logo-website
Minggu, 01 Feb 2026,  WIT

Rakernas PSI 2026 Fokus Perkuat Konsep "Super Terbuka" Sebagai Identitas Partai Modern

Forum nasional PSI di Makassar menjadi ajang penyempurnaan sistem kepartaian berbasis keterbukaan, transparansi, dan demokrasi internal yang berkelanjutan

Papuanewsonline.com - 29 Jan 2026, 19:31 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali saat memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI Tahun 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026).

Papuanewsonline.com, Makassar — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tahun 2026 yang digelar di Kota Makassar mulai Kamis (29/1/2026) hingga Sabtu (31/1/2026) menjadi momentum strategis dalam memantapkan konsep “Super Terbuka” sebagai identitas utama partai modern. Kegiatan ini diikuti kader dari seluruh Indonesia dan difokuskan pada penyusunan arah kebijakan organisasi jangka panjang.


Rakernas tersebut melanjutkan gagasan yang telah diperkenalkan dalam Kongres PSI sebelumnya, dengan penekanan pada penyempurnaan berbagai aspek teknis dan konseptual yang belum dibahas secara rinci. Forum ini diarahkan untuk memperkuat kerangka sistem kepartaian yang lebih terstruktur, terbuka, dan adaptif terhadap dinamika politik nasional.

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menyampaikan bahwa Rakernas menjadi tahap penting dalam menyusun fondasi organisasi yang kokoh. Menurutnya, pembahasan diarahkan agar seluruh mekanisme kepartaian berjalan berdasarkan prinsip-prinsip modern yang telah disepakati bersama, sehingga kesinambungan kepemimpinan dan arah perjuangan partai dapat terjaga.

Ia menegaskan bahwa penyusunan sistem yang jelas dan terukur menjadi kebutuhan mendesak agar PSI tidak bergantung pada figur tertentu. Dengan demikian, siapa pun yang memimpin partai ke depan tetap akan berpedoman pada kerangka kerja yang telah dirumuskan secara kolektif.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali juga menguraikan makna mendalam dari tagline “Super TBK” yang telah dideklarasikan partai. Konsep ini menegaskan bahwa PSI tidak dimiliki oleh individu atau kelompok tertentu, serta tidak berada di bawah kendali satu kekuatan dominan.

Lebih jauh, konsep kepemilikan dalam PSI dimaknai sebagai keterlibatan aktif seluruh kader dan simpatisan yang berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan. Setiap peran, baik dalam bentuk gagasan, kerja sama, maupun dukungan, menjadi bagian penting dalam membentuk arah gerak partai.

Rakernas PSI 2026 diharapkan mampu melahirkan rumusan strategis yang memperkuat demokrasi internal, memperluas partisipasi publik, serta mendorong transparansi dalam setiap proses organisasi. Hal ini sejalan dengan visi PSI sebagai partai yang terbuka, modern, dan responsif terhadap perubahan zaman.

Forum nasional ini juga menjadi sarana konsolidasi sekaligus refleksi bagi seluruh jajaran partai untuk memastikan setiap kebijakan dan langkah politik tetap berpihak pada kepentingan rakyat serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Melalui penguatan konsep “Super Terbuka”, PSI berupaya meneguhkan posisinya sebagai partai yang menjadikan keterbukaan, kolaborasi, dan partisipasi sebagai pilar utama dalam membangun sistem politik yang sehat dan berkelanjutan.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE