logo-website
Selasa, 17 Feb 2026,  WIT
Berita Terbaru Lihat semua
Evakuasi Darurat Boven Digoel: Pemerintah Jemput Nakes, Guru, dan Pengungsi dari Koroway Batu Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bergerak cepat melakukan evakuasi darurat terhadap tenaga kesehatan (nakes), guru, dan warga dari Koroway Batu, Distrik Yanirumah. Operasi penjemputan dilakukan di Bandara Tanah Merah pada Jumat (13/2/2026) dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat PK-SNT milik PT Smart Air Aviation di Bandara Koroway yang menewaskan pilot dan kopilot. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan keselamatan tenaga pelayanan publik serta warga sipil, khususnya anak-anak.Sebanyak 33 orang berhasil dievakuasi melalui tiga penerbangan bertahap. Mereka terdiri atas tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta warga yang sebelumnya bertahan di wilayah tersebut. Seluruhnya langsung diarahkan ke lokasi aman setibanya di Tanah Merah.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, SIP, hadir langsung memimpin proses penjemputan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak.“Kami hadir untuk memastikan semua yang terdampak insiden di Koroway Batu dapat memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak. Kami juga memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan tenaga pelayanan publik agar mereka merasa aman dan mendapatkan kebutuhan dasar,” ujarnya dalam pernyataan resmi.Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, kebutuhan pokok bagi para pengungsi turut menjadi perhatian utama, mengingat distribusi logistik ke Koroway Batu sempat terganggu akibat penghentian sementara penerbangan.Proses evakuasi berlangsung dengan protokol keamanan ketat. Aparat TNI dan Polri ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran serta mencegah potensi gangguan selama pemindahan warga dari pesawat menuju area aman.Setibanya di Tanah Merah, para pengungsi mendapatkan pendampingan lanjutan berupa tempat tinggal sementara, bantuan makanan, serta layanan kesehatan. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas khusus guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.Sejumlah warga yang ikut dievakuasi mengaku lega atas respons cepat pemerintah dan aparat keamanan. “Kami merasa aman karena pemerintah dan aparat langsung menjemput kami. Ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang takut setelah insiden di Koroway,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Koroway Batu serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas keamanan. Upaya ini diharapkan mampu meredam kecemasan warga dan mempercepat pemulihan kondisi pasca-insiden.Penulis: Hend Editor: GF 17 Feb 2026, 02:13 WIT
TPNPB Klaim Penembakan 2 Agen Intelijen Militer Indonesia di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo - Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Batalion Yamue, kopi Heluka, bahwa penembakan yang terjadi di jalan poros Dekai kearah Lopon pada 12 Februari 2026 kemarin yang mengakibatkan dua orang agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang bekerja sebagai sopir tangki air minum mengalami luka tembak, itu benar kami yang lakukan.Heluka juga melaporkan bahwa penyerangan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan operasi Batalion Yamue, Dejen Heluka bersama pasukan atas perintah saya karena wilayah perang kami sudah larang bahwa imigran Indonesia segera tinggalkan wilayah kami."Truk tangki dan kedua korban penembakan tersebut kami sudah pastikan bahwa mereka adalah agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan aparat militer Indonesia lalu masuk di wilayah konflik dengan alasan penjualan air tangki," kata kopi Heluka.Komandan Operasi Batalion Yamue, Dejen Heluka juga melaporkan bahwa pernyataan Panglima Tinggi Agus Subiato yang mengatakan bahwa Guru, Dokter dan pekerja sipil lainnya yang ditugaskan di Papua adalah anggota TNI sehingga kami ketemu dimana saja kami siap tembak entah pejual sayur, sopir taksi, tukang ojek, tukang bakso dan lainnya kami tetap tembak mati karena itu bagian dari aparat militer Indonesia.Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengimbau agar warga imigran Indonesia yang sedang berada di Yahukimo, Nduga, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Lanny Jaya, Tembagapura, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Maybrat, Sorong, Nabire, Asmat, dan wilayah konflik bersenjata lainnya agar segera tinggalkan wilayah tersebut dan tutup semua permainan judi, tempat seks, kios-kios dan lainnya jika melanggar maka kami siap tembak mati pemiliknya bahkan orang imigran Indonesia. Penulis: HendEditor: GF 16 Feb 2026, 22:27 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon yang dilaksanakan di Gereja Karn Hattin Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/ 2026).Kehadiran Kapolda merupakan wujud komitmen Polda Maluku dalam rangka memperkuat kolaborasi antara institusi negara dengan lembaga keagamaan sebagai pilar utama pembangunan moral serta stabilitas sosial.Sidang jemaat yang mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” (1 Petrus 5:10), tidak hanya merefleksikan perjalanan historis Gereja Protestan Maluku menuju satu abad pengabdian, tetapi juga menjadi refleksi spiritual sekaligus panggilan tanggung jawab kolektif dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan dalam keadaan aman dan penuh sukacita. Ia menekankan, sidang jemaat bukan sekadar agenda internal gereja, melainkan forum strategis yang memiliki implikasi luas terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan.“Persidangan ini bukan hanya membahas program pelayanan gereja, tetapi juga menentukan arah kontribusi gereja dalam membangun masyarakat yang bermoral, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Kapolda.Klasis Pulau Ambon terdiri dari 25 jemaat dengan jumlah kurang lebih 64.000 jiwa merupakan kekuatan sosial yang sangat besar. Potensi tersebut, kata Kapolda, apabila dikelola dengan baik, maka gereja dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif.Kapolda menegaskan bahwa Kota Ambon merupakan pusat gravitasi Maluku. Persepsi terhadap Maluku seringkali dibentuk dari dinamika sosial yang terjadi di Ambon.“Kalau Ambon aman dan maju, maka Maluku akan ikut maju. Karena itu menjaga Ambon berarti menjaga wajah Maluku di mata nasional bahkan internasional,” tegasnya.Ia juga menjelaskan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku secara umum berada dalam situasi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial, berjalan normal tanpa gangguan berarti.Namun demikian, beliau mengingatkan bahwa stabilitas bukanlah sesuatu yang hadir secara otomatis. Keamanan merupakan hasil dari kolaborasi dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.“Keamanan adalah modal dasar pembangunan. Tanpa stabilitas, investasi tidak akan masuk, ekonomi tidak bergerak, dan kesejahteraan sulit terwujud,” jelasnya.Irjen Dadang Hartanto mengibaratkan keamanan sebagai tanah yang subur. Semakin kondusif suatu wilayah, semakin besar peluang untuk menanam nilai-nilai kebaikan yang akan berbuah bagi generasi mendatang.Kapolda secara terbuka memaparkan bahwa berdasarkan data kepolisian, tindak pidana yang masih dominan adalah kejahatan berlatar kekerasan, seperti kekerasan dalam rumah tangga, penganiayaan, bentrok antar kelompok, serta tindak pidana asusila.Disampaikan, dalam banyak kasus kekerasan yang terjadi korban adalah perempuan dan anak, kelompok yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal dari keluarga dan lingkungan.Menurut Kapolda, pendekatan penegakan hukum saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Diperlukan pendekatan preventif melalui penguatan nilai agama dan moralitas.“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat. Pesan-pesan keamanan dan moralitas perlu terus disuarakan dalam setiap kesempatan,” ujarnya.Beliau juga menyoroti tantangan era digital yang menghadirkan ancaman baru seperti penyebaran hoaks, provokasi melalui media sosial, pornografi, penipuan online, serta dampak negatif lainnya yang dapat merusak generasi muda.Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial serta tidak memperkeruh situasi ketika terjadi suatu peristiwa pidana atau konflik.Dalam pandangannya, keluarga adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan sosial. Perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sentral sebagai pendidik utama dalam rumah tangga.“Apabila keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat. Apabila masyarakat kuat, maka daerah akan aman,” tegasnya.Kapolda mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak, membangun komunikasi yang sehat, serta menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini.Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari budaya disiplin yang mencerminkan peradaban masyarakat yang maju.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda kembali menggaungkan semangat “Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae.”Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan gerakan moral kolektif yang mengajak seluruh masyarakat untuk berpikir baik, berbuat baik, dan berkorban demi kepentingan bersama.Ia menyampaikan bahwa rasa cinta terhadap Maluku tumbuh dari interaksi dan pengalaman langsung bersama masyarakat yang ramah, responsif, serta memiliki potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam yang luar biasa.Kapolda menegaskan bahwa Polri yang Presisi tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam fungsi preventif, pembinaan, dan pelayanan masyarakat.Hotline Kapolda telah disebarkan melalui media sosial resmi Polda Maluku dan dapat diakses oleh masyarakat kapan saja.“Kami hadir 1x24 jam untuk masyarakat. Jangan ragu melapor apabila membutuhkan bantuan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.Kegiatan Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga keagamaan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas, membangun ketahanan moral, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.Dengan semangat kebersamaan, Maluku diharapkan terus melangkah maju sebagai daerah yang aman, religius, berkarakter, dan berdaya saing dalam menyongsong masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.Dalam kegiatan itu, turut hadir Wali Kota Ambon beserta jajaran OPD, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau Ambon, anggota DPRD Provinsi dan Kota, unsur TNI-Polri, para Kepala Pemerintahan Negeri (Raja), pengurus AMGPM, pengurus YPPK Dr. J. B. Sitanala, para Ketua Majelis Jemaat, panitia pelaksana, peserta sidang, serta ratusan jemaat yang mengikuti persidangan dengan penuh khidmat. PNO-12 16 Feb 2026, 21:04 WIT
Polda Maluku Gelar Friendly Match Bola Voli Bhayangkari dan Polwan Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menggelar friendly match bola voli yang mempertemukan tim dari Bhayangkari Daerah Maluku dengan Polwan Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si saat membuka kegiatan tersebut di Gedung Sporthall Karang Panjang Ambon, Minggu (15/2/2026), menekankan terkait soliditas dan semangat sportivitas keluarga besar Polda Maluku.Selain untuk membangun semangat kebersamaan, ajang olahraga yang dihelat tersebut juga untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani personel Polda Maluku.Pertandingan ekshibisi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal organisasi sekaligus memperkuat sinergi dan kekompakan keluarga besar Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kedua tim yang telah berpartisipasi, para juri, panitia penyelenggara, serta para supporter dari Bhayangkari dan Polwan yang turut memeriahkan kegiatan.“Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Tepuk tangan untuk kita semua,” ucap Kapolda disambut antusias peserta dan penonton.Kapolda mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan kesempatan sehingga kegiatan dapat terlaksana dalam suasana penuh kebersamaan.Ia menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian penting dalam membangun karakter, kesehatan, dan semangat kebersamaan.“Olahraga adalah kebutuhan utama. Selain menyehatkan, juga menghibur dan mempererat hubungan kekeluargaan,” tegasnya.Pada saat itu, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyoroti berbagai prestasi olahraga yang telah diraih oleh personel Polda Maluku, baik di tingkat nasional maupun internasional.Menurutnya, sejumlah anggota Polda Maluku telah berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang ASEAN maupun Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi dan masyarakat Maluku.“Kita memiliki putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama Polda Maluku. Ini menunjukkan bahwa olahraga mampu melahirkan prestasi sekaligus membangun mental juara,” jelasnya.Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Sebab, hal ini merupakan modal utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri maupun sebagai Bhayangkari yang mendampingi suami.Ia mengingatkan seluruh personel agar dapat berolahraga secara rutin, karena akan merawat ketahanan fisik dan mental yang prima dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.“Melalui olahraga akan tercipta kesehatan jiwa dan raga. Dan kesehatan adalah fondasi utama dalam melaksanakan tugas dengan optimal,” jelasnya.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun suasana harmonis di lingkungan keluarga besar Polda Maluku.Kapolda secara khusus mengingatkan agar pertandingan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. “Ini adalah pertandingan untuk kita, dari kita, dan untuk kita. Permainan keluarga besar Polda Maluku. Mari bermain secara fair dan penuh kegembiraan,” pesannya.Dengan semangat persaudaraan, pertandingan diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus wadah untuk memacu potensi terbaik masing-masing pemain, baik atlet amatir maupun yang berpengalaman.Untuk diketahui, pertandingan antara kedua tim bolavoli tersebut berlangsung seru, penuh semangat, dan disambut sorak sorai supporter dari kedua kubu. Setelah melalui pertandingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, Tim Bhayangkari Daerah Maluku berhasil meraih kemenangan dengan skor 3 set.Kapolda Maluku dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku secara langsung menyerahkan hadiah kepada kedua tim sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Harian PBVSI Provinsi Maluku, para pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Bhayangkari, personel Polda Maluku, serta para panitia penyelenggara dan ofisial tim. PNO-12 16 Feb 2026, 20:48 WIT
Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Kabauw – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal."Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:34 WIT
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:22 WIT
Pilihan Redaksi
Evakuasi Darurat Boven Digoel: Pemerintah Jemput Nakes, Guru, dan Pengungsi dari Koroway Batu Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bergerak cepat melakukan evakuasi darurat terhadap tenaga kesehatan (nakes), guru, dan warga dari Koroway Batu, Distrik Yanirumah. Operasi penjemputan dilakukan di Bandara Tanah Merah pada Jumat (13/2/2026) dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat PK-SNT milik PT Smart Air Aviation di Bandara Koroway yang menewaskan pilot dan kopilot. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan keselamatan tenaga pelayanan publik serta warga sipil, khususnya anak-anak.Sebanyak 33 orang berhasil dievakuasi melalui tiga penerbangan bertahap. Mereka terdiri atas tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta warga yang sebelumnya bertahan di wilayah tersebut. Seluruhnya langsung diarahkan ke lokasi aman setibanya di Tanah Merah.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, SIP, hadir langsung memimpin proses penjemputan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak.“Kami hadir untuk memastikan semua yang terdampak insiden di Koroway Batu dapat memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak. Kami juga memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan tenaga pelayanan publik agar mereka merasa aman dan mendapatkan kebutuhan dasar,” ujarnya dalam pernyataan resmi.Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, kebutuhan pokok bagi para pengungsi turut menjadi perhatian utama, mengingat distribusi logistik ke Koroway Batu sempat terganggu akibat penghentian sementara penerbangan.Proses evakuasi berlangsung dengan protokol keamanan ketat. Aparat TNI dan Polri ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran serta mencegah potensi gangguan selama pemindahan warga dari pesawat menuju area aman.Setibanya di Tanah Merah, para pengungsi mendapatkan pendampingan lanjutan berupa tempat tinggal sementara, bantuan makanan, serta layanan kesehatan. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas khusus guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.Sejumlah warga yang ikut dievakuasi mengaku lega atas respons cepat pemerintah dan aparat keamanan. “Kami merasa aman karena pemerintah dan aparat langsung menjemput kami. Ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang takut setelah insiden di Koroway,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Koroway Batu serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas keamanan. Upaya ini diharapkan mampu meredam kecemasan warga dan mempercepat pemulihan kondisi pasca-insiden.Penulis: Hend Editor: GF 17 Feb 2026, 02:13 WIT
TPNPB Klaim Penembakan 2 Agen Intelijen Militer Indonesia di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo - Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Batalion Yamue, kopi Heluka, bahwa penembakan yang terjadi di jalan poros Dekai kearah Lopon pada 12 Februari 2026 kemarin yang mengakibatkan dua orang agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang bekerja sebagai sopir tangki air minum mengalami luka tembak, itu benar kami yang lakukan.Heluka juga melaporkan bahwa penyerangan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan operasi Batalion Yamue, Dejen Heluka bersama pasukan atas perintah saya karena wilayah perang kami sudah larang bahwa imigran Indonesia segera tinggalkan wilayah kami."Truk tangki dan kedua korban penembakan tersebut kami sudah pastikan bahwa mereka adalah agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan aparat militer Indonesia lalu masuk di wilayah konflik dengan alasan penjualan air tangki," kata kopi Heluka.Komandan Operasi Batalion Yamue, Dejen Heluka juga melaporkan bahwa pernyataan Panglima Tinggi Agus Subiato yang mengatakan bahwa Guru, Dokter dan pekerja sipil lainnya yang ditugaskan di Papua adalah anggota TNI sehingga kami ketemu dimana saja kami siap tembak entah pejual sayur, sopir taksi, tukang ojek, tukang bakso dan lainnya kami tetap tembak mati karena itu bagian dari aparat militer Indonesia.Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengimbau agar warga imigran Indonesia yang sedang berada di Yahukimo, Nduga, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Lanny Jaya, Tembagapura, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Maybrat, Sorong, Nabire, Asmat, dan wilayah konflik bersenjata lainnya agar segera tinggalkan wilayah tersebut dan tutup semua permainan judi, tempat seks, kios-kios dan lainnya jika melanggar maka kami siap tembak mati pemiliknya bahkan orang imigran Indonesia. Penulis: HendEditor: GF 16 Feb 2026, 22:27 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon yang dilaksanakan di Gereja Karn Hattin Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/ 2026).Kehadiran Kapolda merupakan wujud komitmen Polda Maluku dalam rangka memperkuat kolaborasi antara institusi negara dengan lembaga keagamaan sebagai pilar utama pembangunan moral serta stabilitas sosial.Sidang jemaat yang mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” (1 Petrus 5:10), tidak hanya merefleksikan perjalanan historis Gereja Protestan Maluku menuju satu abad pengabdian, tetapi juga menjadi refleksi spiritual sekaligus panggilan tanggung jawab kolektif dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan dalam keadaan aman dan penuh sukacita. Ia menekankan, sidang jemaat bukan sekadar agenda internal gereja, melainkan forum strategis yang memiliki implikasi luas terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan.“Persidangan ini bukan hanya membahas program pelayanan gereja, tetapi juga menentukan arah kontribusi gereja dalam membangun masyarakat yang bermoral, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Kapolda.Klasis Pulau Ambon terdiri dari 25 jemaat dengan jumlah kurang lebih 64.000 jiwa merupakan kekuatan sosial yang sangat besar. Potensi tersebut, kata Kapolda, apabila dikelola dengan baik, maka gereja dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif.Kapolda menegaskan bahwa Kota Ambon merupakan pusat gravitasi Maluku. Persepsi terhadap Maluku seringkali dibentuk dari dinamika sosial yang terjadi di Ambon.“Kalau Ambon aman dan maju, maka Maluku akan ikut maju. Karena itu menjaga Ambon berarti menjaga wajah Maluku di mata nasional bahkan internasional,” tegasnya.Ia juga menjelaskan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku secara umum berada dalam situasi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial, berjalan normal tanpa gangguan berarti.Namun demikian, beliau mengingatkan bahwa stabilitas bukanlah sesuatu yang hadir secara otomatis. Keamanan merupakan hasil dari kolaborasi dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.“Keamanan adalah modal dasar pembangunan. Tanpa stabilitas, investasi tidak akan masuk, ekonomi tidak bergerak, dan kesejahteraan sulit terwujud,” jelasnya.Irjen Dadang Hartanto mengibaratkan keamanan sebagai tanah yang subur. Semakin kondusif suatu wilayah, semakin besar peluang untuk menanam nilai-nilai kebaikan yang akan berbuah bagi generasi mendatang.Kapolda secara terbuka memaparkan bahwa berdasarkan data kepolisian, tindak pidana yang masih dominan adalah kejahatan berlatar kekerasan, seperti kekerasan dalam rumah tangga, penganiayaan, bentrok antar kelompok, serta tindak pidana asusila.Disampaikan, dalam banyak kasus kekerasan yang terjadi korban adalah perempuan dan anak, kelompok yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal dari keluarga dan lingkungan.Menurut Kapolda, pendekatan penegakan hukum saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Diperlukan pendekatan preventif melalui penguatan nilai agama dan moralitas.“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat. Pesan-pesan keamanan dan moralitas perlu terus disuarakan dalam setiap kesempatan,” ujarnya.Beliau juga menyoroti tantangan era digital yang menghadirkan ancaman baru seperti penyebaran hoaks, provokasi melalui media sosial, pornografi, penipuan online, serta dampak negatif lainnya yang dapat merusak generasi muda.Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial serta tidak memperkeruh situasi ketika terjadi suatu peristiwa pidana atau konflik.Dalam pandangannya, keluarga adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan sosial. Perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sentral sebagai pendidik utama dalam rumah tangga.“Apabila keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat. Apabila masyarakat kuat, maka daerah akan aman,” tegasnya.Kapolda mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak, membangun komunikasi yang sehat, serta menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini.Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari budaya disiplin yang mencerminkan peradaban masyarakat yang maju.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda kembali menggaungkan semangat “Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae.”Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan gerakan moral kolektif yang mengajak seluruh masyarakat untuk berpikir baik, berbuat baik, dan berkorban demi kepentingan bersama.Ia menyampaikan bahwa rasa cinta terhadap Maluku tumbuh dari interaksi dan pengalaman langsung bersama masyarakat yang ramah, responsif, serta memiliki potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam yang luar biasa.Kapolda menegaskan bahwa Polri yang Presisi tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam fungsi preventif, pembinaan, dan pelayanan masyarakat.Hotline Kapolda telah disebarkan melalui media sosial resmi Polda Maluku dan dapat diakses oleh masyarakat kapan saja.“Kami hadir 1x24 jam untuk masyarakat. Jangan ragu melapor apabila membutuhkan bantuan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.Kegiatan Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga keagamaan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas, membangun ketahanan moral, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.Dengan semangat kebersamaan, Maluku diharapkan terus melangkah maju sebagai daerah yang aman, religius, berkarakter, dan berdaya saing dalam menyongsong masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.Dalam kegiatan itu, turut hadir Wali Kota Ambon beserta jajaran OPD, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau Ambon, anggota DPRD Provinsi dan Kota, unsur TNI-Polri, para Kepala Pemerintahan Negeri (Raja), pengurus AMGPM, pengurus YPPK Dr. J. B. Sitanala, para Ketua Majelis Jemaat, panitia pelaksana, peserta sidang, serta ratusan jemaat yang mengikuti persidangan dengan penuh khidmat. PNO-12 16 Feb 2026, 21:04 WIT
Polda Maluku Gelar Friendly Match Bola Voli Bhayangkari dan Polwan Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menggelar friendly match bola voli yang mempertemukan tim dari Bhayangkari Daerah Maluku dengan Polwan Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si saat membuka kegiatan tersebut di Gedung Sporthall Karang Panjang Ambon, Minggu (15/2/2026), menekankan terkait soliditas dan semangat sportivitas keluarga besar Polda Maluku.Selain untuk membangun semangat kebersamaan, ajang olahraga yang dihelat tersebut juga untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani personel Polda Maluku.Pertandingan ekshibisi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal organisasi sekaligus memperkuat sinergi dan kekompakan keluarga besar Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kedua tim yang telah berpartisipasi, para juri, panitia penyelenggara, serta para supporter dari Bhayangkari dan Polwan yang turut memeriahkan kegiatan.“Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Tepuk tangan untuk kita semua,” ucap Kapolda disambut antusias peserta dan penonton.Kapolda mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan kesempatan sehingga kegiatan dapat terlaksana dalam suasana penuh kebersamaan.Ia menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian penting dalam membangun karakter, kesehatan, dan semangat kebersamaan.“Olahraga adalah kebutuhan utama. Selain menyehatkan, juga menghibur dan mempererat hubungan kekeluargaan,” tegasnya.Pada saat itu, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyoroti berbagai prestasi olahraga yang telah diraih oleh personel Polda Maluku, baik di tingkat nasional maupun internasional.Menurutnya, sejumlah anggota Polda Maluku telah berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang ASEAN maupun Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi dan masyarakat Maluku.“Kita memiliki putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama Polda Maluku. Ini menunjukkan bahwa olahraga mampu melahirkan prestasi sekaligus membangun mental juara,” jelasnya.Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Sebab, hal ini merupakan modal utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri maupun sebagai Bhayangkari yang mendampingi suami.Ia mengingatkan seluruh personel agar dapat berolahraga secara rutin, karena akan merawat ketahanan fisik dan mental yang prima dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.“Melalui olahraga akan tercipta kesehatan jiwa dan raga. Dan kesehatan adalah fondasi utama dalam melaksanakan tugas dengan optimal,” jelasnya.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun suasana harmonis di lingkungan keluarga besar Polda Maluku.Kapolda secara khusus mengingatkan agar pertandingan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. “Ini adalah pertandingan untuk kita, dari kita, dan untuk kita. Permainan keluarga besar Polda Maluku. Mari bermain secara fair dan penuh kegembiraan,” pesannya.Dengan semangat persaudaraan, pertandingan diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus wadah untuk memacu potensi terbaik masing-masing pemain, baik atlet amatir maupun yang berpengalaman.Untuk diketahui, pertandingan antara kedua tim bolavoli tersebut berlangsung seru, penuh semangat, dan disambut sorak sorai supporter dari kedua kubu. Setelah melalui pertandingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, Tim Bhayangkari Daerah Maluku berhasil meraih kemenangan dengan skor 3 set.Kapolda Maluku dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku secara langsung menyerahkan hadiah kepada kedua tim sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Harian PBVSI Provinsi Maluku, para pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Bhayangkari, personel Polda Maluku, serta para panitia penyelenggara dan ofisial tim. PNO-12 16 Feb 2026, 20:48 WIT
Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Kabauw – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal."Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:34 WIT
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:22 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Pendidikan & Kesehatan Lihat semua
Evakuasi Darurat Boven Digoel: Pemerintah Jemput Nakes, Guru, dan Pengungsi dari Koroway Batu Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bergerak cepat melakukan evakuasi darurat terhadap tenaga kesehatan (nakes), guru, dan warga dari Koroway Batu, Distrik Yanirumah. Operasi penjemputan dilakukan di Bandara Tanah Merah pada Jumat (13/2/2026) dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat PK-SNT milik PT Smart Air Aviation di Bandara Koroway yang menewaskan pilot dan kopilot. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan keselamatan tenaga pelayanan publik serta warga sipil, khususnya anak-anak.Sebanyak 33 orang berhasil dievakuasi melalui tiga penerbangan bertahap. Mereka terdiri atas tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta warga yang sebelumnya bertahan di wilayah tersebut. Seluruhnya langsung diarahkan ke lokasi aman setibanya di Tanah Merah.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, SIP, hadir langsung memimpin proses penjemputan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak.“Kami hadir untuk memastikan semua yang terdampak insiden di Koroway Batu dapat memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak. Kami juga memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan tenaga pelayanan publik agar mereka merasa aman dan mendapatkan kebutuhan dasar,” ujarnya dalam pernyataan resmi.Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, kebutuhan pokok bagi para pengungsi turut menjadi perhatian utama, mengingat distribusi logistik ke Koroway Batu sempat terganggu akibat penghentian sementara penerbangan.Proses evakuasi berlangsung dengan protokol keamanan ketat. Aparat TNI dan Polri ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran serta mencegah potensi gangguan selama pemindahan warga dari pesawat menuju area aman.Setibanya di Tanah Merah, para pengungsi mendapatkan pendampingan lanjutan berupa tempat tinggal sementara, bantuan makanan, serta layanan kesehatan. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas khusus guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.Sejumlah warga yang ikut dievakuasi mengaku lega atas respons cepat pemerintah dan aparat keamanan. “Kami merasa aman karena pemerintah dan aparat langsung menjemput kami. Ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang takut setelah insiden di Koroway,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Koroway Batu serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas keamanan. Upaya ini diharapkan mampu meredam kecemasan warga dan mempercepat pemulihan kondisi pasca-insiden.Penulis: Hend Editor: GF 17 Feb 2026, 02:13 WIT
Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Kabauw – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal."Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:34 WIT
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:22 WIT
BMKG PERINGATKAN NELAYAN MIMIKA WASPADAI ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca bagi wilayah Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, untuk tiga hari ke depan. Kondisi musim peralihan atau pancaroba yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia menyebabkan potensi angin kencang lebih sering muncul di perairan lokal.Menurut pihak Prakirawan cuaca BMKG Timika Stevan Yawan di Timika, kecepatan angin di laut sekitar Mimika berkisar antara 5 hingga 15 knot atau setara dengan 10 hingga 30 kilometer per jam. Angin yang semakin kencang akan berdampak langsung pada kondisi permukaan laut, membuat gelombang menjadi lebih tinggi. Saat ini tinggi gelombang di perairan Mimika berada pada rentang 0,5 hingga 1,25 meter, kondisi yang perlu diwaspadai terutama oleh nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil. "Angin dengan kecepatan 5 knot sudah cukup berpengaruh, apalagi jika mencapai 15 knot. Ini akan sangat mempengaruhi keamanan nelayan yang berlayar dengan perahu kecil," jelasnya.BMKG mengimbau seluruh nelayan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas melaut. Informasi terkait kondisi cuaca dapat diperoleh melalui berbagai saluran, mulai dari petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat, hingga secara langsung ke kantor BMKG wilayah Mimika. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi cuaca secara mudah melalui aplikasi resmi BMKG yang tersedia untuk perangkat seluler."Aplikasi bernama Info BMKG dapat diunduh melalui Play Store dan menyajikan informasi cuaca lengkap dari seluruh Indonesia, termasuk kondisi terkini di Mimika," tambahnya.Secara umum, kondisi cuaca di Kabupaten Mimika dalam satu pekan ke depan berpotensi terjadi hujan pada sore hingga malam hari dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Hujan diperkirakan awalnya terjadi di wilayah kaki pegunungan seperti Distrik Tembagapura dan Kuala Kencana, kemudian berpindah ke arah Kota Timika pada sore hingga malam hari. Banyak dari aktivitas hujan tersebut kerap disertai dengan guntur dan petir yang perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 15 Feb 2026, 22:52 WIT
PAD Mimika 2025 Lampaui Target, Dari Rp494 Miliar Menjadi Rp536 Miliar Papuanewsonline.com, Timika – Di tengah beberapa komponen dana transfer yang belum terealisasi secara maksimal, kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mimika Tahun 2025 justru menunjukkan tren yang sangat positif. Dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp494 miliar, realisasi PAD melonjak menjadi Rp536 miliar pada akhir tahun anggaran.Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, menjelaskan bahwa capaian realisasi APBD 2025 sebesar 97,6 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai sekitar 99 persen memang sedikit menurun. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut masih dalam tahap rekonsiliasi dan berpotensi mengalami penyesuaian sebelum menjadi final. Saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap pengelolaan keuangan daerah."Pada tahap pemeriksaan terinci nantinya, angka realisasi dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) harus sudah dalam kondisi final dan tidak dapat diubah lagi," sambungnya. Dwi juga mengungkapkan bahwa masih terdapat potensi penyesuaian terkait pemotongan pajak akhir tahun. Beberapa tagihan kegiatan fisik yang masuk pada bulan Desember belum seluruhnya terpotong pajaknya secara sistem, seperti pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta pajak makan-minum kegiatan."Ada beberapa kasus di mana pajaknya sudah ditetapkan dan dipotong melalui SP2D, namun hingga tanggal 31 Desember secara sistem belum masuk sebagai penerimaan pajak. Proses rekonsiliasi terkait hal ini sedang kami lakukan bersama BPKAD dan Bank Papua," jelasnya. Selain itu, pajak daerah juga melampaui target yang ditetapkan, dari target Rp340 miliar menjadi Rp353 miliar pada akhir tahun. Meski demikian, Dwi menegaskan bahwa seluruh angka tersebut masih dalam tahap pencocokan akhir, termasuk kemungkinan koreksi atas kesalahan penginputan atau salah klasifikasi akun.  Penulis: Jid Editor: GF 14 Feb 2026, 20:56 WIT
RSMM Timika Gelar Renovasi Besar-Besaran, Target Sesuai Standar BPJS Pada Juni 2026 Papuanewsonline.com, Timika – Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, yang dikelola oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK), tengah menjalani renovasi infrastruktur masif guna memenuhi standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan tahun 2026.Berdiri sejak tahun 1999, rumah sakit ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dari tujuh suku utama di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. "Mandat sosial untuk masyarakat adat harus berjalan seiring dengan standar pelayanan medis modern yang berlaku secara nasional," ungkap salah satu pengurus YPMAK.Direktur RSMM, dr Hendry Roy, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan secara bertahap dengan fokus pada unit-unit penting seperti ruang Perawatan Intensif (ICU), bagian kebidanan, dan bangsal anak. Sebagai rumah sakit tipe C dengan kapasitas 128 tempat tidur, RSMM diwajibkan memenuhi 12 kriteria ketat yang ditetapkan dalam peraturan terbaru BPJS Kesehatan. Kriteria tersebut mencakup standar material konstruksi bangunan, jarak antar tempat tidur, serta aksesibilitas fasilitas yang ramah pengguna kursi roda. "Kami berupaya memenuhi seluruh kriteria BPJS Kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat," ujar Hendry (10/2/26).Saat ini, progres pekerjaan renovasi telah mencapai 60 hingga 70 persen dari target yang ditetapkan. Pekerjaan teknis difokuskan pada pembenahan sistem oksigen sentral, penyempurnaan sistem pencahayaan, serta pengaturan tingkat kelembapan ruangan yang sesuai standar medis. Target penyelesaian seluruh proyek direncanakan tuntas pada bulan Juni 2026 mendatang dengan dukungan dari kontraktor profesional. Modernisasi ini diharapkan mampu menyamakan taraf kualitas layanan kesehatan antara wilayah pesisir dan pedalaman Mimika, sehingga menghapus kesenjangan yang telah ada selama ini.Keberlanjutan operasional RSMM didasarkan pada sinergi antara mandat sosial YPMAK dan kemandirian finansial melalui klaim asuransi serta pelayanan untuk pasien umum. Saat ini, rumah sakit tersebut diperkuat oleh tenaga profesional yang terdiri dari 15 dokter spesialis, 12 dokter umum, dan minimal 300 perawat yang siap melayani selama 24 jam penuh. "Kita berharap renovasi ini dapat menjadi tonggak kemajuan dalam layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Mimika," pungkas Hendry dengan penuh harapan. Penulis: JidEditor: GF 11 Feb 2026, 20:46 WIT
Seni & Budaya Lihat semua
Imlek 2577 di Timika: PSMTI Gelar Festival Harmoni Nusantara dengan Pasar UMKM dan Kegiatan Sosial Papuanewsonline.com, Timika – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika akan meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dengan mengusung tema “Harmoni Nusantara Cahaya Imlek”. Acara yang terbuka untuk seluruh masyarakat lintas suku dan etnis ini akan menghadirkan beragam kegiatan mulai dari festival budaya, pasar UMKM, hingga aksi sosial yang bertujuan mempererat tali persaudaraan.Perayaan tahun ini jatuh pada Tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa, atau masuk pada tahun ke-2577.Ketua Panitia Imlek 2026 PSMTI Timika, Joesoef Kurniawan, menyampaikan bahwa simbol api dalam Tahun Kuda Api melambangkan semangat perkembangan, keberanian menghadapi tantangan, serta energi positif yang ingin disebarkan ke seluruh lapisan masyarakat. Rangkaian acara akan digelar mulai 15 hingga 17 Februari 2026 dengan Festival Pasar Imlek di Jalan Budi Utomo, depan Cafe Mulo. Sebanyak 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan mendapatkan fasilitas stan secara cuma-cuma. "Kami merancang festival ini untuk memberikan dorongan ekonomi bagi masyarakat Timika, oleh karena itu tidak ada biaya yang dikenakan kepada pelaku UMKM yang berpartisipasi," jelas Joesoef.Di samping aktivitas yang mendukung perekonomian lokal, PSMTI juga akan melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekretariat Yayasan Himpunan Peduli Kasih Tionghoa (HPKT) sebagai bentuk komitmen organisasi dalam berkontribusi pada pembangunan daerah.Nilai Harmoni Nusantara diwujudkan melalui penggunaan simbol budaya lokal, dimana kuda lumping dijadikan sebagai logo utama perayaan ini. Koordinator Acara Imlek 2577, Rusli Limpo, menekankan bahwa perayaan tidak hanya fokus pada hiburan, melainkan juga mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial antar warga masyarakat.Kegiatan lainnya meliputi kunjungan hormat kepada tokoh-tokoh sesepuh komunitas Tionghoa, pertunjukan dari berbagai sekolah dan komunitas selama tiga hari festival, serta layanan bakti sosial yang mencakup pemeriksaan kesehatan umum gratis, kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), pemeriksaan mata secara cuma-cuma, dan pembagian kacamata. Atraksi budaya seperti pertunjukan wushu, barongsai, fashion show, standup comedy, serta berbagai doorprize dari para sponsor juga akan menghiasi setiap hari acara. Puncak perayaan Imlek 2577 sekaligus Cap Go Meh akan berlangsung pada 3 Maret 2026 di Graha Eme Neme Yauware sebagai puncak dan penutup dari seluruh rangkaian kegiatan.  Penulis: Jid Editor: GF 13 Feb 2026, 12:07 WIT
Sapa Jemaat Gereja, Kapolda Maluku Tegaskan Toleransi dan Peran Keluarga Sebagai Keamanan Nasional Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama, keamanan lingkungan, dan kekuatan keluarga merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Penegasan itu disampaikan saat Kapolda melaksanakan silaturahmi dan menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Gereja GPM Sejahtera Jemaat Poka, Klasis Pulau Ambon Utara, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (8/2/2026).Kegiatan yang berlangsung usai ibadah Minggu tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui rumah ibadah lintas agama, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan tanggung jawab kolektif menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Maluku.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku didampingi Kapolsek Teluk Ambon Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Hadir pula Ketua Majelis Jemaat GPM Poka Pdt. Vengky Lekahena, S.Th, Pdt. Nona W. Lekahena, S.Th, jajaran Majelis Jemaat, serta ratusan jemaat yang mengikuti ibadah.Mengawali penyampaiannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan jemaat GPM Sejahtera Poka untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.“Saya bersyukur dapat bertugas di Maluku. Ini adalah daerah yang indah, bukan hanya alamnya, tetapi juga masyarakatnya yang ramah, santun, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan,” ujar Irjen Pol. Dadang Hartanto.Kapolda menekankan bahwa toleransi dan kerukunan umat beragama di Maluku merupakan modal sosial yang sangat kuat bagi pembangunan daerah sekaligus penopang stabilitas nasional.“Maluku hari ini memiliki indeks situasi yang aman dan damai. Ini adalah modal besar untuk melangkah ke masa depan. Kondisi ini lahir dari peran seluruh elemen masyarakat jemaat, pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga aparat keamanan,” tegasnya.Dalam analoginya, Kapolda menyebut keamanan sebagai “tanah yang subur” bagi kesejahteraan.“Keamanan itu seperti tanah yang subur. Jika aman, apa pun yang kita tanam akan tumbuh dan berbuah. Sebaliknya, tanpa keamanan, kesejahteraan sulit terwujud,” tuturnya.Kapolda juga mengingatkan bahwa keamanan sering kali baru disadari nilainya ketika terganggu, layaknya kesehatan.“Hari ini kita bisa beribadah dengan tenang, anak-anak sekolah tanpa rasa takut, dan masyarakat beraktivitas dengan aman. Semua itu adalah buah dari keamanan yang kita jaga bersama,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengungkapkan bahwa tindak pidana berlatar belakang kekerasan masih menjadi perhatian serius Polda Maluku. Kekerasan dalam rumah tangga, perkelahian antar kelompok, hingga konflik yang dipicu emosi disebut perlu dicegah sejak dini.“Kita tidak boleh menjadi pelaku maupun korban kekerasan. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan komunitas,” tegas Kapolda.Salah satu faktor pemicu utama kekerasan, menurut Kapolda, adalah peredaran dan konsumsi minuman keras. Ia mengungkapkan bahwa aparat kepolisian telah menyita hampir 6 ton minuman keras ilegal yang diselundupkan ke wilayah Maluku.“Ini jumlah yang sangat besar. Miras sering menjadi pemicu emosi dan kekerasan, terutama di kalangan anak muda,” ungkapnya.Kapolda menegaskan perlunya solusi komprehensif terkait miras yang melibatkan pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, dan masyarakat, mengingat persoalan tersebut juga berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi.Selain miras, Kapolda juga mengingatkan ancaman narkoba yang mulai masuk ke wilayah Maluku, meski belum menjadi sorotan utama.“Narkoba merusak masa depan generasi muda dan sulit dipulihkan. Mari kita perangi bersama dengan melaporkan setiap indikasi peredaran narkoba,” tegasnya.Kapolda turut menyoroti penggunaan media sosial yang tidak bijak, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Ia meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas digital keluarga agar tidak terpapar hoaks, provokasi, judi online, penipuan, dan kejahatan siber.“Keluarga adalah benteng utama. Jika keluarga kuat, masyarakat dan bangsa juga akan kuat,” katanya.Menutup sambutannya, Kapolda mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, termasuk tertib berlalu lintas dan tidak berkendara dalam pengaruh alkohol.“Mari kita jaga Maluku tetap aman dan damai. Maluku tarus biking bae, basudara tarus bikin bae,” pungkas Kapolda.Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekhidmatan, serta berakhir pada pukul 10.55 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis, memperkuat dialog lintas agama, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan demi Maluku yang damai dan sejahtera.Langkah Kapolda Maluku menyampaikan pesan kamtibmas secara langsung di rumah ibadah lintas agama mencerminkan wajah Polri modern yang humanis dan inklusif. Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks mulai dari kekerasan sosial, miras, narkoba, hingga ancaman digital pendekatan dialogis seperti ini menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan sosial dari akar rumput.Pesan Kapolda tentang peran keluarga sebagai benteng utama keamanan juga menegaskan bahwa stabilitas nasional tidak semata ditopang oleh aparat penegak hukum, tetapi oleh kesadaran kolektif masyarakat. Maluku, dengan sejarah panjang toleransi dan kebersamaan, kembali menunjukkan bahwa kerukunan bukan hanya warisan budaya, melainkan aset strategis bangsa.Silaturahmi lintas iman ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sinyal kuat bahwa keamanan nasional dibangun dari ruang-ruang ibadah, keluarga, dan komunitas tempat nilai toleransi dan kemanusiaan terus dirawat. PNO-12 10 Feb 2026, 20:17 WIT
DEWAN PERS RILIS DEKLARASI NASIONAL 2026, AJAK PEMANGKU KEPENTINGAN PERKUAT EKOSISTEM MEDIA Papuanewsonline.com, Banten – Dewan Pers bersama sejumlah pemimpin organisasi media di seluruh Indonesia telah menyampaikan Deklarasi Pers Nasional 2026 yang memuat delapan poin pernyataan penting pada hari Minggu. Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto dan diikuti oleh para pemimpin organisasi media dari berbagai wilayah. Deklarasi ini secara tegas menekankan peran penting pers nasional dalam menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi di negara ini. Selain itu, deklarasi juga menyatakan komitmen pers untuk mendorong terwujudnya supremasi hukum dan perlindungan Hak Asasi Manusia, sekaligus menghormati kebinekaan bangsa. Namun, dalam kesempatan yang sama, pers Indonesia mengakui bahwa masih menghadapi sejumlah persoalan strategis dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Beberapa tantangan utama yang dihadapi meliputi pemeliharaan kemerdekaan pers, ancaman terhadap keberlanjutan ekonomi perusahaan media, serta perlindungan yang masih perlu ditingkatkan bagi para wartawan dan insan media. Deklarasi Pers Nasional 2026 yang terdiri dari delapan poin memuat berbagai komitmen dan tuntutan penting. Pertama, menegaskan komitmen untuk bekerja secara profesional dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik, standar perusahaan pers, serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kedua, memperkuat upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan jurnalis, menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik, serta memastikan penegakan hukum yang adil terhadap setiap bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap pers. Ketiga, mendorong negara memberikan dukungan infrastruktur digital dan insentif fiskal seperti kebijakan "no tax for knowledge", pembiayaan publik yang transparan, serta pengembangan dana jurnalisme dan program penyehatan pers yang bertanggung jawab (BEJO's). Keempat, mendesak pemerintah untuk memastikan platform digital memenuhi kewajiban sesuai Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 dan mendorong perubahan peraturan tersebut menjadi undang-undang guna mewujudkan kedaulatan digital dan kemandirian pers. Kelima, mendesak pemerintah dan DPR RI menetapkan karya jurnalistik sebagai karya yang dilindungi hak cipta dalam revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Keenam, mendesak platform teknologi digital termasuk kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan kompensasi yang adil atas penggunaan karya jurnalistik sebagai sumber data serta mencantumkan sumber media secara jelas. Ketujuh, mendorong pemerintah dan KPPU mencegah praktik monopoli oleh platform digital dalam ekosistem media. Kedelapan, mendorong percepatan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran serta pemberlakuan moratorium sementara izin stasiun radio dan penyelenggaraan penyiaran selama proses revisi berlangsung. Penulis: JidEditor: GF 09 Feb 2026, 18:55 WIT
Muswil I IPLR Papua Tengah Dorong Sinergi Pemuda dan Pemerintah Menuju Papua Tengah Terang Papuanewsonline.com, Mimika — Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPLR) menggelar Musyawarah Wilayah Papua Tengah (Muswil) I dengan mengusung tema “Sinergitas Pemuda Luwu Raya dan Pemerintah Menuju Papua Tengah Terang”, yang berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026.Muswil I ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan peran strategis pemuda Luwu Raya dalam mendukung pembangunan daerah di Provinsi Papua Tengah.Ketua Kerukunan Keluarga Pemuda Luwu Raya, Daud Lawa Padang, dalam sambutannya menekankan pentingnya IPLR membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah, TNI, dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk mengawal program-program pembangunan.“Saya berharap IPLR dapat membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah, baik di Kabupaten Mimika maupun di Provinsi Papua Tengah, agar mampu melahirkan pemuda-pemudi yang menjadi harapan bangsa. Karena pada hakikatnya, pemuda adalah masa depan bangsa,” ujarnya.Ia juga berharap ketua IPLR yang nantinya terpilih mampu terus menjaga sinergi sesuai dengan tema yang diusung, sehingga harapan pemerintah daerah dapat benar-benar terwujud.Sementara itu, Sekretaris Jenderal IPLR, Rustini Safitri, menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai falsafah Tanah Luwu, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, sebagai landasan gerakan kepemudaan.Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan organisasi dan sosial pemuda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.“Berorganisasi tanpa nilai akan membuat perjuangan kehilangan arah. Dengan menginternalisasi nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, pemuda IPLR dapat menjadi representasi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jati diri,” katanya.Rustini juga menegaskan bahwa Muswil I atau Musyawara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan semangat kebersamaan. Ia mendorong pemuda IPLR untuk tampil inovatif dan kreatif di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, politik, dan teknologi.Pemerintah Kabupaten Mimika, melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herry Onawame, S.IP., M.M., yang mewakili Bupati Mimika, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muswil I IPLR Papua Tengah.Ia menyebut musyawarah wilayah merupakan forum strategis dan konstitusional untuk memperkuat organisasi, mempererat solidaritas, serta merumuskan arah gerak pemuda ke depan.“Tema yang diangkat mencerminkan harapan akan Papua Tengah yang lebih maju, aman, damai, dan penuh peluang pembangunan. Pemuda memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan positif,” ujarnya.Sebagai tuan rumah kegiatan, Pemerintah Kabupaten Mimika menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan, serta mengajak IPLR untuk terus menjaga persatuan, stabilitas daerah, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan di Mimika maupun kabupaten lainnya di Papua Tengah.Muswil I IPLR Papua Tengah diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid, program kerja yang visioner, serta komitmen bersama menjadikan IPLR sebagai organisasi kepemudaan yang inklusif, berintegritas, dan berdaya saing. Penulis: Bim Editor: GF 31 Jan 2026, 18:59 WIT
Pererat Kerukunan Beragama, Brimob Polda Maluku Kerja Bakti Bersama Warga Masjid Nurul Izzah Papuanewsonline.com, Ambon – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, personel Satuan Brimob Polda Maluku yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) Jembatan Amalatu menggelar kegiatan kerja bakti bersama masyarakat di sekitar Masjid Nurul Izzah, Kompleks Jembatan Amalatu, kawasan UIN A.M. Sangadji Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.Kegiatan sosial tersebut menjadi simbol kuat komitmen Polri dalam merawat toleransi, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menciptakan suasana damai dan kondusif menjelang bulan penuh hikmah. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan lingkungan masjid, saluran air, dan fasilitas umum di sekitar kawasan Jembatan Amalatu.Dpp Wapadal Pos Pam Jembatan Amalatu, Ipda Roberth Residay, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Brimob Polda Maluku dalam membangun kedekatan dengan masyarakat lintas latar belakang sosial dan keagamaan.“Menyambut Bulan Suci Ramadhan, kami ingin hadir tidak hanya sebagai petugas pengamanan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Kerja bakti ini adalah wujud kepedulian Brimob dalam mendukung kenyamanan ibadah sekaligus memperkuat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama,” ujar Ipda Roberth Residay.Ia menegaskan, Brimob Polda Maluku berkomitmen untuk terus mendorong semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai fondasi utama menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial, khususnya di wilayah Kota Ambon yang majemuk.Sementara itu, Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Kombes Pol. Irfan.S.P.Marpaung, S.I.K, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini mencerminkan peran Brimob sebagai penjaga keamanan yang humanis sekaligus perekat persatuan di tengah masyarakat majemuk.“Brimob hadir untuk semua golongan. Kegiatan ini adalah pesan bahwa menjaga keamanan harus berjalan seiring dengan merawat toleransi dan kerukunan umat beragama. Menjelang Ramadhan, kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan rasa aman,nyaman, damai, dan penuh kebersamaan,” tegas Dansat Brimob Polda Maluku.Ia menekankan bahwa Maluku sebagai daerah yang majemuk membutuhkan komitmen bersama dalam menjaga harmoni sosial, dan Polri berkomitmen menjadi bagian aktif dalam upaya tersebut.Apresiasi atas kegiatan tersebut juga disampaikan oleh pengurus Masjid Nurul Izzah. Ketua Takmir Masjid Nurul Izzah, Zainuddin Mahubessy, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan keterlibatan langsung personel Brimob Polda Maluku.“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kehadiran Brimob Polda Maluku. Kerja bakti ini bukan hanya membersihkan lingkungan masjid, tetapi juga memperlihatkan semangat kebersamaan dan toleransi yang nyata. Ini menjadi contoh baik bagi masyarakat, bahwa perbedaan bukan penghalang untuk saling membantu,” ungkapnya.Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat seperti ini sangat penting dalam menjaga suasana damai dan menumbuhkan rasa saling percaya, terutama menjelang Ramadhan.Kegiatan kerja bakti tersebut juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar, yang menilai kehadiran Brimob Polda Maluku sebagai mitra sosial mampu memperkuat rasa aman dan persaudaraan di tengah masyarakat.Melalui aksi sosial ini, Brimob Polda Maluku menegaskan perannya sebagai penjaga keamanan yang humanis sekaligus perekat persatuan, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan semangat toleransi yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menyambut Ramadhan, Brimob hadir membawa pesan damai: kebersihan, kebersamaan, dan kerukunan adalah tanggung jawab bersama. PNO-12 26 Jan 2026, 19:37 WIT
Peringati Isra Mi'raj, Wakapolda Maluku: Teladani Sifat Nabi Muhammad SAW Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, di Masjid At-Taqwa Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis (22/1/2026).Peringatan perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah sholat lima waktu tersebut menjadi wadah untuk memperteguh keimanan personel Polda Maluku yang beragama Islam."Peringatan Isra Mi'raj merupakan sarana bagi personel untuk memperkuat kesehatan jasmani dan rohani melalui siraman kalbu," ungkapnya. Brigjen Imam Thobroni juga menekankan pentingnya meneladani sifat Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan tugas kepolisian."Melalui momentum Isra Mi’raj ini, saya berpesan kepada seluruh anggota dan pegawai negeri pada Polri di Polda Maluku agar senantiasa meningkatkan norma dan nilai-nilai utama, mulai dari disiplin dalam ibadah salat lima waktu hingga penguatan integritas serta profesionalitas," tegasnya.Ia juga mengingatkan semua personel untuk selalu menjaga toleransi beragama dan kerukunan antar sesama di Maluku. "Ketaatan kepada Allah SWT harus diwujudkan dalam perbuatan baik terhadap sesama manusia melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.Peringatan Isra Mi'raj Tahun ini mengusung tema "Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketaqwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial."Dalam peringatan tersebut, Ustadz Arsal Rizal Tuasikal, S.H., M.H, Ketua Badan Imarah Muslim Maluku menyampaikan tausiyah. Ia memaparkan bagaimana nilai-nilai Isra Mi’raj dapat membentuk karakter personel Polri yang memiliki Akhlakul Karimah (akhlak terpuji) sehingga mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang lebih baik."Sebagai insan Bhayangkara, personel Polri wajib menegakkan hubungan vertikal dengan Allah SWT melalui cara mempertebal keimanan. Namun di saat yang sama, kita juga wajib memperbaiki hubungan horizontal kepada sesama manusia melalui akhlak yang baik," ujar Ustadz Arsal.Lebih lanjut, beliau menyoroti etika personel di era digital. Beliau mengingatkan bahwa perilaku anggota Polri senantiasa menjadi pusat perhatian publik."Anggota Polri harus menjadi sosok yang paling ramah, termasuk dalam berinteraksi di media sosial (medsos), karena masyarakatlah yang menilai. Keramahan dan kepedulian sosial adalah manifestasi nyata dari ketaatan kita kepada Allah SWT dalam wujud pengabdian kepada masyarakat," tambahnya. PNO-12 22 Jan 2026, 16:46 WIT
Video Lainnya
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT