logo-website
Minggu, 26 Mei 2024,  WIT
Berita Terbaru Lihat semua
Miliki Narkoba, Pasutri Pengusaha Kopra di Ambon Ditangkap Papuanewsonline.com, Ambon - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial SZ alias Sl (43) dan JL alias J (41), yang merupakan pengusaha Kopra di Ambon ditangkap karena kepemilikan narkoba.Keduanya ditangkap Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Maluku di depan kantor salah satu Jasa Pengiriman di Kota Ambon, Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 18.30 WIT.Warga kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe Ambon, ini diamankan setelah aparat kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat. Setelah berkoordinasi dengan pihak kantor jasa pengiriman, tim kemudian melakukan pengawasan terhadap paket mencurigakan yang ditujukan kepada pasutri tersebut. "Pada pukul 18.30 WIT, Tersangka SZ dan istrinya JL, tiba di kantor jasa pengiriman menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan serah terima paket dengan pihak pengiriman, tim Opsnal langsung mengamankan pasangan ini dan membawa mereka ke Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku," kata Direktur Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Heri Budianto.Di kantor polisi, Tersangka SZ diminta untuk membuka paket kiriman tersebut. Kemudian ditemukan satu pasang sepatu wanita. Pada sepatu sebelah kiri, terdapat bungkusan kresek hitam yang dililitkan lakban cokelat berisi amplop. Di dalam amplop berisi tisu yang membungkus narkoba jenis sabu. Sabu-sabu tersebut terdapat dalam plastik klip bening."Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1 pasang sepatu wanita, 6 paket sabu dengan rincian 1 paket sabu dalam plastik klip bening sedang, 5 paket sabu dalam plastik klip bening kecil. Kami juga mengamankan 1 unit HP Samsung A04E warna putih," katanya.Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Tim Opsnal, Tersangka telah melakukan pengambilan paket serupa sebanyak empat kali dengan nama dan alamat yang sama di kantor Jasa Pengiriman tersebut. "Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.Kombes Heri mengaku penangkapan yang dilakukan menjadi bukti komitmen Ditresnarkoba Polda Maluku dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Maluku. "Kami juga terus menghimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan demi keamanan bersama," pungkasnya. PNO-11 26 Mei 2024, 06:36 WIT
Terima Kunjungan Rektor Unpatti, Kapolda : Polda Siap Dukung KKN Kebangsaan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, Pmenerima kunjungan audiens dari Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.Kegiatan audiens bersama pihak Unpatti digelar di ruang Kortisikol lantai I Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (21/5/2024). Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Karo Ops, Karo SDM, Direktur Intelkam, Direktur Binmas, Kepala SPN, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari Unpatti yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. D. Male, Ketua Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof. Dr. M. Salakory, Ketua Kuliah Kerja Nyata, Prof. Dr. J. Leiwakabessy, Sekertaris lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Dr. E. Huluselan beserta Staf Unpatti.Audiens yang dilakukan Rektor Unpatti dengan Kapolda Maluku, ini untuk membicarakan mengenai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan. KKN Kebangsaan akan diikuti 126 Universitas di Indonesia. Maluku bertindak sebagai tuan rumah. Terdapat 4 kabupaten yang akan menjadi lokasi KKN tersebut."Program KKN ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan mengenalkan sumberdaya alam serta membantu UMKM yang ada di daerah, khususnya di Maluku," kata Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif di Ambon, Jumat (24/5/2024).Menurut Kapolda, kegiatan nasional dimana pihak Unpatti selaku Panitia Kegiatan ini, sangat penting dilaksanakan. Sebab, program ini tentunya akan mengangkat nama baik daerah, termasuk mengenalkan produk-produk UMKM."Sebelumnya nanti Unpatti akan melaksanakan survei terkait sumberdaya yang bisa diangkat atau dikembangkan dari masing-masing daerah yqng akan digunakan sebagai tempat KKN," ungkapnya.Polda Maluku, lanjut Kapolda, mengaku sangat mendukung program KKN Kebangsaan yang akan dilaksanakan di daerah Para Raja-raja ini. "Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini dari sisi keamanan. Dan kami juga menghimbau masyarakat agar mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar program tersebut berjalan aman dan lancar," ajak Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat turut serta mensukseskan program KKN Kebangsaan tersebut."Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik, sehingga akan menjadi kesan yang baik bagi mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga buah kebaikan dan pesona Maluku menjadi cerita positif di penjuru Tanah Air," ajaknya.PNO-11 26 Mei 2024, 06:31 WIT
Aparat Gabungan TNI-Polri Lakukan Olah TKP Pembakaran Kios dan Sekolah di Paniai Papuanewsonline.com, Paniai – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pembakaran beberapa Gedung sekolah dan kios yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undinus Kogoya, Jumat (24/05/2024).Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani diwakili Kasat Reskrim Polres Paniai, Ipda Florentinus J.P Tegu, S.Tr.K menyatakan bahwa kegiatan olah TKP ini merupakan respons Polres Paniai terhadap tindak pidana pembakaran kios dan beberapa Gedung sekolah Kepas Kopo."Dari hasil olah TKP tersebut telah diamankan beberapa barang di TKP Kios yang dibakar diantaranya 2 (dua) buah seng, beberapa batang kayu, tabung, serpihan motor, 4 (empat) gagang pintu, dan 3 (tiga) velg motor yang dimana semua barang tersebut sudah terbakar," jelasnya.“Sedangkan untuk di TKP Gedung sekolah Kepas Kopo beberapa barang yang diamankan diantaranya 5 (lima) selongsong amunisi, knalpot motor, seng, kursi dan kayu yang semuanya juga sudah terbakar,” imbuhnya.Kasat Reskrim mengatakan bahwa beberapa barang tersebut telah diamankan di Polres Paniai guna penyelidikan lebih lanjut. “Polres Paniai tengah intensif melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku pembakaran tersebut,” ungkapnya.Kasat mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan kepada pihak Kepolisian. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:51 WIT
Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Seorang Pria Paruh Baya Dipolisikan Papuanewsonline.com, Jayapura – Diduga melakukan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan, seorang pria paruh baya berinisial MY (55) harus berurusan dengan pihak Kepolisian.Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Jayapura Selatan AKP I Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (24/5) siang.Kapolsek menerangkan, terduga pelaku MY dilaporkan oleh korbannya bernama Andreas warga Kampung Harapan Sentani lantaran melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus menjual tanah milik MY kepada korban."Jadi, berawal pada Rabu (22/6/22) lalu, bertempat di Kompleks Menara Jaya Kelurahan Ardipura, pelaku dan korban bersepakat untuk transaksi sebidang tanah ukuran 9x9 m (81m²) dan satu unit rumah type 36 seharga 650 juta rupiah," kata Kapolsek.Lebih lanjut, selain itu korban juga ditawari jika terjadi kesepakatan, pelaku akan menambahkan bonus Hp Iphone serta memberikan ticket umroh gratis jika korban membayar tanahnya.Korban kemudian membayar tanah pelaku tersebut setengah harga yakni 320 juta rupiah dengan 3x pembayaran, dan dengan catatan bila sertifikat telah diserahkan maka akan dilunasi."Berjalannya waktu, pelaku tidak juga memberikan sertifikat kepada korban hingga dan diakui pelaku bahwa sertifikatnya berada di Bank. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jayapura Selatan," ungkap Kapolsek.Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa telah menerima uang tunai 320 juta rupiah milik korban namun digunakan untuk kepentingan lain, bukan untuk pembangunan rumah yang disepakati."Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 564 / XII / 2023 / SPKT.Polsek Jayapura Selatan / Polresta Jayapura Kota / Polda Papua," tegas Kapolsek AKP Dewa Aditya.Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang Penggelapan, dimana pelaku terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:33 WIT
Sat Reskrim Polres Yapen Amankan 2 Pelaku Pencurian 5 Unit HP Papuanewsonline.com, Yapen – Dua pelaku pencurian 5 unit HP, Berhasil di amankan oleh tim Resmob Polres Kepulauan Yapen saat kedua pelaku hendak turun menggunakan KM. Labobar di Pelabuhan laut serui dari kota Jayapura, Kamis malam (23/5/24).Kedua pelaku berinisial YFL (16) dan YSR (17), diamankan tanpa melakukan perlawanan dan dari keterangannya mereka mengakui perbuatan yang telah di lakukan, selanjutnya di bawa ke Mako Polres Kepulauan Yapen guna di lakukan proses selanjutnya.Dalam keterangannya, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih, diwakili Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede membenarkan telah di lakukan penangkapan terhadap dua pelaku pencurian yang masih di Bawah umur."Pada kamis malam mereka berdua di tangkap, sayang sekali masih muda sudah melakukan perbuatan Tindakan kriminal yang akhirnya berurusan dengan hukum,” terangnya, Jumat (24/5/24).Kedua pelaku sendiri di sangkakan pada Pasal 363 KUHP, dan untuk barang bukti sendiri baru mendapatkan 1 unit HP dan pengakuan pelkau 4 unit HP telah di jual untuk hasilnya di gunakan untuk hura-hura Bersama temasuk berangkat ke Jayapura.Lebih lanjut, Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati akan Tindakan pencurian, jambret dan tindakan kejahatan lainnya juga mengajak kepada para orang tua agar dapat membimbing anak-anak untuk tidak melakukan hal-hal tidak baik apalagi terjerumus ke hal-hal yang akan merugikan diri sendiri maupun orang tua,seperti halnya pergaulan bebas dengan anak-anak nakal, Miras, Narkotika karena dengan semua itu akan melakukan tindakan kriminal. "Kami dari Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen juga menghimbau, dengan banyaknya tersangka kasus pencurian yang masih berstatus di bawah umur, kami memohon dukungan dari masyarakat Yapen, khususnya para orang tua, agar memaksimalkan pengawasan terhadap anaknya,” tuturnya.“Jangan nanti setelah anaknya ditangkap karena pencurian, baru bermohon-mohon untuk minta penyelesaian secara kekeluargaan, bahkan ada yang sampai meneror keluarga korban. Anak adalah tanggung jawab orang tua, jangan asal dibiarkan salah pergaulan yang akhirnya membuat sang anak menjadi pelaku kejahatan,” imbuhnya. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:20 WIT
Dalam Sepekan Polda Maluku Berhasil Mengungkap 3 Kasus Narkoba Papuanewsonline.com, Ambon - Aparat Ditresnarkoba Polda Maluku kembali mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Ambon, Jumat (24/5/2024) sekira pukul 18.30 WIT.Dalam pekan ini, sudah tiga kasus yang menjadi atensi Kapolda Maluku tersebut berhasil diungkap tim pemberantasan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba).Jika sebelumnya Polda Maluku mengamankan dua pasutri atau pasangan suami istri, maka kali ini tercatat dua mahasiswa juga diringkus. Mereka berinisial ZHM alias Z dan MAT alias M.Dua pemuda berusia 24 tahun itu diamankan tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Maluku di kawasan Jalan dr. Kayadoe, Kota Ambon."Penangkapan terjadi setelah tim Opsnal Subdit II mencurigai dua pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam merah," kata Direktur Narkoba Kombes Pol Heri Budiarto, Sabtu (25/5/2024). Tim penyidik mencurigai kedua pemuda itu yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terlihat memasuki lorong pertama Tugu Dolan Kudamati. Curiga, dua pengendara ini langsung dibuntuti, dan diamankan petugas. Saat digeledah, ternyata kecurigaan penyidik benar adanya. "Petugas menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu di saku celana depan kiri milik tersangka ZHM alias Z," kata Kombes Heri.Setelah ditemukan barang bukti, kedua Tersangka kemudian digelandang menuju kantor Ditresnarkoba Polda Maluku di kawasan Jalan Rijali, Batu Gajah, Kota Ambon. Mereka diperiksa dan diproses sesuai hukum yang berlaku."Berdasarkan pengakuan Tersangka Z, bahwa masih ada barang bukti lainnya yang disimpan oleh rekannya MAT alias M di kos-kosan seorang teman bernama ZA di STAIN. Tersangka M pun mengakui bahwa dua paket narkotika lainnya disimpan di celananya yang berada di kos-kosan tersebut," ungkapnya.Dari pengakuan tersangka, penyidik kembali bergerak untuk mengamankan barang bukti (BB) lainnya. BB yang ditemukan berupa satu paket narkotika golongan I bukan tanaman alias sabu-sabu. BB disembunyikan dalam bungkusan bekas permen Alpenliebe warna kuning coklat. "Selain itu, dua paket lainnya ditemukan di celana putih milik Tersangka MAT alias M," jelasnya.Kedua tersangka sudah diamankan di Rutan Polda Maluku. Mereka diduga telah melanggar Pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Narkotika Tahun 2009. "Saat ini, keduanya telah diamankan di kantor Direktorat Narkoba Polda Maluku untuk proses interogasi dan pengembangan kasus lebih lanjut," tambahnya.Mantan Wakapolresta Ambon ini mengatakan, Ditresnarkoba Polda Maluku serius dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. "Publik diharapkan tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika kepada pihak berwenang," pintanya. (PNO-12) 25 Mei 2024, 19:53 WIT
Pilihan Redaksi
Miliki Narkoba, Pasutri Pengusaha Kopra di Ambon Ditangkap Papuanewsonline.com, Ambon - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial SZ alias Sl (43) dan JL alias J (41), yang merupakan pengusaha Kopra di Ambon ditangkap karena kepemilikan narkoba.Keduanya ditangkap Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Maluku di depan kantor salah satu Jasa Pengiriman di Kota Ambon, Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 18.30 WIT.Warga kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe Ambon, ini diamankan setelah aparat kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat. Setelah berkoordinasi dengan pihak kantor jasa pengiriman, tim kemudian melakukan pengawasan terhadap paket mencurigakan yang ditujukan kepada pasutri tersebut. "Pada pukul 18.30 WIT, Tersangka SZ dan istrinya JL, tiba di kantor jasa pengiriman menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan serah terima paket dengan pihak pengiriman, tim Opsnal langsung mengamankan pasangan ini dan membawa mereka ke Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku," kata Direktur Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Heri Budianto.Di kantor polisi, Tersangka SZ diminta untuk membuka paket kiriman tersebut. Kemudian ditemukan satu pasang sepatu wanita. Pada sepatu sebelah kiri, terdapat bungkusan kresek hitam yang dililitkan lakban cokelat berisi amplop. Di dalam amplop berisi tisu yang membungkus narkoba jenis sabu. Sabu-sabu tersebut terdapat dalam plastik klip bening."Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1 pasang sepatu wanita, 6 paket sabu dengan rincian 1 paket sabu dalam plastik klip bening sedang, 5 paket sabu dalam plastik klip bening kecil. Kami juga mengamankan 1 unit HP Samsung A04E warna putih," katanya.Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Tim Opsnal, Tersangka telah melakukan pengambilan paket serupa sebanyak empat kali dengan nama dan alamat yang sama di kantor Jasa Pengiriman tersebut. "Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.Kombes Heri mengaku penangkapan yang dilakukan menjadi bukti komitmen Ditresnarkoba Polda Maluku dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Maluku. "Kami juga terus menghimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan demi keamanan bersama," pungkasnya. PNO-11 26 Mei 2024, 06:36 WIT
Terima Kunjungan Rektor Unpatti, Kapolda : Polda Siap Dukung KKN Kebangsaan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, Pmenerima kunjungan audiens dari Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.Kegiatan audiens bersama pihak Unpatti digelar di ruang Kortisikol lantai I Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (21/5/2024). Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Karo Ops, Karo SDM, Direktur Intelkam, Direktur Binmas, Kepala SPN, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari Unpatti yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. D. Male, Ketua Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof. Dr. M. Salakory, Ketua Kuliah Kerja Nyata, Prof. Dr. J. Leiwakabessy, Sekertaris lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Dr. E. Huluselan beserta Staf Unpatti.Audiens yang dilakukan Rektor Unpatti dengan Kapolda Maluku, ini untuk membicarakan mengenai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan. KKN Kebangsaan akan diikuti 126 Universitas di Indonesia. Maluku bertindak sebagai tuan rumah. Terdapat 4 kabupaten yang akan menjadi lokasi KKN tersebut."Program KKN ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan mengenalkan sumberdaya alam serta membantu UMKM yang ada di daerah, khususnya di Maluku," kata Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif di Ambon, Jumat (24/5/2024).Menurut Kapolda, kegiatan nasional dimana pihak Unpatti selaku Panitia Kegiatan ini, sangat penting dilaksanakan. Sebab, program ini tentunya akan mengangkat nama baik daerah, termasuk mengenalkan produk-produk UMKM."Sebelumnya nanti Unpatti akan melaksanakan survei terkait sumberdaya yang bisa diangkat atau dikembangkan dari masing-masing daerah yqng akan digunakan sebagai tempat KKN," ungkapnya.Polda Maluku, lanjut Kapolda, mengaku sangat mendukung program KKN Kebangsaan yang akan dilaksanakan di daerah Para Raja-raja ini. "Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini dari sisi keamanan. Dan kami juga menghimbau masyarakat agar mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar program tersebut berjalan aman dan lancar," ajak Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat turut serta mensukseskan program KKN Kebangsaan tersebut."Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik, sehingga akan menjadi kesan yang baik bagi mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga buah kebaikan dan pesona Maluku menjadi cerita positif di penjuru Tanah Air," ajaknya.PNO-11 26 Mei 2024, 06:31 WIT
Aparat Gabungan TNI-Polri Lakukan Olah TKP Pembakaran Kios dan Sekolah di Paniai Papuanewsonline.com, Paniai – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pembakaran beberapa Gedung sekolah dan kios yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undinus Kogoya, Jumat (24/05/2024).Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani diwakili Kasat Reskrim Polres Paniai, Ipda Florentinus J.P Tegu, S.Tr.K menyatakan bahwa kegiatan olah TKP ini merupakan respons Polres Paniai terhadap tindak pidana pembakaran kios dan beberapa Gedung sekolah Kepas Kopo."Dari hasil olah TKP tersebut telah diamankan beberapa barang di TKP Kios yang dibakar diantaranya 2 (dua) buah seng, beberapa batang kayu, tabung, serpihan motor, 4 (empat) gagang pintu, dan 3 (tiga) velg motor yang dimana semua barang tersebut sudah terbakar," jelasnya.“Sedangkan untuk di TKP Gedung sekolah Kepas Kopo beberapa barang yang diamankan diantaranya 5 (lima) selongsong amunisi, knalpot motor, seng, kursi dan kayu yang semuanya juga sudah terbakar,” imbuhnya.Kasat Reskrim mengatakan bahwa beberapa barang tersebut telah diamankan di Polres Paniai guna penyelidikan lebih lanjut. “Polres Paniai tengah intensif melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku pembakaran tersebut,” ungkapnya.Kasat mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan kepada pihak Kepolisian. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:51 WIT
Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Seorang Pria Paruh Baya Dipolisikan Papuanewsonline.com, Jayapura – Diduga melakukan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan, seorang pria paruh baya berinisial MY (55) harus berurusan dengan pihak Kepolisian.Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Jayapura Selatan AKP I Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (24/5) siang.Kapolsek menerangkan, terduga pelaku MY dilaporkan oleh korbannya bernama Andreas warga Kampung Harapan Sentani lantaran melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus menjual tanah milik MY kepada korban."Jadi, berawal pada Rabu (22/6/22) lalu, bertempat di Kompleks Menara Jaya Kelurahan Ardipura, pelaku dan korban bersepakat untuk transaksi sebidang tanah ukuran 9x9 m (81m²) dan satu unit rumah type 36 seharga 650 juta rupiah," kata Kapolsek.Lebih lanjut, selain itu korban juga ditawari jika terjadi kesepakatan, pelaku akan menambahkan bonus Hp Iphone serta memberikan ticket umroh gratis jika korban membayar tanahnya.Korban kemudian membayar tanah pelaku tersebut setengah harga yakni 320 juta rupiah dengan 3x pembayaran, dan dengan catatan bila sertifikat telah diserahkan maka akan dilunasi."Berjalannya waktu, pelaku tidak juga memberikan sertifikat kepada korban hingga dan diakui pelaku bahwa sertifikatnya berada di Bank. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jayapura Selatan," ungkap Kapolsek.Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa telah menerima uang tunai 320 juta rupiah milik korban namun digunakan untuk kepentingan lain, bukan untuk pembangunan rumah yang disepakati."Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 564 / XII / 2023 / SPKT.Polsek Jayapura Selatan / Polresta Jayapura Kota / Polda Papua," tegas Kapolsek AKP Dewa Aditya.Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang Penggelapan, dimana pelaku terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:33 WIT
Sat Reskrim Polres Yapen Amankan 2 Pelaku Pencurian 5 Unit HP Papuanewsonline.com, Yapen – Dua pelaku pencurian 5 unit HP, Berhasil di amankan oleh tim Resmob Polres Kepulauan Yapen saat kedua pelaku hendak turun menggunakan KM. Labobar di Pelabuhan laut serui dari kota Jayapura, Kamis malam (23/5/24).Kedua pelaku berinisial YFL (16) dan YSR (17), diamankan tanpa melakukan perlawanan dan dari keterangannya mereka mengakui perbuatan yang telah di lakukan, selanjutnya di bawa ke Mako Polres Kepulauan Yapen guna di lakukan proses selanjutnya.Dalam keterangannya, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih, diwakili Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede membenarkan telah di lakukan penangkapan terhadap dua pelaku pencurian yang masih di Bawah umur."Pada kamis malam mereka berdua di tangkap, sayang sekali masih muda sudah melakukan perbuatan Tindakan kriminal yang akhirnya berurusan dengan hukum,” terangnya, Jumat (24/5/24).Kedua pelaku sendiri di sangkakan pada Pasal 363 KUHP, dan untuk barang bukti sendiri baru mendapatkan 1 unit HP dan pengakuan pelkau 4 unit HP telah di jual untuk hasilnya di gunakan untuk hura-hura Bersama temasuk berangkat ke Jayapura.Lebih lanjut, Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati akan Tindakan pencurian, jambret dan tindakan kejahatan lainnya juga mengajak kepada para orang tua agar dapat membimbing anak-anak untuk tidak melakukan hal-hal tidak baik apalagi terjerumus ke hal-hal yang akan merugikan diri sendiri maupun orang tua,seperti halnya pergaulan bebas dengan anak-anak nakal, Miras, Narkotika karena dengan semua itu akan melakukan tindakan kriminal. "Kami dari Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen juga menghimbau, dengan banyaknya tersangka kasus pencurian yang masih berstatus di bawah umur, kami memohon dukungan dari masyarakat Yapen, khususnya para orang tua, agar memaksimalkan pengawasan terhadap anaknya,” tuturnya.“Jangan nanti setelah anaknya ditangkap karena pencurian, baru bermohon-mohon untuk minta penyelesaian secara kekeluargaan, bahkan ada yang sampai meneror keluarga korban. Anak adalah tanggung jawab orang tua, jangan asal dibiarkan salah pergaulan yang akhirnya membuat sang anak menjadi pelaku kejahatan,” imbuhnya. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:20 WIT
Dalam Sepekan Polda Maluku Berhasil Mengungkap 3 Kasus Narkoba Papuanewsonline.com, Ambon - Aparat Ditresnarkoba Polda Maluku kembali mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Ambon, Jumat (24/5/2024) sekira pukul 18.30 WIT.Dalam pekan ini, sudah tiga kasus yang menjadi atensi Kapolda Maluku tersebut berhasil diungkap tim pemberantasan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba).Jika sebelumnya Polda Maluku mengamankan dua pasutri atau pasangan suami istri, maka kali ini tercatat dua mahasiswa juga diringkus. Mereka berinisial ZHM alias Z dan MAT alias M.Dua pemuda berusia 24 tahun itu diamankan tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Maluku di kawasan Jalan dr. Kayadoe, Kota Ambon."Penangkapan terjadi setelah tim Opsnal Subdit II mencurigai dua pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam merah," kata Direktur Narkoba Kombes Pol Heri Budiarto, Sabtu (25/5/2024). Tim penyidik mencurigai kedua pemuda itu yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terlihat memasuki lorong pertama Tugu Dolan Kudamati. Curiga, dua pengendara ini langsung dibuntuti, dan diamankan petugas. Saat digeledah, ternyata kecurigaan penyidik benar adanya. "Petugas menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu di saku celana depan kiri milik tersangka ZHM alias Z," kata Kombes Heri.Setelah ditemukan barang bukti, kedua Tersangka kemudian digelandang menuju kantor Ditresnarkoba Polda Maluku di kawasan Jalan Rijali, Batu Gajah, Kota Ambon. Mereka diperiksa dan diproses sesuai hukum yang berlaku."Berdasarkan pengakuan Tersangka Z, bahwa masih ada barang bukti lainnya yang disimpan oleh rekannya MAT alias M di kos-kosan seorang teman bernama ZA di STAIN. Tersangka M pun mengakui bahwa dua paket narkotika lainnya disimpan di celananya yang berada di kos-kosan tersebut," ungkapnya.Dari pengakuan tersangka, penyidik kembali bergerak untuk mengamankan barang bukti (BB) lainnya. BB yang ditemukan berupa satu paket narkotika golongan I bukan tanaman alias sabu-sabu. BB disembunyikan dalam bungkusan bekas permen Alpenliebe warna kuning coklat. "Selain itu, dua paket lainnya ditemukan di celana putih milik Tersangka MAT alias M," jelasnya.Kedua tersangka sudah diamankan di Rutan Polda Maluku. Mereka diduga telah melanggar Pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Narkotika Tahun 2009. "Saat ini, keduanya telah diamankan di kantor Direktorat Narkoba Polda Maluku untuk proses interogasi dan pengembangan kasus lebih lanjut," tambahnya.Mantan Wakapolresta Ambon ini mengatakan, Ditresnarkoba Polda Maluku serius dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. "Publik diharapkan tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika kepada pihak berwenang," pintanya. (PNO-12) 25 Mei 2024, 19:53 WIT
Pendidikan & Kesehatan Lihat semua
Terima Kunjungan Rektor Unpatti, Kapolda : Polda Siap Dukung KKN Kebangsaan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, Pmenerima kunjungan audiens dari Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.Kegiatan audiens bersama pihak Unpatti digelar di ruang Kortisikol lantai I Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (21/5/2024). Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Karo Ops, Karo SDM, Direktur Intelkam, Direktur Binmas, Kepala SPN, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari Unpatti yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. D. Male, Ketua Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof. Dr. M. Salakory, Ketua Kuliah Kerja Nyata, Prof. Dr. J. Leiwakabessy, Sekertaris lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Dr. E. Huluselan beserta Staf Unpatti.Audiens yang dilakukan Rektor Unpatti dengan Kapolda Maluku, ini untuk membicarakan mengenai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan. KKN Kebangsaan akan diikuti 126 Universitas di Indonesia. Maluku bertindak sebagai tuan rumah. Terdapat 4 kabupaten yang akan menjadi lokasi KKN tersebut."Program KKN ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan mengenalkan sumberdaya alam serta membantu UMKM yang ada di daerah, khususnya di Maluku," kata Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif di Ambon, Jumat (24/5/2024).Menurut Kapolda, kegiatan nasional dimana pihak Unpatti selaku Panitia Kegiatan ini, sangat penting dilaksanakan. Sebab, program ini tentunya akan mengangkat nama baik daerah, termasuk mengenalkan produk-produk UMKM."Sebelumnya nanti Unpatti akan melaksanakan survei terkait sumberdaya yang bisa diangkat atau dikembangkan dari masing-masing daerah yqng akan digunakan sebagai tempat KKN," ungkapnya.Polda Maluku, lanjut Kapolda, mengaku sangat mendukung program KKN Kebangsaan yang akan dilaksanakan di daerah Para Raja-raja ini. "Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini dari sisi keamanan. Dan kami juga menghimbau masyarakat agar mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar program tersebut berjalan aman dan lancar," ajak Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat turut serta mensukseskan program KKN Kebangsaan tersebut."Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik, sehingga akan menjadi kesan yang baik bagi mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga buah kebaikan dan pesona Maluku menjadi cerita positif di penjuru Tanah Air," ajaknya.PNO-11 26 Mei 2024, 06:31 WIT
Rekrutmen 2.000 Casis Di Papua, Kepala Kampung Skouw Mabo Ucapkan Terimakasih Kepada Kapolri Papuanewsonline.com, Jayapura - Penerimaan Polri kali ini tuai banyak apresiasi dari beberapa tokoh masyarakat di Kota Jayapura dengan berterima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowi, M.Si karena telah memberikan kesempatan bagi anak-anak kami Orang Asli Papua (OAP) untuk berkesempatan menjadi calon anggota Polri.Hal tersebut diungkapkan Kepala Kampung Skouw Mabo Henok R. Malo mewakili seluruh masyarakat Skouw berterima kasih kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si dalam penerimaan anggota Polri dalam jalur Rekpro.Henok mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K telah banyak membantu anak-anak Calon Siswa OAP (Orang Asli Papua) dengan diberikan banyak kemudahan sehingga anak-anak kami yang OAP dapat mengikuti tes penerimaan anggota Polri."Kemudahan yang diberikan Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda papua yakni penambahan batas usia penerimaan calon anggota polri dan tinggi badan bagi casis Orang Asli Papua, hal itu dikandung maksud untuk anak-anak kami memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari anggota Polri," ujarnya.Dirinya juga mengatakan, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri karena telah membuat penerimaan polri dengan jumlah yang cukup banyak yakni 2.000 pada tahun 2024 ini."Ini merupakan jumlah yang cukup besar dan akan berlangsung selama lima tahun kedepan jadi ini merupakan salah satu kesempatan yang besar bagi anak-anal kami untuk menggapai mimpi mereka menjadi calon anggota Polri," pungkasnya. PNO-11 22 Mei 2024, 22:10 WIT
982 Casis Bintara Polda Maluku Tes CAT Akademik di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Seleksi penerimaan siswa Bintara Polri pada Polda Maluku tahun 2024 kembali berlanjut di kota Ambon, Selasa (21/5/2024).Kali ini, sebanyak 982 orang calon siswa (casis) Bintara menjalani tes Akademik menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tes CAT Akademik diselenggarakan di sejumlah sekolah. Di antaranya SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMP Kristen dan SMP Negeri 19 Ambon.Mengingat kapasitas lokasi tes CAT terbatas, sebanyak 982 casis Bintara Polri terbagi dalam empat kelompok sesuai jumlah sekolah yang digunakan. Pada setiap sekolah pun terbagi dalam 4 gelombang sesuai waktu atau jam yang ditetapkan oleh panitia seleksi penerimaan siswa Bintara Polri gelombang pertama ini."982 peserta yang ikut tes cat akademik dibagi ke 4 sekolah dan dibagi juga 4 gelombang," kata Kompol Murni Hamsa, S.I.K, Panitia Sekertariat Rim Terpadu Panda Maluku.Untuk diketahui, sebanyak 982 casis Bintara Polri yang ikut tes CAT Akademik terdiri dari Bintara PTU sejumlah 920 (pria 837 dan wanita 83); Bakomsus Hukum 4 pria; Bakomsus Kehumasan/TI 3 pria; Bakomsus Pariwisata 1 pria; Bakomsus Nakes 10 (pria 8 dan wanita 2); Rekpro Bintara 44 (pria 42 dan wanita 2).Tes CAT Akademik diawasi langsung oleh pengawas internal Polda Maluku maupun eksternal. Pelaksanaan tes dilakukan secara transparan. Di mana semua hasil yang dicapai langsung terpampang dan bisa dilihat oleh satu sama lain antara peserta. Para peserta kemudian menandatangani hasil yang diperolehnya. Bahkan, bila ada ketidak sesuaian setiap peserta bisa langsung komplain kepada panitia seleksi saat itu juga.Polda Maluku juga mengingatkan kepada semua orang tua maupun peserta agar jangan sampai menjadi korban penipuan dari orang-orang yang menjanjikan bisa memasukkan anaknya menjadi anggota Polri. (PNO-12) 22 Mei 2024, 18:16 WIT
Ditpolairud Polda Papua Laksanakan Pelatihan Menyelam Open Water dan Advanced Papuanewsonline.com, Jayapura - Ditpolaurud Polda Papua melaksanakan kegiatan pelatihan Peningkatan Kemampuan Selam Open Water dan Advanced bagi personil Polaiurud Polda Papua pada Senin, 20 Mei 2024, di perairan Kolam Bandar, Lampu Merah, Kota Jayapura.Dalam pelaksanaannya, peserta pelatihan melakukan persiapan dan selanjutnya bergerak menuju perairan Bandar Lampu Merah Jayapura. Secara bergantian melaksanakan pelatihan menyelam.Instruktur diving Ditpolaurud Polda Papua, Bripka Jafar Hehanussa, dalam arahannya kepada para peserta mengatakan, menyelam atau diving adalah aktivitas yang memerlukan keterampilan khusus dan tidak sembarang orang dapat melakukannya. Namun, dengan mengikuti pelatihan serta menguasai teknik dan aturan penyelaman, kegiatan ini dapat dilakukan dengan aman.“Pentingnya mengontrol dan mengendalikan diri saat menyelam. Selain itu, memiliki rasa percaya diri dan keyakinan akan membantu penyelam merasa tenang ketika berada di bawah air” Pungkasnya.Bripka Jafar menambahkan, Teknik tenang dan yakin menjadi kunci kesuksesan dalam menyelam, karena dengan ketenangan, penyelam dapat lebih mudah berpikir dan bergerak di dalam air.Salah satu hal yang menarik adalah personel Ditpolaurud Polda Papua dapat mengenal kondisi dan keindahan bawah laut di perairan Kolam Bandar kota Jayapura. Peserta pelatihan secara langsung melihat keanekaragaman hayati dan terumbu karang yang ada di perairan Jayapura. Hal ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi peserta.Dengan mengikuti pelatihan ini, personel Ditpolaurud Polda Papua diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan profesional, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. PNO-11 21 Mei 2024, 19:35 WIT
Wakil Bupati Merauke Apresiasi Kebijakan Penerimaan Anggota Polri di Papua Papuanewsonline.com, Merauke – Wakil Bupati Merauke, Bapak H. Riduwan, S.Sos, M.Pd, secara resmi mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, atas kebijakannya yang memprioritaskan putra-putri asli Papua dalam seleksi penerimaan anggota Polri di Jayapura.Dalam pernyataannya di kediamannya di Jalan Trikora Merauke, Minggu (19/5/2024), Wakil Bupati menyampaikan penghargaan yang tulus terhadap kebijakan Kapolri terkait penerimaan anggota Polri di wilayah Polda Papua, yang mencapai 2.000 personil."Kami memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas kebijakan penerimaan anggota Polri," ungkapnya.Menurutnya, memberikan kemudahan bagi peserta asli Papua dengan memperbolehkan penggunaan ijazah paket dan tidak memerlukan surat keterangan domisili. Selain itu, toleransi tinggi badan dan batas usia hingga 25 tahun memungkinkan anak-anak asli Papua dapat berpartisipasi aktif.bijakan tersebut"Dengan terbentuknya 4 daerah otonom baru di wilayah Papua, dibutuhkan personil Polri yang memadai untuk menjaga wilayah perbatasan RI-PNG, daerah terpencil, dan pulau terluar di wilayah Papua," jelasnya.Wakil Bupati berharap bahwa dengan kebijakan Kapolri dan program penerimaan anggota Polri, wilayah Merauke di Provinsi Papua Selatan dapat semakin maju, aman, dan damai.Apresiasi ini merupakan refleksi dari keinginan masyarakat dan pemerintah daerah untuk melihat partisipasi aktif anak-anak Papua dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka sendiri, serta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan Papua yang lebih baik ke depannya. (PNO-12) 20 Mei 2024, 19:43 WIT
Kapolri Dapat Apresiasi dari Masyarakat Pegunungan Bintang atas Program Bintara Polri Papuanewsonline.com, Pegubin – Dukungan dan apresiasi terus mengalir kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., atas kebijakannya dalam menambah kuota Bintara Polri khusus untuk Polda Papua menjadi 2.000 orang. Kebijakan ini disambut baik oleh berbagai elemen masyarakat di Papua, termasuk tokoh adat dan tokoh agama di Kabupaten Pegunungan Bintang.Dalam sebuah pernyataan, Engelbertus Uropmabin, Ketua Dewan Adat Aplim Apom Sibilki Kabupaten Pegunungan Bintang, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolri. "Saya, Engelbertus Uropmabin, selaku Ketua Dewan Adat Aplim Apom Sibilki Kabupaten Pegunungan Bintang, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri Republik Indonesia atas bantuan dan penerimaan kuota Bintara sebanyak 2.000 orang untuk masyarakat kami. Bapak telah memperpanjang kesempatan dan umur bagi anak-anak kami untuk bergabung dengan Polri. Terima kasih banyak," ungkap Engelbertus dengan penuh syukur.Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua FKUB Kabupaten Pegunungan Bintang, Pendeta Anselmus Taplo, S.T. Dalam ucapannya, Pendeta Anselmus menekankan pentingnya kebijakan tersebut bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua. "Puji Tuhan, bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas kuasa dan pertolongan-Nya, kita ada di sini malam ini. Saya, atas nama Pendeta Anselmus Taplo, S.T., Ketua FKUB Kabupaten Pegunungan Bintang, mengucapkan terima kasih kepada Kapolri atas penambahan kuota calon Bintara Polri di Polda Papua menjadi 2.000 orang dan penambahan usia bagi Orang Asli Papua,” tuturnya. Menurutnya, kebijakan ini sangat dibutuhkan di Papua untuk meningkatkan keamanan dan kedamaian di wilayah ini. Oleh karena itu, ucapan Terima kasih banyak ia berikan, kiranya Tuhan yang Maha Kuasa menolong dan memberkati tugas dan tanggung jawab Bapak Kapolri.Dengan penambahan kuota ini, diharapkan semakin banyak putra-putri Papua yang dapat bergabung dengan Polri, sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua. Kebijakan ini tidak hanya memberikan kesempatan lebih luas bagi pemuda Papua, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memastikan keamanan dan stabilitas di wilayah yang sering dihadapkan pada berbagai tantangan keamanan.Tokoh-tokoh masyarakat dan agama di Pegunungan Bintang berharap agar kebijakan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Papua. "Kami sangat berharap bahwa penambahan kuota ini akan membawa manfaat besar bagi Papua dan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih aman dan sejahtera," tambah Engelbertus Uropmabin.Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, kebijakan penambahan kuota Bintara Polri ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi seluruh masyarakat Papua, serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat. (PNO-12) 20 Mei 2024, 19:38 WIT
Seni & Budaya Lihat semua
Para Pemimpin Negara Ikuti World Water Forum Ke-10 di Bali Papuanewsonline.com, Badung - Perdana Menteri (PM) Tajikistan Qohir Rasulzoda tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu (18/5/2024) sekitar pukul 17.20 WITA untuk menghadiri World Water Forum ke-10 pada 18-25 Mei 2024.Sebelumnya, pada pagi hari pukul 08.25 WITA untuk kepentingan yang sama, telah tiba mantan Presiden Hungaria Janos Ader dan Wakil Perdana Menteri Papua Nugini John Rosso.Kedatangan ketiga tamu negara tersebut disambut secara kenegaraan oleh Pasukan Kehormatan atau Pasukan Cordon dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), yang merupakan prajurit militer TNI Angkatan Darat terbaik.Didampingi pejabat teras Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ketiganya juga disambut tari-tarian oleh sekelompok penari khas Bali, Sekar Jagat.Tari Sekar Jagat merupakan tarian pembukaan atau penyambutan dalam suatu acara formal maupun acara balih-balihan. Tarian tersebut menggambarkan kegembiraan menyambut para tamu yang hadir.Sekitar pukul 18.25 WITA, Presiden Sri langka Ranil Wickremesinghe direncanakan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Untuk hari ini, terakhir dijadwalkan pada pukul 20.50 WITA, Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere sampai di Bali.World Water Forum ke-10 nanti akan berfokus pada empat hal, yakni konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters). PNO-12 19 Mei 2024, 22:08 WIT
Hadiri World Water Forum ke-10, Menko Marves Sambut Elon Musk Papuanewsonline.com, Badung – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia Luhut B. Pandjaitan menjemput CEO SpaceX sekaligus Tesla Inc. Elon Musk di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Minggu (19/5/2024). Elon Musk tiba di Bali untuk menghadiri World Water Forum ke – 10. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Elon Musk akan meluncurkan Starlink di salah satu Puskesmas di Denpasar, Bali. “Saya berkesempatan menjemput Elon di bandara pagi ini, kemudian membicarakan beberapa agenda beliau selama di sini. Tentunya beberapa kerja sama penting,” jelas Menko Luhut.Salah satu kerja sama penting yang dilakukan, yaitu layanan internet Starlink yang mampu menjangkau hingga pelosok Indonesia, “Peluncuran Starlink akan dilakukan Elon bersama Presiden hari ini di salah satu Puskesmas di Denpasar, Bali,” katanya.Kerja sama ini sebagai bentuk pemerataan akses internet di seluruh provinsi di Indonesia yang akan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Sehingga, kualitas kedua layanan tersebut dapat terus meningkat. Menko Luhut berharap melalui peluncuran Starlink ini, masyarakat di daerah terpencil bisa menikmati akses informasi dan jaringan internet yang cepat.Sebagai informasi, Starlink adalah layanan internet satelit yang dikembangkan oleh SpaceX perusahaan teknologi milik Elon Musk. Starlink ini menggunakan konstelasi satelit pada orbit rendah bumi (low earth orbit/LEO). Nantinya, pengguna Starlink hanya memerlukan perangkat penerima kecil yang dikenal sebagai antena parabola/dish untuk dapat terhubung ke jaringan satelit. PNO-12 19 Mei 2024, 21:39 WIT
Delegasi WWF Ke-10 Terpukau Dengan Balinese Water Purification Ceremony Papuanewsonline.com, Denpasar – Rangkaian kegiatan World Water Forum ke-10 resmi dimulai dengan diawali penyelenggaraan side event “Balinese Water Purification Ceremony” yang berlangsung di Pantai Surf Surf By The Wave, Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, Denpasar, Sabtu (18/5/2024).Para delegasi yang mengikuti rangkaian tersebut mengaku antusias. Salah satunya adalah Louise Heegard dari DHI Water and Environment, sebuah perusahaan konsultan teknik dan pengembangan perangkat lunak asal Denmark.Louise Heegard yang baru pertama kali mengunjungi Bali terkesan dengan seluruh kegiatan khususnya upacara Sagara Kerthi karena memiliki makna amat dalam terhadap alam. Hal ini menunjukkan masyarakat yang begitu menghargai segala unsur alam dalam kehidupan sehari-hari."Ini sangat luar biasa, saya sangat happy bisa melihat (upacara) ini yang begitu menghormati alam," kata Louise.Sagara Kerthi merupakan tindakan terpuji untuk merawat dan menyucikan laut secara niskala. Laut selain sebagai sumber air juga merupakan habitat terluas dari makhluk hidup, sehingga upacara ini digelar bertepatan dengan hari baik untuk memuliakan satwa yaitu Rahina Tumpek Uye.Upacara ini bertujuan memohon anugerah agar laut tetap bersih dan lestari sehingga manusia hidup sejahtera dan bahagia."Saya sangat cinta dengan upacara ini, dan semoga kekayaan budaya seperti ini dapat terus menjaga tempat (alam) ini selalu bersih," kata Louise.Hal senada disampaikan Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon. Ia mengaku takjub dengan pembukaan World Water Forum ke-10 yang dimulai dengan mengangkat tradisi dan kearifan lokal masyarakat Bali yang sejalan dengan pelestarian air sebagai sumber kehidupan. "Kegiatan sore ini adalah upacara yang luar biasa," ujarnya.Ia pun meyakini World Water Forum ke-10 di Bali menjadi penyelenggaraan forum air dunia yang paling sukses dan menjadi kejayaan diplomasi bagi Indonesia."Sejak 30 tahun lalu (berdirinya WWC) ini (penyelenggaraan) yang paling profesional dan efisien yang saya lihat," kata Loic Fauchon.*Rangkaian Balinese Water Purification Ceremony*Upacara Sagara Kerthi dimulai dengan prosesi pemujaan dengan gelaran tarian sakral sebagai media persembahan. Tarian tersebut adalah Topeng Panasar, Sang Hyang Jaran, Sang Hyang Dedari, Baris Cerkuak, Rejang Putri Maya, dan Tari Topeng Sidikarya.Setelah itu dilakukan sembahyang bersama dengan dipimpin pendeta dan seluruh umat Hindu yang hadir. Prosesi diakhiri dengan pelepasan satwa ke alam liar. Satwa tersebut di antaranya 1.000 ekor tukik, 1.000 ekor burung, dan 5 ekor penyu.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Balinese Water Purification Ceremony adalah salah satu dari rangkaian kegiatan dalam World Water Forum ke-10 yang menampilkan ragam kebudayaan Indonesia khususnya Bali."Nanti juga akan ada gala dinner di Garuda Wisnu Kencana. Juga ada field trip bagi delegasi ke Jatiluwih untuk melihat sistem pengairan Subak, juga trip ke Pura Besakih, Kintamani, juga beberapa destinasi lain yang memuliakan air. Selain itu juga ada Bali Street Carnival," kata Menparekraf Sandiaga seraya mengatakan Bali Street Carnival mengangkat tema "Samudra Cipta Peradaban” yang dimaknai sebagai upaya pemuliaan laut sebagai sumber kesejahteraan semesta.Pawai yang akan berlangsung pada 20 Mei 2024 akan diikuti enam sanggar seni dan melibatkan sekitar 1.200 seniman.Menparekraf Sandiaga mengatakan hingga saat ini tercatat sudah ada 20 ribu delegasi yang mendaftar dan jika ditambahkan dengan rombongan dari masing-masing delegasi diperkirakan sudah ada 46 ribu peserta yang hadir. Ia pun optimistis saat acara pembukaan nanti target 50 ribu peserta World Water Forum ke-10 dapat tercapai."Oleh karena itu kita harus melayani dengan baik, kita harus pastikan bahwa kualitas dari penyelenggaraan, bukan hanya substansi tapi juga bagaimana kita menjaga kebersihan lingkungan bisa kita pastikan," ujar Menparekraf Sandiaga.Terkait dampak dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10, yang dapat dengan mudah terlihat adalah peningkatan okupansi kamar hotel serta layanan transportasi. Bahkan harus sampai mendatangkan layanan dari luar Pulau Bali."Produk-produk UMKM ekonomi kreatif juga sudah banyak terpesan, tapi tentunya kita ingin melibatkan lebih luas lagi sehingga dampak dari penyelenggaraan event semakin luas," ujar Sandiaga.Para delegasi di harapkan dapat memperpanjang lama tinggal dengan mengunjungi beberapa destinasi seperti Lombok, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, dan beberapa destinasi lainnya. “Destinasi yang menawarkan pariwisata hijau yang berkelanjutan dan berkualitas serta inklusif yang memberikan dampak ekonomi masyarakat," ujar Menparekraf Sandiaga.Turut hadir saat Balinese Water Purification Ceremony adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. PNO-12 19 Mei 2024, 21:18 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Upacara Peringatan Hari Pattimura ke 207 Tahun Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum menghadiri upacara peringatan hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura yang ke 207 tahun. Upacara tersebut dilaksanakan di lapangan Pattimura Park, Kota Ambon, Rabu (15/5/2024).Bertindak sebagai inspektur upacara peringatan hari Pattimura yaitu Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie M.Si. Turut hadir dalam upacara yakni Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, Pj. Walikota Ambon, maupun para unsur Forkopimda Maluku dan Kota Ambon.Pj. Gubernur Maluku dalam sambutannya meminta agar peringatan hari pahlawan Pattimura dapat dijadikan sebagai renungan bagi generasi muda saat ini. Sehingga diharapkan dapat membangun daerah, bangsa dan negara melalui tugas masing-masing, "dengan rasa cinta terhadap diri sendiri, cinta terhadap sesama dan cinta terhadap bangsa dan tanah air untuk mewujudkan Indonesia yang maju," katanya.Selain itu, Pj Gubernur juga berharap kepada wadah organisasi kepemudaan di Maluku harus mampu memajukan daerah dan bangsa dengan nilai spirit perjuangan Pattimura muda yang kuat untuk menuju Maluku emas, Maluku yang unggul.Sementara itu, Kapolda Maluku Lotharia Latif berharap peringatan hari Pattimura dapat meningkatkan semangat masyarakat Maluku untuk menjaga persaudaraan dan persatuan serta membangun Maluku ."Peringatan hari Pattimura jangan hanya sekadar dijadikan sebagai ajang serimonial belaka, tetapi harus dijadikan sebagai penyemangat dalam meningkatkan kesejahteraan dan membangun Maluku, khususnya para pemuda," pintanya.Peringatan hari Pahlawan Nasional Pattimura, kata Kapolda merupakan sebuah kebanggaan seluruh masyarakat Maluku khususnya maupun Indonesia secara umum."Semoga perjuangan Pattimura dapat menjadi motivasi dan semangat rela berkorban untuk generasi saat ini demi kepentingan yang lebih besar yang telah ditunjukan oleh para pahlawan Nasional kepada generasi masa kini maupun generasi masa depan," harapnya. PNO-11 17 Mei 2024, 07:34 WIT
Polda Maluku Berikan Klarifikasi Terkait Mobil Polisi Buang Sampah Di Ahuru Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku angkat bicara terkait persoalan sampah. Pada Selasa (7/5/2024) kemarin, satu unit mobil polisi terlihat membuang sampah di Ahuru, daerah yang telah dilarang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengungkapkan, kasus ini terjadi karena anggota tidak mengetahui kalau di lokasi tersebut sudah dilarang untuk membuang sampah."Sebelumnya kami meminta maaf. Ini hanya karena salah paham saja. Awalnya anggota tahunya di tempat tersebut masih dijadikan lokasi pembuangan sampah, ternyata sudah tidak lagi," kata Kombes Rum.Setelah mengetahui kalau di lokasi tersebut sudah dilarang untuk membuang sampah, sejumlah anggota kemudian telah dikerahkan untuk kembali membersihkan tempat itu."Kemarin sampah yang dibuang itu sudah kembali dibersihkan," ungkapnya.Terkait persoalan tersebut, Kombes Rum mengaku terhadap anggota yang lalai tersebut, telah ditegur dan diberikan peringatan keras."Meskipun demikian anggota yang lalai itu sudah ditegur dan diberi peringatan oleh pimpinannya karena kurang update informasi di tempat tersebut," katanya.Polda Maluku juga mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut. "Kami juga mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di daerah itu. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pemerintah kota Ambon," ajaknya. (PNO-12) 09 Mei 2024, 13:33 WIT
Mempererat Tali Silaturahmi, Kapolda Papua Hadiri Acara Halal Bi Halal (KOMPAK) Di Pantai Hamadi Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, turut menghadiri acara Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M yang diselenggarakan oleh Kerukunan Organisasi Masyarakat Pangkep (KOMPAK) di Pantai Hamadi Jayapura pada Minggu (5/5). Acara yang bertema "Taburkan Maaf, Sucikan Hati Dalam Indahnya Kebersamaan" ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan, termasuk Ka Setum Polda Papua, Kompol Muhamad Wafir, S.H., serta perwakilan dari berbagai organisasi dan lembaga di Provinsi Papua.Dalam sambutannya, Ustad H. M. Arifuddin Raziq sebagai perwakilan panitia menyampaikan rasa syukur atas kesuksesan acara tersebut. "Kami sangat bersyukur atas kekompakan yang telah terwujud dalam penyelenggaraan acara ini. Melalui kebersamaan, kami berharap dapat mempersatukan seluruh warga Pangkep dan memperkuat hubungan di antara kita," ujarnya dengan penuh semangat.Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, juga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga KOMPAK. "Saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan atas kebersamaan dan solidaritas yang terjalin di antara kita. Saya berharap paguyuban seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat Papua untuk mempererat hubungan suku bangsa dan membangun Papua yang lebih baik," ungkapnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan memohon maaf atas segala kesalahan yang telah terjadi. "Semoga kita dapat kembali ke fitrah dan menjalani kehidupan yang lebih baik, serta terus berkontribusi dalam pembangunan di daerah kita," katanya sambil mengajak semua pihak untuk tetap menjaga solidaritas dalam menjaga keamanan di Papua, terutama menjelang agenda Pilkada 2024.Acara Halal Bi Halal KOMPAK ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas di kalangan masyarakat Papua. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang diwujudkan dalam acara tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi kemajuan dan kedamaian di Papua. PNO-11 06 Mei 2024, 22:16 WIT
Video Lainnya
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT
lihat video 10 Jan 2023, 06:46 WIT