logo-website
Selasa, 31 Mar 2026,  WIT
Berita Terbaru Lihat semua
Dinas PU Mimika Imbau Warga Jaga Fasilitas, Penanganan Infrastruktur Air Dilakukan Menyeluruh Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar tidak dirusak. Imbauan tersebut disampaikannya saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (30/03/2026).Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dinas PU tahun ini akan melakukan penanganan menyeluruh terhadap berbagai kerusakan fasilitas, khususnya infrastruktur air di sejumlah wilayah. Penanganan dilakukan secara simultan dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kapasitas pengelolaan profesional.Menurutnya, pemerintah telah menginventarisasi sejumlah kerusakan dan titik-titik krusial yang mengalami gangguan, termasuk fasilitas yang tidak berfungsi optimal. Pada tahap awal, perbaikan akan ditangani oleh Dinas PU, sementara pengelolaan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak ketiga melalui kerja sama kontraktual.“Dari laporan distrik dan kampung, masyarakat masih mengalami keterbatasan dalam melakukan perawatan, terutama saat terjadi kerusakan peralatan. Karena itu, diperlukan pengelolaan profesional agar fasilitas dapat berfungsi secara berkelanjutan,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan, sejumlah kerusakan fasilitas disebabkan oleh pencurian komponen penting, seperti panel solar cell dan inverter. Akibatnya, fasilitas seperti pompa air tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.Awalnya, pengelolaan fasilitas diserahkan kepada masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya belum berjalan optimal, sehingga kini pemerintah mengambil alih kembali untuk ditata ulang. Tahun ini, anggaran khusus telah disiapkan untuk perbaikan sebelum nantinya dikelola oleh pihak profesional.Adapun wilayah yang menjadi prioritas penanganan meliputi Mimika Barat Jauh, Kapiraya, Mimika Barat Tengah (termasuk Utama Puruka), Mimika Barat (Kokonau), Mimika Tengah (Atuka), serta Manasari dan Nayaro.Selain penanganan, pemerintah juga merencanakan pembangunan baru menggunakan sistem desalinasi di wilayah Ipaya pada tahun ini.Ke depan, setiap pembangunan fasilitas tidak lagi langsung diserahkan kepada masyarakat, melainkan kepada pengelola profesional yang akan menempatkan tenaga teknis dan mekanik di lapangan guna memastikan operasional dan perawatan berjalan optimal.Pemerintah saat ini juga membangun komunikasi dengan berbagai pihak, seperti PT Freeport Indonesia, pemerintah daerah, serta pihak swasta, termasuk Koperasi Maria Bintang Laut. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan fasilitas sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.Melalui kerja sama tersebut, pemerintah optimistis seluruh fasilitas, baik yang dibangun pemerintah maupun pihak swasta, dapat dikelola lebih baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir dan pinggiran. Penulis: Bim Editor: GF 30 Mar 2026, 18:06 WIT
Pemkab Mimika Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan, Bupati Ingatkan Konsekuensi Bagi Daerah Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam menjalankan seluruh program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat, Senin (30/03/2026).Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan bahwa setiap daerah wajib melaksanakan program-program tersebut sesuai arahan Presiden dan kebijakan pemerintah pusat, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.Menurutnya, terdapat konsekuensi atau sanksi bagi daerah yang tidak menjalankan program strategis nasional dengan baik. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk bekerja serius dan bertanggung jawab dalam pelaksanaannya.“Standar kebijakan ditetapkan di pusat, sementara pelaksanaannya berada di daerah dengan dukungan anggaran dari pusat. Ini harus dipahami dengan baik oleh seluruh pejabat,” ujarnya.Ia mengungkapkan, dari 12 program strategis nasional yang telah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah melaksanakan seluruhnya, meski diakui belum berjalan maksimal.Ke depan, Bupati menekankan perlunya peningkatan kinerja dan koordinasi agar pelaksanaan program dapat lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan aparatur dalam menyikapi berbagai kebijakan nasional. Terkait wacana penerapan work from home (WFH), menurutnya, hal tersebut perlu disikapi secara bijak.“Meskipun belum ada instruksi resmi yang kita terima secara langsung, kita sudah memperoleh informasi dari berbagai sumber. Kebijakan ini juga bertujuan untuk efisiensi, termasuk dalam penggunaan bahan bakar. Karena itu, kita diharapkan berperan dalam penghematan dan penggunaan sumber daya secara bijak,” jelasnya.Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap seluruh program nasional dapat berjalan efektif di daerah serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penulis: Bim Editor: GF 30 Mar 2026, 15:33 WIT
Bupati Boven Digoel Arahkan ASN Untuk Tingkatkan Kedisiplinan dan Kinerja Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, Bupati menyampaikan sejumlah arahan strategi terkait kedisiplinan, kinerja pemerintahan, serta tanggung jawab pelayanan publik.Bupati mengapresiasi ASN yang tetap hadir dan menjalankan tugas dengan semangat, sekaligus mengingatkan pentingnya kehadiran pimpinan perangkat daerah sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan organisasi pemerintahan. "Laksanakan tugas seperti biasa dan menunjukkan kinerja melalui kerja nyata. Sampai isu yang berkembang justru menurunkan semangat kerja," tegas Bupati.Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah pelayanan kepada masyarakat, bukan simbol prestise. Seluruh pejabat diminta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan menyelaraskan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. "Jabatan adalah amanah, bukan simbol prestise," tambahnya.Bupati juga menyoroti peran kepala distrik agar lebih aktif hadir di wilayah kerja masing-masing. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dinilai penting dan tidak hanya dilakukan pada momentum hari besar keagamaan maupun peringatan nasional.Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai tanggung jawab bersama seluruh pimpinan OPD. Ia meminta seluruh jajaran segera menyesuaikan program kerja dengan dinamika kebijakan pemerintah pusat.Dengan apel gabungan ini, Bupati berharap ASN Kabupaten Boven Digoel dapat meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat komitmen untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penulis: Hend Editor: GF 30 Mar 2026, 15:00 WIT
Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Dir Intelkam: Tingkatkan Monitoring Lapangan Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku memperkuat peran deteksi dini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui apel pagi gabungan yang dipimpin Direktur Intelijen Keamanan (Dir Intelkam), Senin (30/3/2026), di Ambon.Apel pagi gabungan personel dan aparatur sipil negara (ASN) Polda Maluku digelar di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta perwira menengah sebagai bagian dari konsolidasi internal pasca pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.Dalam arahannya, Dir Intelkam Polda Maluku menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh personel yang merayakan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan ASN yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Maluku tetap kondusif,” ujarnya.Lebih lanjut, Dir Intelkam menegaskan pentingnya penguatan fungsi intelijen melalui peningkatan monitoring situasi di lapangan. Seluruh personel diminta aktif melakukan pemantauan perkembangan kamtibmas di wilayah tugas masing-masing.Ia juga menekankan agar setiap informasi yang diperoleh segera dilaporkan secara berjenjang sebagai bagian dari sistem deteksi dini dan peringatan cepat kepada pimpinan, sesuai dengan Instruksi Kapolri Nomor 1 Tahun 1997.“Monitoring situasi kamtibmas harus dilakukan secara intensif dan dilaporkan secara berjenjang. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pimpinan,” tegasnya.Apel pagi ini menjadi wujud komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, dalam memperkuat fungsi intelijen sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan. Langkah ini sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali melalui sistem pelaporan yang cepat, akurat, dan terintegrasi. PNO-12 30 Mar 2026, 14:48 WIT
Polri Fasilitasi Petani Jagung SBB, Bulog Siap Serap 4 Ton Hasil Panen Desa Tala Papuanewsonline.com, Ambon - Polsek Kairatu Timur, Polres Seram Bagian Barat, memfasilitasi koordinasi petani jagung Desa Tala dengan Bulog Provinsi Maluku di Ambon, Jumat (27/3/2026), guna memastikan penyerapan hasil panen yang telah memenuhi standar nasional.Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 WIT di Kantor Bulog Provinsi Maluku itu dipimpin Kapolsek Kairatu Timur Iptu Lodewyk R. Alfons bersama Bhabinkamtibmas Desa Tala Aipda Victor Siloy. Koordinasi dilakukan dengan manajemen Bulog guna mempercepat distribusi dan pemasaran hasil panen petani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.Dalam pertemuan tersebut, Bulog melakukan uji kualitas jagung pipil milik kelompok tani (poktan) Desa Tala. Hasil pengujian menunjukkan kadar air jagung berada pada kisaran 12,9 hingga 13,1 persen, sesuai standar pembelian Bulog yang mensyaratkan maksimal 14 persen.Kapolsek Kairatu Timur menegaskan, peran Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif mengawal program ketahanan pangan hingga ke tingkat petani.“Polri hadir sebagai fasilitator untuk memastikan hasil panen masyarakat dapat terserap pasar dengan baik. Ini bagian dari dukungan kami terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.Bulog Provinsi Maluku menyatakan kesiapan menyerap hasil panen jagung petani Desa Tala dengan harga Rp6.400 per kilogram, ditambah PPh 1,5 persen, dengan syarat telah dikemas dalam karung bersih. Rencana penyerapan dijadwalkan pada 7–8 April 2026 dengan volume sekitar 4 ton.Namun, keterbatasan gudang penampungan di Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi kendala distribusi. Untuk itu, petani disarankan mengirim hasil panen langsung ke gudang Bulog di kawasan Kate-kate, Ambon.Perwakilan Bulog menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung penyerapan hasil pertanian lokal selama memenuhi standar mutu.“Kami siap membeli hasil panen petani sepanjang kualitasnya sesuai ketentuan. Ini bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung petani lokal,” kata perwakilan manajemen Bulog.Melalui sinergi Polri, Bulog, dan petani, diharapkan rantai distribusi hasil pertanian di wilayah Seram Bagian Barat semakin efisien, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. PNO-12 30 Mar 2026, 14:43 WIT
Polisi Kerahkan 637 Personel Gabungan Amankan Tradisi Pukul Sapu Papuanewsonline.com, Leihitu – Sebanyak 637 personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan tradisi adat Pukul Sapu di Desa Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).Pengamanan dilakukan melalui razia kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang menuju lokasi kegiatan. Aparat menyasar minuman keras, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Ambon, Kompol Androyuan Elim, S.I.K., bersama jajaran, serta melibatkan personel Polsek Leihitu.Selain razia, ratusan personel juga disiagakan di lokasi acara dan sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi tahunan tersebut.Tradisi Pukul Sapu sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Mamala dan Morella yang sarat nilai historis dan filosofis. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, tradisi ini juga dimaknai sebagai simbol keberanian, solidaritas, serta sarana mempererat tali persaudaraan antar warga.Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.“Polda Maluku bersama jajaran berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat, termasuk tradisi adat seperti Pukul Sapu. Upaya preventif melalui razia dan pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sejak dini, sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dalam pelaksanaan tradisi tersebut.Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan razia berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. PNO-12 30 Mar 2026, 14:34 WIT
Pilihan Redaksi
Dinas PU Mimika Imbau Warga Jaga Fasilitas, Penanganan Infrastruktur Air Dilakukan Menyeluruh Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar tidak dirusak. Imbauan tersebut disampaikannya saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (30/03/2026).Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dinas PU tahun ini akan melakukan penanganan menyeluruh terhadap berbagai kerusakan fasilitas, khususnya infrastruktur air di sejumlah wilayah. Penanganan dilakukan secara simultan dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kapasitas pengelolaan profesional.Menurutnya, pemerintah telah menginventarisasi sejumlah kerusakan dan titik-titik krusial yang mengalami gangguan, termasuk fasilitas yang tidak berfungsi optimal. Pada tahap awal, perbaikan akan ditangani oleh Dinas PU, sementara pengelolaan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak ketiga melalui kerja sama kontraktual.“Dari laporan distrik dan kampung, masyarakat masih mengalami keterbatasan dalam melakukan perawatan, terutama saat terjadi kerusakan peralatan. Karena itu, diperlukan pengelolaan profesional agar fasilitas dapat berfungsi secara berkelanjutan,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan, sejumlah kerusakan fasilitas disebabkan oleh pencurian komponen penting, seperti panel solar cell dan inverter. Akibatnya, fasilitas seperti pompa air tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.Awalnya, pengelolaan fasilitas diserahkan kepada masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya belum berjalan optimal, sehingga kini pemerintah mengambil alih kembali untuk ditata ulang. Tahun ini, anggaran khusus telah disiapkan untuk perbaikan sebelum nantinya dikelola oleh pihak profesional.Adapun wilayah yang menjadi prioritas penanganan meliputi Mimika Barat Jauh, Kapiraya, Mimika Barat Tengah (termasuk Utama Puruka), Mimika Barat (Kokonau), Mimika Tengah (Atuka), serta Manasari dan Nayaro.Selain penanganan, pemerintah juga merencanakan pembangunan baru menggunakan sistem desalinasi di wilayah Ipaya pada tahun ini.Ke depan, setiap pembangunan fasilitas tidak lagi langsung diserahkan kepada masyarakat, melainkan kepada pengelola profesional yang akan menempatkan tenaga teknis dan mekanik di lapangan guna memastikan operasional dan perawatan berjalan optimal.Pemerintah saat ini juga membangun komunikasi dengan berbagai pihak, seperti PT Freeport Indonesia, pemerintah daerah, serta pihak swasta, termasuk Koperasi Maria Bintang Laut. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan fasilitas sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.Melalui kerja sama tersebut, pemerintah optimistis seluruh fasilitas, baik yang dibangun pemerintah maupun pihak swasta, dapat dikelola lebih baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir dan pinggiran. Penulis: Bim Editor: GF 30 Mar 2026, 18:06 WIT
Pemkab Mimika Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan, Bupati Ingatkan Konsekuensi Bagi Daerah Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam menjalankan seluruh program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat, Senin (30/03/2026).Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan bahwa setiap daerah wajib melaksanakan program-program tersebut sesuai arahan Presiden dan kebijakan pemerintah pusat, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.Menurutnya, terdapat konsekuensi atau sanksi bagi daerah yang tidak menjalankan program strategis nasional dengan baik. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk bekerja serius dan bertanggung jawab dalam pelaksanaannya.“Standar kebijakan ditetapkan di pusat, sementara pelaksanaannya berada di daerah dengan dukungan anggaran dari pusat. Ini harus dipahami dengan baik oleh seluruh pejabat,” ujarnya.Ia mengungkapkan, dari 12 program strategis nasional yang telah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah melaksanakan seluruhnya, meski diakui belum berjalan maksimal.Ke depan, Bupati menekankan perlunya peningkatan kinerja dan koordinasi agar pelaksanaan program dapat lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan aparatur dalam menyikapi berbagai kebijakan nasional. Terkait wacana penerapan work from home (WFH), menurutnya, hal tersebut perlu disikapi secara bijak.“Meskipun belum ada instruksi resmi yang kita terima secara langsung, kita sudah memperoleh informasi dari berbagai sumber. Kebijakan ini juga bertujuan untuk efisiensi, termasuk dalam penggunaan bahan bakar. Karena itu, kita diharapkan berperan dalam penghematan dan penggunaan sumber daya secara bijak,” jelasnya.Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap seluruh program nasional dapat berjalan efektif di daerah serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penulis: Bim Editor: GF 30 Mar 2026, 15:33 WIT
Bupati Boven Digoel Arahkan ASN Untuk Tingkatkan Kedisiplinan dan Kinerja Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, Bupati menyampaikan sejumlah arahan strategi terkait kedisiplinan, kinerja pemerintahan, serta tanggung jawab pelayanan publik.Bupati mengapresiasi ASN yang tetap hadir dan menjalankan tugas dengan semangat, sekaligus mengingatkan pentingnya kehadiran pimpinan perangkat daerah sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan organisasi pemerintahan. "Laksanakan tugas seperti biasa dan menunjukkan kinerja melalui kerja nyata. Sampai isu yang berkembang justru menurunkan semangat kerja," tegas Bupati.Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah pelayanan kepada masyarakat, bukan simbol prestise. Seluruh pejabat diminta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan menyelaraskan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. "Jabatan adalah amanah, bukan simbol prestise," tambahnya.Bupati juga menyoroti peran kepala distrik agar lebih aktif hadir di wilayah kerja masing-masing. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dinilai penting dan tidak hanya dilakukan pada momentum hari besar keagamaan maupun peringatan nasional.Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai tanggung jawab bersama seluruh pimpinan OPD. Ia meminta seluruh jajaran segera menyesuaikan program kerja dengan dinamika kebijakan pemerintah pusat.Dengan apel gabungan ini, Bupati berharap ASN Kabupaten Boven Digoel dapat meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat komitmen untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penulis: Hend Editor: GF 30 Mar 2026, 15:00 WIT
Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Dir Intelkam: Tingkatkan Monitoring Lapangan Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku memperkuat peran deteksi dini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui apel pagi gabungan yang dipimpin Direktur Intelijen Keamanan (Dir Intelkam), Senin (30/3/2026), di Ambon.Apel pagi gabungan personel dan aparatur sipil negara (ASN) Polda Maluku digelar di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta perwira menengah sebagai bagian dari konsolidasi internal pasca pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.Dalam arahannya, Dir Intelkam Polda Maluku menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh personel yang merayakan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan ASN yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Maluku tetap kondusif,” ujarnya.Lebih lanjut, Dir Intelkam menegaskan pentingnya penguatan fungsi intelijen melalui peningkatan monitoring situasi di lapangan. Seluruh personel diminta aktif melakukan pemantauan perkembangan kamtibmas di wilayah tugas masing-masing.Ia juga menekankan agar setiap informasi yang diperoleh segera dilaporkan secara berjenjang sebagai bagian dari sistem deteksi dini dan peringatan cepat kepada pimpinan, sesuai dengan Instruksi Kapolri Nomor 1 Tahun 1997.“Monitoring situasi kamtibmas harus dilakukan secara intensif dan dilaporkan secara berjenjang. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pimpinan,” tegasnya.Apel pagi ini menjadi wujud komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, dalam memperkuat fungsi intelijen sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan. Langkah ini sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali melalui sistem pelaporan yang cepat, akurat, dan terintegrasi. PNO-12 30 Mar 2026, 14:48 WIT
Polri Fasilitasi Petani Jagung SBB, Bulog Siap Serap 4 Ton Hasil Panen Desa Tala Papuanewsonline.com, Ambon - Polsek Kairatu Timur, Polres Seram Bagian Barat, memfasilitasi koordinasi petani jagung Desa Tala dengan Bulog Provinsi Maluku di Ambon, Jumat (27/3/2026), guna memastikan penyerapan hasil panen yang telah memenuhi standar nasional.Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 WIT di Kantor Bulog Provinsi Maluku itu dipimpin Kapolsek Kairatu Timur Iptu Lodewyk R. Alfons bersama Bhabinkamtibmas Desa Tala Aipda Victor Siloy. Koordinasi dilakukan dengan manajemen Bulog guna mempercepat distribusi dan pemasaran hasil panen petani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.Dalam pertemuan tersebut, Bulog melakukan uji kualitas jagung pipil milik kelompok tani (poktan) Desa Tala. Hasil pengujian menunjukkan kadar air jagung berada pada kisaran 12,9 hingga 13,1 persen, sesuai standar pembelian Bulog yang mensyaratkan maksimal 14 persen.Kapolsek Kairatu Timur menegaskan, peran Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif mengawal program ketahanan pangan hingga ke tingkat petani.“Polri hadir sebagai fasilitator untuk memastikan hasil panen masyarakat dapat terserap pasar dengan baik. Ini bagian dari dukungan kami terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.Bulog Provinsi Maluku menyatakan kesiapan menyerap hasil panen jagung petani Desa Tala dengan harga Rp6.400 per kilogram, ditambah PPh 1,5 persen, dengan syarat telah dikemas dalam karung bersih. Rencana penyerapan dijadwalkan pada 7–8 April 2026 dengan volume sekitar 4 ton.Namun, keterbatasan gudang penampungan di Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi kendala distribusi. Untuk itu, petani disarankan mengirim hasil panen langsung ke gudang Bulog di kawasan Kate-kate, Ambon.Perwakilan Bulog menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung penyerapan hasil pertanian lokal selama memenuhi standar mutu.“Kami siap membeli hasil panen petani sepanjang kualitasnya sesuai ketentuan. Ini bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung petani lokal,” kata perwakilan manajemen Bulog.Melalui sinergi Polri, Bulog, dan petani, diharapkan rantai distribusi hasil pertanian di wilayah Seram Bagian Barat semakin efisien, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. PNO-12 30 Mar 2026, 14:43 WIT
Polisi Kerahkan 637 Personel Gabungan Amankan Tradisi Pukul Sapu Papuanewsonline.com, Leihitu – Sebanyak 637 personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan tradisi adat Pukul Sapu di Desa Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).Pengamanan dilakukan melalui razia kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang menuju lokasi kegiatan. Aparat menyasar minuman keras, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Ambon, Kompol Androyuan Elim, S.I.K., bersama jajaran, serta melibatkan personel Polsek Leihitu.Selain razia, ratusan personel juga disiagakan di lokasi acara dan sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi tahunan tersebut.Tradisi Pukul Sapu sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Mamala dan Morella yang sarat nilai historis dan filosofis. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, tradisi ini juga dimaknai sebagai simbol keberanian, solidaritas, serta sarana mempererat tali persaudaraan antar warga.Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.“Polda Maluku bersama jajaran berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat, termasuk tradisi adat seperti Pukul Sapu. Upaya preventif melalui razia dan pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sejak dini, sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dalam pelaksanaan tradisi tersebut.Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan razia berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. PNO-12 30 Mar 2026, 14:34 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Pendidikan & Kesehatan Lihat semua
400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang Papuanewsonline.com, Semarang - Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan mulai 31 Maret 2026.SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) sebelumnya telah mengumumkan hasil NST Tahap II, yang menetapkan 400 peserta terbaik nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan.Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.Penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif.“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.Ia menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.Secara tidak langsung, Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%). Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa.Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkiprah di tingkat nasional maupun global.Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan informasi ini dapat segera diketahui masyarakat. PNO-12 30 Mar 2026, 14:21 WIT
4 Personel Polda Maluku Lolos Seleksi S2-PTIK 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku kembali menorehkan capaian dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Polri. Sebanyak empat personel dinyatakan lulus seleksi S2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Tahun Anggaran 2026, setelah melalui proses seleksi berjenjang yang ketat, transparan, dan akuntabel dari tingkat daerah hingga pusat.Pengumuman hasil seleksi tersebut disampaikan melalui video conference (vicon) yang dipimpin langsung oleh Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol Erthel Stephan, SH, S.I.K., M.Si., Kamis (26/3/2026), dan diikuti Wakapolda Maluku Brigjen Pol Iman Thobroni dari ruang vicon Mapolda Maluku.Wakapolda didampingi Irwasda Polda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, Kabag Dalpers Biro SDM, panitia seleksi, pengawas internal, serta para peserta seleksi S2-PTIK Panda Polda Maluku.Dari total 10 peserta yang mengikuti seleksi di tingkat daerah (Panda Polda Maluku), sebanyak 5 orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke seleksi tingkat pusat di Mabes Polri. Selanjutnya, melalui tahapan seleksi pusat yang lebih kompetitif, meliputi uji akademik, penelusuran mental kepribadian, rekam jejak, hingga penilaian komprehensif lainnya, sebanyak 4 peserta akhirnya dinyatakan lulus terpilih, sementara 1 peserta Lulus tidak terpilih.Proses seleksi tersebut dilaksanakan secara terbuka dengan melibatkan pengawasan internal dan eksternal, serta mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH) sebagai komitmen Polri dalam rekrutmen dan pendidikan.Wakapolda Maluku Brigjen Pol Iman Thobroni menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan meningkatnya daya saing SDM Polri di wilayah Maluku di tingkat nasional.“Keberhasilan empat personel ini menunjukkan bahwa SDM Polda Maluku mampu bersaing secara nasional melalui proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel. Ini bukan hanya capaian individu, tetapi juga hasil pembinaan yang berkelanjutan di lingkungan Polda Maluku,” ujar Wakapolda.Ia menambahkan, pendidikan S2-PTIK merupakan jalur strategis dalam mencetak perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan.“Kami berkomitmen mendorong peningkatan kualitas SDM Polri. Para peserta yang lulus diharapkan dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan kembali membawa kontribusi nyata bagi institusi maupun masyarakat,” tambahnya.Pelaksanaan vicon pengumuman hasil seleksi berlangsung lancar dan menjadi bagian dari upaya Polri menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi pendidikan. PNO-12 27 Mar 2026, 15:05 WIT
Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan pascabencana di sejumlah wilayah di Sumatera melalui penguatan koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers bersama yang digelar di Situation Room Bina Graha, Jakarta, Rabu (25/3/2026).Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menjelaskan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini mencakup percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, perbaikan infrastruktur dasar, serta pemulihan layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.Selain itu, Suharyanto menegaskan bahwa distribusi bantuan logistik dan dukungan operasional di lapangan terus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk penyaluran dana tunggu hunian serta pendampingan teknis kepada pemerintah daerah guna memastikan proses pemulihan berjalan efektif.“Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) akan membangun sebanyak 36.000 hunian tetap bagi korban terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dalam prosesnya masyarakat terdampak bencana akan diberikan berbagai pilihan, apabila masyarakat ingin mendapatkan rumah yang lebih baik dan terpusat maka silahkan masyarakat bisa mendaftar ke pemerintah kabupaten/kota dan nanti pemerintah kabupaten/kota akan menyalurkannya, sementara jika masyarakat ingin tetap berada di kampungnya dan memiliki tanah milik sendiri yang aman dari bencana maka akan dibangun oleh BNPB dan apabila ingin membangun rumahnya sendiri juga boleh, kami akan terus mendampingi dan memberikan petunjuk teknis agar masyarakat juga aman’’ ujar SuharyantoPada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang telah disepakati bersama pemerintah pusat.Ia menilai, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan di lapangan sekaligus mengatasi berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan program.Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian penuh terhadap percepatan penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.Pemerintah, lanjutnya, memastikan seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.Secara keseluruhan, pemerintah berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan pascabencana selesai, sekaligus memastikan pembangunan kembali dilakukan dengan lebih baik, aman, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (GF) 26 Mar 2026, 15:34 WIT
Bupati Boven Digoel Meresmikan Puskesmas dan Rumah Petugas Kesehatan Kawagit Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terus memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman dengan meresmikan Puskesmas dan Rumah Petugas Kesehatan di Distrik Kawagit pada 16 Maret 2026.Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Boven Digoel, Roni Omba, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.Dalam sambutannya, Roni Omba menegaskan bahwa kehadiran fasilitas kesehatan yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut."Puskesmas dan Rumah Petugas Kesehatan ini diharapkan dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Kawagit dan sekitarnya," ujarnya.Acara peresmian ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boven Digoel, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor kesehatan.Keberadaan Puskesmas Kawagit diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan medis.Selain itu, rumah petugas kesehatan yang dibangun di lokasi tersebut menjadi fasilitas penunjang penting agar tenaga medis dapat tinggal dan bertugas secara optimal di wilayah Kawagit.Roni Omba juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan fasilitas kesehatan tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian."Kami akan terus mendukung program-program kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Boven Digoel," tambahnya.Puskesmas Kawagit dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang rawat inap, ruang persalinan, hingga laboratorium sederhana yang dapat digunakan untuk pemeriksaan dasar.Dengan fasilitas yang tersedia, masyarakat di Distrik Kawagit kini diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau.Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal guna meningkatkan derajat kesehatan serta kesejahteraan di wilayah Boven Digoel. Penulis: Hendrik Editor: GF 26 Mar 2026, 15:15 WIT
PMI Pertimbangkan Bantuan Medis untuk Iran, Skema Penyaluran Disiapkan Lewat Jalur Internasional Papuanewsonline.com, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk mengirimkan bantuan kesehatan ke Iran melalui jalur internasional. Wacana ini mencuat setelah adanya permintaan resmi dari pemerintah Iran yang disampaikan melalui perwakilan diplomatiknya di Indonesia.Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam pertemuan bersama Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Markas PMI, Jakarta Selatan, Rabu (18/3). Pertemuan itu menjadi awal pembahasan serius terkait dukungan kemanusiaan yang dapat diberikan Indonesia.Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kondisi sektor kesehatan di Iran saat ini membutuhkan perhatian, terutama dalam hal ketersediaan fasilitas rumah sakit dan pasokan obat-obatan. Oleh karena itu, PMI mulai mengkaji kemungkinan bantuan yang dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.“Seperti biasa, bantuan akan disalurkan melalui PMI ke Palang Merah Internasional (Red Crescent) negara tetangga, seperti Turki, kemudian diteruskan ke Iran untuk masyarakat,” ujar Kalla.Ia menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan tidak dilakukan secara langsung oleh pemerintah Indonesia, melainkan melalui jaringan organisasi kemanusiaan internasional. Skema ini dinilai lebih efektif sekaligus memastikan bantuan dapat diterima dengan cepat oleh masyarakat yang membutuhkan.Dalam proses distribusinya, PMI juga mempertimbangkan penggunaan jalur logistik melalui negara-negara terdekat seperti Pakistan atau Turki. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pengiriman sekaligus meminimalkan hambatan distribusi di tengah situasi yang kompleks.Namun demikian, aspek efisiensi biaya juga menjadi perhatian utama. Jusuf Kalla menyebutkan bahwa pengiriman obat langsung dari Indonesia berpotensi menimbulkan biaya tinggi yang tidak sebanding dengan nilai bantuan itu sendiri.“Lebih baik membeli obat di negara terdekat. Pengalaman kami, harga obat di Pakistan bisa setengah lebih murah dibanding di Indonesia,” katanya.Saat ini, PMI masih melakukan perhitungan terkait total kebutuhan bantuan, termasuk jenis obat-obatan dan perlengkapan medis yang diperlukan oleh Iran. Koordinasi lebih lanjut juga akan dilakukan bersama Kementerian Kesehatan untuk memastikan kelancaran teknis penyaluran bantuan. Langkah PMI ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan global, khususnya dalam membantu negara yang tengah menghadapi tantangan di sektor kesehatan melalui kerja sama organisasi kemanusiaan internasional. (GF) 19 Mar 2026, 12:08 WIT
KM Gandha Nusantara 17 Mati Mesin di Perairan Maluku Utara, Basarnas Ternate Kerahkan Personel Papuanewsonline.com, Ternate – Sebuah kapal rute Bitung–Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara sehingga memicu operasi pencarian dan pertolongan oleh Basarnas Ternate bersama unsur SAR gabungan.Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari pihak PELNI Ternate melalui Rudi Arif pada Minggu, 15 Maret 2026.Berdasarkan kronologi kejadian, pada Sabtu 14 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WIT, KM Gandha Nusantara 17 berlayar dari Bitung menuju Ternate. Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT kapal dilaporkan mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan sekitar Maluku Utara.Pihak kru kapal sempat melakukan upaya perbaikan secara mandiri untuk mengatasi gangguan pada mesin. Namun hingga beberapa waktu kemudian perbaikan tersebut belum berhasil dilakukan sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PELNI. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan penanganan melalui operasi SAR.Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengatakan bahwa pada pukul 12.15 WIT Tim Rescue Kantor SAR Ternate bersama unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.Di sisi lain, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian juga sempat berusaha melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami kerusakan tersebut. Namun upaya tersebut terkendala kondisi gelombang laut yang mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter.Selain itu dilaporkan kapal mengalami kemiringan sekitar 20 derajat sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut oleh tim penyelamat. Hingga saat ini proses evakuasi dan upaya penyelamatan masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, KPLP Ternate, PT PELNI, serta kapal KM Sabuk Nusantara 115. Sementara itu jumlah korban yang berada di kapal dilaporkan sebanyak tujuh orang dan seluruhnya masih dalam proses penanganan oleh tim SAR. (GF) 16 Mar 2026, 21:32 WIT
Seni & Budaya Lihat semua
Wakapolda Maluku Hadiri Tradisi Pukul Sapu Lidi Papuanewsonline.com, Leihitu – Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku menghadiri tradisi adat Pukul Sapu Lidi yang digelar dalam rangka 7 Syawal 1447 Hijriah di Negeri Morela dan Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).Tradisi yang telah berlangsung sejak abad ke-17 ini merupakan refleksi perjuangan Kapitan Tulukabessy dalam melawan penjajah Belanda di Benteng Kapahaha. Hingga kini, tradisi tersebut terus dilestarikan dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Maluku.Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 7 Syawal ini berlangsung meriah dan sarat makna, serta dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, dan masyarakat, bahkan turut disaksikan wisatawan mancanegara.Rangkaian acara diawali dengan penyambutan tamu kehormatan melalui Tari Manuhua di Lapangan Tulukabessy, dilanjutkan dengan prosesi sakral pembakaran obor Kapitan Tulukabessy sebagai simbol semangat perjuangan leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.Berbagai pertunjukan seni tradisional turut memeriahkan suasana, di antaranya Tari Rete, Tari Salewangi, Tari Lissa Kapahaha, hingga Tari Cakalele yang mencerminkan nilai kepahlawanan masyarakat Maluku.Raja Negeri Morela, Fadil Sialana, menyampaikan bahwa tradisi Pukul Sapu Lidi bukan sekadar ritual budaya, tetapi memiliki nilai filosofis yang mendalam.“Tradisi ini bukan ajang balas dendam, melainkan wujud syukur, sarana mempererat silaturahmi, serta memupuk keberanian dan semangat persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, juga mengapresiasi konsistensi masyarakat dalam menjaga warisan budaya tersebut.“Pukul Sapu Lidi adalah warisan luhur yang membentuk karakter, memperkuat persatuan, dan menanamkan nilai sportivitas dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Gubernur.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus upaya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.“Tradisi Pukul Sapu Lidi mengandung nilai-nilai positif seperti keberanian, persaudaraan, dan persatuan. Ini menjadi kekuatan sosial yang harus terus dijaga bersama sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Maluku,” ungkap Wakapolda.Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk melalui pelestarian tradisi budaya.Kehadiran Forkopimda dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam merawat warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di Bumi Raja-Raja. PNO-12 30 Mar 2026, 14:13 WIT
Halal Bihalal dan Temu Kangen Rumah Yatim Dhuafa Baiturrosul, Perkuat Silaturahmi di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal dan temu kangen yang diselenggarakan oleh Rumah Yatim dan Dhuafa Baiturrosul pada Minggu, 29 Maret 2026.Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Yayasan Baiturrosul, Muhammad Rafly, menyampaikan kisah berdirinya panti asuhan yang sarat nilai keikhlasan dan pengorbanan. Ia menjelaskan bahwa Panti Asuhan Baitur Rasul didirikan pada tahun 2018, berawal dari kebiasaan almarhum ayahnya yang gemar membantu sesama tanpa pamrih.“Awalnya tidak ada niat mendirikan panti. Hanya dari kebiasaan memberi makan dan membantu, hingga akhirnya ada sekitar 10 anak yang tinggal bersama kami, meskipun kondisi ekonomi saat itu sangat sederhana,” ungkap Rafly.Ia juga mengenang pesan sederhana namun mendalam dari almarhum ayahnya yang menjadi pegangan hingga saat ini, “Ini untuk bekal saya nanti di akhirat.” Dengan keikhlasan, meskipun hanya dengan hidangan sederhana seperti telur dan kecap, semangat berbagi terus dijaga hingga akhirnya panti berkembang dan resmi berbadan hukum sebagai yayasan pada tahun 2025.Rafly menambahkan, saat ini anak-anak panti menjalani pendidikan formal di luar, seperti di YPMNU, serta mendapatkan pembinaan keagamaan setiap sore, termasuk mengaji, membaca Yasin, dan mengamalkan Ratib Al-Haddad.“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi. Harapan kami, kebersamaan ini bisa terus berlanjut, tidak hanya hari ini, tetapi di waktu-waktu yang Allah izinkan,” tambahnya.Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, Ustadz Amin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga memohon maaf karena belum sempat berkunjung selama bulan Ramadan akibat kesibukan.“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Ini menunjukkan kepedulian dan kebersamaan yang luar biasa dari semua pihak, baik donatur, simpatisan, maupun masyarakat,” ujarnya.Dalam tausiyahnya, Ustadz Amin menyampaikan tiga pesan penting pasca Idul Fitri. Pertama, pentingnya melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal yang memiliki keutamaan seperti berpuasa selama satu tahun. Kedua, menjaga dan mempererat silaturahmi sebagai esensi dari tradisi halal bihalal. Ketiga, meluruskan anggapan keliru bahwa bulan Syawal adalah bulan sial, yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya legalitas formal panti asuhan agar segera didaftarkan ke Dinas Sosial guna memperkuat pengakuan secara hukum.Ustadz Amin turut memberikan pesan kepada para pengasuh agar menjaga lingkungan panti tetap aman dan nyaman bagi anak-anak. Ia menekankan tiga hal yang harus dihindari, yakni pelecehan seksual, perundungan (bullying), serta sikap intoleransi.“Kita harus memastikan anak-anak ini mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan lingkungan yang sehat untuk tumbuh dan berkembang,” tegasnya.Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pengasuh, anak-anak panti, serta masyarakat. Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian yang terjalin dapat terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi semua pihak. Penulis: Bim Editor: GF 29 Mar 2026, 21:03 WIT
Bahasa Indonesia Resmi Masuk Vatican News, Tonggak Baru Komunikasi Gereja Papuanewsonline.com, Vatikan - Bahasa Indonesia kini menorehkan sejarah baru di tingkat global setelah resmi digunakan dalam layanan Vatican News, media resmi Takhta Suci di Vatikan.Dengan penambahan ini, bahasa Indonesia menjadi bahasa ke-57 yang tersedia di kanal tersebut, membuka akses yang lebih luas bagi umat Katolik, khususnya di Indonesia, untuk mengikuti informasi Gereja dalam bahasa mereka sendiri.Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara perwakilan Indonesia dan Dikasteri Komunikasi Vatikan yang berlangsung pada Rabu (25/3/2026) di Kantor Pusat Vatican News dan Radio Vatikan.Langkah ini tidak hanya sekadar penambahan bahasa baru, melainkan menjadi simbol kedekatan antara Gereja universal dengan umat Katolik di Indonesia.Dalam kesempatan tersebut, Vatican News menegaskan bahwa kerja sama ini memungkinkan semakin banyak umat untuk menerima pesan Bapa Suci dalam bahasa ibu mereka.Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh delegasi Dikasteri Komunikasi, Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono.Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, menyebut momen ini memiliki makna yang jauh melampaui aspek administratif.“Ini adalah perayaan persahabatan yang abadi, pengakuan identitas nasional kita, dan penguatan jembatan iman antara Indonesia dan jantung Gereja universal,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa kehadiran bahasa Indonesia di Vatican News menjadi kabar baik yang nyata bagi umat Katolik di Indonesia dan kawasan sekitarnya.“Ini membuka jalur langsung menuju informasi Gereja universal. Umat kini dapat mendengar suara Bapa Suci dalam bahasa ibu mereka sendiri,” kata Mgr Agustinus.Sementara itu, Prefek Dikasteri Komunikasi, Paolo Ruffini, menegaskan pentingnya bahasa sebagai sarana pelayanan yang efektif dalam menjangkau umat secara lebih mendalam.Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, menyebut penandatanganan ini sebagai tonggak bersejarah bagi Indonesia.“Ini adalah historic moment for Indonesia, khususnya bagi umat Katolik,” ujarnya.Ia menilai, kehadiran bahasa Indonesia dalam Vatican News tidak hanya memperluas akses informasi, tetapi juga memperkuat keterhubungan umat Indonesia dengan Gereja universal.Di tengah arus globalisasi, bahasa menjadi jembatan penting dalam menyatukan umat lintas negara. Kini, bahasa Indonesia resmi menjadi bagian dari jembatan tersebut, menghubungkan jutaan umat dengan pesan iman, harapan, dan persaudaraan dari pusat Gereja Katolik dunia. (GF) 27 Mar 2026, 14:51 WIT
Semarak Paskah di Timika, Bundaran Kota Dihiasi Ornamen Religius Papuanewsonline.com, Timika – Wajah Kota Timika tampil lebih semarak dan kental dengan nuansa religius dalam menyambut perayaan Paskah. Komunitas Mimika Berkarya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika menghadirkan sentuhan keindahan dengan memasang berbagai ornamen khas Paskah di sejumlah titik strategis kota pada Kamis (26/3/26).Kawasan-kawasan bundaran ikonik kini dihiasi dekorasi bernuansa iman, seperti salib, lampion, umbul-umbul, hingga lampu berwarna ungu yang memancarkan suasana khidmat, terutama saat malam hari tiba.Ketua Komunitas Mimika Berkarya, Ronald Windesi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif antara komunitas dan pemerintah daerah dalam menyambut hari besar keagamaan sekaligus memperindah kota. "Kami kembali dipercaya untuk menghias beberapa titik strategis yang menjadi ikon Kabupaten Mimika. Ini adalah bukti sinergi yang baik antara komunitas dan pemerintah untuk menyajikan suasana yang berbeda bagi masyarakat," ujarnya.Lokasi yang menjadi fokus penataan meliputi Bundaran Timika Indah, Bundaran Petrosi, dan Bundaran SP2Di Bundaran Timika Indah, dipasang tiga salib berukuran 1,5 Meter serta satu salib besar setinggi tiga meter dari arah Jalan Beliwis, lengkap dengan lampion berbentuk salib dan umbul-umbul. Sementara itu, Bundaran Petrosi dihiasi empat salib dari berbagai arah, dan Bundaran SP2 dipenuhi ornamen serupa dengan tiga salib yang menghadap ke arah Kuala Kencana, Timika, dan SP5, semakin memperkuat suasana perayaan di setiap sudut kota.Ronald juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas kepercayaan yang terus diberikan kepada komunitasnya. Dalam kesempatan yang sama, ia mewakili Komunitas Mimika Berkarya turut menyampaikan ucapan selamat atas satu tahun kepemimpinan Bupati Mimika, Immanuel Kemong, bersama Wakil Bupati John Rettob. Kehadiran berbagai ornamen tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat merasakan suasana Paskah yang lebih khidmat, sekaligus mempererat kebersamaan dan nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mimika.  Penulis: Jid Editor: GF 27 Mar 2026, 12:02 WIT
Wakapolda Maluku Laksanakan Salat Ied Bersama Warga Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu (21/3/2026) pagi, di tengah guyuran hujan.Salat Ied yang dimulai pukul 06.45 WIT tersebut tetap berlangsung khusyuk. Ribuan jemaah, termasuk personel Polda Maluku dan keluarga, bertahan mengikuti ibadah hingga selesai meski cuaca kurang bersahabat.Pelaksanaan salat dihadiri Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, pengurus Bhayangkari, serta masyarakat umum.Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni mengatakan, momentum Idulfitri menjadi pengingat pentingnya memperkuat keimanan dan kebersamaan, termasuk dalam situasi apa pun.“Cuaca tidak menyurutkan semangat kita untuk beribadah. Ini menunjukkan bahwa nilai ketakwaan dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.Bertindak sebagai khatib, Ustadz Husein Abdul Aziz Arbi, Lc., M.A., dalam khutbahnya menekankan bahwa Idulfitri merupakan momentum kembali kepada fitrah serta memperkuat nilai-nilai spiritual setelah Ramadan.“Idulfitri adalah saat untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah, baik sesama umat maupun sebagai bangsa,” kata khatib.Ia juga mengajak jamaah untuk terus menjaga kepedulian sosial dan semangat berbagi sebagai bagian dari karakter seorang muslim.Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 07.30 WIT.Momentum ini sekaligus mencerminkan kebersamaan antara jajaran Polda Maluku dan masyarakat dalam merayakan Idulfitri, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku. PNO-12 22 Mar 2026, 13:35 WIT
Kapolda Maluku Jadi Khatib Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M sekaligus bertindak sebagai khatib, yang berlangsung di *Lapangan Merdeka Kota Ambon, Sabtu (21/3/2026) pukul 06.30 WIT.Pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebut dipimpin oleh Imam Drs. H. Hadi Basalamah, M.Fil.I., dan diikuti oleh ribuan jamaah yang memadati Lapangan Merdeka dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, Ketua Yayasan Al-Fatah Ambon, serta Wali Kota Ambon.Selain itu, hadir pula para Pejabat Utama gabungan TNI-Polri, pimpinan OPD lingkup Provinsi Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan P.P. Lease beserta jajaran, Sekretaris Kota Ambon, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat umum yang turut merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita.Dalam khutbah Idul Fitri yang disampaikannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan makna berakhirnya bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan sebuah proses pendidikan spiritual (madrasah kehidupan) yang membentuk karakter manusia menjadi lebih baik.Kapolda mengutip pandangan para ulama terdahulu yang tidak hanya bergembira menyambut Ramadan, tetapi juga merasa sedih ketika bulan suci tersebut berlalu.“Para ulama salaf berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadan, dan enam bulan berikutnya mereka berdoa agar amal-amalnya diterima oleh Allah SWT. Ini menunjukkan betapa agungnya Ramadan dalam kehidupan seorang mukmin,” ungkap Kapolda.Ia menekankan bahwa Ramadan mengajarkan umat Islam untuk menahan diri, tidak hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari amarah, hawa nafsu, dan ego pribadi.Menurutnya, kekuatan sejati seseorang bukan terletak pada kekuatan fisik, melainkan pada kemampuan mengendalikan diri.“Orang yang kuat bukanlah yang menang dalam pertarungan, tetapi mereka yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah. Inilah kekuatan sejati yang melahirkan kedamaian,” tegasnya.Kapolda menjelaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kembali kepada fitrah, yakni kesucian diri setelah menjalani proses pembinaan selama Ramadan. Ia mengibaratkan Ramadan sebagai proses pendidikan, sementara Idul Fitri adalah hari kelulusan.Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kelulusan tersebut harus diwujudkan dalam perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.“Ibadah Ramadan seharusnya melahirkan pribadi yang lebih lembut hatinya, lebih tenang sikapnya, dan lebih luas kasih sayangnya kepada sesama,” ujarnya.Kapolda juga menekankan pentingnya tradisi saling memaafkan sebagai bagian dari ajaran Islam yang luhur, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan sosial.Menurutnya, memaafkan merupakan akhlak mulia yang mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengendalikan ego demi menjaga persaudaraan. Dalam khutbahnya, Kapolda Maluku turut menyoroti pentingnya menjaga persaudaraan, terutama di tengah keberagaman masyarakat Maluku. Ia mengangkat nilai kearifan lokal hidup orang basudara sebagai fondasi utama kehidupan sosial di daerah ini.Ungkapan seperti potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa, sagu salempeng dibagi dua disebut sebagai cerminan nilai empati, kebersamaan, dan solidaritas yang telah diwariskan oleh para leluhur.“Nilai ini sejalan dengan ajaran Islam, bahwa seseorang tidak sempurna imannya hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri,” jelas Kapolda.Ia menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan merupakan kehendak Allah SWT agar manusia saling mengenal dan memahami.Kapolda juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketenteraman merupakan nikmat besar yang sering kali terlupakan. Tanpa rasa aman, masyarakat tidak dapat menjalankan aktivitas dengan baik, termasuk dalam beribadah.Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa seseorang yang merasa aman, sehat, dan tercukupi kebutuhannya, seakan telah memiliki dunia seisinya.“Menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Setiap ucapan dan tindakan kita memiliki dampak terhadap ketenteraman bersama,” tegasnya.Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam bersikap, termasuk dalam menyikapi informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan.Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa perbedaan dan dinamika sosial merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya dengan bijak.“Islam mengajarkan bahwa perdamaian itu lebih baik. Idul Fitri adalah momentum untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan, dan membuka pintu perdamaian,” ujarnya.Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis, dengan mengedepankan nilai kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan.Mengakhiri khutbahnya, Kapolda Maluku memimpin doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh umat diberikan keberkahan, keselamatan, serta kehidupan yang damai dan harmonis.Ia juga mendoakan agar Provinsi Maluku senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan, serta dijauhkan dari konflik dan perpecahan.“Ya Allah, satukan hati kami, perbaiki hubungan di antara kami, dan jadikan negeri kami negeri yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan,” tutupnya.Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Pada pukul 08.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan khidmat.Melalui momentum Idul Fitri ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian di Bumi Raja-Raja. PNO-12 22 Mar 2026, 13:19 WIT
Video Lainnya
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT