Bulog Timika Salurkan 2.400 Ton Beras SPHP 2025, Target Tercapai 100 Persen
Perum Bulog Kantor Cabang Timika berhasil menyalurkan seluruh target beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025
Papuanewsonline.com - 19 Mar 2026, 11:55 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, Timika – Perum Bulog Kantor Cabang Timika berhasil menyalurkan seluruh target beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025 sebanyak 2.400 ton. Kepala Kantor Bulog Timika Dedy Wahyudi menyampaikan hal tersebut di Timika, Kabupaten Mimika. Ia menjelaskan bahwa penyaluran program tahun 2025 diperpanjang hingga 28 Februari 2026 karena belum adanya penugasan baru untuk tahun 2026 di awal tahun.
"Dari target 2.400 ton yang diberikan, kami berhasil
menyalurkan 100 persen," ujar Dedy. Untuk tahun 2026, Bulog Mimika telah
menerima perintah dari pusat untuk memulai penyaluran SPHP mulai 1 Maret 2026.
"Kami sudah menyalurkan 300 ton ke 50 mitra Rumah
Pangan Kita (RPK) yang tersebar di seluruh wilayah Timika, baik di dalam maupun
luar pasar, yang tercatat dalam Sistem Pemantau Pasar dan Kebutuhan Pokok
(SP2KP)," tambahnya.
Dedy menjelaskan bahwa sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) Badan
Pangan Nasional (Bapanas), beras SPHP hanya tersedia dalam kemasan 5 kilogram
dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp65.000 per karung atau Rp13.500 per
kilogram.
"Saat ini, beberapa kios atau RPK masih menjual di
bawah HET, yaitu Rp65.000 per karung. Sedangkan dalam kegiatan pasar murah,
kami menjual dengan harga Rp63.000," jelasnya.
Rata-rata penyaluran beras SPHP di Bulog Mimika mencapai 200
hingga 300 ton per bulan.
Selain menyalurkan, Bulog Mimika juga melakukan pengawasan
terhadap penjualan beras SPHP baik di RPK maupun pasar-pasar di Mimika.
"Kami melakukan pengawasan harga setiap saat guna
mencegah penjualan yang tidak sesuai dengan HET. Sejauh ini belum ada keluhan
dari masyarakat terkait kenaikan harga beras SPHP," pungkas Dedy.
Penulis: Jid
Editor: GF