Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
Hadir di Timika, Film 'Maira Whisper From Papua' Dorong Papua menjadi inspirasi Indonesia
Papuanewsonline.com, Timika — Film Maira: Whisper From Papua
hadir lebih awal di Timika sebagai bagian dari rangkaian Road to 5 Februari.
Pemutaran khusus ini menjadi langkah awal sebelum film tersebut resmi tayang
secara nasional pada 5 Februari 2026.
Peluncuran film di Papua dilakukan sebagai bentuk
penghormatan terhadap tanah dan masyarakat adat yang menjadi inti cerita.
Sutradara film, Anggi Friska, menegaskan bahwa Papua tidak ditempatkan sebagai
sekadar latar, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki suara dan kekuatan
untuk menginspirasi Indonesia.
“Karena kami bikin film di Papua, kami juga ingin
menyebarkan ini di Papua duluan sebagai penghormatan bahwa Papua bukan cuma
sekedar objek, tapi dia adalah subjek yang ingin bersuara lebih besar lagi,”
ujar Anggi Friska saat diwawancarai di Timika, Jumat (16/1/2026).
Proses produksi Maira: Whisper From Papua memakan waktu
cukup panjang, terutama dalam menemukan cerita yang tepat. Ide film ini lahir
dari riset mendalam di Tanah Papua, di mana tim produksi banyak berinteraksi
dengan masyarakat adat, mempelajari kebiasaan, serta memahami relasi mereka
dengan alam dan kehidupan.
“Proses paling lama itu justru menemukan cerita. Dari
bertemu banyak orang, melakukan riset, hingga benar-benar memahami kehidupan
masyarakat adat,” jelas Anggi Friska.
Dalam proses pemilihan pemeran, keterlibatan masyarakat
lokal Papua menjadi prioritas utama. Meski tahapan seleksi berlangsung relatif
singkat, proses pelatihan para pemain membutuhkan waktu panjang demi
menghadirkan cerita yang jujur dan otentik sesuai realitas masyarakat Papua.
“Kami ingin melibatkan masyarakat lokal sepenuhnya, karena
film ini adalah suara dari teman-teman Papua,” katanya.
Melalui film ini, Anggi Friska berharap pesan yang
disampaikan mampu menginspirasi masyarakat luas, terutama dalam membangun
kembali hubungan manusia dengan alam. Ia mengaku banyak belajar dari masyarakat
adat Papua tentang makna kehidupan, seni, serta cara menjaga keseimbangan
dengan lingkungan.
“Ketika bencana datang, uang tidak lagi penting.
Yang kita butuhkan adalah air, udara yang baik, pohon, makanan, dan obat-obatan
yang semuanya ada di hutan. Alam adalah segalanya yang perlu kita perjuangkan
untuk kehidupan,” pungkasnya.Penulis: JidEditor: GF
16 Jan 2026, 21:05 WIT
Silaturahmi Kapolda Bersama Inkanas Maluku Dorong Penataan Organisasi dan Pembinaan Generasi
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Perguruan Besar Institusi Karate-Do Nasional (INKANAS) Maluku, Kamis (15/1/2025).Dalam pertemuan tesebut hadir mendampingi Kapolda yaitu Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kepala Bidang Keuangan, dan Dansat Brimob Polda Maluku. Sementara dari INKANAS Maluku hadir Sekretaris Umum Pengurus Daerah Jefri Dulanlebit, Sekretaris Majelis Sabuk Hitam (MSH) Yondri Kappuw, Bendahara Erni Wamnembo, Binpers Corneles Lekatompessy, serta Bidang Gashuku dan Ujian Suparman.Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi Polda Maluku dengan organisasi olahraga bela diri dalam rangka pembinaan karakter, disiplin, serta prestasi generasi muda Maluku.Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Umum Pengda INKANAS Maluku Jefri Dulanlebit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Maluku atas kesempatan audiensi yang diberikan. Ia mengungkapkan pertemuan ini menjadi momentum penting bagi INKANAS Maluku.“Kami merasa bangga dan sangat berterima kasih karena Bapak Kapolda telah meluangkan waktu untuk menerima kami,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan, INKANAS Maluku berencana membentuk kepengurusan definitif yang akan diajukan ke Pengurus Besar untuk selanjutnya dilakukan pelantikan. Ia juga memaparkan sejumlah agenda strategis, di antaranya pelaksanaan kejuaraan karate yang sebelumnya telah digelar di GOR Hotumesse Universitas Pattimura Ambon. INKANAS Maluku juga berencana mengajukan tuan rumah Kejuaraan Nasional INKANAS tahun 2026, serta penyelenggaraan kejuaraan karate dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.Dalam kesempatan itu, disampaikan pula bahwa jumlah kekuatan anggota INKANAS Maluku saat ini mencapai 478 orang, yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Maluku.Menanggapi hal itu, Kapolda Maluku pertama-tama menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan semangat jajaran INKANAS Maluku. Kapolda menegaskan INKANAS merupakan bagian dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), yang memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga karate, termasuk di Provinsi Maluku yang memiliki tujuh perguruan karate.“Pertemuan ini sudah lama saya rencanakan. Saya ingin mengetahui secara langsung kondisi organisasi INKANAS Maluku. Organisasi olahraga, khususnya bela diri, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental generasi muda, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Polri,” ungkapnya.Kapolda Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah INKANAS Maluku untuk menata kembali kepengurusan Pengurus Daerah agar organisasi dapat berjalan lebih aktif, tertib, dan berkesinambungan. Menurutnya, olahraga bela diri tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang beretika, bermental tangguh, dan berdisiplin tinggi.Kemampuan bela diri, kata Kapolda, sangat berkaitan erat dengan profesionalisme, khususnya bagi anggota Polri. Ia menjelaskan dalam kurikulum Polri, bela diri menjadi salah satu elemen penting pembinaan personel, dengan aliran yang digunakan antara lain Judo, Bela Diri Polri, dan Tarung Derajat.“Selain membina atlet dan masyarakat agar bisa berolahraga dan berprestasi, bela diri juga sangat bermanfaat untuk pembinaan kemampuan anggota Polri. Ini menjadi salah satu fokus saya ke depan,” tegas Kapolda.Terkait rencana penyelenggaraan kejuaraan karate, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak harus menunggu momentum Hari Bhayangkara. Yang terpenting, menurut Kapolda, adalah segera membentuk kepengurusan yang solid sehingga agenda pembinaan dan kompetisi dapat segera dirancang dan dilaksanakan.“Segera bentuk kepengurusan. Setelah itu kita rancang dan gelar kejuaraan untuk mencari dan membina bibit unggul atlet muda Maluku. Fokus utama kita adalah membina generasi muda Maluku agar berprestasi, berkarakter, berbudi pekerti, dan berkualitas, sehingga dapat kita dorong ke kejuaraan nasional bahkan internasional,” pungkas Kapolda. PNO-12
16 Jan 2026, 18:55 WIT
Bupati Boven Digoel Jalin Kerja Sama dengan Uncen untuk Datangkan Dokter
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melakukan kunjungan ke Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menjalin kerja sama dalam mendatangkan tenaga dokter ke daerahnya. Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boven Digoel.Dalam pertemuan dengan Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Bupati Roni Omba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap Uncen dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan dokter-dokter yang akan bertugas di Boven Digoel."Kami berharap rencana Pemda untuk membawa pulang dokter-dokter ini dapat didukung penuh oleh pihak kampus demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Bupati Roni Omba.Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyambut baik niat baik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Uncen untuk bekerja sama dalam menyediakan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan."Proses seleksi dokter akan dilakukan secara ketat dan tanpa menurunkan standar, mengingat profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia," kata Rektor Uncen.Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boven Digoel. Bupati Roni Omba juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Jayapura dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga medis.Penulis: HendrikEditor: GF
16 Jan 2026, 18:51 WIT
Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Kapolri Anugerahkan KPLB kepada Bripda Arni Silva Pattipeiluhu
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung prestasi anak bangsa di panggung internasional. Salah satu atlet Polri asal Polda Maluku, Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, menerima Penghargaan Kapolri berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) usai sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia”, yang digelar di The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi atlet-atlet Bhayangkara yang telah mengharumkan nama bangsa.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri secara konsisten memberikan penghargaan dan ruang pengembangan karier bagi personel yang berprestasi, khususnya di tingkat internasional.“Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkan prestasi di SEA Games 2025. Oleh karena itu, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang menjadi atlet berprestasi di SEA Games untuk mendapatkan reward, baik dalam bentuk kenaikan pangkat, kesempatan promosi sekolah, maupun promosi jabatan,” ujar Kapolri.Pada SEA Games 2025, Polri mengirimkan 35 atlet, 1 Bhayangkari, dan 2 official untuk memperkuat kontingen Indonesia. Hasilnya, atlet-atlet Polri berhasil memberikan kontribusi signifikan dengan raihan 5 medali emas, 15 medali perak, dan 10 medali perunggu, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam perhelatan olahraga Asia Tenggara tersebut. Selain atlet Polri, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada 139 atlet dan official berprestasi lainnya.Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, yang bertugas sebagai Bintara Administrasi (BA) pada Ditpolairud Polda Maluku, dinilai layak menerima KPLB sebagai wujud apresiasi atas prestasi, disiplin, dan dedikasinya sebagai atlet sekaligus anggota Polri. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Arni didampingi oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, S.I.K., M.M.Kapolri berharap para atlet Polri terus menjaga dan meningkatkan prestasi pada berbagai ajang internasional ke depan.“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional dan kita titipkan kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih dapat terus kita kibarkan di event internasional,” tegas Kapolri.Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa prestasi olahraga juga membawa dampak positif terhadap citra dan kehormatan institusi Polri.“Kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah, terus menjaga dan membawa harum nama bangsa, serta tentunya nama baik institusi Polri,” tambah Kapolri.Ditempat terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H.S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa capaian Bripda Arni merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Polda Maluku, tetapi juga bagi masyarakat Maluku dan bangsa Indonesia.“Prestasi Bripda Arni Silva Pattipeiluhu membuktikan bahwa personel Polri mampu berprestasi secara profesional, disiplin, dan berintegritas, baik dalam tugas kepolisian maupun di ajang internasional. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dan generasi muda Maluku untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Kapolda Maluku.Polda Maluku, lanjut Kapolda, akan terus mendukung pengembangan potensi personel di berbagai bidang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing global. PNO-12
16 Jan 2026, 16:08 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiens UT Ambon, Perkuat Peningkatan Kualitas SDM Polri
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Universitas Terbuka (UT) Ambon, Kamis (15/01/2025).Audiensi yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan antara Polda Maluku dan UT Ambon, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri melalui akses pendidikan tinggi yang fleksibel, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tuntutan tugas kepolisian.Dalam audiensi tersebut, Kapolda Maluku didampingi Direktur Intelkam, Direktur Samapta, dan Kabid Hukum Polda Maluku. Sementara dari UT Ambon hadir Direktur Yuli Tirtariandi El Anshori, Manager Tata Usaha dan Marketing Ahyar Hanubun, serta Staf Bagian Kerja Sama Abraham Sarapil.Direktur UT Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah meluangkan waktu untuk menerima audiensi tersebut. Ia menegaskan, kerja sama antara UT Ambon dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM Polri.“Kerja sama Universitas Terbuka dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010 dan telah melahirkan ratusan lulusan yang kini menjadi bagian dari anggota Polda Maluku. Pertemuan ini menjadi kehormatan sekaligus momentum penting untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan,” ungkap Direktur UT Ambon.Lebih lanjut dijelaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan sistem terbuka dan jarak jauh. Metode pembelajaran UT dirancang untuk memberikan fleksibilitas, khususnya bagi anggota Polri, ASN, serta masyarakat umum yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak.Proses pembelajaran dilaksanakan melalui sistem belajar mandiri yang didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial online, tutorial tatap muka, serta pemanfaatan platform pembelajaran berbasis teknologi informasi. Dengan metode tersebut, mahasiswa tetap dapat meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab kedinasan.Melalui audiensi ini, UT Ambon berharap kerja sama dengan Polda Maluku dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam mendukung pengembangan SDM, peningkatan pendidikan personel Polri, serta pelaksanaan program-program strategis yang sejalan dengan kebutuhan institusi Polri.Sejalan dengan Direktur UT Ambon, Kapolda Maluku mengaku keberadaan Universitas Terbuka merupakan bagian penting dari program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, termasuk bagi anggota Polri.“Program pemerintah dalam membentuk Universitas Terbuka sangat penting dan berdampak positif, khususnya bagi anggota Polri," sebutnya.Tuntutan tugas yang semakin kompleks, kata Kapolda, menuntut personel Polri memiliki daya saing dan legalitas akademik. "Kehadiran Universitas Terbuka sangat membantu karena anggota Polri dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas pokok,” ujar Kapolda.Kapolda menilai sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh Universitas Terbuka sangat relevan dan solutif bagi personel Polri yang memiliki tuntutan tugas kedinasan yang dinamis, kompleks, dan penuh tantangan. Menurutnya, Universitas Terbuka menjadi peluang strategis bagi Polri untuk memperoleh SDM yang berkualitas tinggi dan berdaya saing.Lebih lanjut, Kapolda menyambut baik sistem pembelajaran UT yang mengedepankan kemandirian belajar, didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial daring, serta pemanfaatan teknologi informasi. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Polri dalam mencetak SDM yang adaptif, berwawasan luas, dan mampu menghadapi perkembangan zaman serta tantangan global.“Metode pembelajaran menjadi faktor yang sangat penting dan harus dikawal secara ketat sesuai SOP agar kualitas Universitas Terbuka benar-benar terjaga dan dipercaya dalam melahirkan lulusan yang produktif dan berkualitas,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga berharap kerja sama antara Polda Maluku dan UT Ambon dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM, sehingga memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas.Kapolda menegaskan komitmen Polda Maluku untuk mendukung program-program pendidikan yang positif dan konstruktif, serta mendorong seluruh personel agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme Polri. PNO-12
16 Jan 2026, 14:41 WIT
Dedikasi Panjang Dunia Jurnalistik, Rustam Madubun Terima Anugerah Noken Pers Papua 2026
Papuanewsonline.com, Nabire — Komitmen panjang di dunia
jurnalistik akhirnya berbuah apresiasi bagi Rustam Madubun. Pemimpin Redaksi
papuadalamberita.com itu menjadi salah satu dari 11 jurnalis senior penerima
Anugerah Noken Pers Papua 2026 yang diberikan oleh Asosiasi Wartawan Papua
(AWP).Rustam Madubun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih
atas penghargaan yang diterimanya. Rustam Madubun yang merupakan Pemimpin Redaksi papuadalamberita.com menuturkan, penghargaan tersebut menjadi yang pertama ia terima sepanjang perjalanan karier jurnalistiknya sejak tahun 1993.“Terima kasih kepada AWP. Sejak menjadi jurnalis pada 1993 hingga tahun 2026 ini, inilah penghargaan pertama yang saya terima dalam profesi saya,” ujar Rustam kepada Papua News Online, Kamis (15/1/2026).Ia menilai anugerah tersebut memiliki makna
tersendiri karena menjadi penghargaan pertama sepanjang perjalanan karier
jurnalistiknya sejak mulai menekuni profesi wartawan pada tahun 1993 hingga
2026.Penghargaan Anugerah Noken Pers Papua 2026 diserahkan dalam
rangkaian Malam Anugerah Noken Pers Papua yang dirangkai dengan Festival Media
se-Tanah Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua
Tengah, Nabire, dan dihadiri insan pers dari berbagai wilayah di Tanah Papua.Pada tahun ini, AWP menganugerahkan satu AWP Award 2026
serta Anugerah Noken Pers Papua 2026 kepada 11 jurnalis senior. Para penerima
dinilai memiliki dedikasi tinggi dan konsistensi dalam mengabdi di dunia
jurnalistik selama lebih dari dua dekade, meskipun dihadapkan pada berbagai
keterbatasan dan tantangan.AWP menilai para jurnalis penerima penghargaan tidak hanya
menjaga profesionalisme, integritas, dan independensi pers, tetapi juga
berperan aktif dalam menyuarakan kepentingan publik, mengawal demokrasi, serta
mendukung pembangunan di Tanah Papua melalui karya-karya jurnalistik mereka.AWP Award 2026 secara khusus diberikan kepada Thonci Wolas
Krenat, wartawan senior Suara Pembaharuan yang juga merupakan Orang Asli Papua
(OAP). Ia dikenal sebagai wartawan OAP pertama yang pernah bertugas di Istana
Negara pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono.Sementara itu, Anugerah Noken Pers Papua 2026 diberikan
kepada 11 jurnalis senior terbaik dari kalangan OAP maupun non-OAP sebagai
bentuk apresiasi atas pengabdian panjang mereka di dunia pers Papua. Para
penerima berasal dari berbagai latar belakang media dan wilayah kerja di Tanah
Papua.Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Papua Tengah
yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Papua
Tengah, Marthen Ukago, dan disaksikan oleh insan pers dari enam provinsi di
Tanah Papua serta para tamu undangan yang hadir.Melalui penganugerahan ini, AWP berharap semangat
profesionalisme, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan publik terus
terjaga, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis Papua berikutnya. (GF)
16 Jan 2026, 00:02 WIT
Pilihan Redaksi
Hadir di Timika, Film 'Maira Whisper From Papua' Dorong Papua menjadi inspirasi Indonesia
Papuanewsonline.com, Timika — Film Maira: Whisper From Papua
hadir lebih awal di Timika sebagai bagian dari rangkaian Road to 5 Februari.
Pemutaran khusus ini menjadi langkah awal sebelum film tersebut resmi tayang
secara nasional pada 5 Februari 2026.
Peluncuran film di Papua dilakukan sebagai bentuk
penghormatan terhadap tanah dan masyarakat adat yang menjadi inti cerita.
Sutradara film, Anggi Friska, menegaskan bahwa Papua tidak ditempatkan sebagai
sekadar latar, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki suara dan kekuatan
untuk menginspirasi Indonesia.
“Karena kami bikin film di Papua, kami juga ingin
menyebarkan ini di Papua duluan sebagai penghormatan bahwa Papua bukan cuma
sekedar objek, tapi dia adalah subjek yang ingin bersuara lebih besar lagi,”
ujar Anggi Friska saat diwawancarai di Timika, Jumat (16/1/2026).
Proses produksi Maira: Whisper From Papua memakan waktu
cukup panjang, terutama dalam menemukan cerita yang tepat. Ide film ini lahir
dari riset mendalam di Tanah Papua, di mana tim produksi banyak berinteraksi
dengan masyarakat adat, mempelajari kebiasaan, serta memahami relasi mereka
dengan alam dan kehidupan.
“Proses paling lama itu justru menemukan cerita. Dari
bertemu banyak orang, melakukan riset, hingga benar-benar memahami kehidupan
masyarakat adat,” jelas Anggi Friska.
Dalam proses pemilihan pemeran, keterlibatan masyarakat
lokal Papua menjadi prioritas utama. Meski tahapan seleksi berlangsung relatif
singkat, proses pelatihan para pemain membutuhkan waktu panjang demi
menghadirkan cerita yang jujur dan otentik sesuai realitas masyarakat Papua.
“Kami ingin melibatkan masyarakat lokal sepenuhnya, karena
film ini adalah suara dari teman-teman Papua,” katanya.
Melalui film ini, Anggi Friska berharap pesan yang
disampaikan mampu menginspirasi masyarakat luas, terutama dalam membangun
kembali hubungan manusia dengan alam. Ia mengaku banyak belajar dari masyarakat
adat Papua tentang makna kehidupan, seni, serta cara menjaga keseimbangan
dengan lingkungan.
“Ketika bencana datang, uang tidak lagi penting.
Yang kita butuhkan adalah air, udara yang baik, pohon, makanan, dan obat-obatan
yang semuanya ada di hutan. Alam adalah segalanya yang perlu kita perjuangkan
untuk kehidupan,” pungkasnya.Penulis: JidEditor: GF
16 Jan 2026, 21:05 WIT
Silaturahmi Kapolda Bersama Inkanas Maluku Dorong Penataan Organisasi dan Pembinaan Generasi
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Perguruan Besar Institusi Karate-Do Nasional (INKANAS) Maluku, Kamis (15/1/2025).Dalam pertemuan tesebut hadir mendampingi Kapolda yaitu Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kepala Bidang Keuangan, dan Dansat Brimob Polda Maluku. Sementara dari INKANAS Maluku hadir Sekretaris Umum Pengurus Daerah Jefri Dulanlebit, Sekretaris Majelis Sabuk Hitam (MSH) Yondri Kappuw, Bendahara Erni Wamnembo, Binpers Corneles Lekatompessy, serta Bidang Gashuku dan Ujian Suparman.Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi Polda Maluku dengan organisasi olahraga bela diri dalam rangka pembinaan karakter, disiplin, serta prestasi generasi muda Maluku.Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Umum Pengda INKANAS Maluku Jefri Dulanlebit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Maluku atas kesempatan audiensi yang diberikan. Ia mengungkapkan pertemuan ini menjadi momentum penting bagi INKANAS Maluku.“Kami merasa bangga dan sangat berterima kasih karena Bapak Kapolda telah meluangkan waktu untuk menerima kami,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan, INKANAS Maluku berencana membentuk kepengurusan definitif yang akan diajukan ke Pengurus Besar untuk selanjutnya dilakukan pelantikan. Ia juga memaparkan sejumlah agenda strategis, di antaranya pelaksanaan kejuaraan karate yang sebelumnya telah digelar di GOR Hotumesse Universitas Pattimura Ambon. INKANAS Maluku juga berencana mengajukan tuan rumah Kejuaraan Nasional INKANAS tahun 2026, serta penyelenggaraan kejuaraan karate dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.Dalam kesempatan itu, disampaikan pula bahwa jumlah kekuatan anggota INKANAS Maluku saat ini mencapai 478 orang, yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Maluku.Menanggapi hal itu, Kapolda Maluku pertama-tama menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan semangat jajaran INKANAS Maluku. Kapolda menegaskan INKANAS merupakan bagian dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), yang memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga karate, termasuk di Provinsi Maluku yang memiliki tujuh perguruan karate.“Pertemuan ini sudah lama saya rencanakan. Saya ingin mengetahui secara langsung kondisi organisasi INKANAS Maluku. Organisasi olahraga, khususnya bela diri, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental generasi muda, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Polri,” ungkapnya.Kapolda Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah INKANAS Maluku untuk menata kembali kepengurusan Pengurus Daerah agar organisasi dapat berjalan lebih aktif, tertib, dan berkesinambungan. Menurutnya, olahraga bela diri tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang beretika, bermental tangguh, dan berdisiplin tinggi.Kemampuan bela diri, kata Kapolda, sangat berkaitan erat dengan profesionalisme, khususnya bagi anggota Polri. Ia menjelaskan dalam kurikulum Polri, bela diri menjadi salah satu elemen penting pembinaan personel, dengan aliran yang digunakan antara lain Judo, Bela Diri Polri, dan Tarung Derajat.“Selain membina atlet dan masyarakat agar bisa berolahraga dan berprestasi, bela diri juga sangat bermanfaat untuk pembinaan kemampuan anggota Polri. Ini menjadi salah satu fokus saya ke depan,” tegas Kapolda.Terkait rencana penyelenggaraan kejuaraan karate, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak harus menunggu momentum Hari Bhayangkara. Yang terpenting, menurut Kapolda, adalah segera membentuk kepengurusan yang solid sehingga agenda pembinaan dan kompetisi dapat segera dirancang dan dilaksanakan.“Segera bentuk kepengurusan. Setelah itu kita rancang dan gelar kejuaraan untuk mencari dan membina bibit unggul atlet muda Maluku. Fokus utama kita adalah membina generasi muda Maluku agar berprestasi, berkarakter, berbudi pekerti, dan berkualitas, sehingga dapat kita dorong ke kejuaraan nasional bahkan internasional,” pungkas Kapolda. PNO-12
16 Jan 2026, 18:55 WIT
Bupati Boven Digoel Jalin Kerja Sama dengan Uncen untuk Datangkan Dokter
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melakukan kunjungan ke Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menjalin kerja sama dalam mendatangkan tenaga dokter ke daerahnya. Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boven Digoel.Dalam pertemuan dengan Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Bupati Roni Omba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap Uncen dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan dokter-dokter yang akan bertugas di Boven Digoel."Kami berharap rencana Pemda untuk membawa pulang dokter-dokter ini dapat didukung penuh oleh pihak kampus demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Bupati Roni Omba.Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyambut baik niat baik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Uncen untuk bekerja sama dalam menyediakan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan."Proses seleksi dokter akan dilakukan secara ketat dan tanpa menurunkan standar, mengingat profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia," kata Rektor Uncen.Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boven Digoel. Bupati Roni Omba juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Jayapura dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga medis.Penulis: HendrikEditor: GF
16 Jan 2026, 18:51 WIT
Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Kapolri Anugerahkan KPLB kepada Bripda Arni Silva Pattipeiluhu
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung prestasi anak bangsa di panggung internasional. Salah satu atlet Polri asal Polda Maluku, Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, menerima Penghargaan Kapolri berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) usai sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia”, yang digelar di The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi atlet-atlet Bhayangkara yang telah mengharumkan nama bangsa.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri secara konsisten memberikan penghargaan dan ruang pengembangan karier bagi personel yang berprestasi, khususnya di tingkat internasional.“Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkan prestasi di SEA Games 2025. Oleh karena itu, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang menjadi atlet berprestasi di SEA Games untuk mendapatkan reward, baik dalam bentuk kenaikan pangkat, kesempatan promosi sekolah, maupun promosi jabatan,” ujar Kapolri.Pada SEA Games 2025, Polri mengirimkan 35 atlet, 1 Bhayangkari, dan 2 official untuk memperkuat kontingen Indonesia. Hasilnya, atlet-atlet Polri berhasil memberikan kontribusi signifikan dengan raihan 5 medali emas, 15 medali perak, dan 10 medali perunggu, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam perhelatan olahraga Asia Tenggara tersebut. Selain atlet Polri, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada 139 atlet dan official berprestasi lainnya.Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, yang bertugas sebagai Bintara Administrasi (BA) pada Ditpolairud Polda Maluku, dinilai layak menerima KPLB sebagai wujud apresiasi atas prestasi, disiplin, dan dedikasinya sebagai atlet sekaligus anggota Polri. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Arni didampingi oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, S.I.K., M.M.Kapolri berharap para atlet Polri terus menjaga dan meningkatkan prestasi pada berbagai ajang internasional ke depan.“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional dan kita titipkan kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih dapat terus kita kibarkan di event internasional,” tegas Kapolri.Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa prestasi olahraga juga membawa dampak positif terhadap citra dan kehormatan institusi Polri.“Kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah, terus menjaga dan membawa harum nama bangsa, serta tentunya nama baik institusi Polri,” tambah Kapolri.Ditempat terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H.S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa capaian Bripda Arni merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Polda Maluku, tetapi juga bagi masyarakat Maluku dan bangsa Indonesia.“Prestasi Bripda Arni Silva Pattipeiluhu membuktikan bahwa personel Polri mampu berprestasi secara profesional, disiplin, dan berintegritas, baik dalam tugas kepolisian maupun di ajang internasional. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dan generasi muda Maluku untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Kapolda Maluku.Polda Maluku, lanjut Kapolda, akan terus mendukung pengembangan potensi personel di berbagai bidang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing global. PNO-12
16 Jan 2026, 16:08 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiens UT Ambon, Perkuat Peningkatan Kualitas SDM Polri
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Universitas Terbuka (UT) Ambon, Kamis (15/01/2025).Audiensi yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan antara Polda Maluku dan UT Ambon, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri melalui akses pendidikan tinggi yang fleksibel, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tuntutan tugas kepolisian.Dalam audiensi tersebut, Kapolda Maluku didampingi Direktur Intelkam, Direktur Samapta, dan Kabid Hukum Polda Maluku. Sementara dari UT Ambon hadir Direktur Yuli Tirtariandi El Anshori, Manager Tata Usaha dan Marketing Ahyar Hanubun, serta Staf Bagian Kerja Sama Abraham Sarapil.Direktur UT Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah meluangkan waktu untuk menerima audiensi tersebut. Ia menegaskan, kerja sama antara UT Ambon dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM Polri.“Kerja sama Universitas Terbuka dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010 dan telah melahirkan ratusan lulusan yang kini menjadi bagian dari anggota Polda Maluku. Pertemuan ini menjadi kehormatan sekaligus momentum penting untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan,” ungkap Direktur UT Ambon.Lebih lanjut dijelaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan sistem terbuka dan jarak jauh. Metode pembelajaran UT dirancang untuk memberikan fleksibilitas, khususnya bagi anggota Polri, ASN, serta masyarakat umum yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak.Proses pembelajaran dilaksanakan melalui sistem belajar mandiri yang didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial online, tutorial tatap muka, serta pemanfaatan platform pembelajaran berbasis teknologi informasi. Dengan metode tersebut, mahasiswa tetap dapat meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab kedinasan.Melalui audiensi ini, UT Ambon berharap kerja sama dengan Polda Maluku dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam mendukung pengembangan SDM, peningkatan pendidikan personel Polri, serta pelaksanaan program-program strategis yang sejalan dengan kebutuhan institusi Polri.Sejalan dengan Direktur UT Ambon, Kapolda Maluku mengaku keberadaan Universitas Terbuka merupakan bagian penting dari program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, termasuk bagi anggota Polri.“Program pemerintah dalam membentuk Universitas Terbuka sangat penting dan berdampak positif, khususnya bagi anggota Polri," sebutnya.Tuntutan tugas yang semakin kompleks, kata Kapolda, menuntut personel Polri memiliki daya saing dan legalitas akademik. "Kehadiran Universitas Terbuka sangat membantu karena anggota Polri dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas pokok,” ujar Kapolda.Kapolda menilai sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh Universitas Terbuka sangat relevan dan solutif bagi personel Polri yang memiliki tuntutan tugas kedinasan yang dinamis, kompleks, dan penuh tantangan. Menurutnya, Universitas Terbuka menjadi peluang strategis bagi Polri untuk memperoleh SDM yang berkualitas tinggi dan berdaya saing.Lebih lanjut, Kapolda menyambut baik sistem pembelajaran UT yang mengedepankan kemandirian belajar, didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial daring, serta pemanfaatan teknologi informasi. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Polri dalam mencetak SDM yang adaptif, berwawasan luas, dan mampu menghadapi perkembangan zaman serta tantangan global.“Metode pembelajaran menjadi faktor yang sangat penting dan harus dikawal secara ketat sesuai SOP agar kualitas Universitas Terbuka benar-benar terjaga dan dipercaya dalam melahirkan lulusan yang produktif dan berkualitas,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga berharap kerja sama antara Polda Maluku dan UT Ambon dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM, sehingga memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas.Kapolda menegaskan komitmen Polda Maluku untuk mendukung program-program pendidikan yang positif dan konstruktif, serta mendorong seluruh personel agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme Polri. PNO-12
16 Jan 2026, 14:41 WIT
Dedikasi Panjang Dunia Jurnalistik, Rustam Madubun Terima Anugerah Noken Pers Papua 2026
Papuanewsonline.com, Nabire — Komitmen panjang di dunia
jurnalistik akhirnya berbuah apresiasi bagi Rustam Madubun. Pemimpin Redaksi
papuadalamberita.com itu menjadi salah satu dari 11 jurnalis senior penerima
Anugerah Noken Pers Papua 2026 yang diberikan oleh Asosiasi Wartawan Papua
(AWP).Rustam Madubun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih
atas penghargaan yang diterimanya. Rustam Madubun yang merupakan Pemimpin Redaksi papuadalamberita.com menuturkan, penghargaan tersebut menjadi yang pertama ia terima sepanjang perjalanan karier jurnalistiknya sejak tahun 1993.“Terima kasih kepada AWP. Sejak menjadi jurnalis pada 1993 hingga tahun 2026 ini, inilah penghargaan pertama yang saya terima dalam profesi saya,” ujar Rustam kepada Papua News Online, Kamis (15/1/2026).Ia menilai anugerah tersebut memiliki makna
tersendiri karena menjadi penghargaan pertama sepanjang perjalanan karier
jurnalistiknya sejak mulai menekuni profesi wartawan pada tahun 1993 hingga
2026.Penghargaan Anugerah Noken Pers Papua 2026 diserahkan dalam
rangkaian Malam Anugerah Noken Pers Papua yang dirangkai dengan Festival Media
se-Tanah Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua
Tengah, Nabire, dan dihadiri insan pers dari berbagai wilayah di Tanah Papua.Pada tahun ini, AWP menganugerahkan satu AWP Award 2026
serta Anugerah Noken Pers Papua 2026 kepada 11 jurnalis senior. Para penerima
dinilai memiliki dedikasi tinggi dan konsistensi dalam mengabdi di dunia
jurnalistik selama lebih dari dua dekade, meskipun dihadapkan pada berbagai
keterbatasan dan tantangan.AWP menilai para jurnalis penerima penghargaan tidak hanya
menjaga profesionalisme, integritas, dan independensi pers, tetapi juga
berperan aktif dalam menyuarakan kepentingan publik, mengawal demokrasi, serta
mendukung pembangunan di Tanah Papua melalui karya-karya jurnalistik mereka.AWP Award 2026 secara khusus diberikan kepada Thonci Wolas
Krenat, wartawan senior Suara Pembaharuan yang juga merupakan Orang Asli Papua
(OAP). Ia dikenal sebagai wartawan OAP pertama yang pernah bertugas di Istana
Negara pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono.Sementara itu, Anugerah Noken Pers Papua 2026 diberikan
kepada 11 jurnalis senior terbaik dari kalangan OAP maupun non-OAP sebagai
bentuk apresiasi atas pengabdian panjang mereka di dunia pers Papua. Para
penerima berasal dari berbagai latar belakang media dan wilayah kerja di Tanah
Papua.Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Papua Tengah
yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Papua
Tengah, Marthen Ukago, dan disaksikan oleh insan pers dari enam provinsi di
Tanah Papua serta para tamu undangan yang hadir.Melalui penganugerahan ini, AWP berharap semangat
profesionalisme, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan publik terus
terjaga, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis Papua berikutnya. (GF)
16 Jan 2026, 00:02 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Bupati Boven Digoel Jalin Kerja Sama dengan Uncen untuk Datangkan Dokter
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melakukan kunjungan ke Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menjalin kerja sama dalam mendatangkan tenaga dokter ke daerahnya. Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boven Digoel.Dalam pertemuan dengan Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Bupati Roni Omba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap Uncen dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan dokter-dokter yang akan bertugas di Boven Digoel."Kami berharap rencana Pemda untuk membawa pulang dokter-dokter ini dapat didukung penuh oleh pihak kampus demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Bupati Roni Omba.Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyambut baik niat baik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Uncen untuk bekerja sama dalam menyediakan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan."Proses seleksi dokter akan dilakukan secara ketat dan tanpa menurunkan standar, mengingat profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia," kata Rektor Uncen.Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boven Digoel. Bupati Roni Omba juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Jayapura dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga medis.Penulis: HendrikEditor: GF
16 Jan 2026, 18:51 WIT
Dinkes Papua Tengah Imbau Waspada Super Flu, Publik Diminta Terapkan PHBS
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Provinsi Papua
Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana
(DKP2KB) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.7/006.01/DKP2KB terkait
kewaspadaan dini terhadap potensi penyebaran penyakit Super Flu. Langkah ini
diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap penyakit menular saluran pernapasan
akut yang memiliki tingkat penularan tinggi.Penyakit Super Flu dinilai berpotensi menimbulkan dampak
luas bagi kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini. Oleh
karena itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas
sektor, khususnya pada layanan kesehatan dan masyarakat umum di wilayah Papua
Tengah.Pelaksana Tugas Kepala Dinas DKP2KB Provinsi Papua Tengah,
dr. Agus, menjelaskan bahwa surat edaran tersebut berfungsi sebagai imbauan
sekaligus pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan kesehatan. Fokus utamanya
adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan, mendorong penerapan
perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperkuat kesiapan fasilitas
layanan kesehatan.Masyarakat diminta untuk aktif mengikuti perkembangan
informasi resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,
Pemerintah Provinsi Papua Tengah, maupun Dinas Kesehatan kabupaten dan kota.
Penyebaran informasi yang akurat dinilai penting untuk mencegah kepanikan
sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif.Upaya pencegahan yang ditekankan meliputi menjaga kebersihan
diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand
sanitizer, menggunakan masker saat mengalami gejala gangguan pernapasan, serta
menghindari kontak dekat dengan individu yang menunjukkan tanda-tanda demam,
batuk, atau sesak napas.Bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah
yang berpotensi terjadi penularan, pemerintah mengimbau agar selalu mengikuti
arahan dari pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan setempat. Kedisiplinan
dalam menerapkan anjuran kesehatan dinilai menjadi kunci utama dalam memutus
rantai penularan.Apabila mengalami gejala yang mengarah pada Super Flu,
masyarakat diminta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan
terdekat. Langkah isolasi mandiri sementara dan pelaporan kondisi kesehatan ke
Puskesmas, rumah sakit, atau Dinas Kesehatan setempat juga sangat dianjurkan.Di sisi lain, fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Papua
Tengah diminta meningkatkan kesiapsiagaan melalui deteksi dini, surveilans
aktif, serta pelaporan kasus suspek secara berjenjang. Upaya ini diharapkan
mampu mempercepat respons penanganan dan melindungi kesehatan masyarakat secara
menyeluruh. Penulis: JidEditor: GF
15 Jan 2026, 17:25 WIT
Ringankan Derita Warga Terdampak Banjir, Polri Hadir Beri Layanan Kesehatan di Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang, kebutuhan layanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama. Menjawab kondisi tersebut, Polri hadir melalui langkah kemanusiaan dengan menyentuh langsung masyarakat, bahkan hingga ke pintu rumah warga yang membutuhkan perawatan khusus.Pusdokes Polri dan Bid Dokes Polda Aceh melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan dan vitamin, edukasi kesehatan, serta home visit kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Tanjung Binjai dan Desa Kula Penaga, Kabupaten Aceh Tamiang Pada Rabu, (14/1/2026).Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu oleh Tim BKO Biddokkes Polda Metro Jaya, Tim BKO Biddokkes Polda Jawa Tengah, dokkes Polres Aceh Tamiang, serta Tim Biddokkes Polda Aceh, sebagai wujud sinergi lintas satuan dalam mendukung percepatan pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana.Kabid Dokkes Polda Aceh, Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M. Si. dalam keterangannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pelayanan kesehatan terpadu Polri di wilayah terdampak bencana. “Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga pascabencana. Kami fokus pada penanganan penyakit yang umum muncul setelah banjir, sekaligus melakukan edukasi dan home visit bagi warga dengan kondisi khusus,” ujar dr. Dafianto Arief.Ia menambahkan, kehadiran tim kesehatan dari berbagai Polda merupakan upaya memperkuat layanan agar menjangkau masyarakat secara merata.“Sinergi tim BKO dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, serta jajaran Polda Aceh memungkinkan pelayanan dilakukan secara optimal, cepat, dan tepat sasaran,” tambahnya.Salah satu dokter yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Penda I dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa sebagian besar keluhan warga berkaitan dengan penyakit pascabanjir.“Penyakit yang paling banyak kami temukan adalah hipertensi, dermatitis, ISPA, diare, serta hiperkolesterolemia. Selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi agar masyarakat memahami cara menjaga kesehatan di lingkungan pascabanjir,” jelasnya.Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat 193 warga menerima layanan kesehatan. Penyakit yang paling dominan antara lain hipertensi sebanyak 70 pasien, dermatitis 50 pasien, hiperkolesterolemia 30 pasien, ISPA 15 pasien, diare 10 pasien, diabetes melitus 5 pasien, serta keluhan sakit gigi 3 pasien.Tim juga melaksanakan home visit terhadap warga dengan kondisi suspek psoriasis vulgaris dan stroke non hemoragik. Perwakilan dokkes Polres Aceh Tamiang, APITU Faisal Riza Syahputra, AMK, menyampaikan bahwa pendekatan jemput bola menjadi kunci dalam pelayanan kesehatan pascabencana.“Kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke pos kesehatan, tetapi juga mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan penanganan khusus. Ini adalah bentuk kehadiran Polri yang humanis,” ujarnya.Kehadiran tim kesehatan Polri disambut hangat oleh masyarakat. Sulaiman (52), warga Desa Tanjung Binjai, mengaku sangat terbantu dengan layanan yang diberikan.“Sejak banjir, banyak warga yang mengeluh sakit. Alhamdulillah polisi datang memeriksa kesehatan, memberi obat dan vitamin. Kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.Sementara itu, Nur Aisyah (40), warga Desa Kula Penaga, menilai kegiatan home visit sangat membantu warga lanjut usia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.“Petugas datang langsung ke rumah warga yang tidak bisa berjalan jauh. Ini sangat membantu dan membuat kami merasa tidak sendirian,” tuturnya.Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat mencegah peningkatan penyakit pascabencana, sekaligus mempercepat pemulihan kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang. Aksi kemanusiaan tersebut menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir, melayani, dan melindungi masyarakat bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam menjaga kesehatan dan keselamatan rakyat. PNO-12
15 Jan 2026, 14:48 WIT
Polri dan Relawan Mahasiswa Hadir di Tengah Masyarakat Berikan Pendampingan Psikologi Pasca Banjir
Papuanewsonline.com, Jakarta Utara - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026) berdampak pada ribuan warga dan memaksa mereka mengungsi ke berbagai titik aman. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 1.903 jiwa terdampak di tujuh kelurahan. Seiring surutnya air, para pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing pada Selasa (13/1/2026) untuk membersihkan hunian dan menata kembali kehidupan sehari-hari.Di tengah proses pemulihan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Biro SDM Polda Metro Jaya menghadirkan tim trauma healing bersama relawan mahasiswa Universitas Indonesia untuk mendampingi warga, Rabu (14/1/2026). Kehadiran ini difokuskan pada pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, yang masih merasakan dampak pascabanjir.Tim Psikologi SDM Polda Metro Jaya menyusuri lingkungan permukiman warga. Mereka menyapa para orang tua, mendengarkan cerita dan keluhan yang masih tersisa, serta mengajak anak-anak bermain agar suasana kembali terasa lebih ringan. Pendekatan yang sederhana dan dekat ini dilakukan agar warga merasa ditemani dalam melewati masa pemulihan.Dalam kegiatan tersebut, Polri turut mengajak relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia yang tengah magang, yakni Belva Catalina Detalicia, Erinna Terta Magee, dan Sang Ayu Made Chanda Dewi Andika Putri, untuk membantu proses pendampingan langsung di lapangan.Pendampingan dilakukan melalui hal-hal yang dekat dengan keseharian warga. Selain berbincang dan bermain bersama anak-anak, tim juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti handuk, selimut, makanan ringan, perlengkapan kebersihan, alat tulis sekolah, serta mainan anak-anak. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga yang baru kembali dari pengungsian.Kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat bagi para ibu. Dalam suasana santai, psikolog Polri memperkenalkan sekaligus mempraktikkan teknik pernapasan 4-7-8, sebuah metode sederhana yang bertujuan membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Teknik ini diberikan agar para ibu memiliki cara mudah untuk meredakan ketegangan, stres, dan kelelahan yang kerap muncul akibat kondisi pascabanjir.Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kehadiran tim trauma healing merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat pendampingan yang dibutuhkan.“Setelah banjir, yang tersisa bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga kelelahan dan rasa cemas. Karena itu, Polri hadir bersama warga, mendengarkan, dan mendampingi agar mereka merasa tidak sendiri serta dapat perlahan memulihkan diri,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.Salah satu relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, Belva Catalina Detalicia, mengungkapkan pengalamannya saat terjun langsung ke lapangan.“Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami mendampingi warga terdampak banjir secara langsung. Ada rasa hangat ketika melihat anak-anak tersenyum, tetapi juga kesedihan saat melihat kondisi yang mereka hadapi. Interaksi langsung membuat empati kami semakin terasa,” tutur Belva.Ia menambahkan bahwa pendekatan sederhana justru membuat warga lebih terbuka.“Kami berbagi mainan, susu, camilan, kaos kaki, handuk, sikat gigi, dan roti. Kami juga mendampingi ibu-ibu dengan penyuluhan singkat, termasuk latihan pernapasan 4-7-8, agar mereka memiliki cara sederhana untuk menenangkan diri saat merasa lelah atau tertekan,” tambahnya.Menutup keterangannya, Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pada fase pemulihan, agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dengan kondisi psikologis yang lebih baik. PNO-12
14 Jan 2026, 21:45 WIT
Cuaca Mimika Masih Tidak Stabil, Warga Diminta Waspada Pasca Angin Kencang
Papuanewsonline.com, Mimika — Pasca terjadinya angin kencang
yang melanda Kabupaten Mimika pada Selasa malam, 13 Januari 2026, Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Mimika kembali
mengeluarkan pembaruan prakiraan cuaca untuk Rabu, 14 Januari 2026. Kondisi
cuaca secara umum diprediksi masih bersifat fluktuatif.Sebagian besar wilayah Mimika diperkirakan akan berada dalam
kondisi langit berawan sejak siang hingga sore hari. BMKG mencatat sedikitnya
15 distrik akan didominasi awan mendung tanpa indikasi hujan lebat yang
signifikan.Distrik-distrik tersebut meliputi Mimika Baru, Agimuga,
Mimika Timur, Mimika Barat, Jita, Mimika Timur Jauh, Mimika Tengah, Kuala
Kencana, Mimika Barat Jauh, Tembagapura, Mimika Barat Tengah, Kwamki Narama,
Iwaka, Wania, serta Distrik Amar.Sementara itu, potensi hujan dengan intensitas ringan masih
berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pegunungan dan pedalaman. Distrik Jila,
Alama, dan Hoya menjadi kawasan yang diperkirakan mengalami kondisi tersebut.BMKG menilai kondisi cuaca yang berubah-ubah ini perlu
menjadi perhatian masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki aktivitas di
luar ruangan maupun yang bergantung pada transportasi darat dan laut.Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dengan
menyesuaikan pakaian terhadap perubahan suhu udara yang tidak menentu, guna
menghindari gangguan kesehatan.Untuk wilayah perkotaan Mimika, suhu udara rata-rata
tercatat berada di kisaran 25 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang
relatif stabil sepanjang hari.BMKG terus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap
potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, termasuk kemungkinan
genangan air dan gangguan aktivitas. Informasi cuaca terkini dan terperinci
dapat diakses melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi dan mitigasi
risiko. Penulis: JidEditor: GF
14 Jan 2026, 21:32 WIT
KBM SD Negeri Inauga Mimika Terhenti, Pemalangan Telah dilakukan sebanyak tujuh kali
Papuanewsonline.com, Timika - Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD Negeri Inauga yang berlokasi di Jalan Budi Utomo Ujung Kabupaten Mimika terhenti sementara akibat pemalangan kembali terjadi pada Rabu (14/1/26) pagi. Akibat tindakan tersebut, ratusan guru dan siswa tidak dapat memasuki lingkungan sekolah dan terpaksa berada di luar pagar tanpa kepastian kapan pembelajaran dapat kembali berjalan normal. “Kita sangat prihatin dengan kondisi ini, karena pendidikan anak-anak adalah prioritas utama yang tidak boleh terus-terusan terganggu,” ujar salah satu komite sekolah yang mendampingi siswa. Kepala SD Negeri Inauga Sempan, Diana Domakubun, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait adanya rencana pemalangan sejak Selasa (13/1/2026) malam. Menindaklanjuti informasi tersebut, ia langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan mendatangi lokasi sekolah pada malam hari. “Saya mendapat informasi sejak semalam, lalu saya langsung ke kantor polisi dan bersama-sama kami datang ke sekolah. Saat itu mereka sudah tidak berada di lokasi dan belum ada pduk pemalangan,” kata Diana. Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan telah dilakukan namun tidak dapat mencegah aksi pemalangan terjadi.Pada pagi hari Rabu, pihak sekolah kembali mendatangi lokasi dengan harapan aktivitas KBM dapat berjalan seperti biasa. Pasalnya, pada kejadian pemalangan sebelumnya, siswa masih dapat mengikuti proses pembelajaran meski sekolah sempat dipalang. “Pagi ini kami datang dengan harapan KBM bisa berjalan, karena selama ini walaupun ada pemalangan, anak-anak masih bisa masuk ke sekolah,” ujarnya. Namun, pada pemalangan kali ini akses masuk ke area sekolah tertutup sepenuhnya sehingga tidak mungkin bagi proses pembelajaran untuk dilaksanakan. Diana mengungkapkan bahwa aksi pemalangan terhadap sekolah tersebut telah berulang kali terjadi. “Pemalangan seperti ini sudah yang ketujuh kali,” ungkapnya dengan nada khawatir. Sementara itu, salah satu perwakilan pihak yang melakukan pemalangan menyampaikan bahwa aksi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menuntut adanya penyelesaian terkait pembayaran yang menjadi tuntutan mereka selama ini. “Kami hanya minta solusi soal pembayaran. Kami minta pihak yang bertanggung jawab turun langsung ke sini untuk menemukan titik temu yang adil,” tegasnya. Ia menegaskan bahwa mereka tidak ingin mengganggu pendidikan anak-anak namun terpaksa mengambil langkah ini karena permasalahan belum menemukan jalan keluar. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas KBM di SD Negeri Inauga masih terhenti dan pihak sekolah serta komite terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi cepat. Penulis: JidEditor: GF
14 Jan 2026, 18:57 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Hadir di Timika, Film 'Maira Whisper From Papua' Dorong Papua menjadi inspirasi Indonesia
Papuanewsonline.com, Timika — Film Maira: Whisper From Papua
hadir lebih awal di Timika sebagai bagian dari rangkaian Road to 5 Februari.
Pemutaran khusus ini menjadi langkah awal sebelum film tersebut resmi tayang
secara nasional pada 5 Februari 2026.
Peluncuran film di Papua dilakukan sebagai bentuk
penghormatan terhadap tanah dan masyarakat adat yang menjadi inti cerita.
Sutradara film, Anggi Friska, menegaskan bahwa Papua tidak ditempatkan sebagai
sekadar latar, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki suara dan kekuatan
untuk menginspirasi Indonesia.
“Karena kami bikin film di Papua, kami juga ingin
menyebarkan ini di Papua duluan sebagai penghormatan bahwa Papua bukan cuma
sekedar objek, tapi dia adalah subjek yang ingin bersuara lebih besar lagi,”
ujar Anggi Friska saat diwawancarai di Timika, Jumat (16/1/2026).
Proses produksi Maira: Whisper From Papua memakan waktu
cukup panjang, terutama dalam menemukan cerita yang tepat. Ide film ini lahir
dari riset mendalam di Tanah Papua, di mana tim produksi banyak berinteraksi
dengan masyarakat adat, mempelajari kebiasaan, serta memahami relasi mereka
dengan alam dan kehidupan.
“Proses paling lama itu justru menemukan cerita. Dari
bertemu banyak orang, melakukan riset, hingga benar-benar memahami kehidupan
masyarakat adat,” jelas Anggi Friska.
Dalam proses pemilihan pemeran, keterlibatan masyarakat
lokal Papua menjadi prioritas utama. Meski tahapan seleksi berlangsung relatif
singkat, proses pelatihan para pemain membutuhkan waktu panjang demi
menghadirkan cerita yang jujur dan otentik sesuai realitas masyarakat Papua.
“Kami ingin melibatkan masyarakat lokal sepenuhnya, karena
film ini adalah suara dari teman-teman Papua,” katanya.
Melalui film ini, Anggi Friska berharap pesan yang
disampaikan mampu menginspirasi masyarakat luas, terutama dalam membangun
kembali hubungan manusia dengan alam. Ia mengaku banyak belajar dari masyarakat
adat Papua tentang makna kehidupan, seni, serta cara menjaga keseimbangan
dengan lingkungan.
“Ketika bencana datang, uang tidak lagi penting.
Yang kita butuhkan adalah air, udara yang baik, pohon, makanan, dan obat-obatan
yang semuanya ada di hutan. Alam adalah segalanya yang perlu kita perjuangkan
untuk kehidupan,” pungkasnya.Penulis: JidEditor: GF
16 Jan 2026, 21:05 WIT
Dedikasi Panjang Dunia Jurnalistik, Rustam Madubun Terima Anugerah Noken Pers Papua 2026
Papuanewsonline.com, Nabire — Komitmen panjang di dunia
jurnalistik akhirnya berbuah apresiasi bagi Rustam Madubun. Pemimpin Redaksi
papuadalamberita.com itu menjadi salah satu dari 11 jurnalis senior penerima
Anugerah Noken Pers Papua 2026 yang diberikan oleh Asosiasi Wartawan Papua
(AWP).Rustam Madubun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih
atas penghargaan yang diterimanya. Rustam Madubun yang merupakan Pemimpin Redaksi papuadalamberita.com menuturkan, penghargaan tersebut menjadi yang pertama ia terima sepanjang perjalanan karier jurnalistiknya sejak tahun 1993.“Terima kasih kepada AWP. Sejak menjadi jurnalis pada 1993 hingga tahun 2026 ini, inilah penghargaan pertama yang saya terima dalam profesi saya,” ujar Rustam kepada Papua News Online, Kamis (15/1/2026).Ia menilai anugerah tersebut memiliki makna
tersendiri karena menjadi penghargaan pertama sepanjang perjalanan karier
jurnalistiknya sejak mulai menekuni profesi wartawan pada tahun 1993 hingga
2026.Penghargaan Anugerah Noken Pers Papua 2026 diserahkan dalam
rangkaian Malam Anugerah Noken Pers Papua yang dirangkai dengan Festival Media
se-Tanah Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua
Tengah, Nabire, dan dihadiri insan pers dari berbagai wilayah di Tanah Papua.Pada tahun ini, AWP menganugerahkan satu AWP Award 2026
serta Anugerah Noken Pers Papua 2026 kepada 11 jurnalis senior. Para penerima
dinilai memiliki dedikasi tinggi dan konsistensi dalam mengabdi di dunia
jurnalistik selama lebih dari dua dekade, meskipun dihadapkan pada berbagai
keterbatasan dan tantangan.AWP menilai para jurnalis penerima penghargaan tidak hanya
menjaga profesionalisme, integritas, dan independensi pers, tetapi juga
berperan aktif dalam menyuarakan kepentingan publik, mengawal demokrasi, serta
mendukung pembangunan di Tanah Papua melalui karya-karya jurnalistik mereka.AWP Award 2026 secara khusus diberikan kepada Thonci Wolas
Krenat, wartawan senior Suara Pembaharuan yang juga merupakan Orang Asli Papua
(OAP). Ia dikenal sebagai wartawan OAP pertama yang pernah bertugas di Istana
Negara pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono.Sementara itu, Anugerah Noken Pers Papua 2026 diberikan
kepada 11 jurnalis senior terbaik dari kalangan OAP maupun non-OAP sebagai
bentuk apresiasi atas pengabdian panjang mereka di dunia pers Papua. Para
penerima berasal dari berbagai latar belakang media dan wilayah kerja di Tanah
Papua.Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Papua Tengah
yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Papua
Tengah, Marthen Ukago, dan disaksikan oleh insan pers dari enam provinsi di
Tanah Papua serta para tamu undangan yang hadir.Melalui penganugerahan ini, AWP berharap semangat
profesionalisme, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan publik terus
terjaga, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis Papua berikutnya. (GF)
16 Jan 2026, 00:02 WIT
Kapolda Maluku Sholat Subuh Berjamaah di Dusun Hulung
Papuanewsonline.com, Malteng – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan masyarakat di Masjid Nurul Yaqin, Dusun Hulung, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (11/1/2026). Selain bersama mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sholat subuh yang dilaksanakan juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat secara humanis.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kapolda Maluku untuk hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kedekatan spiritual, sosial, dan moral guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala SPN, dan Karumkit Polda Maluku beserta Kapolsek Leihitu, Imam Masjid serta masyarakat setempat.Kehadiran Kapolda Maluku disambut hangat oleh jamaah dan pengurus masjid. Ini mencerminkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat yang selama ini terus dibangun melalui pendekatan dialogis dan keagamaan.Usai pelaksanaan sholat, Kapolda Maluku berkesempatan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para jamaah. Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama dengan Polri menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya di awal tahun 2026.Kapolda mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bersifat memecah belah persatuan, baik yang berkembang di lingkungan sekitar maupun melalui media sosial.“Di awal tahun yang baru ini, mari kita jaga kebersamaan, jangan mudah terpancing isu-isu yang dapat memecah belah kita. Gunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” pinta Kapolda mengingatkan.Kapolda juga menekankan pentingnya menjadikan ibadah sebagai landasan utama dalam kehidupan, sebagaimana ajaran Nabi, sehingga setiap langkah dan tindakan senantiasa dilandasi nilai keimanan, kesabaran, dan kedamaian.Menurut Kapolda, masyarakat yang kuat secara spiritual akan lebih mampu menjaga keharmonisan sosial dan menolak segala bentuk kekerasan maupun konflik.Ia juga menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan warga, maka stabilitas kamtibmas dapat terus terjaga.Ia berharap melalui kegiatan keagamaan seperti ini, hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan secara damai, musyawarah, dan penuh kearifan lokal.Kapolda Maluku kembali menegaskan komitmen Polda Maluku untuk terus mengayomi masyarakat secara humanis, membangun keamanan berbasis keimanan dan kebersamaan, serta mewujudkan Maluku yang damai, religius, dan sejahtera. PNO-12
12 Jan 2026, 11:42 WIT
Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Lakukan Kerja Bakti Bersama Masyarakat Kampung Suswa
Papuanewsonline.com, Suswa - Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat Kampung Suswa, Distrik Mare, Provinsi Papua Barat Daya, (10/1/2025) sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.Kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kegiatan difokuskan pada poros jalan utama dan fasilitas umum masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.Sejak pagi hari, personel Pos Suswa bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan area sekitar, mulai dari halaman, ruang ibadah, hingga lingkungan sekitarnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.Danpos Suswa, Letda Inf Dadang S.W.A, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujar Danpos.Masyarakat Kampung Suswa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan personel Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa. Mereka berharap kegiatan gotong royong seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.Dengan adanya kegiatan gotong royong ini Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 763/SBA Pos Suswa berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, serta mempererat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan. PNO-12
10 Jan 2026, 18:53 WIT
Badan Pendiri LEMASA Serukan Persatuan Menuju Musyawarah Adat Suku Amungme
Papuanewsonline.com, Timika — Keluarga besar Badan Pendiri
Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) mengajak seluruh masyarakat
Amungme untuk bersatu dan bergandeng tangan menyongsong pelaksanaan Musyawarah
Adat (MUSDAT) LEMASA yang direncanakan berlangsung pada Januari 2026.Ajakan tersebut disampaikan oleh salah satu tokoh Amungme,
Paulus Pinimet, dalam pernyataan yang dikeluarkan di Timika pada 8 Januari
2026. Ia menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat adat dalam
menjaga keberlangsungan lembaga adat yang telah dibangun sejak puluhan tahun
lalu.LEMASA sendiri didirikan pada tahun 1994 di Desa Harapan,
Kwamki Lama, Timika, sebagai wadah musyawarah adat Suku Amungme. Sejak awal
pembentukannya, lembaga ini bertujuan menjaga, melestarikan, dan memperjuangkan
nilai-nilai adat serta budaya Amungme di tengah dinamika pembangunan dan
perubahan zaman.“Mari kita bersatu dan bergandeng tangan membangun LEMASA
ini ke depan demi kita semua di Tanah Amungsa dan Bumi Kamoro yang kita cintai
ini,” kata Paulus Pinimet dalam pernyataannya.Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Badan Pendiri LEMASA
untuk kembali merapatkan barisan dan terlibat aktif dalam deklarasi serta
rangkaian kegiatan MUSDAT LEMASA yang akan digelar. Menurutnya, musyawarah adat
merupakan momentum penting untuk memperkuat identitas dan persatuan masyarakat
Amungme.“Jangan ragu dan bimbang, mari kita bersatu dan bergandeng
tangan menuju MUSDAT LEMASA,” tambah Paulus Pinimet.Dalam pernyataan tersebut, Paulus Pinimet turut menyebut
sejumlah tokoh yang menjadi pendiri LEMASA, antara lain Thomas Beanal, Yohanes
Pinimet, Benny Tsenawatme, Paulus Kanongopme, Victor Beanal, Mathias
Kelanangame, Bartolumius Magal, Lukas Amisim, Yoseph Yoppi Kilangin, Yulia
Pogolnamum, Melanius Pogolnamum, dan Johanis Kasamol.LEMASA mengusung motto “Me Asia Ten” yang berarti “Satu
Hati, Satu Jiwa”. Melalui MUSDAT LEMASA, diharapkan semangat persatuan ini
dapat terus dijaga dan menjadi dasar dalam memperkuat peran lembaga adat
sebagai rumah bersama masyarakat Amungme. Penulis: HendrikEditor: GF
08 Jan 2026, 09:50 WIT
LEMASA Mimika Bersiap Gelar Musyawarah Adat, Perkuat Komitmen Menjaga Jati Diri Suku Amungme
Papuanewsonline.com, Timika — Lembaga Musyawarah Adat Suku
Amungme (LEMASA) Kabupaten Mimika menyatakan kesiapan untuk menggelar
Musyawarah Adat (MUSDAT) sebagai bagian dari upaya mempertahankan dan
memperkuat warisan adat serta budaya Suku Amungme di wilayah Mimika.Rencana pelaksanaan MUSDAT ini menjadi momentum penting,
mengingat kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari deklarasi awal LEMASA
yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 1994 di Desa Harapan, Kwamki Lama,
Timika. Musyawarah adat ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus
konsolidasi masyarakat adat.Salah satu tokoh adat Amungme, Paulus Pinimet, menyampaikan
ajakan kepada seluruh masyarakat Amungme dan Kamoro untuk bersama-sama
mendukung dan menghadiri MUSDAT LEMASA. “Mari saudara dan saudari ku, kita
bergandeng tangan menuju MUSDAT - LEMASA,” katanya, seraya menekankan pentingnya
kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai adat.Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan adat dan budaya
Amungme harus terus dipertahankan di tengah tantangan zaman yang semakin
kompleks, sehingga identitas masyarakat adat tidak tergerus oleh perubahan
sosial dan perkembangan modern.Sejarah berdirinya LEMASA tidak terlepas dari peran para
tokoh adat Amungme yang hadir dalam deklarasi tahun 1994, di antaranya Thomas
Beanal, Yohanes Pinimet, dan Benny Tsenawatme. Kehadiran para tokoh tersebut
menjadi fondasi kuat bagi keberlangsungan lembaga adat hingga saat ini.MUSDAT LEMASA nantinya diharapkan menjadi wadah resmi bagi
masyarakat Amungme untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan
adat, budaya, serta keberlangsungan nilai-nilai lokal yang diwariskan secara
turun-temurun.“Kami berharap acara ini dapat menjadi langkah awal bagi
kami untuk memperkuat identitas adat Amungme dan mempromosikan kebudayaan
lokal,” ujar Paulus Pinimet dalam pernyataannya.Melalui pelaksanaan MUSDAT ini, LEMASA Kabupaten Mimika
berharap dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat Amungme dan Kamoro akan
pentingnya menjaga persatuan, identitas adat, serta peran budaya sebagai
fondasi kehidupan sosial di Mimika. Penulis: HendEditor: GF
07 Jan 2026, 07:11 WIT