Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
UNIFIL Gelar Upacara Memorial Khidmat untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Papuanewsonline.com, Beirut – United Nations Interim Force
in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara Memorial Service sebagai bentuk
penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Upacara berlangsung
khidmat, aman, dan lancar di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut.Tiga prajurit yang mendapat penghormatan tersebut adalah
Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan,
dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas
perdamaian di wilayah konflik Lebanon Selatan pada 29 dan 30 Maret 2026.Upacara yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026 pukul
16.00 waktu setempat itu dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of
Mission UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Prosesi tersebut turut
dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI,
Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New
York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional lainnya.Rangkaian upacara militer dilaksanakan secara lengkap,
dimulai dari pembukaan, penghantaran peti jenazah ke area upacara, pembacaan
riwayat singkat, doa bersama, hingga penganugerahan medali kehormatan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Angkatan Bersenjata Lebanon (Lebanese
Armed Forces/LAF) secara anumerta.Prosesi dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh
pejabat UNIFIL, perwakilan Indonesia, serta unsur militer Lebanon. Setelah itu,
acara diisi dengan amanat pejabat, penghormatan militer, mengheningkan cipta,
hingga pengantaran kembali jenazah dengan pengawalan penuh kehormatan.Sebagai bentuk penghormatan tambahan, Force Commander UNIFIL
secara simbolis menyematkan scarf PBB pada peti jenazah. Ia juga menyampaikan
belasungkawa secara langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir
dalam upacara tersebut.Upacara memorial ini juga melibatkan unsur pasukan gabungan,
termasuk satu satuan setingkat peleton Infanteri dan Polisi Militer Lebanon,
unsur korsik, serta pasukan Kontingen Garuda (Konga) yang selama ini bertugas
dalam misi perdamaian di Lebanon.Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyampaikan penghargaan
atas dedikasi dan pengabdian ketiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan
tugas mulia menjaga perdamaian dunia.Sekretaris Jenderal PBB António Guterres bersama Dewan
Keamanan PBB juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap seluruh personel
penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik. UNIFIL turut menyampaikan
duka cita mendalam kepada keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta seluruh
personel yang terdampak.Peristiwa ini kembali menegaskan komitmen Indonesia melalui
Kontingen Garuda dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional,
sekaligus menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan prajurit TNI di medan
tugas dunia. (GF)
03 Apr 2026, 23:05 WIT
Kepala BNPB Turun Langsung ke Manado, Pastikan Penanganan Darurat Gempa M 7,6 Berjalan Terpadu
Papuanewsonline.com, Manado – Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., turun
langsung ke Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan
penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 berjalan optimal
dan terpadu. Kehadirannya difokuskan pada peninjauan kerusakan bangunan serta
kondisi permukiman warga terdampak.Setibanya di lokasi, Kepala BNPB meninjau area Gedung KONI
(Hall B) yang mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa. Selain
itu, ia juga menyambangi kawasan permukiman warga guna melihat secara langsung
dampak kerusakan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Dalam kunjungannya, Suharyanto berdialog langsung dengan
warga sekitar yang terdampak. Dari kesaksian masyarakat, ia mendengarkan
kronologi saat gempa terjadi yang memicu kepanikan dan menyebabkan seorang
warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. BNPB mencatat hingga
Jumat terdapat satu korban jiwa dan ratusan gempa susulan yang terus dipantau. Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyerahkan
bantuan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga terdampak, termasuk bagi
mereka yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan material bangunan.Usai peninjauan di Kota Manado, rombongan BNPB melanjutkan
perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan
Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kehadiran Kepala BNPB di lokasi tersebut
bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta menyerahkan santunan duka cita
kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Di sela kegiatan peninjauan, Suharyanto menegaskan bahwa
pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam sesuai arahan Presiden untuk
mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan awal bencana."Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami
langsung memastikan kondisi di lapangan. Tadi malam begitu sampai, kami
melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur TNI-Polri dan Kalak BPBD Provinsi
Sulawesi Utara. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan
terpadu," ujar Suharyanto di sela-sela peninjauan. BNPB juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan BMKG,
hingga Jumat telah terjadi 401 kali gempa susulan (aftershock), meskipun tren
kekuatannya terus menurun dan tidak melebihi gempa utama M 7,6. "Bapak Kepala BMKG menginformasikan ada 401 kali gempa
susulan, namun tidak ada yang kekuatannya melebihi gempa awal. Trennya menurun.
Kita akan pantau terus hingga satu minggu ke depan sampai ada rilis resmi dari
BMKG mengenai aktivitas energi gempa ini," tambahnya. Terkait bantuan bagi masyarakat, pemerintah menegaskan akan
bertanggung jawab atas perbaikan rumah warga yang rusak, baik rusak ringan,
sedang, maupun berat, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan status
tanggap darurat dan kemampuan fiskal daerah."Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki
oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak
ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti
(pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal
daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih," tegasnya. BNPB bersama tim gabungan akan terus melakukan asesmen
mendalam di lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyintas terpenuhi
serta tidak ada wilayah terdampak yang terlewat dari penanganan. (GF)
03 Apr 2026, 23:01 WIT
Polda Metro Jaya Siagakan 4.500 Personel, Pelayanan Ibadah Paskah 2026 Jadi Prioritas
Papuanewsonline.com, Jakarta – Polda Metro Jaya
menyiagakan sebanyak 4.500 personel untuk melayani sekaligus mengamankan
rangkaian perayaan ibadah Paskah 2026 di seluruh wilayah hukumnya. Langkah ini
dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman,
nyaman, dan penuh kekhidmatan.Personel yang telah disiapkan akan ditempatkan di berbagai
gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat selama
perayaan Paskah. Pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan,
tetapi juga sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto
menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa
tenang bagi umat yang melaksanakan ibadah. Menurutnya, Polri hadir sebagai
pelindung sekaligus pelayan masyarakat dalam momentum keagamaan yang penting
ini.“Sebanyak 4.500 personel kami siagakan untuk memastikan
seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran
personel di lapangan juga merupakan bentuk pelayanan kami agar umat dapat
beribadah dengan tenang dan nyaman,” dalam keterangannya pada Kamis,
(02/04/26).Ia menjelaskan, personel juga disiapkan untuk mendukung
kelancaran teknis pelaksanaan ibadah, mulai dari sterilisasi lokasi sebelum
kegiatan berlangsung, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli rutin di
sekitar area gereja.Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana
yang kondusif, sehingga umat dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah Paskah
dengan lebih fokus dan damai tanpa gangguan keamanan maupun kemacetan di
sekitar lokasi.Lebih lanjut, Budi Hermanto menekankan bahwa pengamanan yang
dilakukan Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan
kepada masyarakat.“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan
masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan. Karena itu, pengamanan
Paskah ini tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada
pelayanan kepada umat agar ibadah dapat berlangsung dengan damai dan lancar,”
ujarnya.Selain pengamanan langsung di lapangan, Polda Metro Jaya
juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta
segera melapor kepada petugas terdekat atau melalui layanan darurat 110 apabila
menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar tempat ibadah maupun lingkungan
sekitar.Dengan kesiapan ribuan personel serta pola pelayanan yang
menyeluruh, Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026
dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian bagi seluruh umat Kristiani.
(GF)
03 Apr 2026, 22:58 WIT
Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Kasus Penganiayaan di Polres Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika - Kuasa hukum korban
penganiayaan, Lukman Chakim S.H., menyoroti lambannya penanganan kasus di
Polres Mimika. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mendatangi Polres Mimika
untuk menindaklanjuti laporan yang telah diajukan sebelumnya pada kamis 2 april
2026."Kami datang ke Polres Mimika untuk menjalani proses
Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan memperoleh kejelasan terkait perkembangan
perkara," kata Lukman Chakim S.H., Saat di wawancara media
papuanewsonline,comIa menjelaskan bahwa laporan tersebut telah didisposisikan
ke Unit PPA Polres Mile 32.
(Perlindungan Perempuan dan Anak), namun hingga saat ini belum ada
langkah dari kepolisian untuk segera memfasilitasi visum."Visum ini penting karena berkaitan dengan rentang
waktu antara kejadian dengan pemeriksaan. Meskipun secara hukum cukup dua alat
bukti, visum tetap menjadi salah satu penguat," jelasnya.Kuasa Hukum dan korban sudah melakukan LP (LAPORAN
POLISI)Laporan tersebut tercatat dengan nomor
LP/B/232/III/2026/SPKT/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA TENGAH dan dibuat pada Minggu,
8 Maret 2026, sekitar pukul 20.04 WIT.Peristiwa yang dilaporkan itu disebut terjadi sebelumnya
pada Selasa, 27 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIT, di kawasan Jalan
Irigasi Ujung Timika, Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika,
Papua Tengah.Pihak kuasa hukum telah mengantongi sejumlah alat bukti lain
seperti saksi, foto, dan video, namun belum ada tindakan dari kepolisian untuk
segera memproses visum."Kami berharap kasus ini dapat ditangani secara
profesional oleh pihak kepolisian. Keadilan bagi korban dimulai dari proses,
bukan hanya hasil. Karena itu, penanganannya harus transparan dan tepat
waktu," tegas Lukman Chakim S.H.Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait
proses penyelidikan kasus ini. Penulis: Hend
Editor: GF
03 Apr 2026, 22:53 WIT
Kepala Distrik Mimika Timur Komitmen Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan
Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Distrik Mimika Timur,
Raymond Tanser, S.Sos., menyampaikan kondisi terkini wilayahnya dalam wawancara
pada Jumat (3/4/2026). Ia menilai kinerja pemerintahan sebelumnya sudah
berjalan cukup baik dan menjadi dasar untuk melanjutkan pembangunan ke depan.Sebagai pejabat yang baru dilantik pada 16 Maret 2026,
Raymond menegaskan komitmennya untuk meneruskan program-program yang telah ada,
sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Saya melihat yang sudah berjalan ini baik, sehingga ke
depan kami akan melanjutkan dan berusaha memberikan yang terbaik bagi
masyarakat Mimika Timur,” ujarnya.Dalam rencana kerja ke depan, Distrik Mimika Timur akan
memprioritaskan program padat karya yang mencakup lima kampung dan satu
kelurahan. Program tersebut direncanakan mulai berjalan setelah Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA) diterima.“Kami sudah siapkan program padat karya. Setelah DPA kami
terima, kami akan langsung mulai bekerja,” jelasnya.Selain itu, pihak distrik juga telah mengusulkan sejumlah
program kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya bantuan
perumahan, sektor perikanan, serta dukungan dari dinas pekerjaan umum dan
pertanian.Untuk prioritas pembangunan, Raymond menekankan pentingnya
perbaikan infrastruktur jalan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik sangat
berpengaruh terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.“Yang paling utama adalah perbaikan jalan, baik jalan utama
yang berlubang maupun jalan lingkungan di kampung,” tegasnya.Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Distrik Mimika Timur
juga merencanakan berbagai program lain pada tahun 2026, seperti penerangan
jalan, penimbunan jalan, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penataan
fasilitas umum seperti tugu dan pengecatan.Di sisi lain, program sosial juga menjadi perhatian,
termasuk pemberian makanan tambahan bagi ibu menyusui dan lansia, serta
penanganan stunting yang akan dilaksanakan melalui skema padat karya.“Program-program ini sudah kami rencanakan untuk 2026,
tinggal pelaksanaannya saja,” tutupnya.
Penulis: BimEditor: GF
03 Apr 2026, 21:08 WIT
Rekrutmen Polri 2026 Diawasi Ketat, Polda Maluku Gandeng Dukcapil hingga LLDIKTI
Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia daerah (Panda) Polda Maluku memulai tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri 2026 dengan menggelar pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) di Ambon, Rabu (1/4/2026), dengan melibatkan instansi eksternal untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.Biro SDM Polda Maluku melaksanakan tahapan pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) bagi calon peserta seleksi Bintara Polri dengan kompetensi khusus Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Plaza Presisi, Tantui, Ambon ini menjadi bagian awal dari rangkaian seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.Untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel, panitia melibatkan sejumlah instansi eksternal, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, LLDIKTI, Ombudsman, LSM serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, menegaskan bahwa keterlibatan pihak eksternal merupakan bentuk komitmen Polri dalam menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).“Kami memastikan seluruh dokumen peserta diverifikasi secara faktual oleh instansi berwenang, sehingga data yang digunakan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Sebanyak 100 peserta mengikuti tahapan Rikmin awal ini. Pemeriksaan meliputi verifikasi ijazah, transkrip nilai, akta kelahiran, kartu keluarga, hingga identitas kependudukan lainnya.Selain itu, panitia juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Melalui rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus SPKT, Polri menargetkan terjaringnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan profesional.Tahapan ini menjadi pintu awal bagi peserta sebelum mengikuti seleksi lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panda Polda Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif.Pelibatan instansi eksternal dalam tahapan awal seleksi menjadi indikator penting reformasi rekrutmen Polri yang semakin terbuka. Transparansi tidak hanya sebatas slogan, tetapi mulai diterapkan secara sistematis melalui verifikasi lintas lembaga.Langkah ini juga menjadi strategi untuk menekan praktik kecurangan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Namun, konsistensi pengawasan pada tahap lanjutan tetap menjadi kunci agar integritas proses seleksi benar-benar terjaga hingga akhir. PNO-12
03 Apr 2026, 13:54 WIT
Pilihan Redaksi
UNIFIL Gelar Upacara Memorial Khidmat untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Papuanewsonline.com, Beirut – United Nations Interim Force
in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara Memorial Service sebagai bentuk
penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Upacara berlangsung
khidmat, aman, dan lancar di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut.Tiga prajurit yang mendapat penghormatan tersebut adalah
Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan,
dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas
perdamaian di wilayah konflik Lebanon Selatan pada 29 dan 30 Maret 2026.Upacara yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026 pukul
16.00 waktu setempat itu dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of
Mission UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Prosesi tersebut turut
dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI,
Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New
York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional lainnya.Rangkaian upacara militer dilaksanakan secara lengkap,
dimulai dari pembukaan, penghantaran peti jenazah ke area upacara, pembacaan
riwayat singkat, doa bersama, hingga penganugerahan medali kehormatan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Angkatan Bersenjata Lebanon (Lebanese
Armed Forces/LAF) secara anumerta.Prosesi dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh
pejabat UNIFIL, perwakilan Indonesia, serta unsur militer Lebanon. Setelah itu,
acara diisi dengan amanat pejabat, penghormatan militer, mengheningkan cipta,
hingga pengantaran kembali jenazah dengan pengawalan penuh kehormatan.Sebagai bentuk penghormatan tambahan, Force Commander UNIFIL
secara simbolis menyematkan scarf PBB pada peti jenazah. Ia juga menyampaikan
belasungkawa secara langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir
dalam upacara tersebut.Upacara memorial ini juga melibatkan unsur pasukan gabungan,
termasuk satu satuan setingkat peleton Infanteri dan Polisi Militer Lebanon,
unsur korsik, serta pasukan Kontingen Garuda (Konga) yang selama ini bertugas
dalam misi perdamaian di Lebanon.Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyampaikan penghargaan
atas dedikasi dan pengabdian ketiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan
tugas mulia menjaga perdamaian dunia.Sekretaris Jenderal PBB António Guterres bersama Dewan
Keamanan PBB juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap seluruh personel
penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik. UNIFIL turut menyampaikan
duka cita mendalam kepada keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta seluruh
personel yang terdampak.Peristiwa ini kembali menegaskan komitmen Indonesia melalui
Kontingen Garuda dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional,
sekaligus menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan prajurit TNI di medan
tugas dunia. (GF)
03 Apr 2026, 23:05 WIT
Kepala BNPB Turun Langsung ke Manado, Pastikan Penanganan Darurat Gempa M 7,6 Berjalan Terpadu
Papuanewsonline.com, Manado – Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., turun
langsung ke Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan
penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 berjalan optimal
dan terpadu. Kehadirannya difokuskan pada peninjauan kerusakan bangunan serta
kondisi permukiman warga terdampak.Setibanya di lokasi, Kepala BNPB meninjau area Gedung KONI
(Hall B) yang mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa. Selain
itu, ia juga menyambangi kawasan permukiman warga guna melihat secara langsung
dampak kerusakan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Dalam kunjungannya, Suharyanto berdialog langsung dengan
warga sekitar yang terdampak. Dari kesaksian masyarakat, ia mendengarkan
kronologi saat gempa terjadi yang memicu kepanikan dan menyebabkan seorang
warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. BNPB mencatat hingga
Jumat terdapat satu korban jiwa dan ratusan gempa susulan yang terus dipantau. Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyerahkan
bantuan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga terdampak, termasuk bagi
mereka yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan material bangunan.Usai peninjauan di Kota Manado, rombongan BNPB melanjutkan
perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan
Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kehadiran Kepala BNPB di lokasi tersebut
bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta menyerahkan santunan duka cita
kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Di sela kegiatan peninjauan, Suharyanto menegaskan bahwa
pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam sesuai arahan Presiden untuk
mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan awal bencana."Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami
langsung memastikan kondisi di lapangan. Tadi malam begitu sampai, kami
melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur TNI-Polri dan Kalak BPBD Provinsi
Sulawesi Utara. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan
terpadu," ujar Suharyanto di sela-sela peninjauan. BNPB juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan BMKG,
hingga Jumat telah terjadi 401 kali gempa susulan (aftershock), meskipun tren
kekuatannya terus menurun dan tidak melebihi gempa utama M 7,6. "Bapak Kepala BMKG menginformasikan ada 401 kali gempa
susulan, namun tidak ada yang kekuatannya melebihi gempa awal. Trennya menurun.
Kita akan pantau terus hingga satu minggu ke depan sampai ada rilis resmi dari
BMKG mengenai aktivitas energi gempa ini," tambahnya. Terkait bantuan bagi masyarakat, pemerintah menegaskan akan
bertanggung jawab atas perbaikan rumah warga yang rusak, baik rusak ringan,
sedang, maupun berat, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan status
tanggap darurat dan kemampuan fiskal daerah."Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki
oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak
ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti
(pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal
daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih," tegasnya. BNPB bersama tim gabungan akan terus melakukan asesmen
mendalam di lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyintas terpenuhi
serta tidak ada wilayah terdampak yang terlewat dari penanganan. (GF)
03 Apr 2026, 23:01 WIT
Polda Metro Jaya Siagakan 4.500 Personel, Pelayanan Ibadah Paskah 2026 Jadi Prioritas
Papuanewsonline.com, Jakarta – Polda Metro Jaya
menyiagakan sebanyak 4.500 personel untuk melayani sekaligus mengamankan
rangkaian perayaan ibadah Paskah 2026 di seluruh wilayah hukumnya. Langkah ini
dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman,
nyaman, dan penuh kekhidmatan.Personel yang telah disiapkan akan ditempatkan di berbagai
gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat selama
perayaan Paskah. Pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan,
tetapi juga sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto
menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa
tenang bagi umat yang melaksanakan ibadah. Menurutnya, Polri hadir sebagai
pelindung sekaligus pelayan masyarakat dalam momentum keagamaan yang penting
ini.“Sebanyak 4.500 personel kami siagakan untuk memastikan
seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran
personel di lapangan juga merupakan bentuk pelayanan kami agar umat dapat
beribadah dengan tenang dan nyaman,” dalam keterangannya pada Kamis,
(02/04/26).Ia menjelaskan, personel juga disiapkan untuk mendukung
kelancaran teknis pelaksanaan ibadah, mulai dari sterilisasi lokasi sebelum
kegiatan berlangsung, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli rutin di
sekitar area gereja.Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana
yang kondusif, sehingga umat dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah Paskah
dengan lebih fokus dan damai tanpa gangguan keamanan maupun kemacetan di
sekitar lokasi.Lebih lanjut, Budi Hermanto menekankan bahwa pengamanan yang
dilakukan Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan
kepada masyarakat.“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan
masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan. Karena itu, pengamanan
Paskah ini tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada
pelayanan kepada umat agar ibadah dapat berlangsung dengan damai dan lancar,”
ujarnya.Selain pengamanan langsung di lapangan, Polda Metro Jaya
juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta
segera melapor kepada petugas terdekat atau melalui layanan darurat 110 apabila
menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar tempat ibadah maupun lingkungan
sekitar.Dengan kesiapan ribuan personel serta pola pelayanan yang
menyeluruh, Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026
dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian bagi seluruh umat Kristiani.
(GF)
03 Apr 2026, 22:58 WIT
Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Kasus Penganiayaan di Polres Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika - Kuasa hukum korban
penganiayaan, Lukman Chakim S.H., menyoroti lambannya penanganan kasus di
Polres Mimika. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mendatangi Polres Mimika
untuk menindaklanjuti laporan yang telah diajukan sebelumnya pada kamis 2 april
2026."Kami datang ke Polres Mimika untuk menjalani proses
Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan memperoleh kejelasan terkait perkembangan
perkara," kata Lukman Chakim S.H., Saat di wawancara media
papuanewsonline,comIa menjelaskan bahwa laporan tersebut telah didisposisikan
ke Unit PPA Polres Mile 32.
(Perlindungan Perempuan dan Anak), namun hingga saat ini belum ada
langkah dari kepolisian untuk segera memfasilitasi visum."Visum ini penting karena berkaitan dengan rentang
waktu antara kejadian dengan pemeriksaan. Meskipun secara hukum cukup dua alat
bukti, visum tetap menjadi salah satu penguat," jelasnya.Kuasa Hukum dan korban sudah melakukan LP (LAPORAN
POLISI)Laporan tersebut tercatat dengan nomor
LP/B/232/III/2026/SPKT/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA TENGAH dan dibuat pada Minggu,
8 Maret 2026, sekitar pukul 20.04 WIT.Peristiwa yang dilaporkan itu disebut terjadi sebelumnya
pada Selasa, 27 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIT, di kawasan Jalan
Irigasi Ujung Timika, Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika,
Papua Tengah.Pihak kuasa hukum telah mengantongi sejumlah alat bukti lain
seperti saksi, foto, dan video, namun belum ada tindakan dari kepolisian untuk
segera memproses visum."Kami berharap kasus ini dapat ditangani secara
profesional oleh pihak kepolisian. Keadilan bagi korban dimulai dari proses,
bukan hanya hasil. Karena itu, penanganannya harus transparan dan tepat
waktu," tegas Lukman Chakim S.H.Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait
proses penyelidikan kasus ini. Penulis: Hend
Editor: GF
03 Apr 2026, 22:53 WIT
Kepala Distrik Mimika Timur Komitmen Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan
Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Distrik Mimika Timur,
Raymond Tanser, S.Sos., menyampaikan kondisi terkini wilayahnya dalam wawancara
pada Jumat (3/4/2026). Ia menilai kinerja pemerintahan sebelumnya sudah
berjalan cukup baik dan menjadi dasar untuk melanjutkan pembangunan ke depan.Sebagai pejabat yang baru dilantik pada 16 Maret 2026,
Raymond menegaskan komitmennya untuk meneruskan program-program yang telah ada,
sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Saya melihat yang sudah berjalan ini baik, sehingga ke
depan kami akan melanjutkan dan berusaha memberikan yang terbaik bagi
masyarakat Mimika Timur,” ujarnya.Dalam rencana kerja ke depan, Distrik Mimika Timur akan
memprioritaskan program padat karya yang mencakup lima kampung dan satu
kelurahan. Program tersebut direncanakan mulai berjalan setelah Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA) diterima.“Kami sudah siapkan program padat karya. Setelah DPA kami
terima, kami akan langsung mulai bekerja,” jelasnya.Selain itu, pihak distrik juga telah mengusulkan sejumlah
program kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya bantuan
perumahan, sektor perikanan, serta dukungan dari dinas pekerjaan umum dan
pertanian.Untuk prioritas pembangunan, Raymond menekankan pentingnya
perbaikan infrastruktur jalan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik sangat
berpengaruh terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.“Yang paling utama adalah perbaikan jalan, baik jalan utama
yang berlubang maupun jalan lingkungan di kampung,” tegasnya.Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Distrik Mimika Timur
juga merencanakan berbagai program lain pada tahun 2026, seperti penerangan
jalan, penimbunan jalan, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penataan
fasilitas umum seperti tugu dan pengecatan.Di sisi lain, program sosial juga menjadi perhatian,
termasuk pemberian makanan tambahan bagi ibu menyusui dan lansia, serta
penanganan stunting yang akan dilaksanakan melalui skema padat karya.“Program-program ini sudah kami rencanakan untuk 2026,
tinggal pelaksanaannya saja,” tutupnya.
Penulis: BimEditor: GF
03 Apr 2026, 21:08 WIT
Rekrutmen Polri 2026 Diawasi Ketat, Polda Maluku Gandeng Dukcapil hingga LLDIKTI
Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia daerah (Panda) Polda Maluku memulai tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri 2026 dengan menggelar pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) di Ambon, Rabu (1/4/2026), dengan melibatkan instansi eksternal untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.Biro SDM Polda Maluku melaksanakan tahapan pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) bagi calon peserta seleksi Bintara Polri dengan kompetensi khusus Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Plaza Presisi, Tantui, Ambon ini menjadi bagian awal dari rangkaian seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.Untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel, panitia melibatkan sejumlah instansi eksternal, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, LLDIKTI, Ombudsman, LSM serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, menegaskan bahwa keterlibatan pihak eksternal merupakan bentuk komitmen Polri dalam menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).“Kami memastikan seluruh dokumen peserta diverifikasi secara faktual oleh instansi berwenang, sehingga data yang digunakan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Sebanyak 100 peserta mengikuti tahapan Rikmin awal ini. Pemeriksaan meliputi verifikasi ijazah, transkrip nilai, akta kelahiran, kartu keluarga, hingga identitas kependudukan lainnya.Selain itu, panitia juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Melalui rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus SPKT, Polri menargetkan terjaringnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan profesional.Tahapan ini menjadi pintu awal bagi peserta sebelum mengikuti seleksi lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panda Polda Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif.Pelibatan instansi eksternal dalam tahapan awal seleksi menjadi indikator penting reformasi rekrutmen Polri yang semakin terbuka. Transparansi tidak hanya sebatas slogan, tetapi mulai diterapkan secara sistematis melalui verifikasi lintas lembaga.Langkah ini juga menjadi strategi untuk menekan praktik kecurangan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Namun, konsistensi pengawasan pada tahap lanjutan tetap menjadi kunci agar integritas proses seleksi benar-benar terjaga hingga akhir. PNO-12
03 Apr 2026, 13:54 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Kepala BNPB Turun Langsung ke Manado, Pastikan Penanganan Darurat Gempa M 7,6 Berjalan Terpadu
Papuanewsonline.com, Manado – Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., turun
langsung ke Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan
penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 berjalan optimal
dan terpadu. Kehadirannya difokuskan pada peninjauan kerusakan bangunan serta
kondisi permukiman warga terdampak.Setibanya di lokasi, Kepala BNPB meninjau area Gedung KONI
(Hall B) yang mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa. Selain
itu, ia juga menyambangi kawasan permukiman warga guna melihat secara langsung
dampak kerusakan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Dalam kunjungannya, Suharyanto berdialog langsung dengan
warga sekitar yang terdampak. Dari kesaksian masyarakat, ia mendengarkan
kronologi saat gempa terjadi yang memicu kepanikan dan menyebabkan seorang
warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. BNPB mencatat hingga
Jumat terdapat satu korban jiwa dan ratusan gempa susulan yang terus dipantau. Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyerahkan
bantuan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga terdampak, termasuk bagi
mereka yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan material bangunan.Usai peninjauan di Kota Manado, rombongan BNPB melanjutkan
perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan
Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kehadiran Kepala BNPB di lokasi tersebut
bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta menyerahkan santunan duka cita
kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Di sela kegiatan peninjauan, Suharyanto menegaskan bahwa
pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam sesuai arahan Presiden untuk
mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan awal bencana."Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami
langsung memastikan kondisi di lapangan. Tadi malam begitu sampai, kami
melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur TNI-Polri dan Kalak BPBD Provinsi
Sulawesi Utara. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan
terpadu," ujar Suharyanto di sela-sela peninjauan. BNPB juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan BMKG,
hingga Jumat telah terjadi 401 kali gempa susulan (aftershock), meskipun tren
kekuatannya terus menurun dan tidak melebihi gempa utama M 7,6. "Bapak Kepala BMKG menginformasikan ada 401 kali gempa
susulan, namun tidak ada yang kekuatannya melebihi gempa awal. Trennya menurun.
Kita akan pantau terus hingga satu minggu ke depan sampai ada rilis resmi dari
BMKG mengenai aktivitas energi gempa ini," tambahnya. Terkait bantuan bagi masyarakat, pemerintah menegaskan akan
bertanggung jawab atas perbaikan rumah warga yang rusak, baik rusak ringan,
sedang, maupun berat, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan status
tanggap darurat dan kemampuan fiskal daerah."Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki
oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak
ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti
(pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal
daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih," tegasnya. BNPB bersama tim gabungan akan terus melakukan asesmen
mendalam di lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyintas terpenuhi
serta tidak ada wilayah terdampak yang terlewat dari penanganan. (GF)
03 Apr 2026, 23:01 WIT
Rekrutmen Polri 2026 Diawasi Ketat, Polda Maluku Gandeng Dukcapil hingga LLDIKTI
Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia daerah (Panda) Polda Maluku memulai tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri 2026 dengan menggelar pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) di Ambon, Rabu (1/4/2026), dengan melibatkan instansi eksternal untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.Biro SDM Polda Maluku melaksanakan tahapan pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) bagi calon peserta seleksi Bintara Polri dengan kompetensi khusus Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Plaza Presisi, Tantui, Ambon ini menjadi bagian awal dari rangkaian seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.Untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel, panitia melibatkan sejumlah instansi eksternal, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, LLDIKTI, Ombudsman, LSM serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, menegaskan bahwa keterlibatan pihak eksternal merupakan bentuk komitmen Polri dalam menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).“Kami memastikan seluruh dokumen peserta diverifikasi secara faktual oleh instansi berwenang, sehingga data yang digunakan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Sebanyak 100 peserta mengikuti tahapan Rikmin awal ini. Pemeriksaan meliputi verifikasi ijazah, transkrip nilai, akta kelahiran, kartu keluarga, hingga identitas kependudukan lainnya.Selain itu, panitia juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Melalui rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus SPKT, Polri menargetkan terjaringnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan profesional.Tahapan ini menjadi pintu awal bagi peserta sebelum mengikuti seleksi lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panda Polda Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif.Pelibatan instansi eksternal dalam tahapan awal seleksi menjadi indikator penting reformasi rekrutmen Polri yang semakin terbuka. Transparansi tidak hanya sebatas slogan, tetapi mulai diterapkan secara sistematis melalui verifikasi lintas lembaga.Langkah ini juga menjadi strategi untuk menekan praktik kecurangan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Namun, konsistensi pengawasan pada tahap lanjutan tetap menjadi kunci agar integritas proses seleksi benar-benar terjaga hingga akhir. PNO-12
03 Apr 2026, 13:54 WIT
Wujudkan Seleksi BETAH; Polda Maluku Gelar Rikmin Awal Taruna/Taruni Akpol 2026
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memulai tahapan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan menegaskan komitmen seleksi yang transparan, objektif, dan bebas pungutan.Panitia Daerah Penerimaan Anggota Polri TA. 2026 Polda Maluku melaksanakan tahapan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal bagi calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Plaza Presisi, Tantui, Ambon, Rabu (1/4/2026).Tahapan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi penerimaan terpadu anggota Polri yang dilaksanakan secara serentak dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).Sebanyak 71 peserta mengikuti tahapan Rikmin awal, terdiri dari 62 calon taruna dan 9 calon taruni.Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara ketat dan transparan guna menjaring calon perwira Polri yang berkualitas.“Rikmin awal ini menjadi tahap penting untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi secara sah dan valid. Kami menjamin proses ini berjalan objektif, transparan, dan tanpa pungutan biaya apa pun,” tegasnya.Ia juga menekankan bahwa keterlibatan pengawas eksternal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas seleksi.“Seluruh tahapan diawasi secara berlapis, baik oleh pengawas internal maupun eksternal. Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk mencegah praktik penyimpangan,” ujarnya.Dalam pelaksanaannya, Polda Maluku turut menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, LLDIKTI, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memastikan keabsahan dokumen peserta.Selain itu, pengawas eksternal juga dilibatkan guna memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.Karo SDM juga mengimbau peserta dan orang tua agar tidak percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.“Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam seleksi Polri. Kelulusan ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta,” tegasnya.Melalui tahapan Rikmin awal yang ketat ini, Polda Maluku berharap dapat menghasilkan calon perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. PNO-12
03 Apr 2026, 13:45 WIT
Pimpin Pakta Integritas, Wakapolda Maluku: 1.213 Peserta Ikuti Seleksi Anggota Polri TA. 2026
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 1.213 peserta mengikuti penandatanganan Pakta Integritas seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku, sebagai wujud komitmen rekrutmen bersih dan transparan berbasis prinsip “BETAH”.Polda Maluku resmi memulai tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menegaskan komitmen integritas melalui prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).Komitmen tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas yang dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni di Gedung Plaza Presisi Tantui, Ambon, Selasa (31/3/2026).Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.213 peserta seleksi, yang terdiri dari:* 71 peserta Akpol (62 pria dan 9 wanita),* 1.068 peserta Bintara/Brigadir (895 pria dan 173 wanita),* 74 peserta Tamtama (pria).Selain peserta, kegiatan juga dihadiri panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta orang tua atau wali peserta.Dalam amanat Kapolda Maluku yang dibacakannya, Wakapolda menegaskan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung jujur, objektif, dan berkeadilan.“Seleksi ini harus dijalankan secara transparan dan bebas dari praktik KKN dalam bentuk apa pun. Kami ingin memastikan yang lulus adalah mereka yang benar-benar memenuhi syarat dan berkompeten,” tegasnya.Ia menambahkan, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama keberhasilan Polri, sehingga proses rekrutmen harus mampu melahirkan anggota yang profesional dan berintegritas.Wakapolda juga mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.“Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Seleksi ini murni berdasarkan kemampuan peserta,” ujarnya.Untuk menjamin akuntabilitas, Polda Maluku menerapkan sistem pengawasan berlapis. Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda dan Bidpropam, sementara pengawasan eksternal melibatkan Ombudsman, Mafindo, unsur media, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.Sejumlah pejabat utama Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Karo SDM dan para kepala bidang terkait.Melalui penandatanganan Pakta Integritas ini, Polda Maluku berharap seluruh tahapan seleksi berjalan objektif dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, sejalan dengan semangat PRESISI. PNO-12
01 Apr 2026, 22:12 WIT
Ditemukan Jenazah Pria Di Jalan Trans Timika-Nabire, Diduga Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kuala Kencana, Polres
Mimika, menerima laporan tentang penemuan jenazah seorang pria di wilayah PT
KBV/PAL, sepanjang Jalan Trans Timika–Nabire, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,
pada Selasa (31/3/26) sekitar pukul 11.50 WIT. Informasi awal diterima dari
anggota Brimob yang bertugas di Pos PT KBV/PAL, setelah mendapatkan
pemberitahuan dari karyawan setempat mengenai penemuan mayat tersebut.Menurut keterangan saksi, sepeda motor milik korban
ditemukan terjatuh di pinggir kali tanpa ada orang yang mengendarainya. Tim
penyelidik kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menemukan korban
terbaring tidak bernyawa di pinggir talut. Setelah itu, peristiwa segera
dilaporkan ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti hal tersebut, Polsek Kuala Kencana
berkoordinasi dengan Polres Mimika dan tim medis untuk melakukan olah Tempat
Kejadian Perkara (TKP) oleh Unit Laka Lantas, mengamankan barang bukti, serta
mengevakuasi jenazah ke RSUD Mimika.Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menyampaikan bahwa
korban adalah seorang pria berinisial FBR berusia 31 tahun, warga Distrik
Wania, Kabupaten Mimika. "Jenazah tiba di RSUD Mimika sekitar pukul 15.38 WIT
dan saat ini berada di kamar jenazah untuk proses identifikasi lebih
lanjut," ujarnya. Barang bukti yang diamankan dari lokasi antara lain satu
unit sepeda motor tanpa plat nomor, satu dompet hitam, satu kartu identitas
(noken), dan satu telepon genggam.Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban
diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Sebelum kejadian, korban
diketahui telah mengkonsumsi minuman keras. Korban mengalami luka serius di
bagian kepala yang diduga akibat benturan saat kecelakaan. "Kami sedang berupaya menghubungi keluarga korban
melalui jaringan masyarakat setempat. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh
Sat Lantas Polres Mimika untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,"
jelasnya. Polres Mimika mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat
berkendara, tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta mematuhi aturan
lalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa. Penulis: Jid
Editor: GF
31 Mar 2026, 22:42 WIT
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Duka Mendalam Selimuti Misi Perdamaian UNIFIL
Papuanewsonline.com, Lebanon – Tentara Nasional Indonesia
(TNI) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI yang bertugas
dalam misi perdamaian dunia di bawah United Nations Interim Force in Lebanon
(UNIFIL). Insiden tragis tersebut terjadi di wilayah penugasan Lebanon Selatan
pada Minggu, 29 Maret 2026, di tengah meningkatnya eskalasi situasi keamanan.Berdasarkan laporan dari daerah operasi, insiden menimpa
personel TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Peristiwa ini terjadi saat kondisi keamanan di wilayah tersebut memanas akibat
saling serang artileri.Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan
gugur saat menjalankan tugas. Sementara itu, tiga prajurit lainnya turut
menjadi korban, yakni Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat, serta
Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.Puspen TNI menjelaskan, seluruh personel yang terluka telah
mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur. Dua prajurit dengan luka ringan
saat ini menjalani perawatan di Hospital Level I UNIFIL yang berada di sektor
penugasan.Sementara itu, Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat
telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut
untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan secara intensif.Adapun jenazah Praka Farizal Rhomadhon saat ini disemayamkan
di East Sector Headquarters (HQ) UNIFIL. Proses administrasi pemulangan ke
Indonesia juga tengah diselesaikan dengan dukungan penuh dari Kedutaan Besar
Republik Indonesia (KBRI) di Beirut.Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, TNI
menegaskan telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai Standard
Operating Procedure (SOP) yang berlaku dalam misi UNIFIL.Hingga kini, penyebab langsung insiden masih belum dapat
dipastikan. Situasi saat kejadian berlangsung di tengah baku tembak artileri,
sehingga proses investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak UNIFIL
untuk memastikan kronologi dan sumber serangan.TNI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas
sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan
Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab.Selain itu, keselamatan personel tetap menjadi prioritas
utama dalam setiap operasi. TNI juga terus memantau perkembangan situasi
keamanan di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah kontinjensi sesuai dinamika
di daerah penugasan Lebanon.Peristiwa ini menjadi duka mendalam tidak hanya bagi
keluarga besar TNI, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang selama ini dikenal
aktif berkontribusi dalam misi perdamaian dunia.Pengabdian para prajurit TNI di medan tugas internasional
kembali menjadi bukti komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan
perdamaian global, meskipun harus dibayar dengan pengorbanan besar.Kepergian Praka Farizal Rhomadhon menjadi pengingat akan
besarnya risiko yang dihadapi prajurit penjaga perdamaian di wilayah konflik.TNI pun menyampaikan penghormatan tertinggi kepada almarhum
atas dedikasi dan pengabdian terbaiknya untuk bangsa dan dunia.Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang
Maha Esa, dan para prajurit yang terluka segera pulih untuk kembali berkumpul
bersama keluarga serta rekan satuan. (GF)
31 Mar 2026, 13:35 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Polda Metro Jaya Siagakan 4.500 Personel, Pelayanan Ibadah Paskah 2026 Jadi Prioritas
Papuanewsonline.com, Jakarta – Polda Metro Jaya
menyiagakan sebanyak 4.500 personel untuk melayani sekaligus mengamankan
rangkaian perayaan ibadah Paskah 2026 di seluruh wilayah hukumnya. Langkah ini
dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman,
nyaman, dan penuh kekhidmatan.Personel yang telah disiapkan akan ditempatkan di berbagai
gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat selama
perayaan Paskah. Pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan,
tetapi juga sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto
menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa
tenang bagi umat yang melaksanakan ibadah. Menurutnya, Polri hadir sebagai
pelindung sekaligus pelayan masyarakat dalam momentum keagamaan yang penting
ini.“Sebanyak 4.500 personel kami siagakan untuk memastikan
seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran
personel di lapangan juga merupakan bentuk pelayanan kami agar umat dapat
beribadah dengan tenang dan nyaman,” dalam keterangannya pada Kamis,
(02/04/26).Ia menjelaskan, personel juga disiapkan untuk mendukung
kelancaran teknis pelaksanaan ibadah, mulai dari sterilisasi lokasi sebelum
kegiatan berlangsung, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli rutin di
sekitar area gereja.Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana
yang kondusif, sehingga umat dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah Paskah
dengan lebih fokus dan damai tanpa gangguan keamanan maupun kemacetan di
sekitar lokasi.Lebih lanjut, Budi Hermanto menekankan bahwa pengamanan yang
dilakukan Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan
kepada masyarakat.“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan
masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan. Karena itu, pengamanan
Paskah ini tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada
pelayanan kepada umat agar ibadah dapat berlangsung dengan damai dan lancar,”
ujarnya.Selain pengamanan langsung di lapangan, Polda Metro Jaya
juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta
segera melapor kepada petugas terdekat atau melalui layanan darurat 110 apabila
menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar tempat ibadah maupun lingkungan
sekitar.Dengan kesiapan ribuan personel serta pola pelayanan yang
menyeluruh, Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026
dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian bagi seluruh umat Kristiani.
(GF)
03 Apr 2026, 22:58 WIT
Hak Adat Dipertahankan, KAPP Mimika Tegaskan Organisasi Milik Amungme dan Kamoro
Papuanewsonline.com, Timika – Polemik terkait keberadaan
organisasi Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) di Kabupaten Mimika kembali
menjadi sorotan. Menanggapi isu yang berkembang, anggota KAPP sekaligus tokoh
pemuda Mimika, Andrianus Janampa, menegaskan bahwa organisasi tersebut
merupakan milik masyarakat adat suku Amungme dan Kamoro yang tidak dapat diambil
alih oleh pihak lain.Pernyataan itu disampaikan Andrianus kepada media di Timika,
Selasa (1/4/2026), sebagai bentuk klarifikasi atas adanya dinamika internal dan
isu perebutan organisasi yang belakangan mencuat di tengah masyarakat.Menurut Andrianus, KAPP adalah organisasi yang sah, memiliki
struktur yang jelas, serta dibentuk untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat
adat, khususnya suku Amungme dan Kamoro sebagai pemilik hak ulayat di wilayah
Mimika."Kami di Kabupaten Mimika, dua suku, Amungme dan
Kamoro, dan tujuh suku lain tidak pernah rebutan organisasi di bawah
pemerintah. Sampai sekarang, baru tahun 2025 ini ada rebutan organisasi
kami," kata Andrianus Janampa.Ia menegaskan, secara prinsip organisasi tersebut merupakan
rumah bersama yang lahir dari identitas adat masyarakat Mimika, sehingga
kepemilikannya harus tetap dihormati oleh seluruh pihak."KAPP itu milik Amungme dan Kamoro. Harus Tuhan itu
harus Amungme dan Kamoro. Tidak boleh ambil alih, tidak boleh kalau oke mau
cari anggota. Semua mau bergabung, orang Papua oke bisa gabung. Tapi kalau
untuk Tuhan, jangan," katanya.Lebih lanjut, Andrianus meminta masyarakat luas untuk
menghormati posisi suku Amungme dan Kamoro sebagai tuan di atas tanah Mimika.
Menurutnya, keberadaan organisasi adat harus menjadi wadah yang memperkuat
persatuan dan kesejahteraan masyarakat, bukan menjadi ruang konflik.Ia juga menekankan bahwa pihaknya tidak menolak kehadiran
masyarakat Papua lainnya untuk bergabung dan berkontribusi, selama tetap
menghormati struktur serta hak-hak adat yang melekat pada organisasi tersebut."Kami sebagai anak umumnya, kami tidak terima
berlawanan kami. Kalau organisasi lain oke. Tapi kalau itu salah satu untuk
masyarakat Kabupaten Mimika, pada khususnya orang umumnya, orang tujuh suku,
punya tempat saling makan," katanya.Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan resmi dari tokoh
adat dan pemuda Mimika bahwa polemik yang terjadi tidak boleh menggeser hak-hak
masyarakat adat sebagai pemilik organisasi.Di akhir keterangannya, Andrianus menutup pernyataan dengan
menegaskan bahwa KAPP tetap menjadi milik suku Amungme dan Kamoro, serta
meminta seluruh pihak menjaga persatuan dan menghormati hak adat di Kabupaten
Mimika. Penulis: HendrikEditor: GF
02 Apr 2026, 11:19 WIT
Pondok Pesantren Ummahatul Mukminin Al-Akbar Timika, Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
Papuanewsonline.com, Timika – Al-Qur'an sebagai pedoman
hidup umat Islam memerlukan upaya untuk menjaga kemurnian, memahami
kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara
yang efektif untuk menjaga kemurniannya adalah dengan menghafalkan ayat-ayat sucinya.Namun, di wilayah Timika, Papua, keberadaan lembaga
pendidikan yang berfokus pada pembinaan hafalan Al-Qur'an (tahfidzul Qur'an)
masih tergolong minim. Hal ini menjadi keprihatinan bagi pewakaf tanah dan
pendiri pondok, yang kemudian menginisiasi pendirian sebuah lembaga pendidikan
khusus untuk tahfidz Al-Qur'an. (31/3/2026) Berdasarkan kepedulian tersebut, pada tahun 2020 lahirlah
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Ummahatul Mukminin Al-Akbar sebagai wadah
untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang tidak hanya kuat dalam
hafalan, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.Pondok pesantren ini didirikan atas dasar visi dan
kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat akan pendidikan berbasis Al-Qur'an di
Timika. Dengan visi untuk mewujudkan generasi yang mencintai dan mengamalkan
kandungan Al-Qur'an, pondok ini menetapkan tiga misi utama: mencetak generasi
Islam yang mencintai Al-Qur'an, menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam
kehidupan sehari-hari, serta membentuk santri yang berakhlak mulia. Keunggulan pondok terletak pada pembinaan hafalan Al-Qur'an
yang kuat, pembentukan akhlak yang baik berlandaskan nilai-nilai Islam, dan
integrasi antara hafalan dengan pengamalan dalam keseharian santri.Metode pembelajaran yang diterapkan adalah metode Mutqin,
yang menekankan pada kekuatan hafalan dan konsistensi dalam menjaga hafalan
yang telah dipelajari. Metode ini mencakup tiga komponen utama: murajaah dan
tikrar (pengulangan hafalan secara terus-menerus), talaqqi/tasmi’ (setoran
hafalan kepada guru untuk disimak langsung), serta ziyadah (penambahan hafalan
baru secara bertahap). Ada aturan khusus di pondok ini: setiap santri yang telah
menghafal 3 juz wajib menyetorkan seluruh hafalan dalam satu kali duduk tanpa
melihat mushaf. Setelah lulus, mereka dapat melanjutkan hafalan berikutnya. Ketika telah menambah 3 juz lagi, santri akan melakukan
tasmi’ 3 juz baru tersebut, kemudian dilanjutkan dengan tasmi’ gabungan
sebanyak 6 juz (3 juz sebelumnya dan 3 juz baru). Proses ini diulang secara
berkelanjutan hingga santri berhasil menghafal seluruh 30 juz Al-Qur'an.Pondok pesantren secara rutin mengikuti perlombaan Musabaqah
Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Musabaqah Higdzil Qur'an (MHQ) setiap tahunnya. Alhamdulillah, para santri telah membawa pulang berbagai
prestasi gemilang baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Selain itu, dengan
metode Mutqin yang diterapkan secara selektif, proses pembinaan menghasilkan
santri yang benar-benar kuat dalam hafalan. Pendiri pondok, KH. Andi Ahmad Jaya, mengungkapkan bahwa
pada tahun ini terdapat beberapa santri yang akan menyelesaikan hafalan 30 juz
(khatam kubro), dengan beberapa santri lainnya diproyeksikan menyusul pada
tahun berikutnya. Penulis: Jid
Editor: GF
31 Mar 2026, 23:08 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Tradisi Pukul Sapu Lidi
Papuanewsonline.com, Leihitu – Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku menghadiri tradisi adat Pukul Sapu Lidi yang digelar dalam rangka 7 Syawal 1447 Hijriah di Negeri Morela dan Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).Tradisi yang telah berlangsung sejak abad ke-17 ini merupakan refleksi perjuangan Kapitan Tulukabessy dalam melawan penjajah Belanda di Benteng Kapahaha. Hingga kini, tradisi tersebut terus dilestarikan dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Maluku.Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 7 Syawal ini berlangsung meriah dan sarat makna, serta dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, dan masyarakat, bahkan turut disaksikan wisatawan mancanegara.Rangkaian acara diawali dengan penyambutan tamu kehormatan melalui Tari Manuhua di Lapangan Tulukabessy, dilanjutkan dengan prosesi sakral pembakaran obor Kapitan Tulukabessy sebagai simbol semangat perjuangan leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.Berbagai pertunjukan seni tradisional turut memeriahkan suasana, di antaranya Tari Rete, Tari Salewangi, Tari Lissa Kapahaha, hingga Tari Cakalele yang mencerminkan nilai kepahlawanan masyarakat Maluku.Raja Negeri Morela, Fadil Sialana, menyampaikan bahwa tradisi Pukul Sapu Lidi bukan sekadar ritual budaya, tetapi memiliki nilai filosofis yang mendalam.“Tradisi ini bukan ajang balas dendam, melainkan wujud syukur, sarana mempererat silaturahmi, serta memupuk keberanian dan semangat persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, juga mengapresiasi konsistensi masyarakat dalam menjaga warisan budaya tersebut.“Pukul Sapu Lidi adalah warisan luhur yang membentuk karakter, memperkuat persatuan, dan menanamkan nilai sportivitas dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Gubernur.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus upaya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.“Tradisi Pukul Sapu Lidi mengandung nilai-nilai positif seperti keberanian, persaudaraan, dan persatuan. Ini menjadi kekuatan sosial yang harus terus dijaga bersama sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Maluku,” ungkap Wakapolda.Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk melalui pelestarian tradisi budaya.Kehadiran Forkopimda dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam merawat warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di Bumi Raja-Raja. PNO-12
30 Mar 2026, 14:13 WIT
Halal Bihalal dan Temu Kangen Rumah Yatim Dhuafa Baiturrosul, Perkuat Silaturahmi di Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana penuh kehangatan dan
kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal dan temu kangen yang
diselenggarakan oleh Rumah Yatim dan Dhuafa Baiturrosul pada Minggu, 29 Maret
2026.Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Yayasan Baiturrosul,
Muhammad Rafly, menyampaikan kisah berdirinya panti asuhan yang sarat nilai
keikhlasan dan pengorbanan. Ia menjelaskan bahwa Panti Asuhan Baitur Rasul
didirikan pada tahun 2018, berawal dari kebiasaan almarhum ayahnya yang gemar
membantu sesama tanpa pamrih.“Awalnya tidak ada niat mendirikan panti. Hanya dari
kebiasaan memberi makan dan membantu, hingga akhirnya ada sekitar 10 anak yang
tinggal bersama kami, meskipun kondisi ekonomi saat itu sangat sederhana,”
ungkap Rafly.Ia juga mengenang pesan sederhana namun mendalam dari
almarhum ayahnya yang menjadi pegangan hingga saat ini, “Ini untuk bekal saya
nanti di akhirat.” Dengan keikhlasan, meskipun hanya dengan hidangan sederhana
seperti telur dan kecap, semangat berbagi terus dijaga hingga akhirnya panti
berkembang dan resmi berbadan hukum sebagai yayasan pada tahun 2025.Rafly menambahkan, saat ini anak-anak panti menjalani
pendidikan formal di luar, seperti di YPMNU, serta mendapatkan pembinaan
keagamaan setiap sore, termasuk mengaji, membaca Yasin, dan mengamalkan Ratib
Al-Haddad.“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi.
Harapan kami, kebersamaan ini bisa terus berlanjut, tidak hanya hari ini,
tetapi di waktu-waktu yang Allah izinkan,” tambahnya.Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten
Mimika, Ustadz Amin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga memohon maaf karena belum sempat
berkunjung selama bulan Ramadan akibat kesibukan.“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Ini menunjukkan kepedulian
dan kebersamaan yang luar biasa dari semua pihak, baik donatur, simpatisan,
maupun masyarakat,” ujarnya.Dalam tausiyahnya, Ustadz Amin menyampaikan tiga pesan
penting pasca Idul Fitri. Pertama, pentingnya melaksanakan puasa enam hari di
bulan Syawal yang memiliki keutamaan seperti berpuasa selama satu tahun. Kedua,
menjaga dan mempererat silaturahmi sebagai esensi dari tradisi halal bihalal.
Ketiga, meluruskan anggapan keliru bahwa bulan Syawal adalah bulan sial, yang
tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya legalitas formal
panti asuhan agar segera didaftarkan ke Dinas Sosial guna memperkuat pengakuan
secara hukum.Ustadz Amin turut memberikan pesan kepada para pengasuh agar
menjaga lingkungan panti tetap aman dan nyaman bagi anak-anak. Ia menekankan
tiga hal yang harus dihindari, yakni pelecehan seksual, perundungan (bullying),
serta sikap intoleransi.“Kita harus memastikan anak-anak ini mendapatkan
perlindungan, kasih sayang, dan lingkungan yang sehat untuk tumbuh dan
berkembang,” tegasnya.Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat
hubungan antara pengasuh, anak-anak panti, serta masyarakat. Diharapkan,
semangat kebersamaan dan kepedulian yang terjalin dapat terus berlanjut dan
membawa keberkahan bagi semua pihak. Penulis: Bim
Editor: GF
29 Mar 2026, 21:03 WIT
Bahasa Indonesia Resmi Masuk Vatican News, Tonggak Baru Komunikasi Gereja
Papuanewsonline.com, Vatikan - Bahasa Indonesia kini
menorehkan sejarah baru di tingkat global setelah resmi digunakan dalam layanan
Vatican News, media resmi Takhta Suci di Vatikan.Dengan penambahan ini, bahasa Indonesia menjadi bahasa ke-57
yang tersedia di kanal tersebut, membuka akses yang lebih luas bagi umat
Katolik, khususnya di Indonesia, untuk mengikuti informasi Gereja dalam bahasa
mereka sendiri.Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan nota
kesepahaman atau MoU antara perwakilan Indonesia dan Dikasteri Komunikasi
Vatikan yang berlangsung pada Rabu (25/3/2026) di Kantor Pusat Vatican News dan
Radio Vatikan.Langkah ini tidak hanya sekadar penambahan bahasa baru,
melainkan menjadi simbol kedekatan antara Gereja universal dengan umat Katolik
di Indonesia.Dalam kesempatan tersebut, Vatican News menegaskan bahwa
kerja sama ini memungkinkan semakin banyak umat untuk menerima pesan Bapa Suci
dalam bahasa ibu mereka.Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh delegasi Dikasteri
Komunikasi, Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI),
serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Michael Trias
Kuncahyono.Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo,
menyebut momen ini memiliki makna yang jauh melampaui aspek administratif.“Ini adalah perayaan persahabatan yang abadi, pengakuan
identitas nasional kita, dan penguatan jembatan iman antara Indonesia dan
jantung Gereja universal,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa kehadiran bahasa Indonesia di Vatican
News menjadi kabar baik yang nyata bagi umat Katolik di Indonesia dan kawasan
sekitarnya.“Ini membuka jalur langsung menuju informasi Gereja
universal. Umat kini dapat mendengar suara Bapa Suci dalam bahasa ibu mereka
sendiri,” kata Mgr Agustinus.Sementara itu, Prefek Dikasteri Komunikasi, Paolo Ruffini,
menegaskan pentingnya bahasa sebagai sarana pelayanan yang efektif dalam
menjangkau umat secara lebih mendalam.Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Takhta Suci,
Michael Trias Kuncahyono, menyebut penandatanganan ini sebagai tonggak
bersejarah bagi Indonesia.“Ini adalah historic moment for Indonesia, khususnya bagi
umat Katolik,” ujarnya.Ia menilai, kehadiran bahasa Indonesia dalam Vatican News
tidak hanya memperluas akses informasi, tetapi juga memperkuat keterhubungan
umat Indonesia dengan Gereja universal.Di tengah arus globalisasi, bahasa menjadi jembatan penting
dalam menyatukan umat lintas negara. Kini, bahasa Indonesia resmi menjadi
bagian dari jembatan tersebut, menghubungkan jutaan umat dengan pesan iman,
harapan, dan persaudaraan dari pusat Gereja Katolik dunia. (GF)
27 Mar 2026, 14:51 WIT