Papuanewsonline.com
Kontingen Polres MBD-Polda Maluku Raih 11 Medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII
Papuanewsonline.com, Tangerang – Kontingen Polres Maluku Barat Daya (MBD) Polda Maluku menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 dengan meraih 11 medali setelah bersaing bersama 2.058 atlet dari seluruh Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Polri di wilayah timur Indonesia mampu bersaing di level nasional sekaligus mengharumkan nama Polda Maluku pada kejuaraan bergengsi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.Kejuaraan yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, diikuti atlet dari kategori Polri, TNI, pelajar, klub, hingga peserta umum. Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet taekwondo berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.Dari 12 atlet yang diturunkan, Kontingen Polres MBD Polda Maluku berhasil membawa pulang 3 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu, sebuah capaian yang menempatkan kontingen asal kabupaten terluar di Provinsi Maluku tersebut sejajar dengan kontingen-kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.Dua medali emas pada Kategori Khusus Polri diraih oleh Bripda Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya, dan Bharada Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku. Satu medali emas lainnya dipersembahkan oleh atlet Ria Safitri Andini.Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Bripda Alvian Rivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, bersama enam atlet muda asal Maluku Barat Daya, yakni Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera, dan Sepqueen Villy Remiasa pada kategori Cadet. Adapun satu medali perunggu diraih Frenabdo Laban Naskay pada kategori Prestasi Junior.Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan Polri tidak hanya melahirkan personel yang profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi yang kompetitif di tingkat nasional.Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang hingga berhasil membawa nama baik Polres MBD dan Polda Maluku di pentas nasional."Prestasi ini merupakan buah dari disiplin, kerja keras, latihan yang berkesinambungan, serta semangat pantang menyerah seluruh atlet. Kami bangga karena mereka mampu membuktikan bahwa putra-putri dari Maluku Barat Daya dapat bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional," ujar Kapolres.Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang perolehan medali, tetapi juga menjadi gambaran karakter personel Polri dan generasi muda yang memiliki integritas, daya juang, serta menjunjung tinggi sportivitas."Kemenangan ini menjadi simbol semangat Presisi yang diwujudkan melalui prestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dan generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa prestasi Kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan dan terluar Indonesia."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Polri berjalan secara konsisten dan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional. Raihan 11 medali dari kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi kebanggaan Polda Maluku sekaligus membuktikan bahwa semangat Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pembinaan sumber daya manusia yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing," ungkapnya.Kabid Humas berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda di Maluku, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar, untuk terus mengembangkan potensi melalui olahraga sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat kompetisi yang sehat.Keberhasilan Kontingen Polres MBD Polda Maluku pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pembinaan olahraga prestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. PNO-12
13 Jul 2026, 22:23 WIT
Bangun Generasi Produktif, Polda Maluku Bagikan Peralatan Olahraga di 3 Desa
Papuanewsonline.com, Malteng – Polda Maluku terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui penyerahan bantuan peralatan olahraga kepada pemuda Desa Wakal, Desa Hitu Mesing, dan Desa Hitu Lama di Mako Polsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safety Riding Wisata Rally Club dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.Penyerahan bantuan dilakukan di hadapan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Bhayangkari, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari tiga desa.Kapolda Maluku mengatakan olahraga merupakan media strategis dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif."Melalui bantuan peralatan olahraga ini kami berharap lahir lebih banyak ruang positif bagi para pemuda untuk beraktivitas, membangun prestasi, mempererat persaudaraan, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal. Pemuda adalah aset masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," ujar Kapolda.Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan."Kami ingin Polri menjadi mitra masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Keamanan yang kondusif akan semakin kuat apabila didukung oleh pemuda yang memiliki semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungannya," katanya.Penyerahan bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda karena dinilai mampu mendukung aktivitas olahraga dan mempererat kebersamaan antarwarga di wilayah Leihitu.Kegiatan kemudian ditutup dengan pengundian door prize bagi peserta Safety Riding dan penyerahan hadiah oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi kepada para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum memperkuat pelayanan, kepedulian sosial, dan kemitraan Polri dengan masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:44 WIT
Gabungkan Dua Cabang Olahraga, Mimika Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Standing Fight & Muaythai
Papuanewsonline.com, Mimika – Dunia olahraga bela diri di Tanah Papua kembali bergairah dengan pembukaan Open Tournament Standing Fight dan Muaythai Se-Tanah Papua Tahun 2026. Ajang bersejarah ini digelar di Hall Lantai 2 Diana Mall, Timika, pada Senin (13/7/2026) dan berlangsung hingga 14 Juli. Kejuaraan ini menjadi yang pertama yang memadukan dua jenis pertarungan dalam satu wadah sekaligus menjadi sarana pencarian bibit unggul atlet menuju kancah nasional.Ketua Panitia Pelaksana, Kapten Laut Samsul Hadi, menjelaskan turnamen ini diselenggarakan guna memberi ruang bagi para atlet yang selama ini berlatih mandiri namun belum memiliki kesempatan tampil di kompetisi resmi. “Banyak atlet berpotensi luar biasa, kami ingin merangkul mereka agar bisa menunjukkan kemampuan terbaik dan membuka jalan prestasi lebih tinggi,” ujarnya. Sebanyak 48 tim dari berbagai wilayah di Tanah Papua hadir, mempertandingkan berbagai disiplin mulai dari pencak silat, karate, hingga tinju dan muaythai.Mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga, Rocky O. Pattinama, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah. Komitmen pembinaan olahraga prestasi akan terus diperkuat melalui kerja sama bersama KONI dan seluruh organisasi cabang olahraga. Ia mengajak seluruh peserta bertanding sekuat tenaga namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan sesama anak bangsa.Ketua KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, sangat mengapresiasi terselenggaranya ajang ini. Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis melahirkan atlet berkualitas yang nantinya akan memperkuat kontingen Papua Tengah menghadapi Pekan Olahraga Nasional mendatang. “Bertandinglah dengan kemampuan terbaik, bukan emosi. Di atas ring kita lawan, setelah selesai kita tetap bersaudara,” pesan Antonius menekankan nilai luhur olaraga.Penulis: JidEditor: OF
13 Jul 2026, 16:08 WIT
Jelang Turnamen E-Sports, Polda Maluku dan ESI Finalisasi Persiapan Kapolri Cup 2026
Papuanewsonline.com, Ambon – Empat hari menjelang pembukaan E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026 DREAM TO BECOME, Polda Maluku memfinalisasi seluruh persiapan penyelenggaraan turnamen melalui rapat teknis bersama Pengurus E-Sports Indonesia (ESI) Provinsi Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan kompetisi e-sports yang profesional, sportif, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda di bidang olahraga elektronik.Rapat teknis dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., di Ruang Kerja Kabid Humas Polda Maluku, Jumat (10/7/2026), dengan melibatkan unsur panitia dari Polda Maluku dan Pengurus ESI Provinsi Maluku.Hadir dalam rapat tersebut Ketua Harian ESI Provinsi Maluku Rimaniar J. Hetharia, Sekretaris Pengprov ESI Maluku Emphy Sahetapy, Wakil Sekretaris Michael K. Sitanala, Ketua Bidang Wasit Muhammad Rifai Karmanudin, Ketua Bidang Kompetisi Yafriady Lumapelumey, Kanit Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Maluku Iptu Sofia Alfons, S.H., M.H., Pamin 3 Urmintu Bid Humas Polda Maluku Iptu Marthinus Luhukay, S.Ap., serta Ba Urpulahinfodok Subbid PID Bid Humas Polda Maluku Briptu Kristianto Pesireron, S.Kom.Dalam rapat tersebut dibahas secara menyeluruh kesiapan pelaksanaan turnamen, mulai dari aspek teknis pertandingan, regulasi kompetisi, kesiapan venue, susunan acara, sistem pertandingan, perangkat pendukung, hingga pengamanan kegiatan agar seluruh rangkaian pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar penyelenggaraan kompetisi e-sports.Kabid Humas Polda Maluku menegaskan bahwa aspek teknis pertandingan sepenuhnya dipercayakan kepada ESI Provinsi Maluku sebagai organisasi resmi yang memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga elektronik. Sementara itu, Polda Maluku memfokuskan dukungan pada kesiapan sarana dan prasarana, pengamanan, kelancaran rangkaian acara, serta koordinasi lintas panitia."Kami ingin memastikan seluruh persiapan benar-benar matang sebelum hari pelaksanaan. Setiap kebutuhan teknis harus dikomunikasikan sejak dini agar dapat dipenuhi secara optimal. Sinergi antara Polda Maluku dan ESI Provinsi Maluku menjadi kunci untuk menghadirkan turnamen yang profesional, aman, tertib, dan berkualitas," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Menurutnya, penyelenggaraan E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026 bukan sekadar kompetisi permainan digital, tetapi juga merupakan bagian dari upaya Polri mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas."Polri melihat e-sports sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat. Karena itu, kami ingin turnamen ini tidak hanya sukses sebagai sebuah event, tetapi juga mampu melahirkan bibit-bibit atlet e-sports yang nantinya dapat mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional bahkan internasional," tambahnya.Sementara itu, Pengurus ESI Provinsi Maluku menyampaikan kesiapan penuh untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026 DREAM TO BECOME. Untuk menjaga kredibilitas kompetisi, ESI mengusulkan agar seluruh proses pertandingan menggunakan perangkat pertandingan resmi, termasuk melibatkan wasit atau juri bersertifikat dari ESI Provinsi Maluku sehingga seluruh penilaian dapat berlangsung objektif, profesional, dan bebas dari potensi sengketa.Selain itu, ESI juga mengusulkan kehadiran komentator atau caster profesional guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang lebih menarik bagi peserta maupun penonton.Melalui kolaborasi tersebut, turnamen diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet e-sports Maluku yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem olahraga elektronik di daerah sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia di era digital.Hingga H-4 pelaksanaan, seluruh panitia berkomitmen menuntaskan setiap tahapan persiapan sesuai jadwal. Finalisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026 DREAM TO BECOME tingkat Polda Maluku yang profesional, kompetitif, menjunjung tinggi prinsip fair play, serta menjadi momentum sinergi Polri dengan komunitas e-sports dalam membangun generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.Rapat teknis berakhir pada pukul 16.30 WIT dalam suasana aman, tertib, dan kondusif, dengan menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai dasar finalisasi seluruh persiapan menjelang pembukaan turnamen. PNO-12
11 Jul 2026, 14:09 WIT
Farewell Bulu Tangkis, Kapolda Maluku: Sportivitas Menjadi Fondasi Soliditas Polri Presisi
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kebersamaan, sportivitas, dan soliditas merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi Polri yang profesional, adaptif, dan Presisi. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Maluku saat memimpin kegiatan Farewell Bulu Tangkis sebagai bentuk penghormatan kepada Wakapolda Maluku Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., yang mendapat promosi jabatan untuk mengemban amanah baru di lingkungan Polri. Kegiatan berlangsung di Gedung Dojo Imam Iswanto SPN Polda Maluku, Kamis (9/7/2026) sore, dalam suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan semangat sportivitas.Kapolda mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan yang menjadi dinamika alami dalam organisasi Polri. Namun, yang terpenting adalah memastikan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, profesionalisme, dan soliditas tetap terjaga sebagai kekuatan utama institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."Mutasi jabatan adalah bagian dari proses pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan. Yang harus terus kita jaga adalah semangat pengabdian, kebersamaan, dan soliditas. Kepemimpinan boleh berganti, tetapi komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak boleh berubah. Itulah semangat Polri Presisi yang harus terus kita rawat bersama," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, olahraga menjadi salah satu media yang efektif untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan antarpersonel, menumbuhkan sportivitas, serta menghilangkan sekat-sekat formal dalam organisasi. Kebersamaan yang terbangun di luar pelaksanaan tugas akan berdampak positif terhadap kekompakan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di lapangan."Olahraga mengajarkan disiplin, kerja sama, sportivitas, dan saling menghargai. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi soliditas organisasi. Ketika soliditas terbangun dengan baik, maka pelaksanaan tugas kepolisian akan semakin profesional, responsif, dan mampu menjawab harapan masyarakat," ujarnya.Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Irjen Pol. Imam Thobroni atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama bertugas sebagai Wakapolda Maluku. Menurutnya, sinergi yang terjalin selama mendampingi kepemimpinan Polda Maluku telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi, penguatan pelayanan publik, serta terpeliharanya stabilitas keamanan di Provinsi Maluku."Kami melepas Bapak Irjen Pol. Imam Thobroni dengan rasa bangga dan penuh penghormatan. Beliau telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi Polda Maluku. Keberhasilan yang diraih merupakan kebanggaan bersama dan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan dedikasi, integritas, dan profesionalisme dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa soliditas internal menjadi modal strategis bagi Polda Maluku dalam mengawal berbagai agenda prioritas, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, hingga pengamanan berbagai program strategis pemerintah dan pembangunan nasional di Provinsi Maluku.Sementara itu, Irjen Pol. Imam Thobroni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Maluku beserta seluruh keluarga besar Polda Maluku atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan yang terjalin selama dirinya mengemban amanah sebagai Wakapolda Maluku.Menurutnya, berbagai kegiatan olahraga yang rutin dilaksanakan tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan Polri."Kebersamaan yang saya rasakan di Polda Maluku merupakan pengalaman yang sangat berharga. Saya berharap semangat kekeluargaan, soliditas, dan budaya saling mendukung ini terus dipelihara sebagai kekuatan organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.Kegiatan farewell dihadiri Irwasda Polda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, personel, komunitas bulu tangkis Polda Maluku, serta keluarga besar Bhayangkara. Suasana pertandingan persahabatan berlangsung penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan kekeluargaan yang selama ini terbangun di lingkungan Polda Maluku.Bagi Polda Maluku, momentum pelepasan Wakapolda bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan penegasan bahwa regenerasi kepemimpinan harus menjadi energi baru untuk memperkuat profesionalisme, menjaga soliditas organisasi, dan melanjutkan transformasi Polri Presisi. Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas yang terus dipelihara, Polda Maluku berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat dalam mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia. PNO-12
11 Jul 2026, 13:58 WIT
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Cup Road to Kapolri Cup Lahirkan Talenta Terbaik E-Sport
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus menunjukkan transformasi Polri yang adaptif terhadap perkembangan zaman dengan menghadirkan ruang pembinaan bagi generasi muda melalui olahraga elektronik (e-sport). Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sebanyak 27 tim e-sport terbaik dipastikan siap bertarung pada Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 "Dream to Become" tingkat Polda sebagai ajang seleksi menuju kompetisi tingkat nasional.Turnamen tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan melahirkan atlet e-sport berprestasi, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Polri, komunitas digital, dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga elektronik yang sehat, sportif, serta mampu mendorong lahirnya talenta-talenta muda Maluku yang siap bersaing di tingkat nasional.Kesiapan pelaksanaan Kapolda Cup dibahas dalam Rapat Persiapan Kapolri Cup E-Sports 2026 Tingkat Polda yang dipimpin Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., di Ruang Kerja Kabid Humas Polda Maluku, Selasa (7/7/2026). Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum E-Sports Indonesia (ESI) Kota Ambon Patrick Rahakbauw, S.H., M.H., Pengurus ESI Kota Ambon Gusye Manuhutu, S.H., serta personel Bidang Humas Polda Maluku yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.Kapolda Cup merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan Kapolri Cup E-Sports 2026 "Dream to Become", sebuah program nasional yang diinisiasi Kapolri sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda melalui kompetisi digital yang positif, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi.Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan turnamen ini pun sangat tinggi. Berdasarkan hasil pelaksanaan seleksi tingkat Polres jajaran Polda Maluku, tercatat 80 tim mendaftarkan diri. Setelah melalui proses verifikasi administrasi dan persyaratan usia, 77 tim dinyatakan memenuhi syarat, sedangkan 3 tim tidak lolos verifikasi karena tidak memenuhi ketentuan batas usia peserta, yakni 16 hingga 22 tahun.Dari kompetisi tingkat Polres tersebut, sebanyak 27 tim, yang terdiri atas para juara pertama, kedua, dan ketiga, berhasil memastikan diri tampil pada Kapolda Cup Tingkat Polda untuk memperebutkan tiket menuju Kapolri Cup 2026.Tim-tim tersebut merupakan wakil terbaik dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Polres Maluku Tengah, Polres Kepulauan Tanimbar, Polres Buru, Polres Seram Bagian Timur, Polres Seram Bagian Barat, Polres Tual, Polres Kepulauan Aru, dan Polres Maluku Barat Daya. Sementara itu, Polres Maluku Tenggara dan Polres Buru Selatan belum menyelenggarakan turnamen tingkat Polres.Babak Kapolda Cup Tingkat Polda dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026 di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku. Pada ajang ini, seluruh tim terbaik akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menjadi wakil Provinsi Maluku pada Kapolri Cup E-Sports 2026 Tingkat Nasional.Selanjutnya, para juara dari seluruh Polda di Indonesia akan berlaga pada Kapolri Cup E-Sports 2026 Tingkat Nasional yang akan digelar pada 26–28 Juli 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta. Kompetisi tingkat nasional tersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp500 juta, sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet e-sport terbaik dari seluruh Indonesia.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. mengatakan, Kapolri Cup E-Sports merupakan salah satu wujud transformasi Polri dalam merespons perkembangan teknologi sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan produktif."Kapolri Cup E-Sports 2026 'Dream to Become' merupakan program nasional yang bertujuan membangun karakter generasi muda melalui aktivitas digital yang positif, kompetitif, dan berprestasi. Polri ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakatnya sekaligus mencetak atlet e-sport yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," ujar Rositah.Menurutnya, penyelenggaraan Kapolda Cup yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 menunjukkan bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda."Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya kami isi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kapolda Cup Road to Kapolri Cup menjadi ruang pembinaan generasi muda agar mampu berkembang melalui olahraga digital yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat berprestasi," jelasnya.Ia mengungkapkan, tingginya animo peserta menjadi indikator bahwa ekosistem e-sport di Maluku berkembang sangat positif dan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi."Animo masyarakat sangat luar biasa. Sebanyak 80 tim mendaftar dan 77 tim dinyatakan lolos verifikasi. Dari jumlah tersebut, 27 tim terbaik kini siap bertanding pada Kapolda Cup Tingkat Polda pada 14–15 Juli mendatang untuk memperebutkan kesempatan mewakili Maluku di Kapolri Cup Tingkat Nasional yang akan digelar di Jakarta. Ini menjadi bukti bahwa potensi atlet e-sport di Maluku sangat besar dan perlu terus dibina secara berkelanjutan," katanya.Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan turnamen, Polda Maluku juga menggandeng E-Sports Indonesia (ESI) Kota Ambon sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan kompetisi.Ketua Umum ESI Kota Ambon Patrick Rahakbauw, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Maluku yang memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda melalui olahraga elektronik."Kami mendukung penuh penyelenggaraan Kapolri Cup E-Sports 2026. Turnamen ini menjadi kesempatan emas untuk menjaring talenta-talenta terbaik Maluku sekaligus memperkuat pembinaan atlet e-sport secara berkelanjutan. Kami berharap wakil Maluku mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," ujarnya.Melalui penyelenggaraan Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung pembinaan generasi muda, memperkuat kolaborasi dengan komunitas digital, serta mendorong lahirnya atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional. Kehadiran turnamen ini juga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing di era digital menuju Indonesia Emas 2045.Dengan total hadiah nasional mencapai Rp500 juta, Kapolri Cup E-Sports 2026 diharapkan menjadi salah satu turnamen e-sport terbesar yang diselenggarakan Polri sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. PNO-12
08 Jul 2026, 21:07 WIT
Event Perdana Pacuan Kuda Siap Digelar, Kapolda Maluku: Investasi Jangka Panjang Bagi Kemajuan MBD
Papuanewsonline.com, MBD – Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bersiap mencatat sejarah baru dalam pengembangan olahraga, pariwisata, dan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Pangdam Cup Lomba Pacuan Kuda Tahun 2026. Event perdana yang akan digelar di Pulau Moa tersebut diproyeksikan menjadi penggerak sport tourism di kawasan timur Indonesia sekaligus membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.Komitmen bersama mewujudkan agenda strategis tersebut ditandai dengan Penyerahan Piala Bergilir Pangdam Cup Tahun 2026 yang berlangsung di kediaman Pangdam XV/Pattimura, Senin (6/7/2026) malam. Kegiatan itu dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Danlantamal IX/Ambon, Danrem 151/Binaiya, Bupati Maluku Barat Daya, Kapolres Maluku Barat Daya, Dandim 1511/Pulau Moa, para pejabat Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.Bagi Maluku Barat Daya, penyerahan piala tersebut bukan sekadar seremoni menjelang sebuah kejuaraan olahraga, melainkan menjadi simbol dimulainya langkah besar untuk menghadirkan sebuah agenda tahunan yang diyakini mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional sekaligus mempercepat pembangunan wilayah kepulauan yang berada di kawasan strategis Indonesia Timur.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Pangdam Cup 2026 memiliki makna jauh lebih besar daripada sebuah kompetisi olahraga. Menurutnya, event tersebut merupakan investasi jangka panjang yang mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan Maluku Barat Daya."Kami memandang Pangdam Cup 2026 bukan sekadar perlombaan pacuan kuda, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Maluku Barat Daya. Ketika sebuah daerah mampu menghadirkan event yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan, maka yang tumbuh bukan hanya prestasi olahraga, tetapi juga kepercayaan publik, pariwisata, investasi, ekonomi masyarakat, serta citra positif daerah di tingkat nasional," ujar Kapolda.Kapolda menilai pendekatan pembangunan berbasis potensi lokal seperti olahraga tradisional, budaya, dan pariwisata merupakan strategi yang relevan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Event berskala besar akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) melalui meningkatnya aktivitas sektor transportasi, perhotelan, kuliner, perdagangan, UMKM, peternakan, hingga industri kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung.Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pangdam Cup akan menjadi fondasi penting bagi lahirnya berbagai agenda nasional lainnya di Maluku Barat Daya yang mampu memperkuat posisi daerah sebagai destinasi olahraga dan wisata budaya di kawasan timur Indonesia.Kapolda juga memastikan Polda Maluku bersama Polres Maluku Barat Daya akan memberikan dukungan penuh dalam menjaga keamanan seluruh tahapan penyelenggaraan kegiatan melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, panitia, serta seluruh pemangku kepentingan."Keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan sebuah event berskala besar. Karena itu Polri akan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat, peserta, maupun wisatawan dapat menikmati kegiatan ini dengan nyaman. Keamanan yang terjaga akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi modal penting bagi pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah," tegas Kapolda.Ia juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Barat Daya menjadikan Pangdam Cup sebagai momentum memperkuat persatuan, memperkenalkan budaya lokal, serta menunjukkan bahwa daerah kepulauan di Maluku mampu menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berkualitas yang memiliki daya saing nasional.Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto menyampaikan bahwa Pangdam Cup dirancang sebagai lebih dari sekadar ajang olahraga. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan instrumen pembangunan daerah yang mengintegrasikan olahraga, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem pembangunan yang saling mendukung."Dengan persiapan yang matang dan promosi yang maksimal, saya optimistis Pangdam Cup akan memberikan dampak positif yang luas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi kebanggaan budaya, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, peternakan, UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," ujar Pangdam.Ia berharap Pulau Moa dapat berkembang menjadi ikon pacuan kuda di Provinsi Maluku bahkan menjadi salah satu destinasi sport tourism unggulan di Indonesia Timur. Keunikan perpaduan tradisi pacuan kuda dan pacuan kerbau yang dimiliki masyarakat Maluku Barat Daya dinilai menjadi daya tarik khas yang tidak dimiliki daerah lain.Sinergi Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, TNI, Polri, serta seluruh unsur Forkopimda menjadi modal utama dalam menyukseskan penyelenggaraan Pangdam Cup 2026. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan event yang profesional, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Sebagai wilayah kepulauan yang memiliki kekayaan budaya, sumber daya alam, dan potensi wisata yang besar, Maluku Barat Daya dinilai memiliki peluang kuat untuk berkembang sebagai destinasi olahraga berbasis budaya. Kehadiran Pangdam Cup diharapkan menjadi titik awal lahirnya agenda-agenda berskala nasional yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia Timur kepada dunia.Melalui dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan, Pangdam Cup Lomba Pacuan Kuda Tahun 2026 diharapkan menjadi tonggak baru pembangunan Maluku Barat Daya bukan hanya sebagai arena kompetisi olahraga, tetapi sebagai simbol kebangkitan ekonomi, pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan penguatan investasi daerah yang berkelanjutan. PNO-12
07 Jul 2026, 14:05 WIT
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Hadirkan Ajang Sport Tourism
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku sukses menggelar Bhayangkara Trail Run sebagai bagian dari rangkaian Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti 600 peserta dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas lari, hingga masyarakat umum itu menjadi bukti komitmen Polri menghadirkan sport tourism yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat persatuan, kebersamaan, dan sinergi lintas elemen bangsa.Ajang olahraga yang berlangsung di Mako Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku, Jumat (3/7/2026), tersebut mempertandingkan nomor 5 kilometer, 10 kilometer, dan 15 kilometer untuk kategori perorangan maupun beregu. Selain menjadi bagian dari semarak Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi positif antara Polri dan masyarakat melalui olahraga yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.Untuk meningkatkan semangat kompetisi sekaligus memberikan apresiasi kepada para pelari terbaik, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik. Selain piala, medali, piagam penghargaan, dan uang pembinaan, juara I kategori perorangan pada masing-masing nomor 5 kilometer, 10 kilometer, dan 15 kilometer memperoleh hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi para atlet sekaligus menambah daya tarik Bhayangkara Trail Run sebagai ajang olahraga bergengsi di Maluku.Kegiatan dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolda Maluku Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., unsur Forkopimda, Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta Wakil Ketua dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, jajaran Satbrimob, serta para peserta dari berbagai instansi dan komunitas.Sebanyak 550 peserta perorangan dan 50 regu mengikuti kompetisi tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel Polri, TNI, aparatur pemerintah, komunitas olahraga hingga masyarakat umum, yang bersama-sama meramaikan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui semangat olahraga dan persaudaraan.Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 05.00 WIT dengan registrasi peserta dan tamu undangan. Setelah pembukaan, doa bersama serta pemanasan, Kapolda Maluku secara resmi melepas peserta kategori 15 kilometer, dilanjutkan Wakapolda Maluku melepas peserta kategori 10 kilometer, dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto melepas peserta kategori 5 kilometer.Sepanjang perlombaan, para peserta menyusuri lintasan trail yang telah disiapkan panitia dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan sportivitas. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WIT dalam suasana aman, tertib, lancar, dan penuh antusiasme.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan Bhayangkara Trail Run merupakan salah satu bentuk implementasi Polri Presisi yang hadir membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif dan inklusif."Bhayangkara Trail Run bukan hanya perlombaan olahraga, tetapi juga menjadi momentum membangun sport tourism berbasis kebersamaan yang mempertemukan Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat dalam semangat persaudaraan. Inilah makna Hari Bhayangkara ke-80, bahwa Polri terus hadir sebagai perekat persatuan sekaligus mitra masyarakat," ujar Rositah.Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang mencapai 600 peserta menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi media efektif dalam memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun budaya hidup sehat."Partisipasi ratusan peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi bahasa pemersatu. Kami mengapresiasi seluruh peserta, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, sportif, dan sukses. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus didorong sebagai bagian dari penguatan sinergi Polri dengan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sport tourism di Maluku," tambahnya.Ia menambahkan, pemberian hadiah utama berupa satu unit sepeda motor kepada juara pertama kategori perorangan pada nomor 5 kilometer, 10 kilometer, dan 15 kilometer merupakan bentuk penghargaan Polda Maluku terhadap semangat juang dan prestasi para pelari."Kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas selama perlombaan. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi juara pertama di masing-masing kategori perorangan diharapkan dapat memotivasi lahirnya semakin banyak atlet lari berprestasi sekaligus menjadikan Bhayangkara Trail Run sebagai agenda sport tourism yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya," jelas Rositah.Ia menegaskan, penyelenggaraan Bhayangkara Trail Run juga menjadi wujud komitmen Polda Maluku dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi pembinaan fisik dan kesehatan, tetapi juga dalam mendorong promosi potensi daerah melalui olahraga.Daftar Pemenang Bhayangkara Trail Run Hari Bhayangkara ke-80Kategori Beregu 5 KilometerJuara I – GU RunnersLulu HeroHerlinYuliaLuluJuara II – Rindu Bertemu Musuh (RBM)Kriselda LesnussaSiti RahmaAulia KalauwHalifa LisaholithJuara III – Srikandi PrajahitaTantri Amelia SilakaMarlin Jokbet HeatubunSakina Tri YuliantiTira WahelataonKategori Perorangan 5 KilometerJuara I: Selfi Pattikase (Hadiah Utama: 1 Unit Sepeda Motor) – Nomor Dada 5031 – Waktu 00:37:21Juara II: Mei Latupeirissa – Nomor Dada 5015 – Waktu 00:37:24Juara III: Lishendri M. Manuhutu – Nomor Dada 5056 – Waktu 00:37:25Kategori Beregu 10 KilometerJuara I – RBM (Rindu Bertemu Musuh)Ahmadi OdeArun Ahmad KilkusaSanetilewi SambonuGabriel ManahutuJuara II – Komunitas Alpha FamilyDafid IrawanAprilDandiCale SelaJuara III – UPUA 1Ariel SolissaIndra PelluJhon TasidjawaMaykel SalenussaKategori Perorangan 10 KilometerJuara I: Agustalis Lerebulan (Hadiah Utama: 1 Unit Sepeda Motor) – Nomor Dada 10029 – Waktu 01:07:06Juara II: Edwin – Nomor Dada 10040 – Waktu 01:08:14Juara III: Glen Titawono – Nomor Dada 10041 – Waktu 01:10:40Kategori Beregu 15 KilometerJuara I – Pele Putus Malintang PatahRoy KudubunValdimir HengstWiro LattupeirissaAdam LattupeirissaJuara II – TNI AL IXSamsul BahriGustianIrsyadRois SyafulJuara III – UPUA 4Hendriansyah KoswanRiyadh ManiletRudolf PattiasinaIlham IpaKategori Perorangan 15 KilometerJuara I: Haidir Ali Lestaluhu (Hadiah Utama: 1 Unit Sepeda Motor) – Nomor Dada 15012 – Waktu 01:19:12Juara II: Syahril Kaimuddin – Nomor Dada 15011 – Waktu 01:26:24Juara III: Alvino Tuatanassy – Nomor Dada 15001 – Waktu 01:35:23Menutup keterangannya, Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Bhayangkara Trail Run menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aktivitas yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat."Semangat Hari Bhayangkara ke-80 adalah semangat melayani, mengabdi, dan hadir bersama masyarakat. Melalui Bhayangkara Trail Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan, mendorong pola hidup sehat, sekaligus memperkenalkan potensi Maluku sebagai destinasi sport tourism yang aman, nyaman, dan penuh pesona. Kami berharap ajang ini terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah," pungkasnya. PNO-12
05 Jul 2026, 09:48 WIT
Pemkab Mimika Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Dorong Kebersamaan dan UMKM
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika
akan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026
untuk masyarakat. Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan langkah ini
mengikuti imbauan dalam surat edaran Kementerian Dalam Negeri yang meminta
kepala daerah memfasilitasi kegiatan serupa.“Tujuannya untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus
membantu menghidupkan perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” ujarnya. Persiapan saat ini sedang dikoordinasikan oleh Dinas Pemuda
dan Olahraga, Dinas Kominfo, serta Dinas Koperasi dan UMKM, dengan memanfaatkan
layar videotron yang tersedia di Kota Timika.Untuk menambah kemeriahan, pertandingan babak semifinal
hingga final akan dipusatkan di lokasi tertentu. Khusus laga puncaknya, nobar direncanakan digelar di Gedung
Graha Eme Neme Yauware dengan mengundang berbagai elemen masyarakat agar
suasana lebih akrab dan meriah.Pemkab tetap mempertimbangkan aspek teknis, mengingat
sebagian jadwal pertandingan berlangsung pada pagi hingga siang hari yang
bertepatan dengan jam kerja warga. “Kami harus memastikan pelaksanaannya tetap nyaman dan tidak
mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat,” jelasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
23 Jun 2026, 03:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru