logo-website
Selasa, 09 Jun 2026,  WIT
Berita Terbaru Lihat semua
Tiket Kapal Pelni Turun 30 Persen Selama Libur Sekolah, Kuota Terbatas Papuanewsonline,com. Jakarta – Masyarakat yang berencana mudik atau liburan dengan kapal laut selama libur sekolah bisa hemat 30 persen. PT PELNI (Persero) resmi memotong tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi di semua rute mulai 6 Juni 2026.Pemotongan harga ini berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni 2026. Jadwal berlayar yang mendapat diskon mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Kebijakan ini bagian dari stimulus ekonomi nasional yang digagas pemerintah.Target 693 Ribu Penumpang  Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyebut program diskon menargetkan sekitar 693 ribu pelanggan. Tujuannya mendorong pergerakan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah yang tersambung layanan PELNI.“Libur sekolah itu puncak mobilitas. Kami ingin pastikan transportasi laut tetap jadi pilihan yang aman, nyaman, dan murah. Harapannya pariwisata daerah juga ikut terdorong,” kata Ditto, Rabu, 4/6/2026.Catat Syaratnya: Hanya Tarif Dasar, Tidak Bisa Klaim Selisih  Ditto mengingatkan, diskon 30 persen hanya memotong tarif dasar tiket. Biaya asuransi dan pas penumpang tetap dibayar normal. Kuota tiket diskon terbatas. Begitu habis, harga kembali normal meski masih dalam periode program. Tiket yang telanjur dibeli sebelum 6 Juni 2026 juga tidak bisa minta pengembalian selisih.“Pastikan beli di kanal resmi dan nama penumpang sesuai KTP. Ini untuk cegah penipuan,” ujar Ditto.Kacab Timika: Berlaku Semua Rute, Pakai PELNI Mobile Biar Cepat  Dari Timika, Kepala Cabang PT PELNI setempat meminta warga Papua Tengah memanfaatkan potongan harga ini. Dia menegaskan diskon berlaku untuk seluruh ruas perjalanan kapal PELNI.“Ini untuk tarif dasar saja, di luar asuransi dan pas. Silakan unduh aplikasi PELNI Mobile. Lebih mudah cek jadwal dan beli tiket dari HP,” katanya.Beli Tiket di Sini  Tiket diskon bisa didapat lewat PELNI Mobile, website PELNI, Contact Center 162, loket cabang, BCA Mobile, myBCA, Livin’ by Mandiri, BRImo, BRILink, Gopay, OVO, MyTelkomsel, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan agen perjalanan daring seperti Easybook dan VIA.com.Pembayaran tersedia via BRIVA, BNI Virtual Account, Mandiri Virtual Account, Permata Bank, Indomaret, Alfamart, iSaku, Finpay, hingga Fastpay.Armada PELNI  PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang ke 75 pelabuhan dengan 483 ruas. Untuk daerah 3TP, ada 30 kapal perintis yang melayani 516 ruas ke 229 pelabuhan. Ditambah 17 kapal rede, 8 tol laut, dan 1 kapal ternak. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:54 WIT
BNPB: Gempa M 7,7 Di Laut Sulawesi, Lima Wilayah Berstatus Siaga Dan Waspada Tsunami Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut Sulawesi pada Senin, (8/6/2026), pukul 06.37 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 47 kilometer, barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.BNPB mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir itu untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan langkah antisipasi dengan menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai tingkat ancaman di wilayahnya.Instruksi Status Siaga: Evakuasi ke Tempat Tinggi  Mengacu pemodelan dampak tsunami BMKG, pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota berstatus “Siaga” diinstruksikan mengarahkan warga melakukan evakuasi tertib ke tempat lebih tinggi.Wilayah berstatus Siaga terdiri atas:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe estimasi gelombang tiba pukul 06.51 WIB, Kota Manado 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara 07.12 WIB, Minahasa Bagian Utara 07.14 WIB, Kepulauan Minahasa 07.16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara 07.22 WIB, Minahasa Utara Bagian Selatan 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan 07.34 WIB.  2. Gorontalo: Gorontalo Bagian Utara 07.26 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Buol 07.27 WIB dan Toli-Toli 07.29 WIB.Instruksi Status Waspada: Jauhi Pantai dan Hentikan Aktivitas di Perairan  Untuk daerah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga kesiapsiagaan dengan mengarahkan warga menjauhi pantai dan tepian sungai, serta menghentikan sementara aktivitas di perairan.Wilayah kategori Waspada meliputi:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud 06.58 WIB, Kota Bitung 07.19 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan 07.42 WIB.  2. Maluku Utara: Halmahera 07.29 WIB, Kota Ternate 07.43 WIB, Kota Tidore 07.46 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Donggala Bagian Utara 07.42 WIB.  4. Kalimantan Timur: Kutai Timur 07.44 WIB, Bulungan 08.05 WIB, Nunukan 08.14 WIB.BNPB: Kondisi Lapangan Terkendali, Guncangan Lemah 2-3 Detik  BNPB mengonfirmasi situasi dan kondisi lapangan saat ini aman, tenang, dan terkendali. Laporan cepat Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado menyebutkan guncangan gempa di kedua wilayah hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2 hingga 3 detik.Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan untuk memantau dampak pasca-gempa dan memastikan kondisi pesisir tetap aman.Koordinasi Satu Komando dan Imbauan Resmi  BNPB menyatakan terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, yaitu BPBD, TNI, Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, dan relawan penanggulangan bencana. Tim tersebut bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.Masyarakat diimbau tidak panik dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Warga diminta mematuhi instruksi resmi petugas lintas instansi di lapangan, tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya, serta merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas di lapangan. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:49 WIT
Hmi Komisariat Lafran Pane Mimika Gelar Bakti Sosial, Wujudkan Kepedulian Bagi Anak Yatim Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lafran Pane Cabang Mimika, menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Baitur Rosul. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta bentuk kasih sayang kepada anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus menjadi ajang menanamkan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan antar sesama.Berbagai bantuan yang terkumpul dari hasil donasi masyarakat dan anggota diserahkan langsung untuk memenuhi kebutuhan serta menambah kebahagiaan adik-adik di panti asuhan tersebut.Ketua Umum HMI Komisariat Lafran Pane, Septian Syarif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial yang ingin ditularkan kepada seluruh kalangan. Ia mengutip sabda Baginda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa barang siapa yang menyantuni dan menjaga anak yatim, maka ia akan mendapatkan kedekatan serta kemuliaan yang istimewa di sisi Allah SWT. Hal ini menjadi landasan semangat bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus bergerak berbuat kebaikan.Sementara itu, Ketua Bidang (PTKP), Niska Putri, selaku penanggung jawab program, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh kader HMI, para senior di KAHMI, serta berbagai kalangan masyarakat yang telah ikut menyumbangkan sebagian rezekinya. Dukungan yang diberikan, baik berupa uang santunan, sembako, maupun pakaian layak pakai, sangat berarti dan membawa keceriaan bagi adik-adik yang berada di bawah asuhan panti.Kegiatan berbagi ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana seluruh bantuan diserahkan dengan penuh keikhlasan. Selain memberikan bantuan materiil, kehadiran para pengurus dan donatur turut memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak agar tetap bersemangat belajar, berbakti, dan optimis menyongsong masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh hati serta menggerakkan lebih banyak pihak untuk peduli terhadap nasib anak-anak yang kurang beruntung.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 09 Jun 2026, 00:38 WIT
Sosialisasi Pengendalian Korupsi, Pemkab Mimika dan BPKP Bersinergi Cegah Kebocoran Keuangan Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Sosialisasi Manajemen Risiko Strategis, Risiko Operasional, dan Asistensi Efektivitas Pengendalian Korupsi Tahun 2026 di Kantor Bapenda Mimika, Senin (8/6/26). Kegiatan ini dihadiri Bupati Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Kepala Perwakilan BPKP Papua Tengah Kriso Wandi Siahaan, Sekda, para pimpinan OPD, serta seluruh jajaran aparatur, dengan tujuan mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan berintegritas.Kepala Perwakilan BPKP Papua Tengah, Kriso Wandi Siahaan, menegaskan manajemen risiko dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menjadi fondasi utama tata kelola modern. Setiap program pasti memiliki risiko, sehingga harus diidentifikasi dan dikendalikan sejak perencanaan agar tujuan pembangunan tercapai. “Kegiatan ini jangan sekadar seremonial, namun harus memberi dampak nyata. Pengawasan bukan hanya tugas pimpinan, melainkan tanggung jawab semua aparatur,” ujarnya.Bupati Johannes Rettob menambahkan, ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Manajemen risiko berfungsi mengantisipasi hal-hal yang tidak pasti, sementara SPIP memastikan proses berjalan sesuai aturan. Ia menyoroti kelemahan yang masih terjadi, seperti pembayaran kepada pegawai yang sudah pensiun, sebagai bukti pengawasan yang belum maksimal dan harus segera dibenahi bersama.Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama antarpihak dengan menghilangkan ego sektoral. Keberhasilan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, Indeks Pembangunan Manusia, serta pertumbuhan ekonomi hanya bisa diraih lewat kolaborasi solid.“Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Bersinergilah demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 09 Jun 2026, 00:36 WIT
Pilihan Redaksi
Tiket Kapal Pelni Turun 30 Persen Selama Libur Sekolah, Kuota Terbatas Papuanewsonline,com. Jakarta – Masyarakat yang berencana mudik atau liburan dengan kapal laut selama libur sekolah bisa hemat 30 persen. PT PELNI (Persero) resmi memotong tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi di semua rute mulai 6 Juni 2026.Pemotongan harga ini berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni 2026. Jadwal berlayar yang mendapat diskon mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Kebijakan ini bagian dari stimulus ekonomi nasional yang digagas pemerintah.Target 693 Ribu Penumpang  Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyebut program diskon menargetkan sekitar 693 ribu pelanggan. Tujuannya mendorong pergerakan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah yang tersambung layanan PELNI.“Libur sekolah itu puncak mobilitas. Kami ingin pastikan transportasi laut tetap jadi pilihan yang aman, nyaman, dan murah. Harapannya pariwisata daerah juga ikut terdorong,” kata Ditto, Rabu, 4/6/2026.Catat Syaratnya: Hanya Tarif Dasar, Tidak Bisa Klaim Selisih  Ditto mengingatkan, diskon 30 persen hanya memotong tarif dasar tiket. Biaya asuransi dan pas penumpang tetap dibayar normal. Kuota tiket diskon terbatas. Begitu habis, harga kembali normal meski masih dalam periode program. Tiket yang telanjur dibeli sebelum 6 Juni 2026 juga tidak bisa minta pengembalian selisih.“Pastikan beli di kanal resmi dan nama penumpang sesuai KTP. Ini untuk cegah penipuan,” ujar Ditto.Kacab Timika: Berlaku Semua Rute, Pakai PELNI Mobile Biar Cepat  Dari Timika, Kepala Cabang PT PELNI setempat meminta warga Papua Tengah memanfaatkan potongan harga ini. Dia menegaskan diskon berlaku untuk seluruh ruas perjalanan kapal PELNI.“Ini untuk tarif dasar saja, di luar asuransi dan pas. Silakan unduh aplikasi PELNI Mobile. Lebih mudah cek jadwal dan beli tiket dari HP,” katanya.Beli Tiket di Sini  Tiket diskon bisa didapat lewat PELNI Mobile, website PELNI, Contact Center 162, loket cabang, BCA Mobile, myBCA, Livin’ by Mandiri, BRImo, BRILink, Gopay, OVO, MyTelkomsel, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan agen perjalanan daring seperti Easybook dan VIA.com.Pembayaran tersedia via BRIVA, BNI Virtual Account, Mandiri Virtual Account, Permata Bank, Indomaret, Alfamart, iSaku, Finpay, hingga Fastpay.Armada PELNI  PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang ke 75 pelabuhan dengan 483 ruas. Untuk daerah 3TP, ada 30 kapal perintis yang melayani 516 ruas ke 229 pelabuhan. Ditambah 17 kapal rede, 8 tol laut, dan 1 kapal ternak. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:54 WIT
BNPB: Gempa M 7,7 Di Laut Sulawesi, Lima Wilayah Berstatus Siaga Dan Waspada Tsunami Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut Sulawesi pada Senin, (8/6/2026), pukul 06.37 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 47 kilometer, barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.BNPB mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir itu untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan langkah antisipasi dengan menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai tingkat ancaman di wilayahnya.Instruksi Status Siaga: Evakuasi ke Tempat Tinggi  Mengacu pemodelan dampak tsunami BMKG, pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota berstatus “Siaga” diinstruksikan mengarahkan warga melakukan evakuasi tertib ke tempat lebih tinggi.Wilayah berstatus Siaga terdiri atas:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe estimasi gelombang tiba pukul 06.51 WIB, Kota Manado 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara 07.12 WIB, Minahasa Bagian Utara 07.14 WIB, Kepulauan Minahasa 07.16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara 07.22 WIB, Minahasa Utara Bagian Selatan 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan 07.34 WIB.  2. Gorontalo: Gorontalo Bagian Utara 07.26 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Buol 07.27 WIB dan Toli-Toli 07.29 WIB.Instruksi Status Waspada: Jauhi Pantai dan Hentikan Aktivitas di Perairan  Untuk daerah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga kesiapsiagaan dengan mengarahkan warga menjauhi pantai dan tepian sungai, serta menghentikan sementara aktivitas di perairan.Wilayah kategori Waspada meliputi:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud 06.58 WIB, Kota Bitung 07.19 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan 07.42 WIB.  2. Maluku Utara: Halmahera 07.29 WIB, Kota Ternate 07.43 WIB, Kota Tidore 07.46 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Donggala Bagian Utara 07.42 WIB.  4. Kalimantan Timur: Kutai Timur 07.44 WIB, Bulungan 08.05 WIB, Nunukan 08.14 WIB.BNPB: Kondisi Lapangan Terkendali, Guncangan Lemah 2-3 Detik  BNPB mengonfirmasi situasi dan kondisi lapangan saat ini aman, tenang, dan terkendali. Laporan cepat Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado menyebutkan guncangan gempa di kedua wilayah hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2 hingga 3 detik.Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan untuk memantau dampak pasca-gempa dan memastikan kondisi pesisir tetap aman.Koordinasi Satu Komando dan Imbauan Resmi  BNPB menyatakan terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, yaitu BPBD, TNI, Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, dan relawan penanggulangan bencana. Tim tersebut bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.Masyarakat diimbau tidak panik dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Warga diminta mematuhi instruksi resmi petugas lintas instansi di lapangan, tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya, serta merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas di lapangan. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:49 WIT
Hmi Komisariat Lafran Pane Mimika Gelar Bakti Sosial, Wujudkan Kepedulian Bagi Anak Yatim Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lafran Pane Cabang Mimika, menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Baitur Rosul. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta bentuk kasih sayang kepada anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus menjadi ajang menanamkan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan antar sesama.Berbagai bantuan yang terkumpul dari hasil donasi masyarakat dan anggota diserahkan langsung untuk memenuhi kebutuhan serta menambah kebahagiaan adik-adik di panti asuhan tersebut.Ketua Umum HMI Komisariat Lafran Pane, Septian Syarif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial yang ingin ditularkan kepada seluruh kalangan. Ia mengutip sabda Baginda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa barang siapa yang menyantuni dan menjaga anak yatim, maka ia akan mendapatkan kedekatan serta kemuliaan yang istimewa di sisi Allah SWT. Hal ini menjadi landasan semangat bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus bergerak berbuat kebaikan.Sementara itu, Ketua Bidang (PTKP), Niska Putri, selaku penanggung jawab program, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh kader HMI, para senior di KAHMI, serta berbagai kalangan masyarakat yang telah ikut menyumbangkan sebagian rezekinya. Dukungan yang diberikan, baik berupa uang santunan, sembako, maupun pakaian layak pakai, sangat berarti dan membawa keceriaan bagi adik-adik yang berada di bawah asuhan panti.Kegiatan berbagi ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana seluruh bantuan diserahkan dengan penuh keikhlasan. Selain memberikan bantuan materiil, kehadiran para pengurus dan donatur turut memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak agar tetap bersemangat belajar, berbakti, dan optimis menyongsong masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh hati serta menggerakkan lebih banyak pihak untuk peduli terhadap nasib anak-anak yang kurang beruntung.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 09 Jun 2026, 00:38 WIT
Sosialisasi Pengendalian Korupsi, Pemkab Mimika dan BPKP Bersinergi Cegah Kebocoran Keuangan Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Sosialisasi Manajemen Risiko Strategis, Risiko Operasional, dan Asistensi Efektivitas Pengendalian Korupsi Tahun 2026 di Kantor Bapenda Mimika, Senin (8/6/26). Kegiatan ini dihadiri Bupati Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Kepala Perwakilan BPKP Papua Tengah Kriso Wandi Siahaan, Sekda, para pimpinan OPD, serta seluruh jajaran aparatur, dengan tujuan mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan berintegritas.Kepala Perwakilan BPKP Papua Tengah, Kriso Wandi Siahaan, menegaskan manajemen risiko dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menjadi fondasi utama tata kelola modern. Setiap program pasti memiliki risiko, sehingga harus diidentifikasi dan dikendalikan sejak perencanaan agar tujuan pembangunan tercapai. “Kegiatan ini jangan sekadar seremonial, namun harus memberi dampak nyata. Pengawasan bukan hanya tugas pimpinan, melainkan tanggung jawab semua aparatur,” ujarnya.Bupati Johannes Rettob menambahkan, ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Manajemen risiko berfungsi mengantisipasi hal-hal yang tidak pasti, sementara SPIP memastikan proses berjalan sesuai aturan. Ia menyoroti kelemahan yang masih terjadi, seperti pembayaran kepada pegawai yang sudah pensiun, sebagai bukti pengawasan yang belum maksimal dan harus segera dibenahi bersama.Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama antarpihak dengan menghilangkan ego sektoral. Keberhasilan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, Indeks Pembangunan Manusia, serta pertumbuhan ekonomi hanya bisa diraih lewat kolaborasi solid.“Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Bersinergilah demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 09 Jun 2026, 00:36 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Pendidikan & Kesehatan Lihat semua
BNPB: Gempa M 7,7 Di Laut Sulawesi, Lima Wilayah Berstatus Siaga Dan Waspada Tsunami Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut Sulawesi pada Senin, (8/6/2026), pukul 06.37 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 47 kilometer, barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.BNPB mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir itu untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan langkah antisipasi dengan menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai tingkat ancaman di wilayahnya.Instruksi Status Siaga: Evakuasi ke Tempat Tinggi  Mengacu pemodelan dampak tsunami BMKG, pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota berstatus “Siaga” diinstruksikan mengarahkan warga melakukan evakuasi tertib ke tempat lebih tinggi.Wilayah berstatus Siaga terdiri atas:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe estimasi gelombang tiba pukul 06.51 WIB, Kota Manado 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara 07.12 WIB, Minahasa Bagian Utara 07.14 WIB, Kepulauan Minahasa 07.16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara 07.22 WIB, Minahasa Utara Bagian Selatan 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan 07.34 WIB.  2. Gorontalo: Gorontalo Bagian Utara 07.26 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Buol 07.27 WIB dan Toli-Toli 07.29 WIB.Instruksi Status Waspada: Jauhi Pantai dan Hentikan Aktivitas di Perairan  Untuk daerah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga kesiapsiagaan dengan mengarahkan warga menjauhi pantai dan tepian sungai, serta menghentikan sementara aktivitas di perairan.Wilayah kategori Waspada meliputi:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud 06.58 WIB, Kota Bitung 07.19 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan 07.42 WIB.  2. Maluku Utara: Halmahera 07.29 WIB, Kota Ternate 07.43 WIB, Kota Tidore 07.46 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Donggala Bagian Utara 07.42 WIB.  4. Kalimantan Timur: Kutai Timur 07.44 WIB, Bulungan 08.05 WIB, Nunukan 08.14 WIB.BNPB: Kondisi Lapangan Terkendali, Guncangan Lemah 2-3 Detik  BNPB mengonfirmasi situasi dan kondisi lapangan saat ini aman, tenang, dan terkendali. Laporan cepat Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado menyebutkan guncangan gempa di kedua wilayah hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2 hingga 3 detik.Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan untuk memantau dampak pasca-gempa dan memastikan kondisi pesisir tetap aman.Koordinasi Satu Komando dan Imbauan Resmi  BNPB menyatakan terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, yaitu BPBD, TNI, Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, dan relawan penanggulangan bencana. Tim tersebut bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.Masyarakat diimbau tidak panik dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Warga diminta mematuhi instruksi resmi petugas lintas instansi di lapangan, tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya, serta merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas di lapangan. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:49 WIT
Hmi Komisariat Lafran Pane Mimika Gelar Bakti Sosial, Wujudkan Kepedulian Bagi Anak Yatim Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lafran Pane Cabang Mimika, menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Baitur Rosul. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta bentuk kasih sayang kepada anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus menjadi ajang menanamkan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan antar sesama.Berbagai bantuan yang terkumpul dari hasil donasi masyarakat dan anggota diserahkan langsung untuk memenuhi kebutuhan serta menambah kebahagiaan adik-adik di panti asuhan tersebut.Ketua Umum HMI Komisariat Lafran Pane, Septian Syarif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial yang ingin ditularkan kepada seluruh kalangan. Ia mengutip sabda Baginda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa barang siapa yang menyantuni dan menjaga anak yatim, maka ia akan mendapatkan kedekatan serta kemuliaan yang istimewa di sisi Allah SWT. Hal ini menjadi landasan semangat bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus bergerak berbuat kebaikan.Sementara itu, Ketua Bidang (PTKP), Niska Putri, selaku penanggung jawab program, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh kader HMI, para senior di KAHMI, serta berbagai kalangan masyarakat yang telah ikut menyumbangkan sebagian rezekinya. Dukungan yang diberikan, baik berupa uang santunan, sembako, maupun pakaian layak pakai, sangat berarti dan membawa keceriaan bagi adik-adik yang berada di bawah asuhan panti.Kegiatan berbagi ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana seluruh bantuan diserahkan dengan penuh keikhlasan. Selain memberikan bantuan materiil, kehadiran para pengurus dan donatur turut memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak agar tetap bersemangat belajar, berbakti, dan optimis menyongsong masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh hati serta menggerakkan lebih banyak pihak untuk peduli terhadap nasib anak-anak yang kurang beruntung.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 09 Jun 2026, 00:38 WIT
Serapan APBD Mimika Awal Juni Capai Rp800 Miliar, Belanja Modal Belum Signifikan Papuanewsonline.com, Timika – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, melaporkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga awal Juni 2026 baru mencapai sekitar Rp800 miliar atau di bawah 15 persen dari total pagu sebesar Rp5,6 Triliun. Angka ini mulai terlihat pergerakannya memasuki triwulan kedua, meski sebagian besar masih didominasi oleh belanja rutin.“Progres penyerapan sudah berjalan, namun saat ini utamanya berasal dari belanja pegawai serta belanja barang dan jasa,” ungkap Marthen usai apel gabungan di Pusat Pemerintahan Mimika, (8/6/2026). Sementara itu, realisasi untuk pembangunan fisik atau belanja modal belum menampilkan angka yang signifikan, dikarenakan sebagian besar kegiatan masih dalam tahap persiapan dan kelengkapan administrasi.Marthen menjelaskan, serapan anggaran untuk sektor pembangunan fisik diperkirakan akan meningkat tajam pada semester kedua.Kenaikan ini akan terjadi seiring dimulainya pelaksanaan proyek di lapangan dan masuknya pekerjaan ke tahap pembayaran. “Nanti ketika pekerjaan berjalan dan progres bertambah, penyerapan dana juga akan ikut naik mengikuti perkembangan fisik,” tambahnya.Meski realisasi semester pertama masih tergolong rendah, pemerintah daerah tetap optimis target tahunan dapat tercapai. Optimisme ini didasari percepatan pelaksanaan rencana kerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Ia mengimbau seluruh pimpinan instansi segera memaksimalkan program yang telah dirancang agar penggunaan anggaran berjalan optimal hingga akhir tahun.  Penulis: Jid Editor: GF 09 Jun 2026, 00:13 WIT
Kurang Fokus Berkendara, Pengendara Motor Alami Luka Serius Akibat Kecelakaan Tunggal Papuanewsonline.com, Timika – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan SD Negeri 3 Koperapoka, Kabupaten Mimika, pada (7/6/26) sekitar pukul 04.15 WIT. Seorang pengendara motor berinisial FCM mengalami luka cukup parah di bagian kepala hingga pendarahan, setelah kendaraannya menabrak tiang lampu penerangan jalan yang berada di pembatas jalan.Kepala Bagian Operasional Satuan Lalu Lintas Polres Mimika, Iptu Rudolf K, menjelaskan kronologi kejadian bahwa korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3 bernomor polisi PA 4684 HB dari arah Pertigaan Pin Seluler menuju Pertigaan Pom Lama. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang berkonsentrasi, sehingga kehilangan kendali dan menabrak tiang lampu yang berada di tengah jalan.Akibat benturan yang cukup keras, korban langsung mengalami luka serius disertai pendarahan di bagian kepala. Mendapatkan laporan dari warga sekitar, petugas Satuan Lalu Lintas segera bergerak ke lokasi kejadian. Korban kemudian segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Mimika guna mendapatkan penanganan medis secepatnya.Di samping menolong korban, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang dikendarai ke kantor Sat Lantas Polres Mimika untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta rupiah. Pihak kepolisian menegaskan kecelakaan ini murni disebabkan kelalaian pengendara sendiri. Penulis: Jid Editor: GF 08 Jun 2026, 23:44 WIT
Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni Papuanewsonline.com, Jakarta - Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat. PNO-12 07 Jun 2026, 22:14 WIT
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan Bhakti Kesehatan berskala besar. Program ini ditargetkan menyentuh sebanyak 7.600 peserta yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung.Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian Polri sekaligus upaya memperkuat kemitraan yang solid dengan masyarakat, khususnya di Bumi Ruwa Jurai."Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memperkuat kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Lampung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).Layanan Spesialistik hingga Operasi GratisPusat kegiatan bakti kesehatan ini salah satunya dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk. III Biddokkes Polda Lampung dengan melayani 600 peserta. Berbagai penanganan medis gratis diberikan meliputi operasi mata katarak dan pterigium untuk 250 pasien, pengobatan spesialistik untuk 300 pasien, pelayanan penanganan stunting bagi 25 anak, senam lansia (geriatri) yang diikuti oleh 25 peserta.Tidak hanya di pusat kota, gerakan ini juga menyasar masyarakat di berbagai daerah melalui Polresta dan Polres jajaran. Di tingkat wilayah, Polri menyediakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi 3.850 orang, aksi donor darah yang diikuti oleh 3.000 peserta, serta khitanan massal untuk 150 anak.Ada yang berbeda pada peringatan Hari Bhayangkara kali ini. Polda Lampung memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas fasilitas medisnya dengan meluncurkan dua layanan kesehatan baru berteknologi modern di RS Bhayangkara.Layanan inovatif tersebut adalah Klinik Stem Cell, serta fasilitas operasi batu ginjal dengan metode Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS)."Kami meluncurkan dua layanan kesehatan baru dengan teknologi modern, yaitu pelayanan Klinik Stem Cell, serta operasi batu ginjal dengan metode RIRS, sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tutur Kapolda.Kesuksesan program masif ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor. Tercatat, sebanyak 459 tenaga kesehatan dan personel Polri dikerahkan.Tim medis tersebut merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari tim Himpunan Bersatu Teguh, Perdami Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten, Biddokkes Polda Lampung, RS Bhayangkara Tk. III, Satuan Kerja Polda Lampung, hingga Sidokkes Polres dan Polresta jajaran.Helfi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap momentum ini dapat membuat hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sembari bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan di Lampung."Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta terus bersama-sama mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung," tandas jenderal polisi bintang dua tersebut. PNO-12 07 Jun 2026, 21:50 WIT
Seni & Budaya Lihat semua
Penamatan Santri Angkatan II Ponpes Ahsanul Ulum, Kemenag & Pemkab Apresiasi Peran Pesantren Papuanewsonline.com, Mimika — Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Ahsanul Ulum menggelar acara penamatan santri dan santriwati Angkatan II Tahun 2026 di Mimika, Senin (02/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pesantren untuk melanjutkan perjalanan akademik ke jenjang yang lebih tinggi.Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Gabriel Rettobyaan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelepasan santri bukan sekadar acara perpisahan, melainkan langkah awal menuju masa depan yang lebih luas.Menurutnya, para santri diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pondok pesantren."Pesantren memiliki peran besar dalam membentuk sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesederhanaan, solidaritas, kemandirian, serta pengendalian diri menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di pesantren," ujarnya.Ia menambahkan, penguatan iman menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa mendatang.Sementara itu, Bupati Mimika yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan pondok pesantren, Yayasan Papua Cerdas Insani, para ustaz, dan ustazah yang telah dengan tulus dan penuh dedikasi mendidik generasi muda.Ia menilai keberhasilan menamatkan para santri merupakan bukti nyata kontribusi pesantren dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki fondasi keimanan yang kuat."Kepada para santri, penamatan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan. Ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di pesantren hendaknya menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan dan mengamalkan kebaikan di tengah masyarakat," katanya.Pemerintah Kabupaten Mimika berharap para lulusan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Ahsanul Ulum dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, santun, menghargai perbedaan, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama di Mimika, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang toleran, cinta damai, dan mampu menjadi perekat persaudaraan.Pemerintah Kabupaten Mimika turut menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah memilih pendidikan berbasis karakter dan agama bagi anak-anak mereka. Pendidikan tersebut dinilai sebagai investasi terbaik untuk membangun masa depan yang cerah dan penuh keberkahan.Melalui sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan, Pemkab Mimika berkomitmen terus mendukung penguatan pendidikan agama dan pembinaan karakter sebagai bagian dari upaya mewujudkan Mimika yang aman, cerdas, dan sejahtera.Acara penamatan berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi momen berharga bagi para santri, orang tua, serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Ahsanul Ulum. Penulis: Bim Editor: GF 03 Jun 2026, 08:35 WIT
Pemuda Lintas Agama Mimika Galang Dana Bangun Kembali Gereja yang Terbakar Papuanewsonline.com, Timika – Semangat persaudaraan dan toleransi tampak nyata di persimpangan Jalan Budi Utomo – Jalan Hasanuddin, Mimika, pada Senin (1/6/2026). Puluhan pemuda dari berbagai latar belakang agama berkumpul dalam aksi penggalangan dana jalanan untuk membantu pembangunan kembali Gereja Katolik Stasi Santa Fransiskus Xaverius Poumako yang ludes terbakar pekan lalu.Kegiatan yang digagas oleh Front Aksi Kemanusiaan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu, 3 Juni mendatang.Sebanyak 12 organisasi pemuda dan komunitas turut berpartisipasi penuh, antara lain PMII, PMKRI, GMNI, GMKI, IMM, Pemuda Muslim Mimika, Pemuda Katolik, Barisan Merah Putih, Forum Papua Tengah Terang, Pemuda Sorong Raya, APKM, hingga komunitas penggemar sepak bola Portugal Timika. Berbekal kotak sumbangan dan pduk sederhana, mereka dengan ramah menyapa para pengendara dan pengguna jalan untuk mengajak berbagi kebaikan demi sesama yang tertimpa musibah.Koordinator aksi sekaligus Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arifin Letsoin, menyatakan bahwa musibah yang menimpa rumah ibadah tersebut merupakan duka bersama bagi seluruh warga Mimika tanpa memandang perbedaan keyakinan.“Mari kita bergerak bersama membangun kembali tempat ibadah saudara kita. Ini adalah tanggung jawab dan kepedulian kita semua sebagai sesama anak bangsa,” ujarnyaSeluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan sepenuhnya untuk proses pembangunan kembali gedung gereja yang berada di wilayah Distrik Mimika Timur. Gerakan sosial dari kalangan akar rumput ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan tidak memisahkan persaudaraan, melainkan semakin mempererat rasa kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi kesulitan.  Penulis: Jid Editor: GF 01 Jun 2026, 22:20 WIT
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Papua Tengah: Kami Anak Papua, Kami Anak Pancasila Papuanewsonline.com, Timika – Semangat kebangsaan dan persatuan berkumandang kencang dari kalangan generasi muda Papua Tengah dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Mengangkat tema “Anak Papua, Anak Pancasila”, kegiatan yang digelar di kawasan Pelabuhan Poumako, Mimika, pada Minggu (31/5/26) ini menjadi ruang refleksi sekaligus ajakan nyata bagi pemuda untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur dasar negara dalam kehidupan sehari-hari.Acara ini diselenggarakan oleh Banteng Mienting bersama Yayasan Althea Mee Papua dan Rembuk Pemuda Papua Tengah, diisi dengan diskusi kebangsaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan tokoh sipil.Koordinator Rembuk Pemuda Papua Tengah, Brigita Pekey, menjelaskan bahwa tema tersebut mengandung makna mendalam: pemuda Papua adalah bagian utuh dari bangsa Indonesia yang memiliki hak dan tanggung jawab yang sama. “Menjadi Anak Papua sekaligus Anak Pancasila berarti tetap bangga dengan budaya dan identitas asal, namun tetap menjunjung tinggi persatuan, gotong royong, serta semangat kebangsaan sebagai warga negara Indonesia,” tegasnya. Ia menekankan nilai-nilai ini harus dibuktikan dengan tindakan nyata, mulai dari menghargai perbedaan, menjaga toleransi, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.Brigita mengakui generasi muda kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengaruh buruk media sosial hingga lemahnya pemahaman kebangsaan. Oleh karena itu, wadah seperti ini penting untuk membangun ruang edukasi dan dialog yang sehat, agar pemuda tumbuh menjadi agen perubahan yang cinta tanah air sekaligus memiliki nasionalisme yang kokoh. Berbagai program kolaboratif seperti kegiatan sosial, diskusi kepemudaan, dan aksi berbagi telah disiapkan, khususnya menyambut HUT Kemerdekaan RI mendatang. Lokasi di Pelabuhan Poumako sengaja dipilih karena melambangkan keterbukaan dan konektivitas menuju masa depan yang lebih maju.Harapannya, semangat yang tumbuh dalam peringatan ini tidak hanya berhenti sebagai seremoni, melainkan terus hidup dan diamalkan.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 01 Jun 2026, 22:07 WIT
Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dan Kerentanan Sosial di Papua Papuanewsonline.com, Mimika - Tokoh Pemuda Wilayah Adat Tabi, Paulinus Ohee, menilai berbagai dinamika sosial yang berkembang di Papua belakangan ini tidak dapat dilepaskan dari adanya pengaruh kepentingan luar yang berupaya memanfaatkan kondisi sosial masyarakat, terutama generasi muda.Menurutnya, kemunculan film “Pesta Babi” dan berbagai narasi provokatif di ruang publik patut dicermati secara kritis agar tidak menjadi alat yang memecah persatuan bangsa maupun memicu konflik sosial di Tanah Papua."Indonesia saat ini sedang bergerak menuju kemajuan besar sebagai kekuatan ekonomi kawasan. Karena itu, menurut dia, terdapat pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan Indonesia tumbuh menjadi negara kuat dan berpengaruh di Asia", katanya dalam keterangan kepada wartawan. Ia bahkan menilai pola-pola propaganda dan pembentukan opini publik yang berkembang saat ini memiliki kemiripan dengan situasi menjelang krisis politik tahun 1998.“Generasi muda, khususnya Gen Z, harus diberikan pemahaman yang baik agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang sengaja dibangun untuk menciptakan perpecahan. Anak-anak muda Papua harus menjadi generasi yang kritis, cerdas, dan tidak mudah dimanfaatkan oleh kepentingan tertentu,” ujar Paulinus.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan Papua tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan, tetapi juga dipengaruhi faktor ideologi, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga masuknya budaya asing yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai lokal masyarakat Papua. "Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memperkeruh situasi dan menghambat pembangunan di Papua", tandasnya. Paulinus menilai persoalan ekonomi menjadi salah satu titik paling rentan yang sering dimanfaatkan untuk mempengaruhi masyarakat Papua. Ketika kesejahteraan belum merata, lapangan pekerjaan terbatas, dan akses pendidikan maupun kesehatan masih belum optimal, masyarakat menjadi lebih mudah diprovokasi dan diarahkan pada konflik yang merugikan masyarakat Papua sendiri.“Di Papua ini banyak masyarakat yang sebenarnya hanya ingin hidup tenang dan sejahtera. Tetapi ketika ada persoalan ekonomi, pendidikan, dan lapangan kerja yang belum tuntas, itu sering dimanfaatkan oleh pihak lain untuk menciptakan konflik dan mempengaruhi masyarakat,” katanya.Ia juga mengingatkan bahwa pendekatan pembangunan di Papua tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik semata, tetapi harus dibarengi pendekatan kemanusiaan yang mampu menghadirkan rasa keadilan bagi Orang Asli Papua. Karena itu, ia berharap pelaksanaan Otonomi Khusus Papua benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di akar rumput."Negara harus hadir secara utuh melalui pemerataan pembangunan, penegakan hukum yang adil, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pembukaan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Papua", tegasnya. Lebih lanjut, ia berharap Orang Asli Papua dapat merasakan dirinya sebagai tuan di negerinya sendiri dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).“Harapan kami, Otonomi Khusus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh Orang Asli Papua. Negara harus hadir dengan pendekatan kemanusiaan, keadilan harus merata, dan hukum ditegakkan dengan adil agar masyarakat Papua merasa memiliki masa depan yang baik dalam bingkai NKRI,” tutupnya.  Penulis: Jid Editor: GF 29 Mei 2026, 18:25 WIT
Jamaah Mimika Tetap Khusyuk Salat Iduladha 1447 H di Tengah Guyuran Hujan Papuanewsonline.com, Timika – Meski diguyur hujan ringan, suasana kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di halaman Gedung Graha Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Rabu (27/5/2026). Ratusan jamaah tetap hadir dan melaksanakan ibadah dengan penuh semangat serta kebersamaan, menjadikan momen suci ini semakin bermakna meskipun cuaca kurang bersahabat.Ibadah pagi tersebut dipimpin langsung oleh Imam Ustadz Kamsir, mengajak seluruh umat untuk merenungi makna pengorbanan dan ketaatan sejati.Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika, Ustadz Joko Prianto, menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah tahun ini tersebar luas di seluruh penjuru wilayah.“Kami menetapkan sebanyak 94 titik pelaksanaan Salat Iduladha di Mimika, hasil koordinasi bersama Dewan Kemakmuran Masjid, MUI, para mubaligh, dan berbagai organisasi Islam. Tujuannya agar umat di setiap distrik maupun kampung dapat merayakan hari raya ini dengan mudah dan nyaman di tempat terdekat,” jelasnya, menandakan semangat kebersamaan yang tumbuh luas di tengah masyarakat.Dalam khotbah yang disampaikan KH Abdul Karim Lukman, umat diajak meneladani keteguhan hati Nabi Ibrahim AS dalam menjaga keimanan dan selalu mencari kebenaran di tengah kehidupan yang semakin kompleks. “Umat harus bijak menggunakan akal dan hati nurani untuk memilah mana yang hak dan mana yang batil,” pesannya.Ia juga menekankan pentingnya memelihara hubungan harmonis antara orang tua dan anak, serta mengingatkan bahwa makna kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan wujud ketulusan hati dan pengorbanan harta demi meraih ridho Allah SWT.Perayaan Iduladha kali ini menjadi bukti kekuatan persaudaraan dan iman umat Islam di Mimika. Penulis: Jid Editor: GF 27 Mei 2026, 18:26 WIT
Sambut Iduladha, Pemuda Muslim Mimika Perkuat Kolaborasi Lewat Lomba Kebersihan Masjid Papuanewsonline.com, Mimika — Puncak acara Lomba Kebersihan Lingkungan Masjid se-Distrik Mimika Baru dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha berlangsung meriah pada Senin, 26 Mei 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Masjid Bersih, Ibadah Nyaman, Qurban Berkah” ini menjadi momentum kolaborasi antara pemuda muslim, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dan pemerintah dalam membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan masjid dan masyarakat.Dalam perlombaan tersebut, Masjid Nurul Hidayah berhasil meraih Juara 1, disusul Masjid Asy-Syuhada sebagai Juara 2, Masjid Ittihadul Ummah sebagai Juara 3, dan Masjid An-Nur sebagai Juara Harapan 1.Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arifin Letsoin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut murni lahir dari semangat kolaborasi dan dorongan bersama dalam menyambut momentum Iduladha.“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi bersama pemuda muslim dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Kami sangat mengapresiasi langkah teman-teman yang telah ikut berpartisipasi dalam menjawab berbagai tantangan dan polemik sosial di lingkungan masyarakat, khususnya terkait kebersihan dan keamanan lingkungan,” ujarnya.Arifin juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan hari ini merupakan bentuk kepedulian nyata yang patut diapresiasi bersama. Ia berharap pemuda muslim dapat terus aktif dan memiliki inisiatif dalam mendampingi pemerintah daerah membangun Kabupaten Mimika.Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan para pemuda muslim dan DKM se-Distrik Mimika Baru. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan karena menjadi contoh positif bagi generasi muda.“Inilah pemuda yang kami harapkan, pemuda yang juga diharapkan oleh pemerintah. Banyak dinamika sosial yang harus kita selesaikan bersama-sama dengan bergandengan tangan,” kata Merlyn.Ia menambahkan bahwa pemerintah akan melihat dan mendukung kegiatan nyata yang telah dilakukan di lapangan. Menurutnya, program yang sudah berjalan dan dipublikasikan akan menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk memberikan dukungan.Merlyn juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh DKM yang telah menjadikan masjid sebagai tempat edukasi yang baik bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang melibatkan pemuda.“Pemuda jangan hanya berada di dalam grup-grup WhatsApp. Silakan kritisi pemerintah, tetapi kami juga membutuhkan pemuda yang mau turun langsung bekerja bersama-sama di lapangan,” tegasnya.Ia menekankan bahwa program yang bertujuan untuk kebaikan masyarakat harus dijalankan secara bersama-sama tanpa memandang perbedaan pribadi.“Kami siap menjembatani, kami siap berbagi, dan kami siap berkolaborasi,” tutupnya. Penulis: BimEditor: GF 26 Mei 2026, 19:55 WIT
Video Lainnya
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT