logo-website
Minggu, 22 Feb 2026,  WIT
Berita Terbaru Lihat semua
Komando Yahukimo Akui Perintah Penembakan Pesawat dan Kendaraan di Denawake Papuanewsonline.com, Yahukimo – Komando Operasi Wilayah Yahokimo secara terbuka mengakui bahwa penembakan terhadap pesawat dan kendaraan di Kampung Denawake, Distrik Sinimburu, Kabupaten Yahukimo, pada 17 Februari 2026, dilakukan atas perintah komando mereka.Pengakuan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang dibacakan oleh Kurokulon, selaku Komandan Operasi Batalion Kanibal. Dalam keterangan yang diterima media, ia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari operasi yang telah diperintahkan oleh pimpinan mereka.Disebutkan bahwa penembakan dilakukan oleh Batalion Tanibat atas instruksi langsung Panglima Ercus Kobak dan Mayor Kopite Tua Heruka. Operasi tersebut berlangsung selama tiga jam, dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 waktu setempat.Menurut mereka, tindakan penembakan terhadap pesawat dan kendaraan dilakukan karena objek tersebut dianggap memasuki wilayah Yahukimo. Hal itu menjadi dasar pelaksanaan perintah yang dikeluarkan oleh komando operasi wilayah."Penembakan terhadap pesawat dan kendaraan dilakukan atas perintah komando kami," kata Kurokulon dalam pernyataan yang diterima oleh media.Selain mengakui keterlibatan, Komando Operasi Wilayah Yahokimo juga menyatakan kesiapan mereka menghadapi segala konsekuensi dari tindakan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tanggung jawab berada pada pihak komando."Jika ingin mencari pihak yang bertanggung jawab, maka hadapilah kami secara langsung," tegas Kurokulon.Pernyataan ini menjadi pengakuan resmi atas insiden penembakan yang terjadi di Yahukimo dan menegaskan bahwa kelompok tersebut menyatakan tidak melarikan diri, melainkan tetap berada di posisi mereka. Penulis: HendEditor: GF 21 Feb 2026, 21:48 WIT
Kadishub Mimika Mundur, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah Duga Terkait Utang Pesawat Dan Helikopter Papuanewsonline.com, Timika – Wakil Ketua Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong, angkat bicara terkait pengunduran diri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika yang belakangan menjadi perhatian publik.Menurut Yohanes, mundurnya pejabat tersebut diduga tidak terlepas dari persoalan utang pesawat dan helikopter yang tengah disoroti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Isu ini dinilai memiliki dampak serius terhadap tata kelola keuangan daerah."Kami menduga bahwa pengunduran diri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika adalah upaya untuk mencari solusi terbaik bagi dirinya, agar tidak terbebani dengan membayar utang orang lain yang dapat menyulitkan dirinya," kata Yohanes Kemong, dalam pernyataan yang diterima oleh media, Senin (16/2/2026).Ia menilai keputusan tersebut sebagai langkah yang patut diapresiasi. Menurutnya, pengunduran diri itu dapat menjadi cara untuk mencegah persoalan berkembang menjadi lebih kompleks di kemudian hari."Pengunduran diri ini adalah langkah yang tepat untuk menghindari masalah yang lebih besar. Kami mendukung keputusan yang diambil oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika," tambahnya.Sebelumnya, KPK telah memanggil sejumlah pejabat di Kabupaten Mimika guna dimintai keterangan terkait utang aset daerah, termasuk pengadaan pesawat dan helikopter. Permasalahan tersebut menjadi perhatian karena dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah.Utang pesawat dan helikopter itu kini masuk dalam salah satu perkara yang tengah ditangani KPK. Kasus tersebut diduga melibatkan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika terkait dugaan penyalahgunaan keuangan daerah.Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika untuk memperoleh klarifikasi resmi. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Perkembangan kasus ini akan terus dipantau untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Penulis: Hendrik Editor: GF 21 Feb 2026, 19:28 WIT
Pelni Timika Luncurkan Diskon 30% Tiket Mudik Lebaran, Siapkan Tiga Armada Kapal Papuanewsonline.com, Timika – Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Timika meluncurkan program stimulus ekonomi dengan memberikan potongan harga tiket kapal laut sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi. Kepala Cabang Pelni Timika Sigit Sujatmoko menjelaskan bahwa penawaran diskon ini berlaku untuk pembelian tiket dengan jadwal keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026."Diskon 30 persen diberikan berdasarkan harga pokok tiket, tidak termasuk biaya pass penumpang dan asuransi," ungkap Sigit. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh tiket dengan harga lebih terjangkau sekaligus memberikan dorongan pada perputaran ekonomi daerah menjelang musim mudik Lebaran. "Jika sebelum tanggal 5 April kuota atau tiket program stimulus habis terjual, maka harga tiket akan kembali ke tarif normal. Pemesanan tiket promo ini sudah bisa dilakukan mulai saat ini," jelasnya.Pelni Timika mengimbau masyarakat yang ingin memanfaatkan penawaran spesial tersebut untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan kuota. Untuk menampung arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya telah menyiapkan tiga armada kapal, yaitu KM Leuser, KM Sirimau, dan KM Tatamailau. "KM Leuser akan melakukan keberangkatan terakhir pada 24 Februari, namun masyarakat tidak perlu khawatir karena KM Sirimau dan KM Tatamailau siap melanjutkan layanan mudik," ujar Sigit.Saat ini, KM Tatamailau sedang menjalani proses docking rutin tahunan untuk memastikan kesiapan layanan dan keamanan perjalanan. Jadwal operasional terbaru kapal tersebut akan diumumkan setelah mendapatkan penetapan resmi dari kantor pusat Pelni."Perkiraan KM Tatamailau akan melakukan pemberangkatan pada 6 Maret dan 11 Maret, sedangkan KM Sirimau dijadwalkan pada 19 Maret," jelasnya. Dengan dua pilihan kapal yang tersedia, diharapkan masyarakat dapat memilih jadwal perjalanan sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang. "Kami berharap seluruh masyarakat bisa mudik dengan nyaman bersama keluarga tanpa harus mengalami kemacetan atau keterbatasan pilihan kapal," pungkasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 18:12 WIT
Ketua DPRK Mimika Dukung Imbauan MUI, Batasi Operasional Hiburan Malam Dan Minuman Keras Papuanewsonline.com, Timika – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika Primus Natikapereyau menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pembatasan operasional tempat hiburan malam dan penjualan minuman keras selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Menurutnya, kebijakan ini tidak bertujuan untuk merugikan pelaku usaha, melainkan untuk menciptakan suasana kondusif dan penuh rasa penghormatan di tengah masyarakat selama bulan ibadah.Primus menegaskan bahwa Kabupaten Mimika sebagai daerah dengan komposisi masyarakat yang majemuk membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen untuk menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antarumat beragama. Ia menilai bahwa pembatasan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat toleransi dan persatuan di wilayah Mimika."Saya sepenuhnya mendukung imbauan Ketua MUI agar tempat hiburan malam dan penjualan minuman keras untuk sementara waktu dibatasi jam operasionalnya atau ditutup selama Ramadhan. Ini sangat penting sebagai bentuk saling menghormati antarumat beragama," jelasnya.Selain itu, Primus meminta aparat keamanan dan seluruh instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan imbauan tersebut dengan cara yang humanis dan profesional. Tujuannya adalah agar pelaksanaan kebijakan berjalan tertib dan tidak menimbulkan polemik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. "Kami berharap aparat keamanan dapat mengawal pelaksanaan kebijakan ini dengan baik, sehingga keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Mimika tetap terjaga dengan kokoh," tambahnya.Dalam kesempatan yang sama, Primus juga mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga umum, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan persatuan selama bulan Ramadhan. Ia berharap bahwa dengan dukungan bersama, akan tercipta suasana yang aman, damai, dan penuh berkah bagi seluruh warga Kabupaten Mimika selama bulan suci ini.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 18:09 WIT
Pilihan Redaksi
Komando Yahukimo Akui Perintah Penembakan Pesawat dan Kendaraan di Denawake Papuanewsonline.com, Yahukimo – Komando Operasi Wilayah Yahokimo secara terbuka mengakui bahwa penembakan terhadap pesawat dan kendaraan di Kampung Denawake, Distrik Sinimburu, Kabupaten Yahukimo, pada 17 Februari 2026, dilakukan atas perintah komando mereka.Pengakuan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang dibacakan oleh Kurokulon, selaku Komandan Operasi Batalion Kanibal. Dalam keterangan yang diterima media, ia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari operasi yang telah diperintahkan oleh pimpinan mereka.Disebutkan bahwa penembakan dilakukan oleh Batalion Tanibat atas instruksi langsung Panglima Ercus Kobak dan Mayor Kopite Tua Heruka. Operasi tersebut berlangsung selama tiga jam, dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 waktu setempat.Menurut mereka, tindakan penembakan terhadap pesawat dan kendaraan dilakukan karena objek tersebut dianggap memasuki wilayah Yahukimo. Hal itu menjadi dasar pelaksanaan perintah yang dikeluarkan oleh komando operasi wilayah."Penembakan terhadap pesawat dan kendaraan dilakukan atas perintah komando kami," kata Kurokulon dalam pernyataan yang diterima oleh media.Selain mengakui keterlibatan, Komando Operasi Wilayah Yahokimo juga menyatakan kesiapan mereka menghadapi segala konsekuensi dari tindakan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tanggung jawab berada pada pihak komando."Jika ingin mencari pihak yang bertanggung jawab, maka hadapilah kami secara langsung," tegas Kurokulon.Pernyataan ini menjadi pengakuan resmi atas insiden penembakan yang terjadi di Yahukimo dan menegaskan bahwa kelompok tersebut menyatakan tidak melarikan diri, melainkan tetap berada di posisi mereka. Penulis: HendEditor: GF 21 Feb 2026, 21:48 WIT
Kadishub Mimika Mundur, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah Duga Terkait Utang Pesawat Dan Helikopter Papuanewsonline.com, Timika – Wakil Ketua Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong, angkat bicara terkait pengunduran diri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika yang belakangan menjadi perhatian publik.Menurut Yohanes, mundurnya pejabat tersebut diduga tidak terlepas dari persoalan utang pesawat dan helikopter yang tengah disoroti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Isu ini dinilai memiliki dampak serius terhadap tata kelola keuangan daerah."Kami menduga bahwa pengunduran diri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika adalah upaya untuk mencari solusi terbaik bagi dirinya, agar tidak terbebani dengan membayar utang orang lain yang dapat menyulitkan dirinya," kata Yohanes Kemong, dalam pernyataan yang diterima oleh media, Senin (16/2/2026).Ia menilai keputusan tersebut sebagai langkah yang patut diapresiasi. Menurutnya, pengunduran diri itu dapat menjadi cara untuk mencegah persoalan berkembang menjadi lebih kompleks di kemudian hari."Pengunduran diri ini adalah langkah yang tepat untuk menghindari masalah yang lebih besar. Kami mendukung keputusan yang diambil oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika," tambahnya.Sebelumnya, KPK telah memanggil sejumlah pejabat di Kabupaten Mimika guna dimintai keterangan terkait utang aset daerah, termasuk pengadaan pesawat dan helikopter. Permasalahan tersebut menjadi perhatian karena dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah.Utang pesawat dan helikopter itu kini masuk dalam salah satu perkara yang tengah ditangani KPK. Kasus tersebut diduga melibatkan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika terkait dugaan penyalahgunaan keuangan daerah.Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika untuk memperoleh klarifikasi resmi. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Perkembangan kasus ini akan terus dipantau untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Penulis: Hendrik Editor: GF 21 Feb 2026, 19:28 WIT
Pelni Timika Luncurkan Diskon 30% Tiket Mudik Lebaran, Siapkan Tiga Armada Kapal Papuanewsonline.com, Timika – Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Timika meluncurkan program stimulus ekonomi dengan memberikan potongan harga tiket kapal laut sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi. Kepala Cabang Pelni Timika Sigit Sujatmoko menjelaskan bahwa penawaran diskon ini berlaku untuk pembelian tiket dengan jadwal keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026."Diskon 30 persen diberikan berdasarkan harga pokok tiket, tidak termasuk biaya pass penumpang dan asuransi," ungkap Sigit. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh tiket dengan harga lebih terjangkau sekaligus memberikan dorongan pada perputaran ekonomi daerah menjelang musim mudik Lebaran. "Jika sebelum tanggal 5 April kuota atau tiket program stimulus habis terjual, maka harga tiket akan kembali ke tarif normal. Pemesanan tiket promo ini sudah bisa dilakukan mulai saat ini," jelasnya.Pelni Timika mengimbau masyarakat yang ingin memanfaatkan penawaran spesial tersebut untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan kuota. Untuk menampung arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya telah menyiapkan tiga armada kapal, yaitu KM Leuser, KM Sirimau, dan KM Tatamailau. "KM Leuser akan melakukan keberangkatan terakhir pada 24 Februari, namun masyarakat tidak perlu khawatir karena KM Sirimau dan KM Tatamailau siap melanjutkan layanan mudik," ujar Sigit.Saat ini, KM Tatamailau sedang menjalani proses docking rutin tahunan untuk memastikan kesiapan layanan dan keamanan perjalanan. Jadwal operasional terbaru kapal tersebut akan diumumkan setelah mendapatkan penetapan resmi dari kantor pusat Pelni."Perkiraan KM Tatamailau akan melakukan pemberangkatan pada 6 Maret dan 11 Maret, sedangkan KM Sirimau dijadwalkan pada 19 Maret," jelasnya. Dengan dua pilihan kapal yang tersedia, diharapkan masyarakat dapat memilih jadwal perjalanan sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang. "Kami berharap seluruh masyarakat bisa mudik dengan nyaman bersama keluarga tanpa harus mengalami kemacetan atau keterbatasan pilihan kapal," pungkasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 18:12 WIT
Ketua DPRK Mimika Dukung Imbauan MUI, Batasi Operasional Hiburan Malam Dan Minuman Keras Papuanewsonline.com, Timika – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika Primus Natikapereyau menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pembatasan operasional tempat hiburan malam dan penjualan minuman keras selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Menurutnya, kebijakan ini tidak bertujuan untuk merugikan pelaku usaha, melainkan untuk menciptakan suasana kondusif dan penuh rasa penghormatan di tengah masyarakat selama bulan ibadah.Primus menegaskan bahwa Kabupaten Mimika sebagai daerah dengan komposisi masyarakat yang majemuk membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen untuk menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antarumat beragama. Ia menilai bahwa pembatasan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat toleransi dan persatuan di wilayah Mimika."Saya sepenuhnya mendukung imbauan Ketua MUI agar tempat hiburan malam dan penjualan minuman keras untuk sementara waktu dibatasi jam operasionalnya atau ditutup selama Ramadhan. Ini sangat penting sebagai bentuk saling menghormati antarumat beragama," jelasnya.Selain itu, Primus meminta aparat keamanan dan seluruh instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan imbauan tersebut dengan cara yang humanis dan profesional. Tujuannya adalah agar pelaksanaan kebijakan berjalan tertib dan tidak menimbulkan polemik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. "Kami berharap aparat keamanan dapat mengawal pelaksanaan kebijakan ini dengan baik, sehingga keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Mimika tetap terjaga dengan kokoh," tambahnya.Dalam kesempatan yang sama, Primus juga mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga umum, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan persatuan selama bulan Ramadhan. Ia berharap bahwa dengan dukungan bersama, akan tercipta suasana yang aman, damai, dan penuh berkah bagi seluruh warga Kabupaten Mimika selama bulan suci ini.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 18:09 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Pendidikan & Kesehatan Lihat semua
Kasus Malaria Tertinggi Di Wania, Puskesmas Berkolaborasi Dengan PTFI Dan TNI Papuanewsonline.com, Timika – Kolaborasi antara Puskesmas Wania, Malaria Control PT.Freeport Indonesia (PTFI), dan TNI digelar untuk menangani kasus malaria yang mencapai angka tertinggi di Distrik Wania, khususnya Kampung Nawaripi. Rapat koordinasi yang diselenggarakan bertujuan sebagai respons terhadap data Percepatan Eliminasi Malaria Tahun 2025 dari Dinas Kesehatan Mimika, yang mencatat Puskesmas Wania sebagai fasilitas kesehatan dengan jumlah kasus positif terbanyak di kabupaten.Berdasarkan data analisis penyebaran kasus tahun 2025, Puskesmas Wania telah melakukan pemeriksaan terhadap 139.083 orang dengan temuan 19.314 kasus positif malaria dan tingkat keparahan (PR) sebesar 13,89 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi secara kumulatif di Kabupaten Mimika, sehingga membutuhkan tindakan cepat untuk mencegah penyebaran lebih luas.Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah penanganan dan pencegahan yang akan dilaksanakan secara terpadu. Di antaranya adalah kerja bakti rutin yang digelar satu bulan dua kali pada hari Jumat, yang akan dilakukan kolaborasi dengan Puskesmas Nawaripi, Malaria Control PT.FI, Pemerintah Distrik Wania, serta unsur TNI/Polri dengan fokus pada wilayah RT 1 sampai RT 4 Kampung Nawaripi.Kegiatan yang direncanakan meliputi sosialisasi pencegahan malaria oleh petugas kesehatan, pembersihan saluran air dan genangan air, pemeriksaan darah secara berkala, penyemprotan ruangan, serta pemantauan sarang nyamuk di lingkungan rumah warga. Pelaksanaan program dimulai pekan depan dengan pendampingan langsung dari petugas kesehatan dan personel TNI.Serka Kasimirus Anitu menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, PT.FI, dan TNI untuk melindungi masyarakat serta memastikan upaya eliminasi malaria berjalan efektif dan berkelanjutan.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 00:51 WIT
Bapenda Mimika Gelar Korvei Kebersihan, Ikuti Instruksi Bupati Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika telah melaksanakan kegiatan korvei kebersihan lingkungan sesuai dengan instruksi dari Bupati Mimika Johannes Rettob. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat (20/2/26), dimulai pukul 07.00 WIT hingga selesai.Seluruh pegawai dan staf Bapenda Mimika turut serta aktif dalam membersihkan lingkungan sekitar kantor Bapenda hingga sebagian ruas Jalan Yos Sudarso. Mereka membersihkan halaman kantor dan area sekitarnya, termasuk membuang sampah yang menumpuk di pinggir jalan dan saluran drainase. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kebersihan wilayah Kabupaten Mimika.Bupati Mimika Johannes Rettob telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kabupaten Mimika untuk melaksanakan kerja bakti (korvei) kebersihan lingkungan secara serentak. Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026, sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kebersihan wilayah.Untuk memperkuat pelaksanaannya, Bupati telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 600.4.2.1/0128/2026 tentang pelaksanaan korvei tahun 2026. Dalam edaran tersebut, Bupati mengajak seluruh pimpinan dan staf OPD, TNI/Polri, BUMN/BUMD, pelaku usaha, kepala distrik dan kelurahan, serta satuan pendidikan untuk berpartisipasi aktif. Semua peserta korvei diimbau untuk bekerja sama menjaga kebersihan demi menciptakan Mimika yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 00:16 WIT
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Wilayah Jawa Hingga Papua di Hari Pertama Puasa 1447 H Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa pada hari pertama puasa Ramadhan 1447 H (19/02/2026), sejumlah wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Potensi cuaca ekstrem ini muncul akibat dinamika atmosfer yang terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia."Kita mengawasi perkembangan kondisi atmosfer yang cukup signifikan, yang berpotensi menimbulkan hujan deras di banyak daerah," ujar Prakirawan BMKG, Ira.Sistem cuaca yang menjadi penyebab utama adalah sirkulasi siklonik yang terpantau di tiga lokasi utama, yaitu Samudera Hindia Barat Daya Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Aceh, serta Laut Maluku antara Sulawesi Utara dan Pulau Halmahera. Seluruh sistem ini membentuk daerah konfergensi dan konfluensi yang memanjang melintasi berbagai wilayah perairan, mulai dari Samudera Hindia Barat Daya Banten hingga Selatan Jawa Barat, pesisir Barat Aceh, serta dari pesisir Utara Sulawesi Utara hingga pesisir Barat Maluku Utara."Daerah konferensi juga diperkirakan terbentuk di berbagai lokasi lainnya seperti Laut Andaman, Bali, Nusa Tenggara, Laut Arafuru, dan Papua Selatan," jelas Ira.Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konfergensi atau konfluensi. Kombinasi ini menyebabkan potensi cuaca cukup tinggi di beberapa wilayah besar Indonesia."Kami mengimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Selatan," beber dia.Masyarakat diharapkan selalu mengikuti perkembangan cuaca secara real-time melalui laman resmi dan media sosial BMKG untuk menghindari dampak buruk yang mungkin terjadi. Penulis: Jid Editor: GF 19 Feb 2026, 15:47 WIT
Pasca Bencana, Wakapolda NTT Sambangi SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu Papuanewsonline.com, Sikka – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa: 1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis 2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat 3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus 4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkanKegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana. PNO-12 19 Feb 2026, 15:15 WIT
Personil Gabungan TNI-POLRI-PEMKAB Gelar Kerja Bakti di Lapangan Eks Pasar Lama Timika Papuanewsonline.com, Timika – Personil gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Pemerintah Kabupaten Mimika melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama di Lapangan Eks Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Distrik Mimika Baru pada Rabu (18/2/2026).Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antar instansi untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan mendukung program kebersihan daerah.Sekitar 250 peserta dari berbagai elemen gabungan terlibat dalam kegiatan ini, antara lain Polres Mimika, Kodim 1710 Mimika, Brimob Yon B Mimika, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mimika, dan Dinas Lingkungan Hidup. Setelah apel pembukaan, peserta dibagi ke beberapa titik pembersihan yang mencakup area lapangan utama, saluran drainase, pinggir jalan, serta lokasi yang berpotensi menjadi sarang penyakit. Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup mendukung dengan menyediakan peralatan kebersihan dan kendaraan pengangkut sampah.Kegiatan yang dipimpin oleh Kasubbag Bin Ops Bag Ops Polres Mimika, AKP Anwar M, S.E., merupakan bentuk tindak lanjut instruksi dari pimpinan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Mimika. "Kebersihan lingkungan perlu terus dilestarikan. Hal ini sejalan dengan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI – Aman, Sehat, Resik, dan Indah, yang akan digencarkan oleh Presiden RI setelah rapat koordinasi pusat dan daerah beberapa waktu lalu di Jakarta," jelasnya dalam arahannya.Pelaksanaan kerja bakti berlangsung tertib dan lancar dengan didukung cuaca yang cerah. Tidak ditemukan gangguan ketertiban umum selama kegiatan berlangsung, bahkan masyarakat sekitar menunjukkan antusiasme dan sebagian ikut membantu proses pembersihan. AKP Anwar menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan direncanakan secara berkala ke depannya, dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memperkuat hubungan baik antara aparat dengan warga.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Feb 2026, 13:33 WIT
Seni & Budaya Lihat semua
Adidas Island Series Papua Resmi Dirilis, Desain Inspirasi Budaya Asli, Dukung Kearifan Lokal Papuanewsonline.com, Papua – Setelah merilis koleksi yang terinspirasi oleh pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi, Adidas Indonesia kini meluncurkan terbaru dari Island Series, yaitu SS26 Papua. Tanah Papua dengan keindahan alamnya dan keeratan hubungan antar masyarakat menjadi sumber inspirasi utama dalam pembuatan sepatu serta kaos edisi khusus untuk koleksi ini.Siluet Superstar menjadi fokus utama dalam koleksi Island Series SS26 Papua. Sepatu edisi terbatas ini dihiasi berbagai elemen khas Papua, mulai dari kombinasi warna krem dan cokelat yang mencerminkan warna tanah Papua, aksen rumbai yang mengingatkan pada tekstil tradisional daerah tersebut, hingga ikon burung Cendrawasih yang menghiasi bagian tumit. Sepatu ini juga dilengkapi dua pilihan tali sepatu berwarna putih dan cokelat untuk memberikan fleksibilitas gaya.Tak hanya pada sepatu, sentuhan khas Papua juga terlihat pada kemasan kotak sepatunya. Berbeda dengan kemasan standar Adidas Originals, kotak dari koleksi ini didesain dengan warna cokelat dan corak tradisional Papua yang menghiasi tiga garis khas merek, menjadikannya sebagai bagian dari koleksi yang patut disimpan. Selain itu, Adidas juga bekerja sama dengan Michael Yan Davis, seniman lokal Papua yang menjadi ilustrator untuk kaos dalam rangkaian ini, yang menjadi wujud cinta masyarakat asli Papua terhadap kampung halamannya.Koleksi kaos menghadirkan dua desain berbeda yang menggambarkan hubungan masyarakat Papua dengan budaya dan sesama.pertama bertajuk Connectedness menampilkan ilustrasi topeng yang menyatu dengan tubuh, menggambarkan kepercayaan suku Biak terkait nilai-nilai tradisi. Sedangkan desain Close-Knitted menampilkan gestur salam Kumbi khas suku pegunungan tengah Papua serta tarian Yop yang mewakili kehangatan dalam pergaulan. Koleksi Adidas Island Series SS26 Papua resmi dirilis pada 18 Februari 2026 melalui situs resmi adidas.co.id dan mitra ritel Adidas di seluruh Indonesia.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 17:41 WIT
KEJARI MIMIKA GELAR CERAMAH RAMADHAN, SOROT AKHLAK DAN INTEGRITAS PENEGAK HUKUM Papuanewsonline.com, Timika – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika menggelar ceramah rohani dan acara buka puasa bersama di Aula Kejari Mimika, Jalan Agimuga, Distrik Kuala Kencana pada hari Jumat (20/2/26). Kegiatan yang mengusung tema nasional "Ramadhan 1447 H, Memperkuat Integritas, Menebar Kebaikan, Menuju Insan Adhyaksa yang Bertaqwa" dihadiri langsung oleh Kepala Kejari Mimika Dr. I Putu Eka Suyanta, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran pejabat struktural, pegawai tetap, dan tenaga honorer.Pemateri ceramah, Ustaz Najih Syahroni, S.Pd menekankan pentingnya tiga nilai utama yang harus menjadi landasan bagi setiap penegak hukum, yaitu kejujuran sebagai pondasi integritas, kesadaran menjaga lisan dan perbuatan agar tidak menyakiti orang lain, serta mempererat hubungan baik melalui silaturahmi yang hangat. "Silaturahmi yang terjalin dengan baik akan menciptakan suasana kerja yang harmonis dan solid, sehingga mendukung pencapaian tugas secara optimal," ujarnya dalam pemaparannya.Kepala Kejari Mimika Dr. I Putu Eka Suyanta menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kejari untuk mengimplementasikan nilai-nilai Ramadhan dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik.Ia menegaskan bahwa semangat integritas serta sikap suka menebar kebaikan harus terus tumbuh dan menjadi karakter utama bagi setiap insan adhyaksa yang profesional dan berintegritas. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Najih, diikuti dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib secara berjemaah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari rangkaian kegiatan positif selama Ramadhan untuk memperkuat tali persaudaraan serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang humanis dan berkeadilan bagi masyarakat Mimika.  Penulis: Jid Editor: GF 21 Feb 2026, 01:00 WIT
Organisasi Sayap Golkar Beri Bantuan Al-Qur'an Untuk Tiga Yayasan Yatim Piatu Timika Papuanewsonline.com, Timika – Organisasi sayap Partai Golkar, Al-Hidayah, memberikan bantuan berupa Al-Qur’an kepada tiga yayasan yatim piatu di Timika. Pembagian bantuan dilakukan oleh pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Papua dan DPD Kabupaten Mimika di tiga lokasi panti asuhan, yaitu Panti Asuhan Bunda Mulia, Baiturasul, dan Al Furqon.Imran Ibrahim, salah satu pengurus DPD Partai Golkar Mimika, menjelaskan bahwa jumlah Al-Qur’an yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing panti. "Pembagian dilakukan sesuai dengan jumlah anak di setiap panti, dengan rincian 20, 30, dan 40 eksemplar," ujarnya. Menurutnya, pemberian Al-Qur’an ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas dalam menyambut Bulan Suci Ramadan yang akan tiba.Pengurus lainnya, Paula Tunya, menambahkan bahwa Al-Hidayah adalah organisasi sayap Golkar yang terdiri dari ibu-ibu pengajian, dan kunjungan kasih ini merupakan salah satu program kerja mereka. "Selain memberikan Al-Qur’an, kami juga melakukan pengecekan kondisi dan kebutuhan yang kurang di setiap panti. Rencananya pada tanggal 1 Maret mendatang akan diberikan bantuan tambahan berupa sembako," ungkapnya.Ia menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan mendetail terkait kebutuhan di ketiga panti asuhan. "Kami sedang mengumpulkan data agar bantuan sembako yang diberikan sesuai dengan kebutuhan sebenarnya. Di panti tersebut tidak hanya ada anak yatim, tetapi juga terdapat orang tua lansia yang membutuhkan perhatian," jelas Paula.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Feb 2026, 15:42 WIT
Festival Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek di Diana Mall Timika  Papuanewsonline.com, Timika – Festival barongsai tahunan kembali menghiasi Diana Mall Timika dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek, pada Selasa (17/02/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini tidak hanya menghibur masyarakat luas, tetapi juga menyimpan makna filosofis mendalam terkait keberuntungan dan kemakmuran bagi seluruh peserta dan pengunjung.Festival yang digelar di pusat perbelanjaan terbesar dan terkemuka di Timika menghadirkan berbagai atraksi menarik, mulai dari pertunjukan barongsai dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) hingga pertunjukan Wushu yang diperagakan oleh LANSHURA, perkumpulan Wushu lokal di Timika.Selain itu, acara juga diperkaya dengan penampilan tari oleh siswa Sekolah Santa Maria serta hiburan panggung yang membuat suasana semakin meriah dan penuh kegembiraan. General Manager Diana Mall, Ariyanti Pakilaran, menjelaskan bahwa festival barongsai merupakan agenda tahunan yang konsisten digelar bekerja sama dengan berbagai mitra terkait."Setiap tahun kami selalu menyelenggarakan atraksi barongsai bersama PSMTI dan juga menampilkan pertunjukan Wushu dari LANSHURA untuk memperkaya rangkaian acara," ujarnya.Menurutnya, pertunjukan barongsai memiliki makna simbolis yang dalam dalam budaya Tionghoa, di mana sosok barongsai dipercaya mampu membawa keberuntungan dan rezeki bagi tempat yang dikunjunginya."Barongsai dianggap sebagai simbol kemakmuran. Tradisi barongsai yang melakukan aksi 'memakan' angpao juga memiliki makna doa agar usaha dapat berkembang pesat dan semakin makmur di tahun yang baru," jelas Ariyanti. Jenis barongsai yang ditampilkan disesuaikan dengan koleksi yang dimiliki oleh PSMTI, dengan para pemain telah melalui proses latihan fisik dan koordinasi yang matang untuk memberikan performa terbaik. Penulis: Abim Editor: GF 19 Feb 2026, 13:58 WIT
Lanud YKU Timika Gelar Doa Bersama, Siapkan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1447 H Papuanewsonline.com, Timika – Untuk menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika menggelar acara doa bersama yang berjalan khidmat di Masjid Nur Samawat, Perumahan Dirgantara, Lanud YKU Timika, Papua Tengah pada Rabu (18/2/2026).Kegiatan yang dipimpin oleh Ustad Abdul Adzim diikuti oleh seluruh keluarga besar Lanud YKU, dengan kehadiran langsung Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Kolonel Pnb Taufik Andriadi, S.Sos., M.Intl.Sy."Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan keutamaan, oleh karena itu kita perlu menyambutnya dengan hati yang siap dan suci," ujar Ustad Abdul Adzim dalam sambutan pembukaan. Komandan Lanud YKU dalam amanatnya menyampaikan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh personel serta keluarga besar Lanud YKU. Acara juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sekaligus sebagai persiapan menghadapi bulan yang mulia tersebut."Kita harus memanfaatkan setiap saat di Bulan Ramadhan untuk memperbaiki diri dan memperdalam hubungan dengan Sang Pencipta," jelas Kolonel Pnb Taufik Andriadi. Selain meningkatkan kualitas ibadah, kegiatan ini juga diharapkan mempererat tali silaturahmi antar anggota dan keluarga Lanud YKU. Semangat kekeluargaan terasa sangat hangat selama acara berlangsung, dengan seluruh peserta saling berbagi kebahagiaan dan dukungan dalam menyambut bulan suci.Acara berlangsung lancar dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh jajaran Lanud Yohanis Kapiyau untuk menyambut Ramadhan 1447 H dengan penuh kesadaran dan kesiapan."Semoga acara doa bersama ini membawa berkah, sehingga kita semua dapat mengambil hikmah besar dan semakin meningkatkan kualitas iman serta takwa selama bulan suci nanti," pungkas Komandan Lanud YKU dengan penuh harapan.  Penulis: Abim Editor: GF 19 Feb 2026, 13:38 WIT
Konflik Kapiraya Memanas, Kepala Suku Besar Meepago Desak Negara Jangan Abaikan Batas Adat Papuanewsonline.com, Papua Tengah - Papua Tengah kembali diguncang konflik tapal batas adat di Kapiraya. Sengketa antara komunitas adat suku Mee dan suku Kamoro yang telah lama berlarut kini berubah menjadi bentrokan terbuka yang berujung pembakaran fasilitas pemerintah dan rumah warga.Berdasarkan laporan sejumlah media, pada 11 Februari 2026 setidaknya 18 unit rumah warga di Kampung Mauka dilaporkan terbakar. Kantor Distrik Kapiraya Atas serta Pos Polisi Sektor Kapiraya juga ikut menjadi sasaran amukan massa. Aparat gabungan dari Polres Mimika dan Brimob diterjunkan untuk meredam situasi dan mencegah meluasnya konflik.Namun di balik kerusakan fisik tersebut, persoalan yang lebih dalam justru mengemuka: siapa pemilik hak ulayat Kapiraya yang sah?Kepala Suku Besar Meepago, Deki Tenoye, angkat bicara. Ia menegaskan persoalan Kapiraya bukan sekadar batas administratif kabupaten atau dampak pemekaran wilayah, melainkan sengketa batas adat yang harus diselesaikan oleh pemegang hak adat itu sendiri.“Ini batas adat, bukan semata batas pemerintah. Kalau batas pemerintah berdasarkan peta pemekaran, itu tugas negara. Tapi batas adat itu hak kami kepala suku untuk bicara dan selesaikan,” tegasnya, seperti dikutip Papuanewsonline.com dari TikTok, Rabu (18/2/2026).Deki mengaku telah melakukan pertemuan dengan para pemimpin adat suku Mee dan sepakat membentuk tim adat untuk turun langsung ke Kapiraya. Ia menyatakan telah melaporkan langkah tersebut kepada Gubernur Papua Tengah, yang kemudian mengarahkan agar Bupati Mimika, Bupati Deiyai, dan Bupati Dogiyai memfasilitasi proses dialog adat.Namun Deki secara terbuka mengungkapkan kendala utama, yakni para kepala suku tidak memiliki anggaran untuk menjalankan misi perdamaian tersebut.“Kami kepala suku tidak punya uang. Kami tidak punya anggaran negara. Tapi ini tugas adat kami. Pemerintah harus fasilitasi kalau memang ingin damai,” ujarnya.Pernyataan ini muncul di tengah fakta bahwa konflik Kapiraya tidak berdiri sendiri. Sejumlah pemberitaan juga menyoroti aktivitas pertambangan rakyat dan penggunaan alat berat yang diduga memperkeruh ketegangan sosial. Bahkan dalam rapat darurat Pemerintah Provinsi Papua Tengah, isu tambang ilegal disebut sebagai salah satu faktor pemicu eskalasi konflik.Deki secara tegas meminta perusahaan dan pihak luar menghentikan aktivitas sementara di wilayah sengketa hingga proses adat selesai.“Sebelum ada kepentingan luar masuk, masyarakat hidup damai. Ada hubungan keluarga. Tapi ketika ada perusahaan dan kepentingan lain, mulai terjadi bentrok. Ada korban rumah, ada korban manusia. Saya tidak mau itu lagi,” katanya.Ia juga memperingatkan agar tidak ada provokasi dari kelompok luar, baik dari wilayah lain maupun aktor politik yang membawa isu pemekaran.“Orang yang tinggal di Kapiraya yang harus bicara. Bukan yang dari luar. Jangan provokasi demi kepentingan pemekaran atau kepentingan lain,” tegasnya.Situasi ini menempatkan pemerintah daerah dalam posisi krusial. Jika konflik ini terus dibiarkan tanpa kejelasan penegasan hak ulayat dan batas adat, bukan tidak mungkin bentrokan akan berulang. Apalagi, fasilitas negara sudah ikut terbakar, sinyal bahwa konflik telah melampaui sekadar gesekan antarwarga.Kapiraya kini menjadi ujian bagi pemerintah provinsi dan kabupaten: apakah negara mampu memediasi secara adil dan menghormati batas adat, atau justru membiarkan kepentingan ekonomi dan pemekaran terus menggerus stabilitas sosial?Yang jelas, masyarakat di lapangan membutuhkan kepastian, bukan sekadar rapat koordinasi. Dan tanpa penyelesaian yang menyentuh akar persoalan hak ulayat dan legitimasi adat, api konflik Kapiraya bisa kembali menyala kapan saja.Penulis:  Tim Media PNOEditor: GF 19 Feb 2026, 13:04 WIT
Video Lainnya
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT