logo-website
Kamis, 16 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Politik Homepage
Anggota DPRK Partai PKB Stevanus Onawame Batal Reses, Diduga Karena Mabuk Berat Papuanewsonline.com, Timika- Kegiatan reses anggota DPRK Mimika dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa [PKB], Stevanus Onawame, di Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, yang dijadwalkan Senin, 13 Juli 2026, batal dilaksanakan tanpa kejelasan.Pembatalan tersebut memicu kekecewaan puluhan warga yang mengaku telah menunggu berjam-jam di lokasi kegiatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, undangan reses telah disebarkan sebelumnya oleh tim pendamping anggota dewan kepada konstituen di wilayah Pasar Sentral."Kami datang karena menghormati undangan reses. Kami menunggu cukup lama, tetapi tidak ada kepastian. Akhirnya kami pulang dengan rasa kecewa," ujar seorang warga yang hadir di lokasi dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan, pada Senin (13/7)Hingga kegiatan dibubarkan oleh warga, tidak ada keterangan resmi dari penyelenggara maupun dari anggota DPRK yang bersangkutan terkait alasan pembatalan dan ketidakhadirannya.Di tengah kekecewaan tersebut, beredar isu di antara warga yang hadir yang menduga ketidakhadiran Stevanus Onawame berkaitan dengan kondisi yang bersangkutan yang suka mabuk.Dugaan tersebut disampaikan secara lisan oleh beberapa konstituen di lokasi.Upaya konfirmasi yang dilakukan Papuanewsonline.com kepada Stevanus Onawame maupun kepada pengurus Fraksi PKB DPRK Mimika hingga Rabu  belum mendapatkan jawaban.Terpisah, warga berharap pimpinan Fraksi PKB dan pimpinan DPRK Mimika dapat memberikan klarifikasi dan evaluasi atas kejadian tersebut. Menurut mereka, reses merupakan agenda resmi kedewanan yang menjadi sarana konstitusional bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat. Ketidakhadiran tanpa pemberitahuan dinilai merugikan warga yang telah meluangkan waktu dan pekerjaan.Papuanewsonline.com masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.Penulis: HendrikEditor.   : Gf 15 Jul 2026, 09:55 WIT
Ketua Pemuda Kei Mimika Soroti "Pembangunan Rohani": Desak Bupati Buka Data Dan Audit Dana Papuanewsonline.com, Mimika – Ketua Pemuda Kei Kabupaten Mimika, Edoardus Rahawadan, merespons pernyataan Bupati Mimika terkait capaian pembangunan fisik dan kerohanian. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika membuka data secara transparan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.Dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Timika, Bupati Mimika mengakui pembangunan fisik dan infrastruktur dasar masih berjalan lambat. Di sisi lain, Bupati menyebut aspek kerohanian dan pembentukan karakter terus didorong sebagai bagian dari kemajuan daerah.Menanggapi hal tersebut, Edoardus menilai istilah "pembangunan rohani" yang disampaikan Bupati hingga kini belum dijelaskan secara rinci kepada publik. "Sampai hari ini kami, masyarakat, dan lembaga keagamaan belum pernah menerima definisi operasional, target, maupun alokasi anggaran yang jelas terkait program itu," ujar Edoardus dalam rilis tertulisnya kepada media Papuanewsonline.com di Timika, Senin, 14 Juli 2026.Pemuda Kei kemudian mengajukan tiga pertanyaan terbuka kepada Bupati Mimika. Pertama, apakah "pembangunan rohani" yang dimaksud berupa pembangunan infrastruktur seperti rumah ibadah, asrama, dan pusat pembinaan. Kedua, apakah program tersebut berbentuk pembinaan iman dan kegiatan rohani di wilayah pedalaman. Ketiga, apakah terdapat program lain yang selama ini belum pernah disosialisasikan kepada masyarakat.Berdasarkan pemantauan di lapangan serta data yang dihimpun Pemuda Kei, disebutkan terdapat ketidaksesuaian antara laporan pemerintah daerah dengan kondisi di lapangan. Sejumlah proyek yang tercatat telah selesai atau sedang berjalan dalam laporan pertanggungjawaban, menurut mereka, justru belum dibangun, mangkrak, atau dikerjakan tidak sesuai standar.Edoardus menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh lemahnya perencanaan, minimnya pengawasan, serta rendahnya transparansi dalam pelaksanaan anggaran. "Kami tidak ingin berspekulasi. Karena itu kami minta semua dibuka. Publik berhak tahu uang rakyat digunakan untuk apa dan hasilnya seperti apa," tegasnya.Dalam pernyataannya, Pemuda Kei Mimika juga menyampaikan empat tuntutan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika. Pertama, meminta Bupati menyampaikan klarifikasi tertulis mengenai definisi, target, anggaran, dan capaian "pembangunan rohani" dalam waktu tujuh hari kerja. Kedua, meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap anggaran sarana ibadah, pembinaan keagamaan, dan program karakter selama tiga tahun terakhir.Selain itu, mereka meminta agar temuan proyek yang mangkrak atau tidak sesuai spesifikasi segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku, serta menghentikan pernyataan yang dinilai dapat menimbulkan multitafsir dengan memprioritaskan penyelesaian keterlambatan pembangunan fisik yang mendesak. "Kami memiliki dokumen dan bukti foto. Jika diperlukan kami siap menyerahkan kepada Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum," kata Edoardus.Di akhir pernyataannya, Edoardus berharap Pemerintah Kabupaten Mimika lebih memfokuskan perhatian pada pembangunan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. "Warga Mimika butuh jalan, jembatan, sekolah, dan rumah ibadah yang layak pakai. Jangan sampai narasi digunakan untuk menutupi pekerjaan yang belum tuntas," tutupnya.Penulis: HendrikEditor: OF 14 Jul 2026, 14:14 WIT
Gelar Tradisi Duaja dan Pedang Pora, Estafet Kepemimpinan Komando Brimob Maluku Resmi Berganti Papuanewsonline.com, Ambon – Regenerasi kepemimpinan di tubuh Korps Brimob Polri kembali ditegaskan melalui prosesi sakral Serah Terima Duaja Satuan Brimob Polda Maluku "Satya Prajahita Widya" yang berlangsung khidmat di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu (11/7/2026) sore. Upacara tersebut menandai secara resmi estafet kepemimpinan dari Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. kepada Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru.Prosesi serah terima Duaja yang merupakan tradisi kehormatan Korps Brimob Polri berlangsung dengan penuh makna. Selain menjadi simbol peralihan kepemimpinan, tradisi tersebut juga merepresentasikan kesinambungan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, profesionalisme, dan kehormatan yang menjadi jati diri setiap insan Brimob dalam menjaga keamanan negara.Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", dilanjutkan prosesi penyerahan Duaja dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat kedua komandan, hingga Tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku.Dalam sambutannya, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru, Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya."Serah terima Duaja ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan amanah organisasi yang harus kami emban dengan penuh tanggung jawab. Kami akan melanjutkan seluruh capaian positif yang telah dibangun serta memperkuat profesionalisme, soliditas, dan pengabdian Satuan Brimob Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri maupun Polda Maluku," ujar Kombes Pol. Tedy Purnanto.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Dr. Irfan Marpaung beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku."Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian, keteladanan, dan fondasi yang telah dibangun oleh senior kami. Kami berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan bersama-sama membawa Satuan Brimob Polda Maluku menjadi satuan yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat," tambahnya.Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han., dalam amanat perpisahannya mengaku bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku.Menurutnya, pengalaman bertugas di Maluku memberikan banyak pelajaran mengenai arti loyalitas, solidaritas, dan semangat pengabdian personel Brimob dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan."Saya merasa bangga pernah memimpin Satuan Brimob Polda Maluku. Saya menyaksikan sendiri bagaimana semangat, loyalitas, dan keberanian seluruh personel dalam menjalankan setiap tugas, termasuk menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di Maluku. Terima kasih atas dukungan, kebersamaan, dan loyalitas yang telah diberikan selama ini," ungkap Kombes Pol. Irfan Marpaung.Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga nama baik Korps Brimob dan memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru."Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier Polri. Saya yakin di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Tedy Purnanto, Satuan Brimob Polda Maluku akan semakin maju dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan. Teruslah bangga menjadi Brimob dan jadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan tertinggi," pesannya.Prosesi serah terima Duaja berlangsung melalui sejumlah tahapan tradisi Korps Brimob, mulai dari penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", penyerahan simbol kehormatan satuan dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat, penghormatan terakhir kepada Duaja, hingga penutupan dengan Mars Brimob dan doa bersama.Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Polri yang menjadi simbol penghargaan atas pengabdian pejabat lama sekaligus doa dan penghormatan dari seluruh keluarga besar Brimob terhadap perjalanan tugas berikutnya.Sebagai penutup seluruh rangkaian serah terima jabatan, pada Minggu (12/7/2026) di Lapangan Tahapary Polda Maluku, keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku kembali menggelar Tradisi Pelepasan bagi mantan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. beserta istri. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi, kepemimpinan, serta pengabdian beliau selama bertugas di Maluku sebelum melaksanakan penugasan di tempat yang baru.Tradisi Duaja, Pedang Pora, hingga pelepasan pejabat lama tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan di Korps Brimob Polri tidak hanya dimaknai sebagai pergantian jabatan semata, tetapi juga sebagai proses estafet nilai-nilai kehormatan, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui kepemimpinan baru, Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin adaptif, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Maluku. PNO-12 13 Jul 2026, 22:05 WIT
Tradisi Pedang Pora Iringi Pelepasan Irjen Pol. Imam Thobroni Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai tradisi pelepasan Wakapolda Maluku, Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., yang digelar di halaman depan Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026). Prosesi Pedang Pora yang menjadi tradisi kehormatan di lingkungan Polri tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., serta diikuti jajaran pejabat utama, para Kapolres, personel dan ASN Polda Maluku.Tradisi Pedang Pora merupakan bentuk penghormatan institusi kepada perwira tinggi Polri yang telah mengabdikan diri dan menyelesaikan masa tugasnya di suatu satuan kerja. Prosesi tersebut sekaligus menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan komitmen Polri dalam menjaga soliditas organisasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Irjen Pol. Imam Thobroni dilepas dengan barisan Pedang Pora dan jajaran kehormatan yang dibentuk oleh personel Polda Maluku. Prosesi berlangsung khidmat, mencerminkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku.Turut mengikuti kegiatan tersebut Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta beserta istri, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku beserta istri, para Kapolres jajaran Polda Maluku beserta istri, Bhayangkari, personel, serta ASN Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan bahwa tradisi pelepasan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada setiap insan Bhayangkara yang telah mendedikasikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara."Tradisi Pedang Pora adalah simbol penghormatan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi seorang perwira kepada institusi Polri. Apa yang telah ditorehkan Irjen Pol. Imam Thobroni selama bertugas di Polda Maluku menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang akan terus kami lanjutkan. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru," ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik."Regenerasi kepemimpinan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Yang terpenting adalah nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, integritas, dan semangat Presisi terus hidup dalam setiap personel sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin meningkat," tegasnya.Prosesi pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan rasa hormat. Usai melewati barisan Pedang Pora, Irjen Pol. Imam Thobroni berpamitan dengan Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, para pejabat utama, Bhayangkari, serta seluruh personel yang hadir.Seluruh rangkaian tradisi pelepasan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, menjadi penanda kuat bahwa nilai-nilai penghormatan terhadap pengabdian tetap menjadi budaya yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 21:00 WIT
Kapolda Maluku: Pergantian Jabatan Sebagai Regenerasi Kepemimpinan Dalam Mewujudkan Polri Presisi Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan momentum memperkuat organisasi, menjaga kesinambungan pengabdian, serta memperkokoh soliditas dalam mewujudkan Polri Presisi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin acara Kenal Pamit Wakapolda Maluku dan Pejabat Utama Polda Maluku yang digelar di Lobby Lantai II Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026), usai pelaksanaan upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat strategis di lingkungan Polda Maluku.Acara berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejabat yang mendapat promosi dan penugasan baru sekaligus penyambutan para pejabat yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Maluku.Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Wakapolda Maluku Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, Karo Logistik Polda Maluku Kombes Pol. Yudhi Wiratama, S.I.K., mantan Dirintelkam Polda Maluku Kombes Pol. I Gede Arsana, S.H., S.I.K. bersama Dirintelkam Polda Maluku Kombes Pol. Darmawan Dwiharyanto, S.I.K., mantan Dirreskrimsus Polda Maluku Kombes Pol. Piter Yanottama, S.I.K., S.H., M.H. bersama Dirreskrimsus Polda Maluku Kombes Pol. Budi Priyanto, S.I.K., M.Si., mantan Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. Yudi Kristanto, S.I.K. bersama Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. S.I.K. bersama Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmi, S.I.K., M.H., mantan Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si. bersama Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., mantan Kabiddokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp.F., M.A.R.S. bersama Kabiddokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. Purwadi, S.Ked., Sp.THT-KL., M.M., mantan Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K. bersama Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H., mantan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. bersama Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., mantan Kapolres Maluku Tengah AKBP Hardi Meladi Kadir, S.I.K., M.H. bersama Kapolres Maluku Tengah AKBP Widy Irazwan, S.I.K., serta Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta seluruh Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku.Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan penyampaian pesan dan kesan dari Wakapolda Maluku sebelumnya, Irjen Pol. Imam Thobroni, serta para Pejabat Utama yang mendapat penugasan baru. Selanjutnya dilakukan penyerahan cenderamata dari Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, Irwasda, dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polda Maluku. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Kapolda Maluku dan ramah tamah bersama seluruh keluarga besar Polda Maluku.Dalam pesan perpisahannya, Irjen Pol. Imam Thobroni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Maluku beserta seluruh personel yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat Wakapolda Maluku.Ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap Maluku yang menurutnya memiliki keindahan alam, kekayaan budaya, serta masyarakat yang hangat sehingga memberikan pengalaman pengabdian yang tidak terlupakan."Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda beserta seluruh keluarga besar Polda Maluku atas kebersamaan dan dukungan yang luar biasa selama saya bertugas. Maluku adalah daerah yang sangat indah dan memiliki tempat tersendiri di hati saya. Walaupun kini mendapat amanah baru, saya berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik," ujar Irjen Pol. Imam Thobroni.Ia juga berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat meneruskan semangat pengabdian, menjaga soliditas internal, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Maluku.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. memperkenalkan diri kepada seluruh keluarga besar Polda Maluku sekaligus memohon dukungan agar dapat menjalankan amanah secara optimal."Sebagai warga baru di Polda Maluku, saya memohon doa, dukungan dan kerja sama seluruh Pejabat Utama, personel, serta ASN agar kita dapat bekerja sebagai satu tim yang solid dalam mendukung seluruh program Kapolda Maluku, menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan kepada setiap personel."Mutasi jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi bagian dari proses pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan Polri. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, integritas, dan tanggung jawab. Yang terpenting bukan di mana kita bertugas, tetapi bagaimana kita memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara."Kapolda menuturkan bahwa setiap penugasan merupakan bagian dari ketentuan Tuhan Yang Maha Esa yang harus diterima dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur. Menurutnya, seorang anggota Polri harus selalu siap ditempatkan di mana pun negara membutuhkan.Kapolda juga memberikan penghargaan tinggi kepada Irjen Pol. Imam Thobroni beserta seluruh pejabat yang mendapat promosi maupun penugasan baru atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama mengabdi di Polda Maluku."Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Irjen Pol. Imam Thobroni beserta seluruh pejabat yang hari ini melanjutkan pengabdian di tempat tugas baru. Beliau telah menjadi mitra strategis yang banyak memberikan pemikiran, konsep, dan solusi dalam setiap pengambilan keputusan di Polda Maluku. Keberhasilan organisasi lahir dari kolaborasi, bukan kerja individu semata."Kapolda juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu berpikir visioner, mengambil keputusan secara tepat, dan menjadi teladan bagi anggotanya."Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan berpikir, kemampuan bertindak, dan kemampuan memberi teladan. Dari proses berpikir akan lahir konsep-konsep yang menjadi solusi bagi organisasi. Karena itu saya mengajak seluruh pejabat untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperkuat kolaborasi, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas."Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengajak seluruh pejabat yang mendapat amanah baru agar tetap menjaga hubungan kekeluargaan dengan Polda Maluku."Pergantian jabatan tidak pernah memutuskan persaudaraan. Polda Maluku akan selalu menjadi rumah bagi seluruh personel yang pernah mengabdi di sini. Kami berharap silaturahmi tetap terjalin, komunikasi tetap terbangun, dan semangat pengabdian kepada institusi terus menyatukan kita di mana pun bertugas."Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan ramah tamah, foto bersama, serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang mendapat promosi dan penugasan baru. Momentum tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polda Maluku berjalan secara profesional, humanis, dan berkesinambungan sebagai bagian dari komitmen memperkuat organisasi Polri Presisi dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 20:45 WIT
Surat Kesaksian: Tanah Timika Milik Suku Aika, Ganti Rugi "Bangun Dulu Urusan Belakang" Papuanewsonline.com, Mimika – Surat pernyataan saksi terkait kronologi kepemilikan Hak Ulayat Tanah Kota Timika dan sekitarnya mencuat ke publik. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa tanah adat di wilayah Timika adalah milik Suku Aika Mimika.Suku Aika pemilik tunggalFerdinandus Tumuka, Purnawirawan POLRI kelahiran Tipuka 15 Mei 1932, menyatakan sebagai saksi hidup Masyarakat Adat Suku Aika Mimika. "Bahwa wilayah Adat ini dahulu kosong dan tidak berpenduduk, hanya Moyang kami, Kakek, Nenek, hingga Orang Tua lalu kami anak-anak. Suku Aika adalah Tunggal sebagai Pemilik," tulisnya.Ungkap asal usul suku lainDalam surat yang sama, Ferdinandus juga menerangkan asal usul Suku Kamoro dan Amungme. "Bahwa Suku Kamoro sebagian besar dari Timur Jauh bahkan ada yang berasal dari Kabupaten Asmat. Sedangkan Suku Amungme setahu kami berasal dari Beoga dan Damal Puncak Jaya," ujarnya.Alasan buka suara di era reformasiSurat kesaksian dari Drs. Titus O. Potereyauw tertanggal 20 April 2020 menyebut, pada masa Orde Baru persoalan ini tidak bisa disampaikan. "Sebagai Aparatur Pemerintah pada masa lalu kami tidak bisa buka mulut karena dianggap rahasia Negara... sekarang sudah Reformasi, maka kami harus menyampaikan kebenaran," tulis Titus.Soroti kebijakan "Bangun Dulu"Titus menyoroti penertiban berkas tanah peninggalan Belanda yang dipakai untuk pembangunan Pemda, termasuk di Kota Timika. "Dengan Ucapan BANGUN DULU URUSAN DIBELAKANG maka jelas imbalan Ganti Rugi Belum Bayar," demikian isi surat.Tegaskan kepemilikan hak ulayatKedua surat tersebut menegaskan kepemilikan Hak Ulayat Tanah Adat di Kota Timika. "Bahwa Hak Ulayat Tanah Adat di Kota Timika dan Sekitarnya adalah Benar – benar Milik Suku Aika Mimika," tegas Titus dalam poin 5 suratnya.Siap bertanggung jawab hukumTitus menyatakan surat kesaksian ini dibuat sebenar-benarnya dan dapat dijadikan bukti konkret. "Di kemudian hari kami tidak dapat mengganti atau merubah surat kesaksian ini. Apabila kami merubah maka siap di tuntut secara hukum," tulisnya.Jejak sejarah saksiFerdinandus merinci riwayatnya. Ia pernah bekerja di NNGPM sebagai penjaga gudang dinamit di Grasberg pada 1952-1956, kemudian diangkat menjadi Polisi Belanda pada 1956, dialihkan menjadi Polisi Indonesia pada 1963, dan pensiun pada 1984.Surat jadi rujukan sejarah tanahSurat pernyataan tersebut kini menjadi salah satu rujukan masyarakat adat Tipuka dan Ayuka dalam memperjuangkan pengakuan hak ulayat serta penyelesaian ganti rugi tanah di wilayah Kota Timika dan sekitarnya.Penulis: HendrikEditor: OF 12 Jul 2026, 16:59 WIT
Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar Papuanewsonline.com, Mimika – Dua tahun kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong disorot. Ketua Pemuda Kei Mimika, Edoardus Rahawadan menilai pembangunan di kampung-kampung belum nyata dan mendesak Pemda Mimika membuka data penggunaan Dana Otsus secara transparan.Bantah narasi pembangunan merataEdoardus bersama tokoh adat, pemuda, dan perempuan di Mimika meminta Pemda menghentikan narasi bahwa pembangunan di kampung berjalan merata dan pesat. "Apa yang disebut sedang berjalan itu tidak kami rasakan di kampung. Jangan sampai narasi ini menutupi kenyataan," tegasnya dalam rilis tertulis, Sabtu 11/07/2026.Infrastruktur dasar belum adaBerdasarkan laporan warga, infrastruktur dasar seperti jalan penghubung, air bersih, sekolah, dan puskesmas di sejumlah kampung masih minim. Proyek yang diklaim "sedang berjalan" oleh Pemda ternyata baru pada tahap perencanaan atau kegiatan seremonial tanpa pekerjaan fisik.Pemda sebut masih prioritasBupati Mimika Johannes Rettob sebelumnya menyatakan pembangunan kampung tetap menjadi prioritas dengan visi "Membangun dari Kampung ke Kota". Menurutnya sejumlah proyek masih dalam proses administrasi dan akan dilaksanakan secara bertahap.Capaian 2 tahun dipertanyakanMemasuki tahun kedua pemerintahan JOEL, publik mempertanyakan bukti nyata capaian sesuai janji kampanye. Sejumlah program yang berjalan juga dinilai merupakan kelanjutan dari pemerintahan sebelumnya.Realisasi anggaran 22,27%Data yang dihimpun redaksi menunjukkan realisasi anggaran APBD Mimika per Juli 2026 baru mencapai 22,27%. Pemda sebelumnya mengklaim pertumbuhan ekonomi 6,5%, IPM naik, dan kemiskinan turun. Namun menurut Edoardus, capaian itu belum dirasakan merata hingga ke kampung.Desak presentasi terbuka OtsusEdoardus meminta Pemda menggelar presentasi terbuka terkait alokasi dan penyerapan Dana Otonomi Khusus. "Kami butuh data jelas: berapa pagu tiap tahun, disalurkan ke mana, berapa persen terserap, dan dampaknya apa? Jangan hanya bercerita, tunjukkan datanya," desaknya.Pagu Otsus Rp196 - Rp228 miliarCatatan sementara, pagu Dana Otsus Mimika tahun 2026 berada di kisaran Rp196 miliar hingga Rp228 miliar. Realisasi hingga pertengahan tahun baru sekitar 25% - 30%. Rincian penggunaan per sektor dan wilayah hingga kini belum dipublikasikan.Konfirmasi Pemda ditungguHingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu konfirmasi dan penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mimika terkait desakan masyarakat tersebut.Penulis: HendrikEditor: OF 12 Jul 2026, 16:47 WIT
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung upacara pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) 9 pejabat strategis di lingkungan Polda Maluku sebagai bagian dari kebijakan pembinaan karier dan penguatan organisasi Polri Presisi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku.Upacara berlangsung di Lobby Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026), mulai pukul 09.30 WIT, dengan Komandan Upacara AKBP Hanndy Senonugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Maluku. Kegiatan dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Maluku, seluruh Pejabat Utama, para Kapolres jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta para pejabat yang dilantik dan melaksanakan serah terima jabatan.Sebanyak 9 pejabat strategis yang dilantik dan melaksanakan serah terima jabatan meliputi unsur pimpinan biro, direktorat, satuan kerja, dan kewilayahan, sebagai langkah memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika keamanan dan tuntutan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.Pejabat yang dilantik dan melaksanakan serah terima jabatan tersebut yakni:* Kombes Pol Yudhi Wiratama, S.I.K. dilantik sebagai Karo Logistik Polda Maluku.* Jabatan Direktur Intelkam Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol I Gede Arsana, S.H., S.I.K. kepada Kombes Pol Darmawan Dwiharyanto, S.I.K.* Jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol Piter Yanottama, S.I.K., S.H., M.H. kepada Kombes Pol Budi Priyanto, S.I.K., M.Si.* Jabatan Direktur Lalu Lintas Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol Yudi Kristanto, S.I.K. kepada Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi, S.I.K., M.H.* Jabatan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si. kepada Kombes Pol Tedy Purnanto, S.I.K.* Jabatan Kabiddokkes Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol dr. M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp.F., M.A.R.S. kepada Kombes Pol dr. Purwadi, S.Ked., Sp.THT-KL., M.M.* Jabatan Kabid Propam Polda Maluku diserahterimakan dari Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K. kepada Kombes Pol Jarot Sungkono, S.H., S.I.K., M.H.* Jabatan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease diserahterimakan dari Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. kepada Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si.* Jabatan Kapolres Maluku Tengah diserahterimakan dari AKBP Hardi Meladi Kadir, S.I.K., M.H. kepada AKBP Widy Irazwan, S.I.K.Prosesi sertijab diawali dengan laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, pembacaan Surat Telegram Kapolri tentang mutasi jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab, berita acara pelantikan dan pakta integritas, laporan pejabat yang melaksanakan sertijab, foto bersama, hingga pemberian ucapan selamat oleh Kapolda, Wakapolda, Pejabat Utama Polda Maluku, dan Bhayangkari kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari strategi pembinaan organisasi Polri untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat."Pelantikan dan serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Saya berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru segera beradaptasi, memperkuat sinergi, bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, penegakan hukum yang berkeadilan, dan pemeliharaan keamanan yang kondusif di seluruh wilayah Maluku," tegas Kapolda.Kapolda juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polda Maluku, serta berharap pengalaman yang diperoleh menjadi bekal dalam mengemban amanah di tempat penugasan yang baru.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa rotasi pejabat merupakan implementasi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin dinamis."Penguatan organisasi melalui pelantikan dan serah terima jabatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri Presisi untuk menghadirkan institusi yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan hadirnya para pejabat baru, kami optimistis kualitas pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan internal, serta pemeliharaan keamanan di Maluku akan semakin optimal," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Ia menambahkan, regenerasi kepemimpinan tersebut sekaligus memastikan seluruh program prioritas Polri tetap berjalan secara berkesinambungan, sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Pelantikan dan serah terima jabatan 9 pejabat strategis tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat, sekaligus menandai komitmen Polda Maluku untuk terus memperkuat organisasi Polri Presisi dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan nasional, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Provinsi Maluku. PNO-12 11 Jul 2026, 18:37 WIT
Brigjen Pol. Arif Budiman Resmi Menjabat Wakapolda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memperkuat konsolidasi organisasi melalui regenerasi kepemimpinan di wilayah. Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku menggantikan Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., yang mendapat amanah jabatan baru di Mabes Polri.Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., dalam upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, Sabtu (11/7/2026).Pergantian Wakapolda Maluku menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta mempercepat implementasi transformasi Polri Presisi di kawasan timur Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas nasional.Upacara sertijab diikuti seluruh Pejabat Utama Polda Maluku, Irwasda, para Kepala Biro, Direktur, Kepala Bidang, Dansat Brimob, Ka SPN, KSPKT, Karumkit Bhayangkara, para Kapolres jajaran, serta Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta jajaran pengurus. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah AKBP Iswanto Yuwono, S.I.K., Kasubdit II Ditreskrimum Polda Maluku.Dalam amanatnya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier sekaligus strategi organisasi untuk memastikan Polri tetap adaptif menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks."Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai sarana penyegaran organisasi agar roda pelaksanaan tugas terus berjalan secara optimal. Atas nama pribadi, satuan, dan seluruh keluarga besar Polda Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Imam Thobroni atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku. Beliau telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan personel, penguatan organisasi, serta menjaga stabilitas keamanan di Bumi Raja-Raja," ujar Kapolda.Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Ny. Imam Thobroni atas dedikasinya mendampingi suami sebagai Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku yang telah berkontribusi dalam memajukan organisasi Bhayangkari.Kepada Brigjen Pol. Arif Budiman, Kapolda menyampaikan keyakinannya bahwa pengalaman dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki akan menjadi energi baru bagi Polda Maluku dalam meningkatkan kualitas pengawasan internal, pembinaan personel, serta pelayanan kepada masyarakat."Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Brigjen Pol. Arif Budiman sebagai Wakapolda Maluku. Saya meyakini beliau memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dalam melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian, dan pembinaan internal sehingga seluruh tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal. Kepemimpinan baru ini harus menjadi energi penguatan stabilitas keamanan, peningkatan pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga Maluku tetap aman, damai, dan kondusif," tegas Kapolda.Kapolda juga menginstruksikan seluruh Pejabat Utama, Kapolres, dan personel Polda Maluku untuk memberikan dukungan penuh kepada Wakapolda yang baru agar pelaksanaan tugas organisasi berjalan efektif dan berkesinambungan."Mari kita rapatkan barisan, bekerja dengan tulus dan ikhlas, saling menguatkan dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan semakin dicintai masyarakat," pesannya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa pergantian Wakapolda merupakan bagian dari strategi besar Polri dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memperkuat kualitas pelayanan publik di daerah.Menurutnya, kehadiran Brigjen Pol. Arif Budiman diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal, meningkatkan efektivitas pengawasan organisasi, mempercepat pembinaan sumber daya manusia Polri, sekaligus memperkokoh sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat."Serah terima jabatan ini merupakan proses regenerasi kepemimpinan yang sangat penting bagi keberlanjutan organisasi. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kemampuan Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional. Polda Maluku akan terus mendukung kebijakan Kapolri dalam menghadirkan Polri yang Presisi, humanis, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Kabid Humas juga menyampaikan penghargaan kepada Irjen Pol. Imam Thobroni atas dedikasi selama bertugas di Maluku."Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Irjen Pol. Imam Thobroni yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Polda Maluku. Kepada Brigjen Pol. Arif Budiman, kami mengucapkan selamat bergabung. Sinergi seluruh personel akan menjadi modal utama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat keamanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," katanya.Dengan resminya Brigjen Pol. Arif Budiman sebagai Wakapolda Maluku, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama pembangunan dan investasi di Provinsi Maluku.Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat implementasi transformasi Polri Presisi agar semakin adaptif, responsif, dan mampu menjawab harapan masyarakat dalam menghadirkan rasa aman, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan publik yang berkualitas. PNO-12 11 Jul 2026, 15:26 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT