logo-website
Jumat, 20 Mar 2026,  WIT
BERITA Seni & Budaya Homepage
PHBI Mimika Tetapkan 87 Masjid, 4 Lapangan, Dan 1 Sekolah Sebagai Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H Papuanewsonline.com, Timika – Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika telah menetapkan lokasi-lokasi resmi untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan tema "Harmoni Fitrah: Kembali Suci, Menenun Damai dalam Keberagaman. Sebanyak 87 masjid, 4 lapangan terbuka, serta 1 sekolah akan menjadi titik kumpul bagi umat Islam di seluruh wilayah Mimika untuk melaksanakan ibadah raya bersama. Pengumuman ini disampaikan untuk memastikan pelaksanaan salat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman bagi seluruh jamaah."Kita telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap lokasi untuk memastikan memenuhi standar keamanan dan kapasitas yang dibutuhkan," ujar Ketua PHBI Kabupaten Mimika, H. Joko Prianto, S.E, dalam keterangannya.Lokasi masjid yang ditetapkan tersebar di berbagai distrik dan kelurahan di Kabupaten Mimika, termasuk Masjid Agung Mimika, Masjid Al-Muttaqin Mimika Baru, dan Masjid Nurul Huda Kwamki Baru. Selain itu, empat lapangan terbuka yang digunakan antara lain Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Lapangan Pasar Sentral, Lapangan Kodim Timika, dan Lapangan Tembagapura. Satu sekolah yang menjadi lokasi tambahan adalah Sekolah Muhammadiyah, yang dipilih karena memiliki area yang luas dan aksesibilitas yang baik bagi masyarakat sekitar.Pelaksanaan salat Idul Fitri di setiap lokasi akan didukung oleh panitia khusus yang terdiri dari unsur masyarakat, tokoh agama, dan aparatur terkait. Pihak PHBI juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Mimika, Dinas Kesehatan, dan dinas terkait untuk menangani segala aspek keamanan, kesehatan, serta tata kelola lalu lintas sekitar lokasi. Dalam kesempatan yang sama, Ketua PHBI juga menyampaikan pesan khusus bagi seluruh umat Islam di Mimika."Semoga pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini dapat menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mimika," ujarnya.   Penulis: Jid Editor: GF 19 Mar 2026, 12:24 WIT
Perayaan Nyepi Tahun Saka 1948 Di Mimika Berlangsung Khidmat Papuanewsonline.com, Timika – Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Kabupaten Mimika berlangsung dengan penuh khidmat, makna mendalam, dan keceriaan bersama. Kegiatan yang berpusat di kawasan Pasar Lama Kota Timika pada Rabu (18/3) dihadiri langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob beserta Wakil Bupati Emanuel Kemong, bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat lintas etnis serta agama dari seluruh daerah."Kehadiran kita semua di sini menjadi bukti nyata bahwa Mimika adalah rumah bagi seluruh elemen masyarakat yang berbeda latar belakang, namun tetap bersatu dalam semangat persaudaraan yang kokoh," ujar Bupati Johannes dalam sambutannya.Ketua Forum Hindu Dharma Indonesia (FHDI) Kabupaten Mimika, I Nyoman Dwitana, menyampaikan salam penghormatan lintas agama sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman yang menjadi kekayaan daerah Mimika. Ia mengucapkan syukur atas kelancaran pelaksanaan perayaan dan memberikan penghargaan kepada seluruh undangan yang menyempatkan diri hadir. Perayaan tahun ini mengusung tema nasional "Wasudewa Kutumbakam", yang memiliki makna bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar. "Tema ini sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Mimika yang majemuk. Ini juga selaras dengan visi bersama untuk mewujudkan Kabupaten Mimika yang harmonis dan sejahtera," jelasnya. Dwitana juga menambahkan bahwa pencapaian Harmony Award pada tahun sebelumnya menjadi bukti konkret bahwa nilai-nilai toleransi telah tumbuh kuat di daerah ini.Dwitana menjelaskan bahwa esensi Hari Raya Nyepi bukan hanya sebatas ritual keagamaan semata, melainkan juga momentum penting untuk refleksi diri dalam meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan sosial. Ajaran Hindu menekankan pentingnya menjaga keseimbangan tiga hubungan utama: hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, hubungan manusia dengan sesama, serta hubungan manusia dengan alam lingkungan sekitar. Selama Hari Raya Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan Catur Brata Penyepian yang meliputi pantangan menyalakan sumber api, melakukan aktivitas kerja, bepergian keluar rumah, dan menikmati hiburan apapun."Melalui serangkaian pantangan ini, kita melakukan introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, bijaksana, dan selalu peduli terhadap sesama manusia," tambahnya. Sebelum memasuki hari Nyepi, FHDI Mimika juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial seperti donor darah dan kerja bakti pembersihan lingkungan bersama masyarakat.Setelah pelaksanaan hari Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan kegiatan Dharma Shanti sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan antar sesama. Dalam penutup sambutannya, Dwitana mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan yang telah terbangun dengan baik. "Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat hidup dalam suasana harmoni dan saling menghormati satu sama lain. Selamat Hari Raya Nyepi bagi seluruh umat Hindu di Mimika, serta selamat menyongsong Hari Raya Idul Fitri bagi saudara-saudara umat Muslim," pungkasnya.Usai sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh yang meriah, menampilkan berbagai karya seni yang sarat akan filosofi tentang pentingnya pengendalian diri dan pembersihan sifat negatif dalam kehidupan sehari-hari.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Mar 2026, 12:06 WIT
1.100 Takjil Dibagikan, Kadin, HIPMI, IWAPI dan Komunitas di Mimika Berbagi Berkah Ramadan Papuanewsonline.com, Mimika — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mimika bersama HIPMI Mimika, IWAPI DPC Mimika, Yayasan Rabu Biru Foundation, dan Maxim Timika berkolaborasi membagikan 1.100 paket takjil kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik, antara lain Bundaran SP2, Jalan Budi Utomo depan Cafe MULO, serta di jalur poros Pomako–Mapurujaya dengan mengusung tema “Bersatu dalam Kolaborasi, Berbagi dalam Keberkahan”, Sabtu (14/03/2026).Sekretaris Kadin Mimika, Viktor Fonatba, mengatakan sebagai induk organisasi pengusaha, Kadin berupaya merangkul seluruh organisasi underbond seperti HIPMI dan IWAPI, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas, termasuk Yayasan Rabu Biru dan Maxim, dalam kegiatan sosial selama Ramadan.Menurutnya, kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama sekaligus upaya mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat di Kabupaten Mimika.“Melalui kegiatan ini kami berharap tercipta silaturahmi yang semakin kuat antara asosiasi dan masyarakat. Ini juga menjadi wujud kebersamaan serta kepedulian di bulan suci Ramadan,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat harmoni dan kebersamaan di tengah keberagaman. Karena itu, kolaborasi antarorganisasi dalam kegiatan sosial dinilai penting untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.“Ramadan mengajarkan kita untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama. Kita semua berbeda-beda, namun bersatu dalam tujuan yang sama, yaitu meraih keberkahan,” tambahnya.Sementara itu, Ketua HIPMI Mimika Junaidi Samuel menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil telah menjadi tradisi organisasi yang rutin dilakukan setiap tahun. Pada tahun sebelumnya kegiatan tersebut dilaksanakan bersama organisasi Tidar, sedangkan tahun ini HIPMI berkolaborasi dengan Kadin, IWAPI, Maxim, serta Yayasan Rabu Biru.“Kegiatan berbagi takjil ini memang rutin kami lakukan setiap tahun. Tahun lalu bersama Tidar, dan tahun ini kami berkolaborasi dengan Kadin sebagai organisasi pengusaha, IWAPI sebagai organisasi pengusaha wanita, kemudian Maxim, serta Yayasan Rabu Biru,” jelasnya.Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat solidaritas antarorganisasi dan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.“Semangatnya sama, niatnya sama, yaitu berbagi kepada sesama dan mempererat kebersamaan dalam keberagaman,” ujarnya.Ketua IWAPI DPC Mimika, dr. Puttri Sultan, juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai organisasi dan komunitas yang ada di Mimika.“Kegiatan ini kami laksanakan bersama teman-teman dari Kadin, HIPMI, Maxim, serta Yayasan Rabu Biru dalam rangka berbagi berkah kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” katanya.Ia menjelaskan bahwa pembagian takjil dilakukan di sejumlah titik, mulai dari kawasan SP2, Jalan Budi Utomo, hingga sepanjang jalur Mapurujaya–Pomako. Takjil juga dibagikan kepada masyarakat yang melintas serta kepada jamaah di sejumlah musala dan masjid di sekitar lokasi kegiatan.Puttri berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarorganisasi dan warga.“Harapan kami, melalui kegiatan ini masyarakat dapat terbantu, khususnya bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antara berbagai organisasi,” ungkapnya.Sementara itu, Ketua Yayasan Rabu Biru Egy Kenharvey menilai Ramadan merupakan momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.Menurutnya, semangat berbagi dalam kebersamaan akan membawa keberkahan bagi semua pihak. Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Kadin, HIPMI, IWAPI, Maxim, serta berbagai komunitas dalam kegiatan sosial tersebut.“Dari kebaikan-kebaikan kecil yang kita lakukan bersama, dapat tumbuh kebahagiaan di tengah masyarakat. Keikhlasan dalam berbagi menjadi nilai utama yang mampu memperkuat persaudaraan,” ujarnya.Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya menumbuhkan semangat toleransi, kepedulian sosial, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Mimika. Penulis: Bim Editor: GF 16 Mar 2026, 16:34 WIT
KKSS MIMIKA GELAR BUKA PUASA BERSAMA, AJAK PERKUAT SILATURAHMI & KEBERSAMAAN Papuanewsonline.com, Timika – BPD KKSS Kabupaten Mimika menggelar kegiatan buka puasa bersama bertajuk "Menjalin Ukhuwah Meraih Berkah Ramadhan" di Aula Hotel Grand Tembaga, Jalan Yos Sudarso, Timika, pada hari Minggu (15/3/2026) pukul 16.00 WIT. Dalam sambutannya, Ketua BPD KKSS Mimika H. Iwan Anwar, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara tersebut.Iwan Anwar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta membangun kebersamaan di antara keluarga besar KKSS dan seluruh masyarakat Kabupaten Mimika. "Melalui kegiatan ini, kita berharap hubungan komunikasi, toleransi, dan keharmonisan antar warga dapat terus terjaga dengan baik," ujarnya. Ia menambahkan bahwa acara buka puasa bersama ini juga menjadi bagian dari program dakwah KKSS yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat tali persaudaraan antar anggota dan masyarakat luas. Selain itu, Iwan Anwar menyampaikan informasi terkait rencana pembangunan Baruga KKSS yang telah memasuki tahap awal dengan peletakan batu pertama beberapa waktu lalu. Dari penggalangan dana yang dilakukan secara spontan, telah terkumpul target sekitar Rp400 juta, namun saat ini yang telah masuk baru sekitar 50 persen. "Kami mengajak seluruh keluarga besar KKSS yang memiliki kemampuan untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan fasilitas ini. Harapannya, baruga tersebut dapat menjadi tempat berkumpul, bersilaturahmi, dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial serta keagamaan," jelasnya.Iwan juga mengajak seluruh anggota KKSS untuk tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan, saling mendukung, serta melestarikan budaya dan filosofi kearifan dari Sulawesi Selatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan acara dengan baik dalam waktu singkat. Sebelum menyambut buka puasa, ia juga secara pribadi dan atas nama pengurus mengucapkan mohon maaf lahir dan batin apabila terdapat kekhilafan selama ini. "Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan serta mempererat persaudaraan di antara kita semua," pungkasnya. Penulis: JidEditor: GF 16 Mar 2026, 08:57 WIT
Prajurit TNI Juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an 30 Juz di Libya Papuanewsonline.com, Libya - Membanggakan, prajurit TNI bernama Prada Nawawi M.M. Latifullah berhasil menjadi juara pertama hapalan Al Qur’an 30 juz dalam ajang Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional yang digelar di Kota Misurata, Libya, sejak tanggal 7 sampai dengan 14 Maret 2026. Pada ajang MHQ Internasional kali ini, Prada Nawawai berhasil unggul dari para peserta yang berasal dari negara Libya, Mauritania, Comoro, Pantai Gading dan Indonesia. Dengan penuh keyakinan dan ilmu yang dimiliki dalam menghapal Al Qur'an, Prada Nawawi sangat bersyukur menjadi juara pertama dalam kompetisi yang disaksikan oleh Perdana Menteri Libya, Panglima Tentara Libya, Wamenhan Libya dan Kepala Staf Angkatan Tentara Libya.Seluruh anggota delegasi merupakan personel TNI yang telah melewati proses seleksi ketat sebelum akhirnya dipercaya untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional tersebut. Kehadiran delegasi Indonesia membawa nama dan kehormatan Indonesia di tingkat internasional, yang mana momentum ini bertepatan di bulan suci Ramadhan delegasi Indonesia mempromosikan nilai-nilai Al Qur'an di tingkat global.Partisipasi delegasi Indonesia diharapkan dapat mempererat hubungan persahabatan serta menunjukkan keramahtamahan antara Indonesia dengan negara-negara peserta yang turut hadir, sekaligus meningkatkan citra positif Indonesia serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila khususnya Sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari. (rls) 16 Mar 2026, 00:04 WIT
PDI-P Mimika Bagikan Takjil Gratis, Bagian Kegiatan Kepedulian Ramadan Papuanewsonline.com, Timika – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada masyarakat di depan Sekretariat PDI-P yang berlokasi di Jalan WR Soepratman, Timika, pada hari Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H ini menjadi bentuk nyata kepedulian partai terhadap masyarakat Mimika.Kegiatan berbagi takjil dipimpin langsung oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika sekaligus pengurus DPD PDI-P Mimika, Adrian Andika Tie, bersama sejumlah pengurus partai lainnya. Adrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin PDI-P Mimika selama bulan Ramadan yang telah direncanakan dengan matang"Puji syukur kepada Tuhan, hari ini kita dapat menjalankan agenda berbagi takjil kepada seluruh masyarakat. Semoga hal kecil yang kita lakukan ini dapat menjadi berkah bagi semua yang menerima dan menjadi amalan baik di bulan suci Ramadan," ujarnya.Selain berbagi takjil, Adrian mengungkapkan bahwa DPD PDI-P Mimika juga memiliki program kegiatan lainnya selama bulan Ramadan. Antara lain mengunjungi sejumlah panti asuhan di wilayah Mimika untuk memberikan bantuan serta melaksanakan kegiatan Sahur On The Road yang akan dilakukan bersama umat Muslim di berbagai lokasi strategis di daerah tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa.Adrian juga mengajak seluruh masyarakat Mimika, tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan, untuk bersama-sama menjaga keamanan serta keharmonisan di daerah tersebut. "Kita harus bersatu dalam menjaga kedamaian agar Mimika tetap kondusif dan nyaman untuk dihuni. Mimika adalah rumah kita bersama, oleh karena itu setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan kebahagiaan bersama," pungkasnya. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mar 2026, 23:15 WIT
Safari Ramadhan, Bidhumas dan Bidpropam Polda Maluku Bagikan 250 Paket Takjil Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan di Kota Ambon, Selasa (10/3/2026).Aksi sosial yang digelar di ruas Jalan Sultan Hasanuddin, kawasan Kapaha, depan Kantor Dinas Perikanan Provinsi Maluku, ini menyasar para pekerja sektor informal yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.Sebanyak 250 paket takjil dibagikan langsung kepada pengemudi angkutan kota (angkot), pengendara sepeda motor, ojek pangkalan maupun ojek online, serta pejalan kaki yang melintas di lokasi kegiatan.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi yang turun ke jalan bersama personel Humas dan Propam untuk membagikan takjil secara langsung kepada masyarakat.Menurut Rositah, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang masih bekerja di jalanan saat waktu berbuka puasa tiba.“Kami menyadari banyak saudara-saudara kita seperti pengemudi angkot dan ojek yang tetap bekerja hingga menjelang berbuka puasa. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi sekaligus memastikan mereka dapat berbuka tepat waktu,” ujar Rositah di sela kegiatan.Selain membagikan takjil, personel kepolisian juga memberikan edukasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.Pengendara diingatkan untuk tetap mengutamakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terutama di waktu-waktu menjelang berbuka yang biasanya ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.Aksi berbagi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polda Maluku selama bulan Ramadan sekaligus upaya memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.Sejumlah warga yang menerima takjil mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai membantu masyarakat yang masih berada di jalan saat waktu berbuka puasa.Kegiatan berlangsung tertib dan lancar meski arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau cukup padat menjelang sore hari.Kegiatan pembagian takjil yang dilakukan jajaran Polda Maluku tidak hanya memiliki nilai aksi sosial, tetapi juga memperlihatkan pendekatan humanis Polri kepada masyarakat di ruang publik.Keterlibatan dua fungsi internal kepolisian, yakni Humas dan Propam, juga menunjukkan komitmen penguatan etika pelayanan serta transparansi institusi di tengah masyarakat.Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana membangun public trust, terutama melalui interaksi langsung antara polisi dan warga yang beraktivitas di jalan.Langkah ini sejalan dengan upaya Polri untuk terus memperkuat citra sebagai institusi yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. PNO-12 11 Mar 2026, 11:23 WIT
Gus Miftah Serukan Perlawanan terhadap Intoleransi dalam Ngabuburit Lintas Iman di Gereja Sleman Papuanewsonline.com, Sleman – Kegiatan ngabuburit dan orasi kebangsaan bersama 200 tokoh lintas agama digelar di Gereja Maria Bunda Allah, Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya merawat kebhinekaan sekaligus menyemai semangat kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari tokoh Islam Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah hingga Komandan Korem (Danrem) 072 Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo.Dalam kegiatan itu, sebanyak 200 buku karya Miftah Maulana Habiburrahman berjudul “Merawat Kebhinekaan Menyemai Kerukunan” dibagikan kepada para peserta yang hadir. Buku tersebut menjadi refleksi sekaligus ajakan untuk menjaga persatuan di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.Buku yang ditulis Gus Miftah ini terinspirasi dari kegelisahannya terhadap kondisi kebangsaan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai peristiwa intoleransi dinilai telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.Sejumlah peristiwa seperti perusakan rumah ibadah, penolakan terhadap pembangunan gereja, pelarangan ritual dan perayaan keagamaan minoritas, hingga maraknya ujaran kebencian di media sosial menjadi fenomena yang berulang terjadi.Dalam bukunya, persoalan tersebut menjadi salah satu poin penting yang dibahas. Sebuah pertanyaan besar pun muncul mengenai mengapa bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika masih bergumul dengan persoalan intoleransi yang tak kunjung terselesaikan.Gus Miftah juga mengajak masyarakat untuk melakukan refleksi terhadap berbagai kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia, baik di dunia nyata maupun di ruang digital yang semakin memengaruhi kehidupan sosial masyarakat."Saya percaya bahwa kerukunan tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri. Ia harus dirawat, dijaga, dan diperjuangkan oleh semua elemen bangsa, tokoh agama, masyarakat sipil, dan individu warga negara. Tanpa perlawanan kolektif terhadap intoleransi, kita akan kehilangan rumah besar bernama Indonesia, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siapa pun untuk hidup dan beribadah sesuai keyakinannya," tegas Gus Miftah.Ia juga menekankan pentingnya membangun harmoni, inklusivitas, serta literasi toleransi dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, banyak orang tidak menyadari bahwa ujaran kebencian yang disebarkan di dunia maya dapat memicu konflik di dunia nyata.Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI Bambang Sujarwo turut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia."Saya mengimbau kepada seluruh pemeluk agama agar saling menghormati, menghargai, dan menjunjung tinggi toleransi. Apabila ada masalah, selesaikanlah dengan cara bermusyawarah untuk menemukan jalan terbaik, sehingga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat terwujud menjadi negara yang Ayom Ayem Toto Titi Tentrem," pesan Bambang Sujarwo. (GF) 09 Mar 2026, 14:24 WIT
Safari Ramadhan di Batu Merah, Kapolda Maluku Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Perangi Miras Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memerangi peredaran minuman keras dan narkoba.Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan Safari Ramadhan melalui kegiatan Sholat Isya dan Tarawih Keliling di Masjid Agung An-Nur, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (7/3/2026) malam.Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya Polda Maluku untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polda Maluku, di antaranya Dirresnarkoba Polda Maluku, Kabid TIK Polda Maluku, Kabiddokes Polda Maluku, Wakapolsek Sirimau Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Raja Negeri Batu Merah, serta para tokoh agama dan jamaah Masjid Agung An-Nur.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Batu Merah yang selama ini turut berperan menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah membantu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa keamanan merupakan fondasi penting dalam kehidupan masyarakat. Tanpa situasi yang aman, berbagai aktivitas sosial, ekonomi, hingga keagamaan tidak dapat berjalan dengan baik.Ia juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Maluku yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama.Selain itu, Kapolda menyoroti peredaran minuman keras yang masih menjadi salah satu pemicu berbagai permasalahan sosial di masyarakat.Menurutnya, konsumsi minuman keras sering kali memicu pertengkaran, kekerasan dalam rumah tangga, hingga konflik antarwarga.“Kami terus melakukan berbagai operasi penertiban terhadap peredaran minuman keras, termasuk minuman tradisional seperti sopi. Hingga saat ini sekitar 15.000 liter minuman keras telah berhasil kami sita dan musnahkan,” ungkapnya.Kapolda berharap masyarakat dapat mendukung upaya tersebut dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras.Selain persoalan miras, Kapolda juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.Ia mengajak masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar.“Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Tanpa adanya informasi dari masyarakat, tentu akan sulit bagi kami mengetahui setiap permasalahan yang terjadi di lapangan,” tegasnya.Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan keresahan bahkan memicu konflik sosial.Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian di Maluku.“Mari kita terus menjaga persatuan dan kebersamaan yang telah kita bangun bersama. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan Maluku yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.Kegiatan Safari Ramadhan Kapolda Maluku tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan hingga berakhir sekitar pukul 21.45 WIT dalam situasi aman dan kondusif.Safari Ramadhan yang dilakukan Kapolda Maluku menunjukkan pendekatan humanis dan dialogis antara aparat kepolisian dan masyarakat.Dalam konteks Maluku yang memiliki keberagaman sosial dan sejarah konflik di masa lalu, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.Pesan Kapolda terkait bahaya minuman keras dan narkoba juga relevan dengan kondisi sosial di berbagai daerah di Maluku, di mana kedua masalah tersebut kerap menjadi pemicu konflik sosial dan tindak kriminal.Melalui pendekatan keagamaan, dialog masyarakat, serta langkah penegakan hukum yang konsisten, diharapkan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. PNO-12 08 Mar 2026, 15:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT