logo-website
Minggu, 26 Mei 2024,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Miliki Narkoba, Pasutri Pengusaha Kopra di Ambon Ditangkap Papuanewsonline.com, Ambon - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial SZ alias Sl (43) dan JL alias J (41), yang merupakan pengusaha Kopra di Ambon ditangkap karena kepemilikan narkoba.Keduanya ditangkap Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Maluku di depan kantor salah satu Jasa Pengiriman di Kota Ambon, Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 18.30 WIT.Warga kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe Ambon, ini diamankan setelah aparat kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat. Setelah berkoordinasi dengan pihak kantor jasa pengiriman, tim kemudian melakukan pengawasan terhadap paket mencurigakan yang ditujukan kepada pasutri tersebut. "Pada pukul 18.30 WIT, Tersangka SZ dan istrinya JL, tiba di kantor jasa pengiriman menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan serah terima paket dengan pihak pengiriman, tim Opsnal langsung mengamankan pasangan ini dan membawa mereka ke Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku," kata Direktur Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Heri Budianto.Di kantor polisi, Tersangka SZ diminta untuk membuka paket kiriman tersebut. Kemudian ditemukan satu pasang sepatu wanita. Pada sepatu sebelah kiri, terdapat bungkusan kresek hitam yang dililitkan lakban cokelat berisi amplop. Di dalam amplop berisi tisu yang membungkus narkoba jenis sabu. Sabu-sabu tersebut terdapat dalam plastik klip bening."Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1 pasang sepatu wanita, 6 paket sabu dengan rincian 1 paket sabu dalam plastik klip bening sedang, 5 paket sabu dalam plastik klip bening kecil. Kami juga mengamankan 1 unit HP Samsung A04E warna putih," katanya.Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Tim Opsnal, Tersangka telah melakukan pengambilan paket serupa sebanyak empat kali dengan nama dan alamat yang sama di kantor Jasa Pengiriman tersebut. "Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.Kombes Heri mengaku penangkapan yang dilakukan menjadi bukti komitmen Ditresnarkoba Polda Maluku dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Maluku. "Kami juga terus menghimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan demi keamanan bersama," pungkasnya. PNO-11 26 Mei 2024, 06:36 WIT
Terima Kunjungan Rektor Unpatti, Kapolda : Polda Siap Dukung KKN Kebangsaan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, Pmenerima kunjungan audiens dari Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.Kegiatan audiens bersama pihak Unpatti digelar di ruang Kortisikol lantai I Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (21/5/2024). Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Karo Ops, Karo SDM, Direktur Intelkam, Direktur Binmas, Kepala SPN, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari Unpatti yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. D. Male, Ketua Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof. Dr. M. Salakory, Ketua Kuliah Kerja Nyata, Prof. Dr. J. Leiwakabessy, Sekertaris lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Dr. E. Huluselan beserta Staf Unpatti.Audiens yang dilakukan Rektor Unpatti dengan Kapolda Maluku, ini untuk membicarakan mengenai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan. KKN Kebangsaan akan diikuti 126 Universitas di Indonesia. Maluku bertindak sebagai tuan rumah. Terdapat 4 kabupaten yang akan menjadi lokasi KKN tersebut."Program KKN ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan mengenalkan sumberdaya alam serta membantu UMKM yang ada di daerah, khususnya di Maluku," kata Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif di Ambon, Jumat (24/5/2024).Menurut Kapolda, kegiatan nasional dimana pihak Unpatti selaku Panitia Kegiatan ini, sangat penting dilaksanakan. Sebab, program ini tentunya akan mengangkat nama baik daerah, termasuk mengenalkan produk-produk UMKM."Sebelumnya nanti Unpatti akan melaksanakan survei terkait sumberdaya yang bisa diangkat atau dikembangkan dari masing-masing daerah yqng akan digunakan sebagai tempat KKN," ungkapnya.Polda Maluku, lanjut Kapolda, mengaku sangat mendukung program KKN Kebangsaan yang akan dilaksanakan di daerah Para Raja-raja ini. "Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini dari sisi keamanan. Dan kami juga menghimbau masyarakat agar mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar program tersebut berjalan aman dan lancar," ajak Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat turut serta mensukseskan program KKN Kebangsaan tersebut."Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik, sehingga akan menjadi kesan yang baik bagi mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga buah kebaikan dan pesona Maluku menjadi cerita positif di penjuru Tanah Air," ajaknya.PNO-11 26 Mei 2024, 06:31 WIT
Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali Apresiasi Polri Sukses Amankan WWF Papuanewsonline.com, Bali - Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinisi Bali menilai Polri sukses mengamankan acara World Water Forum (WWF) ke-10. Terbukti hingga hari ini, Kamis (23/5/2024), WWF berjalan aman dan kondusif.Ketua PHDI Bali I Nyoman Kenak, menilai kepercayaan Bali menyelenggarakan event internasional tak terlepas dari suksesnya pengamanan Polri. Hal ini juga ia rasakan saat Bali menjadi tuan rumah KTT G20 pada 2023 lalu."Ini tidak terlepas dari peran masyarakat Bali dan juga aparat penegak hukum Polri, pengamanannya luar biasa, sangat terstruktur dan masif sekali. Itu dilihat dari kemarin pelaksanaan G20," ujar Nyoman, Kamis.Selain peran Polri, kata Nyoman, pecalang ikut turut andil dalam suksesnya WWF. Menurutnya, sinergitas tersebut sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah WWF."Disamping peran Polri, juga peran pecalang, desa adat, hampir semua masyarakat Bali yang mendoakan dan ikut mensukseskan event internasional ini," terangnya.Lebih lanjut, WWF bagi Nyoman berdampak besar bagi Bali. Sepeti naiknya pariwisata hingga naiknya pererkonimian masyarakat.Selain itu, kepercayaan Bali untuk kembali menjadi tuan rumah agenda internasional menjadi berkah tersendiri. Ini merupakan pelipur lara setelah sebelumnya Bali terkena dampak dari gelombang Covid-19."Saya mewakili masyarakat Bali merasa bangga, dan dampaknya luar biasa. Di samping pariwisata sudah mulai naik, perekonomian kita akan meningkat, income per kapita dari Bali dan masyarakat Bali pada khususnya," ucapnya."Apalagi isi dari forum ini kan penyelamatan air, itu sesuai dengan ajaran kita bahwa air harus diselamatkan. Setitik air sangat berarti bagi kehidupan masyarakat Bali," imbuhnya.Oleh sebab itu, Nyoman mengucapkan terima kasihnya kepada Polri atas pengamanan ini. Ia mengatakan masyarakat Bali senantiasa mendukung kinerja Polri."Menyampaikan apresiasi yang luar biasa, terima kasih kepada aparat Polri yang sudah luar biasa dari sisi pengamanan yang sesuai jobdesc (pekerjaan) mereka masing-masing. Nggak boleh lalai intinya bahwa semangat ngayah (sukarela untuk kebaikan bersama) itu kembali ada dalam jiwa Polri," pungkasnya. PNO-11 24 Mei 2024, 00:07 WIT
Keuskupan Denpasar Apresiasi Polri Berhasil Amankan World Water Forum Papuanewsonline.com, Bali - Keuskupan Denpasar menilai Polri berhasil mengamankan World Water Forum (WWF) Ke-10. Keuskupan menilai peserta merasa puas adanya pelayanan Polri."Setelah saya melihat, mendengar, Polri telah melakukan segalanya dengan bagus. Sehingga pertemuan ini berlangsung dengan aman dan pasti para peserta puas dengan pelayanan yang dilakukan oleh Polri," kata Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Denpasar Romo Yosef Wora, Rabu (22/5/2024).Karena kesuksesan amankan WWF Romo Yosef berharap kolaborasi Polri dengan TNI terus solid. Terlebih kedepan ada forum-forum selain WWF."Kalau pertemuan ini berhasil, kiranya TNI-Polri tetap solid untuk melakukan tugas pengamanan di pertemuan-pertemuan berikutnya," pungkasnya.Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri bersama TNI melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) di Gelanggang Olahraga (Gor) Yudomo, Kepaon, Denpasar, Bali, Jumat (17/5). Agenda tersebut dipimpin oleh Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan."TFG dilaksanakan untuk memberikan gambaran secara detail terhadap tugas dan fungsi pengamanan yang dilakukan personel di lapangan," ujar Kapolri sebagaimana dikutip dari Instagram resmi @listyosigitprabowo.Kapolri mengatakan, TNI-Polri telah mengantisipasi gangguan keamanan dan situasi kontijensi. Hal ini dilakukan agar WWF berjalan aman dan lancar."Kami telah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta situasi kontijensi agar penyelenggaraan WWF ini dapat berjalan aman dan lancar," katanya.Lebih lanjut, Kapolri memastikan seluruh unsur pengamanan WWF dapat berjalan dengan baik. "Kami memastikan seluruh unsur pengamanan baik personel, sarana prasarana, dan metode pengamanan dapat berjalan dengan baik," tuturnya.Kapolri mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan agenda internasional ini. Kapolri menilai kesuksesan WWF merupakan salah satu pijakan menuju Indonesia Emas 2045."Mari bersama sukseskan WWF ke-10 di Bali, sebagai salah satu pijakan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya. PNO-11 23 Mei 2024, 23:57 WIT
Dialog Penguatan Internal Polri: Harmonisasi Masyarakat Kaltim Menuju Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Balikpapan - Divisi Humas Polri menggelar Dialog Internal Polri di Kaltim dengan mengangkat tema tentang “Harmonisasi Masyarakat Kaltim dalam Rangka Percepatan Pembangunan IKN Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Acara ini berlangsung di Ball Room Gran Senyiur Balikpapan, dimulai pukul 09.30 WITA. Acara ini dibuka oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro dari Karo PID Divhumas Polri.Dalam FGD ini, hadir sejumlah narasumber terkemuka, termasuk Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si yang diwakili oleh Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K (Wakapolda Kalimantan Timur), Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si. sebagai Pj. Gubernur Kalimantan Timur, dan Mayjen TNI Budi Utomo (Panglima Kodam VI Mulawarman) yang diwakili oleh Brigjen TNI Drs. Yuswandi (Kepala Kelompok Staf Ahli Kodam VI Mulawarman).Pj Gubernur Kalimantan Timur menyatakan, “Kaltim Optimis dan Siap berpartisipasi aktif mewujudkan Visi Indonesia 2045. Dinamika & progress pembangunan yang menunjukkan trend positif menjadi dasar optimisme Kaltim”.Wakapolda Kalimantan Timur menegaskan, “Pengamanan Harkamtibmas dalam mendukung program pemerintah pembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan tupoksi kami, adalah Operasi Kepolisian mandiri serta Operasi Mahakam 2024, memberikan jaminan keamanan terselanganna proses pembangunan IKN."Poin-poin diskusi sangat relevan dengan tantangan masa depan, termasuk peran Polri dalam menjaga harmonisasi dan kamtibmas yang kondusif, strategi Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Negara untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, serta peran TNI dalam menjaga keamanan negara untuk mendukung harmonisasi masyarakat Kaltim.Selain itu, Drs. Martinus Nanang, MA. dari Universitas Mulawarman, membahas tentang kebhinekaan sebagai kekayaan bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas, sementara Bapak Dr. H. Syaharie Jaang, S.H., M.Si., M.H dari Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, menyoroti keberagaman suku bangsa sebagai modal pembangunan nasional.Diskusi yang mendalam ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dan strategi yang efektif dalam mempercepat pembangunan Kaltim dan menyongsong Indonesia Emas 2045. PNO-11 23 Mei 2024, 23:51 WIT
Pastikan Keamanan Kondusif, Kapolda Maluku Sidak Pospam Arbes Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk memastikan kesiapan personel dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di kawasan Air Besar, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pos Pengamanan pada Rabu tengah malam (22/5/2024).Saat melakukan pengecekan di Pospam yang didirikan Polresta Ambon ini, Kapolda didampingi beberapa Pejabat Utama Polda Maluku beserta Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.Untuk sementara, terdapat tiga titik Pospam yang didirikan Polresta Ambon. Pospam-pospam tersebut dibangun atas keinginan warga untuk mencegah pertikaian susulan.Selain mengecek kesiapan personel, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga bertemu dan berdialog langsung dengan Ketua-ketua RT yang warganya saling bertikai hingga berdampak dan mengganggu kepentingan umum.Dalam dialog tersebut, semua ketua RT menyampaikan akan menjaga siskamling bersama-sama dengan warganya agar tidak lagi terjadi pertikaian. Ketua-ketua RT juga mengaku menyerahkan semua proses hukum terkait beberapa kasus yang terjadi kepada aparat kepolisian. Bahkan, mereka menyampaikan bahwa kasus penganiayaan yang terjadi tidak ada kaitan sama sekali dengan suku tertentu, tapi ini persoalan orang per orang di antar RT itu sendiri.Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan agar para orang tua khususnya ibu-ibu juga memiliki peranan penting dalam menjaga lingkungannya, dan menjaga anak-anaknya agar tidak berkeliaran bebas di malam hari. Peran para orang tua dalam mengawasi aktivitas yang dilakukan anak-anaknya sangat penting, sehingga mereka tidak melakukan kegiatan yang menjurus pada perkelahian. Sebab, hal ini dapat meluas dengan melibatkan orang-orang dewasa maupun orang tua.Kapolda menekankan, sebanyak apapun pos yang didirikan, kalau mental dan perilaku warga yang senang bertikai dan main hakim sendiri, maka Pospam ini tidak akan ada artinya. Warga harus sadar hukum dan bukan malah memanas-manasi antar kelompok, bahkan saling menuduh serta membawa-bawa suku tertentu."Saya sudah melihat langsung di lokasi-lokasi yang sering bertikai ini, dalam 1 RT ini sudah berbaur berbagai suku di Maluku ini, jadi tidak ada lagi yang mengklaim RT ini adalah suku ini dan RT ini adalah suku ini, kita semua anak Maluku, anak Indonesia, kalau seperti ini terus maka kapan mau majunya Ambon ini," katanya. Kapolda mengaku wilayah ini banyak yang bersaudara, satu agama, bahkan daerah ini terkenal dengan adanya kampus-kampus atau perguruan tinggi. Harusnya daerah ini menjadi icon positif di Ambon, bukan malah menjadi simbol pertikaian antar sesama orang saudara di Ambon."Polda Maluku dan Polresta Ambon selama ini sudah melakukan semua tindakan kepolisian mulai dari pencegahan, sosialisasi, himbauan-himbauan, bahkan sampai penegakan hukum dan proses hukum para pelaku kejahatan di pengadilan. Tapi memang selalu ada dan muncul lagi pelaku atau oknum-oknum yang sengaja membuat daerah tersebut terjadi pertikaian," ungkapnya.Di sini, kata Kapolda, semua warga harus berperan untuk menjaga lingkungannya. Warga harus kompak agar jangan memberi kesempatan adanya peredaran minuman keras, terjadinya pemerasan dan kejahatan lainnya di wilayahnya. "Warga jangan terkesan menutup-nutupi orang yang melakukan perbuatan pidana, nanti kalau sudah terjadi pertikaian dan kerusuhan, Polri dan aparat keamanan yang disalahkan lagi," tegasnya. Kapolda mengatakan, Polri selama ini sudah terus melakukan monitoring di lapangan melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Namun di sisi lain tentu juga akan sangat terbantu apabila masyarakat juga berperan aktif membantu jika ada oknum masyarakat yang mulai berperilaku kriminalitas."Kalau ada perilaku kriminal dari oknum masyarakat segera laporkan ke aparat keamanan. Laporkan saja tanpa perlu adanya identitas pelapor, kita akan cek dan pasti akan kita proses hukum," tegasnya.Saat melakukan sidak, Kapolda dan Kapolresta mengecek kesiapan Pospam dan personil yang bertugas. Kapolda mengingatkan personel untuk selalu bertindak humanis dan bekerja sama dengan masyarakat. Personel juga diarahkan apabila ada pospam yang kurang pas posisinya maka dapat disesuaikan dengan kerawanan di lokasi tersebut."Saya berharap agar jangan ada lagi pertikaian antar sesama saudara, kasihan anak-anak dan kaum perempuan yang hidup dalam wilayah yang sering bertikai antar sesama yang membuat semakin buruknya citra daerah ini," pintanya. (PNO-12) 23 Mei 2024, 20:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT