DPW Papua Tengah Hadiri Rakernas PSI 2026 di Makassar, Perkuat Konsolidasi Partai di Daerah
Kehadiran jajaran pengurus provinsi dan kabupaten menjadi wujud komitmen membangun koordinasi nasional demi penguatan struktur, komunikasi politik, dan basis akar rumput
Papuanewsonline.com - 29 Jan 2026, 21:03 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Makassar — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Papua Tengah turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Makassar. Dalam agenda nasional tersebut, DPW Papua Tengah membawa lima pengurus tingkat provinsi serta 14 pengurus tingkat kabupaten sebagai bentuk keseriusan membangun konsolidasi organisasi secara menyeluruh.
Kehadiran rombongan ini menjadi simbol komitmen PSI Papua Tengah dalam memperkuat sinergi antara struktur pusat dan daerah. Rakernas dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan visi, arah kebijakan, serta langkah politik ke depan agar berjalan lebih terkoordinasi dan terukur.

Ketua DPW PSI Papua Tengah, Bro Nesco Wonda, menyampaikan
rasa syukur atas kesempatan mengikuti Rakernas sekaligus menaruh harapan besar
agar forum ini melahirkan keputusan-keputusan strategis yang berdampak langsung
terhadap penguatan partai di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua Tengah.
Ia menekankan pentingnya Rakernas tidak sekadar menjadi
agenda seremonial, melainkan forum substantif yang mampu membangun koordinasi
efektif antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan seluruh DPW.
“Kami dari Papua Tengah meminta Rakernas bukan seremonial
biasa sehingga perlu adanya koordinasi yg baik antara DPP dengan DPW-DPW
seluruh Indonesia. Perlu dipikirkan juga Strategi yang digunakan kedepan,
sehingga selesai giat ini akan terbangun komunikasi intens di tingkat pimpinan
yang cukup harmonis dan terarah. Agar kedepan apa yg menjadi tujuan kita semua
bisa tercapai.” Ujar Bro Nesco.
Selain itu, Bro Nesco Wonda juga menyoroti perlunya
perumusan strategi jangka panjang yang konkret, sehingga selepas Rakernas dapat
terbangun komunikasi intens di tingkat pimpinan yang harmonis, solid, serta
berorientasi pada pencapaian tujuan bersama.
Dalam konteks penguatan organisasi, DPW dan DPD dinilai
memiliki peran strategis sebagai ujung tombak partai. Oleh karena itu,
perhatian utama perlu diarahkan pada penguatan basis akar rumput agar
kerja-kerja politik partai benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara
langsung.
Fokus pada kerja nyata di lapangan, lanjutnya, harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar wacana. Optimalisasi peran struktur di daerah diharapkan mampu memperluas jangkauan partai sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap PSI.

Rakernas PSI 2026 juga menjadi momentum konsolidasi nasional
untuk mempererat soliditas antarwilayah, memperkuat koordinasi internal, serta
menyatukan langkah dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Dengan keterlibatan aktif seluruh jajaran, termasuk DPW Papua Tengah, Rakernas diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang aplikatif, memperkuat struktur organisasi, dan mendorong peran partai sebagai representasi aspirasi masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air. (GF)