logo-website
Senin, 27 Mei 2024,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Delegasi WWF Ke-10 Terpukau Dengan Balinese Water Purification Ceremony Papuanewsonline.com, Denpasar – Rangkaian kegiatan World Water Forum ke-10 resmi dimulai dengan diawali penyelenggaraan side event “Balinese Water Purification Ceremony” yang berlangsung di Pantai Surf Surf By The Wave, Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, Denpasar, Sabtu (18/5/2024).Para delegasi yang mengikuti rangkaian tersebut mengaku antusias. Salah satunya adalah Louise Heegard dari DHI Water and Environment, sebuah perusahaan konsultan teknik dan pengembangan perangkat lunak asal Denmark.Louise Heegard yang baru pertama kali mengunjungi Bali terkesan dengan seluruh kegiatan khususnya upacara Sagara Kerthi karena memiliki makna amat dalam terhadap alam. Hal ini menunjukkan masyarakat yang begitu menghargai segala unsur alam dalam kehidupan sehari-hari."Ini sangat luar biasa, saya sangat happy bisa melihat (upacara) ini yang begitu menghormati alam," kata Louise.Sagara Kerthi merupakan tindakan terpuji untuk merawat dan menyucikan laut secara niskala. Laut selain sebagai sumber air juga merupakan habitat terluas dari makhluk hidup, sehingga upacara ini digelar bertepatan dengan hari baik untuk memuliakan satwa yaitu Rahina Tumpek Uye.Upacara ini bertujuan memohon anugerah agar laut tetap bersih dan lestari sehingga manusia hidup sejahtera dan bahagia."Saya sangat cinta dengan upacara ini, dan semoga kekayaan budaya seperti ini dapat terus menjaga tempat (alam) ini selalu bersih," kata Louise.Hal senada disampaikan Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon. Ia mengaku takjub dengan pembukaan World Water Forum ke-10 yang dimulai dengan mengangkat tradisi dan kearifan lokal masyarakat Bali yang sejalan dengan pelestarian air sebagai sumber kehidupan. "Kegiatan sore ini adalah upacara yang luar biasa," ujarnya.Ia pun meyakini World Water Forum ke-10 di Bali menjadi penyelenggaraan forum air dunia yang paling sukses dan menjadi kejayaan diplomasi bagi Indonesia."Sejak 30 tahun lalu (berdirinya WWC) ini (penyelenggaraan) yang paling profesional dan efisien yang saya lihat," kata Loic Fauchon.*Rangkaian Balinese Water Purification Ceremony*Upacara Sagara Kerthi dimulai dengan prosesi pemujaan dengan gelaran tarian sakral sebagai media persembahan. Tarian tersebut adalah Topeng Panasar, Sang Hyang Jaran, Sang Hyang Dedari, Baris Cerkuak, Rejang Putri Maya, dan Tari Topeng Sidikarya.Setelah itu dilakukan sembahyang bersama dengan dipimpin pendeta dan seluruh umat Hindu yang hadir. Prosesi diakhiri dengan pelepasan satwa ke alam liar. Satwa tersebut di antaranya 1.000 ekor tukik, 1.000 ekor burung, dan 5 ekor penyu.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Balinese Water Purification Ceremony adalah salah satu dari rangkaian kegiatan dalam World Water Forum ke-10 yang menampilkan ragam kebudayaan Indonesia khususnya Bali."Nanti juga akan ada gala dinner di Garuda Wisnu Kencana. Juga ada field trip bagi delegasi ke Jatiluwih untuk melihat sistem pengairan Subak, juga trip ke Pura Besakih, Kintamani, juga beberapa destinasi lain yang memuliakan air. Selain itu juga ada Bali Street Carnival," kata Menparekraf Sandiaga seraya mengatakan Bali Street Carnival mengangkat tema "Samudra Cipta Peradaban” yang dimaknai sebagai upaya pemuliaan laut sebagai sumber kesejahteraan semesta.Pawai yang akan berlangsung pada 20 Mei 2024 akan diikuti enam sanggar seni dan melibatkan sekitar 1.200 seniman.Menparekraf Sandiaga mengatakan hingga saat ini tercatat sudah ada 20 ribu delegasi yang mendaftar dan jika ditambahkan dengan rombongan dari masing-masing delegasi diperkirakan sudah ada 46 ribu peserta yang hadir. Ia pun optimistis saat acara pembukaan nanti target 50 ribu peserta World Water Forum ke-10 dapat tercapai."Oleh karena itu kita harus melayani dengan baik, kita harus pastikan bahwa kualitas dari penyelenggaraan, bukan hanya substansi tapi juga bagaimana kita menjaga kebersihan lingkungan bisa kita pastikan," ujar Menparekraf Sandiaga.Terkait dampak dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10, yang dapat dengan mudah terlihat adalah peningkatan okupansi kamar hotel serta layanan transportasi. Bahkan harus sampai mendatangkan layanan dari luar Pulau Bali."Produk-produk UMKM ekonomi kreatif juga sudah banyak terpesan, tapi tentunya kita ingin melibatkan lebih luas lagi sehingga dampak dari penyelenggaraan event semakin luas," ujar Sandiaga.Para delegasi di harapkan dapat memperpanjang lama tinggal dengan mengunjungi beberapa destinasi seperti Lombok, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, dan beberapa destinasi lainnya. “Destinasi yang menawarkan pariwisata hijau yang berkelanjutan dan berkualitas serta inklusif yang memberikan dampak ekonomi masyarakat," ujar Menparekraf Sandiaga.Turut hadir saat Balinese Water Purification Ceremony adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. PNO-12 19 Mei 2024, 21:18 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Upacara Peringatan Hari Pattimura ke 207 Tahun Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum menghadiri upacara peringatan hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura yang ke 207 tahun. Upacara tersebut dilaksanakan di lapangan Pattimura Park, Kota Ambon, Rabu (15/5/2024).Bertindak sebagai inspektur upacara peringatan hari Pattimura yaitu Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie M.Si. Turut hadir dalam upacara yakni Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, Pj. Walikota Ambon, maupun para unsur Forkopimda Maluku dan Kota Ambon.Pj. Gubernur Maluku dalam sambutannya meminta agar peringatan hari pahlawan Pattimura dapat dijadikan sebagai renungan bagi generasi muda saat ini. Sehingga diharapkan dapat membangun daerah, bangsa dan negara melalui tugas masing-masing, "dengan rasa cinta terhadap diri sendiri, cinta terhadap sesama dan cinta terhadap bangsa dan tanah air untuk mewujudkan Indonesia yang maju," katanya.Selain itu, Pj Gubernur juga berharap kepada wadah organisasi kepemudaan di Maluku harus mampu memajukan daerah dan bangsa dengan nilai spirit perjuangan Pattimura muda yang kuat untuk menuju Maluku emas, Maluku yang unggul.Sementara itu, Kapolda Maluku Lotharia Latif berharap peringatan hari Pattimura dapat meningkatkan semangat masyarakat Maluku untuk menjaga persaudaraan dan persatuan serta membangun Maluku ."Peringatan hari Pattimura jangan hanya sekadar dijadikan sebagai ajang serimonial belaka, tetapi harus dijadikan sebagai penyemangat dalam meningkatkan kesejahteraan dan membangun Maluku, khususnya para pemuda," pintanya.Peringatan hari Pahlawan Nasional Pattimura, kata Kapolda merupakan sebuah kebanggaan seluruh masyarakat Maluku khususnya maupun Indonesia secara umum."Semoga perjuangan Pattimura dapat menjadi motivasi dan semangat rela berkorban untuk generasi saat ini demi kepentingan yang lebih besar yang telah ditunjukan oleh para pahlawan Nasional kepada generasi masa kini maupun generasi masa depan," harapnya. PNO-11 17 Mei 2024, 07:34 WIT
Jelang Purna Bakti, Kabid Humas Polda Maluku Pamit Ke Wartawan Papuanewsonline.com, Ambon - Dua bulan lagi, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat purna tugas dari dinas Kepolisian. Sebelum pensiun, juru bicara Polda Maluku yang telah mengemban tugas selama 6 tahun 6 bulan ini, pamit dari wartawan, rekan kerjanya.Permohonan pamit ini disampaikan mantan Kapolres Kepulauan Aru dan Kapolres Tual itu dalam pertemuan silaturahmi bersama wartawan yang digelar di cafe red brick, bilangan Karang Panjang, Kota Ambon, Kamis (16/5/2024)."Hari ini saya mohon pamit. Banyak suka dan duka yang kita jalani sama-sama selama ini, kita sama-sama ngos-ngosan jam 01.00 siang naik gunung botak, ada juga kita sama-sama di daerah konflik," ungkapnya mengenang.Kombes Rum juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas belum dapat memenuhi semua keinginan para jurnalis."Ada yang telepon konfirmasi, minta baket, yang dalam keadaan tertentu juga Saya tidak tanggapi, Saya menyampaikan mohon maaf," imbuhnya.Rum merasa selama ini kebersamaan dengan para awak media saling menguntungkan. Bahkan, tim independen yang diturunkan Mabes Polri untuk mengevaluasi kinerja bidang humas melalui survey ke para wartawan, Polda Maluku yang mendapat penilaian tertinggi."Saya akui kerja-kerja kita saling menguntukan, kita saling memberi dan saling menerima," katanya.Mantan Wakil Direktur Reskrimum Polda Maluku ini mengaku akan purna tugas pada 15 Juli 2024. Saat ini, Ia telah memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP)."Pada siang hari ini beta (saya) pamit dan beta sekaligus menyampaikan mohon maaf apabila terjadi hal-hal yang kurang di hati rekan-rekan semua," ungkapnya.Eks penyidik Mabes Polri itu berharap hubungan baik yang selama ini sudah terjalin tidak berhenti sampai di sini, namun bisa terus berlanjut ke depan."Semoga tali silaturahmi ini bisa terus terjalin, dan semoga kita bersama mengabdi kepada masyarakat di bidang lainnya," kata Ohoirat.Di tempat yang sama, Rahman Patty, jurnalis Kompas.com mengaku sosok Kombes Ohoirat sangat dekat dengan para wartawan di Maluku."Kita selama 6 tahun lebih ini sangat dekat dengan beliau, saking dekatnya kita dengan beliau sampai-sampai waktu istirahat beliau kita tidak pikir, kita mau konfirmasi tengah malam, subuh (dini hari) itu sudah menjadi hal yang biasa," kata Rahman.Rahman mengaku selama berproses dengan Kombes Rum, tidak ada kesulitan berarti saat melakukan konfirmasi terkait suatu peristiwa tertentu."Saya kira tidak ada kesulitan yang kita hadapi selama berproses dengan Beliau, kalaupun ada itu mungkin hal-hal yang yang tidak bisa ditolerir dan kita bisa maklumi bersama. Namun kalau informasi soal pemberitaan Saya yakin sungguh saya bersama teman-teman juga selama ini mendapat kemudahan baik itu informasi yang langsung diberikan oleh Beliau maupun melalui release-release yang selama ini kita terima," jelasnya.Pada kesempatan itu, Rahman juga mengajak para awak media untuk sama-sama mendoakan Kombes Rum. Karena selepas tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kabid Humas, juga akan mengabdi di tempat lain."Mari kita berikan support, kita doakan beliau, semoga niat baiknya untuk mengabdi kepada masyarakat dengan jalan lain bisa terwujud. Dan semoga kita masih tetap berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan beliau di tempat yang lain," harapnya. (PNO-12) 17 Mei 2024, 07:13 WIT
Peringati Hari Pattimura, Kapolda Maluku Gelar Upacara di TMP Kapahaha Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif S.H., M.Hum menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan hari Pahlawan Pattimura ke 207 Tahun dan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kota Ambon, Senin (13/5/2024).Turut hadir dalam upacara dan ziarah di TMP Kapahaha Ambon yaitu Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, Pj.Gubernur Maluku Sadali Ie dan seluruh unsur Forkopimda Maluku.Selain melaksanakan upacara, Kapolda, Pangdam, Pj. Gubernur dan Forkopimda Maluku juga melakukan tabur bunga di TMP Kapahaha sebagai bentuk penghargaan dan mengenang jasa perjuangan para pahlawan.Kapolda Maluku pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan upacara dan ziarah dalam rangkaian peringatan hari Pahlawan Pattimura."Atas nama Kapolda Maluku dan juga Irup pada upacara hari ini Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan yang terlibat langsung sebagai panitia penyelenggara dan juga seluruh peserta upacara. Meski dengan situasi cuaca hujan deras namun kita tetap melaksanakannya dengan penuh semangat," kata Kapolda.Kapolda juga menyampaikan penghargaan dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada pahlawan nasional Pattimura yang telah memberikan inspirasi dan semangat perjuangan kepada generasi sekarang.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menekankan pentingnya mengenang perjuangan Pattimura sebagai cermin bagi rakyat Maluku dalam menjaga dan mempertahankan nilai-nilai persaudaraan,keadilan dan persatuan."Peringatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam meneruskan perjuangan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi Maluku dan Indonesia," harapnya. (PNO-12) 13 Mei 2024, 13:00 WIT
Polda Maluku Berikan Klarifikasi Terkait Mobil Polisi Buang Sampah Di Ahuru Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku angkat bicara terkait persoalan sampah. Pada Selasa (7/5/2024) kemarin, satu unit mobil polisi terlihat membuang sampah di Ahuru, daerah yang telah dilarang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengungkapkan, kasus ini terjadi karena anggota tidak mengetahui kalau di lokasi tersebut sudah dilarang untuk membuang sampah."Sebelumnya kami meminta maaf. Ini hanya karena salah paham saja. Awalnya anggota tahunya di tempat tersebut masih dijadikan lokasi pembuangan sampah, ternyata sudah tidak lagi," kata Kombes Rum.Setelah mengetahui kalau di lokasi tersebut sudah dilarang untuk membuang sampah, sejumlah anggota kemudian telah dikerahkan untuk kembali membersihkan tempat itu."Kemarin sampah yang dibuang itu sudah kembali dibersihkan," ungkapnya.Terkait persoalan tersebut, Kombes Rum mengaku terhadap anggota yang lalai tersebut, telah ditegur dan diberikan peringatan keras."Meskipun demikian anggota yang lalai itu sudah ditegur dan diberi peringatan oleh pimpinannya karena kurang update informasi di tempat tersebut," katanya.Polda Maluku juga mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut. "Kami juga mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di daerah itu. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pemerintah kota Ambon," ajaknya. (PNO-12) 09 Mei 2024, 13:33 WIT
Mempererat Tali Silaturahmi, Kapolda Papua Hadiri Acara Halal Bi Halal (KOMPAK) Di Pantai Hamadi Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, turut menghadiri acara Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M yang diselenggarakan oleh Kerukunan Organisasi Masyarakat Pangkep (KOMPAK) di Pantai Hamadi Jayapura pada Minggu (5/5). Acara yang bertema "Taburkan Maaf, Sucikan Hati Dalam Indahnya Kebersamaan" ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan, termasuk Ka Setum Polda Papua, Kompol Muhamad Wafir, S.H., serta perwakilan dari berbagai organisasi dan lembaga di Provinsi Papua.Dalam sambutannya, Ustad H. M. Arifuddin Raziq sebagai perwakilan panitia menyampaikan rasa syukur atas kesuksesan acara tersebut. "Kami sangat bersyukur atas kekompakan yang telah terwujud dalam penyelenggaraan acara ini. Melalui kebersamaan, kami berharap dapat mempersatukan seluruh warga Pangkep dan memperkuat hubungan di antara kita," ujarnya dengan penuh semangat.Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, juga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga KOMPAK. "Saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan atas kebersamaan dan solidaritas yang terjalin di antara kita. Saya berharap paguyuban seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat Papua untuk mempererat hubungan suku bangsa dan membangun Papua yang lebih baik," ungkapnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan memohon maaf atas segala kesalahan yang telah terjadi. "Semoga kita dapat kembali ke fitrah dan menjalani kehidupan yang lebih baik, serta terus berkontribusi dalam pembangunan di daerah kita," katanya sambil mengajak semua pihak untuk tetap menjaga solidaritas dalam menjaga keamanan di Papua, terutama menjelang agenda Pilkada 2024.Acara Halal Bi Halal KOMPAK ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas di kalangan masyarakat Papua. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang diwujudkan dalam acara tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi kemajuan dan kedamaian di Papua. PNO-11 06 Mei 2024, 22:16 WIT
Kapolda Papua Menerima Penyerahan Blangkon Saat Menghadiri Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Pati Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan membangun solidaritas di Provinsi Papua, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, turut hadir dalam kegiatan Halal Bihalal dan Donor Darah Kerukunan Keluarga Pati (KKP) Provinsi Papua pada Minggu (5/5). Acara yang bertempat di Papua Youth Creative Hub (PYCH) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua DPR Papua, Analisis Kebijakan Ahli Utama Pemprov Papua, dan para pejabat tinggi kepolisian, serta Ketua KKP Provinsi Papua, Dr. Ir. Marsudi, ST, SE., MM., IPM.Dalam sambutannya, Ketua KKP Provinsi Papua menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan ini yang merupakan wujud nyata dari kerukunan keluarga Pati. "Kita bersama-sama membangun Provinsi Papua, khususnya Kota Jayapura, sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman suku dan bangsa. Semoga kegiatan ini dapat memacu kegiatan terhadap suku Jawa dan Madura, terutama keluarga Pati," ujarnya dengan penuh semangat.Ia juga mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan setiap suku yang berada di Papua, serta hidup rukun tanpa memicu konflik. "Dengan toleransi yang kita jalin, semoga dapat memberikan kebahagian untuk kita semua," tambahnya.Sementara itu, Kapolda Papua menyampaikan rasa bangganya atas pemberian blankon sebagai simbolisasi. "Semoga masyarakat Pati yang berada di tanah Papua bisa hidup rukun antar agama maupun suku, bisa terus sukses dengan pekerjaan yang dikerjakan di tanah Papua ini, dan bisa terus bersama-sama membangun Papua yang lebih makmur dan sejahtera," katanya dengan penuh harap.Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan dapat menjalin silaturahmi antar suku di Provinsi Papua, khususnya suku Jawa dan Madura, serta dengan pemerintah Provinsi Papua, untuk terwujudnya keamanan dan ketertiban di wilayah Papua. Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat hubungan antarsuku dan membangun Papua yang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah. PNO-11 06 Mei 2024, 22:07 WIT
Kapolda: Tingkatkan Cinta Tanah Air dan Sejahterakan Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan Bakti Polri Presisi selama lima hari sejak tanggal 23 - 27 April 2024.Kegiatan yang digelar di kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara masyarakat Maluku sebagai bagian penting dalam membangun bangsa dan negara Republik Indonesia."Kegiatan tersebut juga dilaksanakan serentak di Polres jajaran yang nantinya juga dilaksanakan secara rutin khususnya di daerah yang masih ada rawan gangguan kamtibmas atau yang terbatas sarana dan prasarananya," kata Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, Selasa (29/4/2024)."Dalam kegiatan bakti Polri presisi ini Polri dibantu dengan TNI dan Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat juga melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, penyuluhan kamtibmas, patroli kamtibmas, bakti sosial seperti bersih-bersih lingkungan, bakti kesehatan seperti pengobatan gratis, dan pemberian bantuan dan lainnya," ungkapnya.Berbagai kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan dilaksanakan di sejumlah daerah seperti di negeri yang masih rawan gangguan kamtibmas atau yang sarana dan prasarananya masih terbatas di wilayah Maluku.Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi adanya kegiatan beberapa oknum masyarakat atau kelompok yang biasanya pada bulan April mengangkat lagi isu negatif untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa.Hal ini terlihat dari beberapa upaya oknum masyarakat yang masih menebarkan paham atau memasang atribut atribut dan lambang negara dan menjelek jelekan bangsa Indonesia."Namun berbagai upaya tersebut semakin tidak dianggap dan dipedulikan masyarakat, bahkan masyarakat sangat menolak bahkan mencopot atribut atau lambang lain yang merusak persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia yang beberapa masih dicoba dipasang di lapangan," jelasnya.Kapolda mengaku, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku, khususnya di kota Ambon, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat serta daerah lainnya terpantau aman, dan damai."Kesadaran masyarakat cinta tanah air, persatuan dan kesatuan sudah sangat baik dan agar terus dipertahankan bahkan ditingkatkan," pintanya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman kondusif di wilayah masing-masing."Banyak tugas dan pekerjaan bersama kita yang harus kita tingkatkan untuk membangun dan mensejahterakan rakyat Maluku," tegasnya."Semoga situasi ini dapat terus kita jaga secara bersama sama sehingga Maluku tetap aman, damai dan sejahtera," harapnya. (PNO-12) 30 Apr 2024, 17:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT