logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
DWP Mimika Gelar Pelatihan Merangkai Buket Bunga, Dorong Kreativitas dan Peluang Usaha Papuanewsonline.com, Mimika – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mimika menggelar pelatihan keterampilan pembuatan buket bunga yang diikuti seratus peserta, meliputi istri Aparatur Sipil Negara dan anggota organisasi. Kegiatan dibuka resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Heri Onawame mewakili Bupati, di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (22/7/2026). Turut hadir Ketua DWP Mimika Bernadetha Abraham Kateyau, pimpinan perangkat daerah, serta narasumber Nelly Mansbawar dan Waromi Angel Handcraft.Ketua Panitia Rosina Maraku menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengasah kreativitas merangkai buket bunga modern, sekaligus membuka peluang usaha rumahan yang bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, momen ini diharapkan makin mempererat tali persaudaraan antaranggota DWP. Keterampilan yang didapat tidak hanya menjadi hobi, tetapi bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.Membacakan sambutan Bupati, Heri Onawame menegaskan pemberdayaan perempuan adalah pilar penting pembangunan daerah. Perempuan memiliki peran strategis bukan hanya dalam rumah tangga, melainkan sebagai penggerak ekonomi lewat kemampuan berwirausaha.Pelatihan ini sangat relevan mengingat industri kreatif saat ini memiliki prospek pasar yang menjanjikan jika dikelola dengan serius dan profesional.Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak berhenti sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal lahirnya pelaku usaha kreatif baru dari kalangan DWP. Dukungan akan terus diberikan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, guna mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan ikut berkontribusi nyata bagi kemajuan Mimika.Penulis: JidEditor: OF 22 Jul 2026, 21:51 WIT
168 Calon Haji Mimika Masuk Kuota 2027, Verifikasi Data Paling Lambat 27 Juli Papuanewsonline.com, Mimika – Sebanyak 168 calon jemaah haji asal Kabupaten Mimika resmi masuk estimasi alokasi kuota ibadah haji musim 1448 Hijriah atau tahun 2027 Masehi. Kantor Kementerian Agama Mimika mengimbau seluruh calon jemaah yang tercantum dalam daftar untuk segera melengkapi verifikasi data paling lambat pada Senin, 27 Juli 2026. Pengumuman ini tertuang dalam surat resmi nomor S-152/Kk.33.01/2026 sebagai tindak lanjut arahan Kanwil Kemenag Papua Tengah.Dari jumlah keseluruhan, 155 orang berasal dari daftar tunggu porsi reguler, sedangkan 13 lainnya merupakan calon jemaah kelompok prioritas lanjut usia. Kepala Kantor Kemenag Mimika, H. Muhammad Hilal T., meminta seluruh calon jemaah atau keluarga yang bersangkutan segera hadir ke kantor untuk memastikan kebenaran data diri.“Selain datang langsung, jemaah atau keluarga juga bisa menghubungi layanan informasi melalui WhatsApp di nomor 0811-4900-9909 untuk menanyakan hal-hal yang diperlukan,” ujarnya. Verifikasi dilaksanakan di Jalan Yos Sudarso Nomor 17, Kelurahan Sempan, Timika, dan menjadi syarat mutlak sebelum masuk tahap pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.Pihaknya mengingatkan agar seluruh persyaratan dokumen disiapkan secara lengkap dan teliti. Kelengkapan administrasi akan sangat menentukan kelancaran proses pelunasan hingga tahap pemberangkatan nanti. Keterlambatan pemenuhan persyaratan dikhawatirkan dapat menghambat langkah jemaah menuju tanah suci.Penulis: JidEditor: OF 22 Jul 2026, 21:31 WIT
Satukan Komitmen Jaga Kamtibmas, Pemuda Ohoi Fiditan Wujudkan Maluku Yang Aman dan Damai Papuanewsonline.com, Tual – Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus diperkuat hingga ke tingkat desa sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga persatuan bangsa. Hal tersebut ditunjukkan oleh para pemuda Ohoi (Desa) Fiditan, Kabupaten Maluku Tenggara, yang pada Selasa (21/7/2026) bersama Staf Pemerintah Desa Fiditan dan Badan Saniri Ohoi (BSO) mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.Gerakan yang dipelopori pemuda Ohoi Fiditan ini menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan yang berkelanjutan. Sinergi antara generasi muda, pemerintah desa, dan seluruh warga diharapkan mampu mencegah potensi konflik sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.Dalam pertemuan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan, para pemuda menyatakan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta menolak segala bentuk tindakan maupun provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.Staf Pemerintah Desa Fiditan, Rusli Rael, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing."Pemuda merupakan kekuatan utama dalam menjaga persatuan masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh generasi muda untuk tetap menjaga kekompakan, memperkuat rasa persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun provokasi yang dapat memecah belah kebersamaan yang selama ini telah kita bangun. Dengan persatuan dan kepedulian bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat," ujar Rusli Rael.Senada dengan itu, Ketua BSO Fiditan, Bakri Raharusun, mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengedepankan budaya musyawarah dan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas.Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, dan memperkuat solidaritas sosial.Ajakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Semangat gotong royong dan kebersamaan dinilai menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan produktif.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengapresiasi inisiatif para pemuda dan Pemerintah Desa Fiditan yang secara aktif mengajak masyarakat menjaga keamanan lingkungan sebagai bagian dari implementasi community policing yang terus dikembangkan Polri.Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan faktor kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan, terutama di tengah dinamika perkembangan informasi yang berpotensi memunculkan hoaks maupun provokasi."Polda Maluku mengapresiasi komitmen pemuda dan Pemerintah Desa Fiditan yang mengedepankan persatuan, dialog, dan semangat kebersamaan dalam menjaga Kamtibmas. Keamanan yang kondusif tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian, tetapi memerlukan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan, bijak menyikapi setiap informasi, tidak mudah terprovokasi, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Sinergi seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam menjaga Maluku tetap aman, damai, dan kondusif," tegas Kombes Pol. Rositah Umasugi.Polda Maluku menilai gerakan yang dibangun masyarakat Ohoi Fiditan menjadi contoh positif bagaimana kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat keamanan mampu memperkuat ketahanan sosial di tingkat akar rumput. Model kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus berkembang di berbagai wilayah di Maluku sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga stabilitas keamanan daerah.Melalui semangat persatuan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat, terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif diharapkan dapat terus terjaga sehingga mampu mendukung kelancaran pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa hingga nasional. PNO-12 22 Jul 2026, 19:26 WIT
Dukung Program Pemerintah, Kasad: Bantuan TNI Kepada Kementerian Terkoordinasi dengan Baik Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa pelaksanaan tugas perbantuan TNI kepada kementerian dan lembaga telah dikoordinasikan dengan baik sebagai bentuk dukungan terhadap program-program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Penegasan tersebut disampaikan Kasad usai menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Ketahanan Pangan yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) di Hotel Aston, Jakarta Barat, Selasa (21/7/2026).“Itu kan semua kita terkoordinasi dengan kementerian, jadi kita sampaikan, kementerian minta tolong ke kita (TNI), kita membantu program-program yang sudah ada. Tadi saya tekankan bahwa kami di tentara tidak ada program yang ingin memiliki, tapi kami ingin mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan petani lebih baik kehidupannya,” tegas Kasad.Dalam paparannya yang bertajuk “Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pertahanan Negara dan Ketahanan Wilayah”, Kasad menjelaskan bahwa ancaman terhadap suatu bangsa saat ini tidak hanya berbentuk ancaman militer, tetapi juga krisis pangan, perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, hingga dinamika geopolitik. Karena itu, ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional.Kasad juga mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki prospek sekaligus berkontribusi terhadap masa depan bangsa.“Saya juga ingin memotivasi mereka bahwa pertanian cukup menjanjikan sebetulnya, namun membutuhkan perjuangan cukup panjang dan juga kerja keras. Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi mereka (mahasiswa),” imbuh Kasad.Pada kesempatan tersebut, Kasad turut memaparkan berbagai program TNI AD dalam mendukung ketahanan wilayah, termasuk pembangunan sekitar 50 desa yang dilengkapi sistem dashboard untuk memantau perkembangan setiap program secara real time, sehingga pelaksanaannya dapat dipastikan berlangsung transparan dan akuntabel.Melalui berbagai program tersebut, TNI AD terus bersinergi dengan kementerian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.Seminar yang berlangsung interaktif tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda bahwa ketahanan pangan bukan hanya persoalan sektor pertanian, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi kedaulatan, pertahanan negara, dan masa depan Indonesia. PNO-12 22 Jul 2026, 12:24 WIT
786 Personel Polda Sumut Dikerahkan Amankan Pendistribusian BBM Papuanewsonline.com, Medan - Para pihak sepakat melakukan percepatan normalisasi pendistribusian BBM sebagai salah satu solusi mengatasi antrean yang terjadi di berbagai SPBU di Sumut. Kesepakatan itu dicapai dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan antrean di SPBU, Rabu (15/7) di Aula Catur Prasetya Poldasu. Hadir dalam Rakor tersebut, Karo Ops Poldasu, Kombes Pol Dr. Dwi Tunggal Jaladri, SH, SIK, M.Hum, Dir Intelkam Poldasu, Kombes Pol Intelkam Poldasu, Kombes Pol Ajie Indra Dwiatma, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut, Dedy Jaminsyah Purba, General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Sumatera Utara, Rajali Husein, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH dan tamu undangan lainnya. Kepala Biro Operasi Polda Sumut Kombes Pol Dr. Dwi Tunggal Jaladri, SH, SIK, M.Hum dalam pemaparannya, menjelaskan hingga 14 Juli 2026 terdapat 125 SPBU yang terdampak gangguan distribusi dari total 324 SPBU di Sumatera Utara.Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polda Sumut telah mengerahkan 786 personel guna melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi BBM. Selain itu, Polda juga menyiapkan personel yang dapat diperbantukan sebagai awak mobil tangki maupun pengemudi sementara apabila dibutuhkan sebanyak 10 personel. "Hasil mitigasi menunjukkan adanya keterlambatan pasokan dan berkurangnya jumlah awak mobil tangki (AMT). Kami juga melakukan pengawalan distribusi agar tidak terjadi keterlambatan maupun penyimpangan dalam penyaluran BBM," ujarnya.Dir Intelkam Poldasu, Kombes Pol Ajie Indra Dwiatma menjelaskan hasil analisis tim Intelkam di lapangan, akar masalah antrean BBM di sejumlah SPBU di Sumut disebabkan antara lain, adanya gangguan tenaga kerja. Ini menyebabkan penyesuaian operasional di fuel terminal akibatnya, pasokan dari terminal BBM ke SPBU dilakukan secara bertahap dan proporsional, sehingga SPBU tidak menerima pasokan penuh sesuai permintaan harian.Selanjutnya, adanya krisis pengemudi truk tangki yang terjadi akibat pemberhentian terhadap beberapa pengemudi truk tangki karena melakukan pelanggaran yang berdampak keterbatasan pengemudi truk tangki. "Jumlah BBM yang diterima SPBU tidak sesuai dengan jumlah yang diminta (outstanding). Pada umumnya, SPBU hanya menerima sekitar setengah dari volume permintaan, sehingga mengakibatkan kehabisan stok BBM dan memicu antrean di SPBU lain yang masih memiliki persediaan,"ungkapnya. Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut, Dedy Jaminsyah Purba, menegaskan masyarakat saat ini tidak membutuhkan penjelasan yang berlarut-larut, melainkan tindakan nyata untuk mengembalikan kelancaran distribusi BBM.Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Polda Sumut terkait berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan awak mobil tangki (AMT). Ia meminta seluruh pihak segera menyelesaikan persoalan tersebut agar distribusi BBM kembali normal."Kami meminta Pertamina segera mengembalikan situasi seperti semula. Ada tiga pesan dari Gubernur Sumatera Utara, yakni kepastian waktu normalisasi, langkah konkret yang dilakukan, serta strategi jangka panjang agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Kami siap berkolaborasi agar kondisi kembali normal," ujarnya.Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Sumatera Utara, Rajali Husein, mengatakan, seluruh SPBU di jalur lintas Sumatera telah diminta beroperasi selama 24 jam guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia mengakui kondisi di lapangan cukup berat karena masih terjadi antrean panjang bahkan gesekan antar konsumen.Wakil Ketua Bidang SPBU Hiswana Migas Sumut, Indah Sari Karo-karo, mengungkapkan krisis pengemudi mobil tangki menjadi salah satu penyebab utama terganggunya distribusi BBM. Menurutnya, dukungan TNI dan Polri sangat dibutuhkan untuk mengawal distribusi sehingga tidak terjadi penyimpangan.Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH menyebut situasi antrean panjang di SPBU memiliki karakteristik seperti penanganan bencana, sebagaimana saat banjir maupun blackout yang sebelumnya melanda Sumatera.Di Kota Medan yang memiliki 91 SPBU, pihak kepolisian telah menyiagakan mobil patroli berlampu biru di SPBU yang mengalami antrean panjang untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.Ia mengingatkan agar kondisi tersebut tidak dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana di sektor migas maupun penyebaran informasi menyesatkan di media sosial yang dapat memperburuk kepanikan masyarakat."Kami sudah menemukan adanya perkelahian di salah satu SPBU, bahkan ada masyarakat yang pingsan akibat antrean. Karena itu diperlukan pola mitigasi yang mampu menenangkan masyarakat," katanya. PNO-12 20 Jul 2026, 14:42 WIT
Terima Rp1,8 Juta Per Keluarga, BLT Dana Desa Nawaripi Disalurkan Lancar Papuanewsonline.com, Mimika – Sebanyak 16 Keluarga Penerima Manfaat di Kampung Nawaripi resmi menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap I Tahun 2026 yang mencakup periode Januari hingga Juni. Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, menjelaskan setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan yang disalurkan sekaligus, sehingga total yang diterima masing-masing mencapai Rp1,8 juta.Secara keseluruhan, anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp28,8 juta. Seluruh penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi ketat sesuai ketentuan yang berlaku. Bantuan ini secara khusus diperuntukkan bagi warga yang masih tergolong dalam kategori kemiskinan ekstrem guna meringankan beban pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.Norman mencatat adanya penurunan jumlah penerima dibanding tahun sebelumnya, yang pada 2025 berjumlah 25 keluarga. Perubahan ini merupakan hasil pemutakhiran data berdasarkan kondisi ekonomi warga saat ini, sehingga bantuan benar-benar sampai kepada yang paling membutuhkan. Ia berharap dana tersebut dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan pangan dan keperluan rumah tangga lainnya.“Kami berharap uang bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok keluarga,” ujar Norman. Hal yang menggembirakan, proses penyaluran kali ini berjalan jauh lebih tertib, aman, dan kondusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Suasana jauh lebih tenang, tidak ada keributan seperti tahun lalu,” tambahnya dengan penuh rasa syukur.Penulis: JidEditor: OF 20 Jul 2026, 14:32 WIT
Jamin Pasokan, Pertamina Tambah Distribusi Pertalite di Mimika Pasca Sanksi SPBU Papuanewsonline.com, Mimika – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku segera menambah alokasi pasokan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite di Kabupaten Mimika. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat menyusul adanya satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang untuk sementara waktu tidak diperkenankan melayani penyaluran BBM bersubsidi karena dikenakan sanksi pelanggaran aturan.Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan penambahan pasokan merupakan wujud komitmen perusahaan menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. “Kami tegas menindak setiap pelanggaran aturan penyaluran BBM bersubsidi, sekaligus memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).Penyediaan bahan bakar tambahan kini dialirkan secara berkelanjutan ke tiga SPBU yang berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi yang dikenai sanksi. Hal ini agar konsumen yang sebelumnya terlayani di sana dapat beralih ke lokasi terdekat tanpa mengalami kesulitan atau penundaan pengisian bahan bakar kendaraan.Pertamina memastikan stok Pertalite di wilayah Mimika tetap aman dan mencukupi. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, dan mengambil bahan bakar hanya sesuai kebutuhan sehari-hari. Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi layanan Pertamina Customer Solution di nomor 135 kapan saja.Penulis: JidEditor: OF 19 Jul 2026, 23:20 WIT
Gaduh! Penyaluran Minyak Tanah Di Rt19 Kelurahan Pasar Sentral Mimika Baru Tidak Tepat Sasaran? Papuanewsonline.com, Mimika – Penyaluran minyak tanah di RT19 Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis, 17 Juli 2026 memicu kegaduhan di tengah masyarakat.Sejumlah warga menduga pembagian bantuan BBM tersebut tidak tepat sasaran.ADA WARGA LUAR RT IKUT AMBIL  Menurut keterangan Ibu Alegonda, ada sebagian warga dari RT lain yang nama kakaknya tidak terdaftar di RT19 namun bisa mengambil minyak tanah di wilayah RT19.PICU KECEMBURUAN SOSIAL  Kondisi ini memicu kecemburuan di kalangan ibu-ibu RT19. Saat pembagian berlangsung, warga mempertanyakan langsung ke orang yang bersangkutan."Ibu tinggal di mana? Selama ini bukan RT 19, kenapa bisa ambil begitu?" kata ibu aligonda Rado DUGAAN ADA PERMAINAN ORANG DEKAT  Warga menduga kejadian tersebut merupakan "permainan" dari pihak RT lama yang memiliki keluarga di luar RT19 sehingga bisa masuk dalam daftar penerima."Kami minta tolong Distrik atau Kelurahan segera datang mengatasi masalah BBM ini. Jangan sampai bikin kecemburuan sosial," ujar Aligonda DESAK DATA PENERIMA DIBUKA  Warga RT19 mendesak Pemerintah Distrik Mimika Baru dan Kelurahan Pasar Sentral untuk segera mengevaluasi data penerima minyak tanah. Mereka meminta agar data dibuka secara transparan agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang berhak di RT19.KHAWATIR TIMBUL KERIBUTAN  Menurut warga, jika persoalan ini tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan menimbulkan keributan. Sebab minyak tanah merupakan kebutuhan pokok rumah tangga.PUBLIK MENANTI KLARIFIKASI  Hingga berita ini ditayangkan, Papuanewsonline.com belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Kelurahan Pasar Sentral. Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak terkait.  Penulis: HendrikEditor: OF 18 Jul 2026, 12:31 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT