten Yahukimo, Kota Jayapura, Kota Sorong, Kabupaten Manokwari Selatan, serta Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Barat Daya. Kemudian tiga kabupaten lainnya yaitu Merauke, Jayawijaya, dan Sarmi telah menerima alokasi dana pada tanggal 23 Februari 2026.Total dana yang disalurkan terdiri atas komponen Dana Otsus 1 persen, 1,25 persen, dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI), dengan jumlah yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Contohnya, Provinsi Papua menerima dana sebesar Rp166,38 miliar, Provinsi Papua Selatan Rp91,56 miliar, Provinsi Papua Barat Daya Rp84,61 miliar, Kabupaten Yahukimo Rp142,06 miliar, serta Kabupaten Pegunungan Bintang Rp94,90 miliar. Ribka menjelaskan bahwa penyaluran tahun ini menjadi yang tercepat sejak implementasi Undang-Undang (UU) Otsus, dengan tahap pertama dimulai pada bulan Februari, jauh lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang umumnya dilakukan pada April atau Mei.Percepatan penyaluran ini didukung oleh peningkatan interoperabilitas sistem keuangan daerah melalui integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), serta sistem perencanaan Bappenas."Terjadi kemajuan signifikan dalam percepatan dan perbaikan tata kelola penyaluran Dana Otsus pada tahun 2025 dan 2026. Integrasi sistem sangat berperan penting dalam meningkatkan efisiensi proses penyaluran," jelasnya. Ribka juga mengimbau daerah yang belum menyelesaikan persyaratan untuk segera menuntaskan kewajiban tersebut agar pelayanan publik pada triwulan pertama dapat berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa Dana Otsus difokuskan pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, sehingga ketepatan waktu penyaluran sangat menentukan manfaat yang diterima oleh masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 26 Feb 2026, 13:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT