Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Terima Kunjungan IDI, Kapolda Maluku Tegaskan Perlindungan Tenaga Medis dan Kepastian Hukum
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima audiensi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara kepolisian dan organisasi profesi dalam menjamin keamanan tenaga medis, kepastian hukum praktik kedokteran, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Audiensi yang berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Kamis (5/2/2026) sore, menjadi forum dialog konstruktif membahas implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, mekanisme penegakan hukum profesi kedokteran, hingga kolaborasi penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih menjadi perhatian serius di Maluku.Kapolda Maluku didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku, antara lain *Dirintelkam, Kabiddokkes, Kabiddkum, serta Karumkit Bhayangkara TK III Ambon*. Sementara dari IDI Wilayah Maluku hadir Ketua IDI dr. M. Saleh Tualeka, Sp.M., M.Kes beserta jajaran pengurus inti.Ketua IDI Wilayah Maluku dr. M. Saleh Tualeka menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kapolda Maluku menerima audiensi organisasi profesi dokter. Ia menjelaskan bahwa terdapat lima poin utama yang menjadi perhatian IDI, yang seluruhnya bermuara pada keberlangsungan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berkeadilan bagi masyarakat.“Pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, peran organisasi profesi dalam penanganan dugaan pelanggaran disiplin dan etik kedokteran mengalami perubahan. Kami berharap IDI tetap dapat dilibatkan untuk memberikan klarifikasi awal sebelum proses hukum berlanjut,” ujar Ketua IDI.Menurutnya, keterlibatan organisasi profesi bukan untuk menghalangi proses hukum, melainkan memastikan persoalan etik dan disiplin profesi ditangani secara proporsional sesuai koridor keilmuan dan hukum.Selain itu, IDI juga meminta dukungan Polda Maluku dalam memberikan perlindungan dan pengamanan terhadap tenaga medis saat menjalankan praktik kedokteran di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama ketika muncul potensi konflik atau gangguan keamanan.“Kehadiran aparat keamanan sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.Menanggapi hal tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku berkomitmen penuh menjamin keamanan tenaga medis dalam menjalankan tugas profesinya.“Tenaga medis, khususnya dokter, harus merasa aman dan terlindungi. Jika ada ancaman, gangguan, atau teror dalam pelaksanaan praktik kedokteran, segera laporkan kepada kami agar dapat kami tindaklanjuti,” kata Kapolda.Kapolda juga menekankan bahwa rumah sakit merupakan ruang pelayanan publik yang harus dijaga keamanan dan ketertibannya. Untuk kondisi darurat, tenaga medis dapat memanfaatkan layanan 110 Polri maupun Hotline Kapolda melalui WhatsApp pengaduan masyarakat.Terkait penegakan hukum profesi kedokteran, Kapolda menegaskan bahwa prinsip due process of law tetap menjadi pedoman utama, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.“Hukum ditegakkan untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga profesionalisme tenaga kesehatan. Kita perlu merumuskan mekanisme teknis yang tepat agar keterlibatan organisasi profesi tidak menghambat proses hukum, namun tetap menjamin keadilan,” jelasnya.Kapolda juga membuka ruang evaluasi apabila dalam praktik penyidikan terdapat hal-hal yang dinilai tidak sesuai prosedur. Ia menegaskan bahwa masukan dari IDI akan menjadi bahan koreksi internal bagi Polda Maluku.Dalam audiensi tersebut, Kapolda Maluku turut menyambut baik komitmen IDI Wilayah Maluku untuk bersinergi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.“Kasus yang melibatkan perempuan dan anak masih cukup tinggi dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Peran IDI sangat penting, terutama dalam aspek medis dan pemulihan korban,” ujarnya.Audiensi ini juga membahas rencana pembentukan nota kesepahaman (MoU) antara Polda Maluku dan IDI Wilayah Maluku sebagai dasar kerja sama jangka panjang dalam perlindungan profesi kedokteran, penyelenggaraan praktik medis, serta dukungan terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.Menutup pertemuan, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas inisiatif IDI Wilayah Maluku membangun komunikasi dan kerja sama dengan Polda Maluku.“Sinergi ini sangat penting untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara,” pungkas Kapolda.Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, serta diharapkan menjadi fondasi kerja sama yang lebih solid antara Polri dan organisasi profesi dokter dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah Maluku. PNO-12
06 Feb 2026, 15:28 WIT
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Virus Nipah, Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor
HK.02.02/C/445/2026 yang mengatur tentang peningkatan kewaspadaan terhadap
Penyakit Virus Nipah. Langkah proaktif ini diambil menyusul dilaporkannya kasus
konfirmasi virus tersebut di India pada bulan Januari 2026. Hingga 26 Januari
2026, tercatat dua tenaga kesehatan di negara bagian West Bengal terkonfirmasi
positif, dengan lebih dari 120 kontak erat sedang dalam pemantauan untuk
mencegah penyebaran lebih luas. Direktur Jenderal Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan bahwa meskipun belum
terdapat laporan kasus konfirmasi padamanusia di Indonesia, kewaspadaan tetap
perlu ditingkatkan karena negara ini berada di wilayah berisiko. "Hingga saat ini belum ada
kasus yang terdeteksi di Indonesia, namun kita tidak bisa lengah. Kedekatan
geografis dan tingginya mobilitas dengan negara yang pernah mengalami Kejadian
Luar Biasa (KLB) menjadi alasan utama kita tetap waspada," ujarnya. Virus Nipah merupakan penyakit
zoonotik emerging yang disebabkan oleh virus dari genus Henipavirus dan famili
Paramyxoviridae, dengan reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp.) yang
dapat menularkan virus ke manusia secara langsung atau melalui hewan perantara
seperti babi. Kemenkes secara khusus menyoroti
kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi nira atau aren segar yang dinilai
memiliki risiko tinggi. Murti mengingatkan agar tidak langsung meminum nira
dari pohon karena berpotensi terkontaminasi air liur atau urine kelelawar pada
malam hari. "Sebelum dikonsumsi,
nira sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Selain itu, cucilah dan kupas buah
secara menyeluruh, serta buang buah yang menunjukkan tanda bekas gigitan
kelelawar," pesannya.Penelitian di Indonesia telah
mendeteksi keberadaan virus ini pada populasi kelelawar buah jenis Pteropus,
yang menunjukkan adanya potensi sumber penularan domestik. Penularan juga dapat terjadi
antarmanusia melalui kontak erat dengan penderita, dengan manifestasi klinis
yang bervariasi mulai dari infeksi saluran pernapasan ringan hingga ensefalitis
yang mematikan. Menyikapi risiko yang ada,
Kemenkes telah menginstruksikan seluruh dinas kesehatan daerah untuk
memperketat pemantauan kasus di lapangan. Fokus pengawasan diarahkan pada tren
kasus suspek meningitis, ensefalitis, serta infeksi saluran pernapasan berat seperti
pneumonia. Masyarakat juga diimbau untuk
selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera mencari
pertolongan medis jika mengalami gejala mencurigakan seperti demam, sakit
kepala, nyeri otot, atau gangguan pernapasan. Penulis: JidEditor: GF
03 Feb 2026, 20:22 WIT
BMKG Mimika: Hujan Masih Berpotensi Terjadi, Laut Amamapare Relatif Aman
Papuanewsonline.com,Mimika — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mimika menyampaikan bahwa potensi hujan masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Mimika dalam satu hari ke depan, dengan intensitas dominan pada sore hari.Hal tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Mimika, Muhammad An Nafi, saat diwawancarai di Kantor BMKG Mimika, Selasa(03/02/26). Ia menjelaskan bahwa hujan pada hari ini terpantau bermula dari wilayah Mimika Barat dan Mimika Barat Tengah, kemudian bergerak hingga ke Mimika Kota pada pagi hari sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WIT.“Untuk satu hari ke depan, potensi hujan masih ada dan diperkirakan terjadi pada sore hari, sekitar setelah waktu Asar hingga sebelum Magrib, kurang lebih pukul 15.00 sampai 17.00 WIT,” ujar Muhammad An Nafi.Ia juga menambahkan bahwa hujan yang terjadi masih berpotensi disertai petir, sebagaimana pola cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Mimika.Terkait kondisi kelautan, Muhammad An Nafi menyampaikan bahwa perairan di Pelabuhan Amamapare saat ini masih tergolong aman untuk aktivitas pelayaran. Berdasarkan pemantauan BMKG, wilayah tersebut ditandai dengan warna biru pada peta gelombang laut yang menunjukkan tinggi gelombang relatif rendah.“Dengan kondisi tersebut, pelayaran masih aman dilakukan, baik untuk kapal kecil maupun kapal berukuran lebih besar,” jelasnya.Suhu permukaan laut di sekitar Pelabuhan Amamapare tercatat sekitar 31 derajat Celsius, dengan arah arus laut dominan dari selatan hingga tenggara dan kecepatan berkisar antara 34 hingga 71 sentimeter per detik. BMKG memperkirakan kondisi laut dari pagi hari hingga besok pagi masih mendukung aktivitas pelayaran.Lebih lanjut, Muhammad An Nafi mengungkapkan bahwa kondisi cuaca dan laut di wilayah pesisir Mimika dalam beberapa minggu terakhir cenderung stabil dan relatif baik. Namun demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena adanya pengaruh sistem siklon yang terpantau berada di wilayah utara dan selatan Papua.“Untuk satu minggu ke depan, pola cuaca diperkirakan masih sama, dengan hujan yang dominan terjadi pada sore hari dan potensi petir yang masih ada,” tutupnya.Penulis: BimEditor: GF
03 Feb 2026, 18:07 WIT
Kantor Sar Timika Gelar Donor Darah Rayakan Hut Basarnas Ke-54
Papuanewsonline.com, Timika — Kantor Search and Rescue (SAR)
Timika melaksanakan kegiatan sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari
Ulang Tahun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke-54. Kegiatan
yang digelar pada Senin (02/02/2026) ini berlangsung di aula Kantor SAR Timika
dan diikuti oleh berbagai unsur potensi SAR dari lintas sektor.Sejumlah pihak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, mulai
dari personel TNI dan Polri, instansi pemerintah daerah, perwakilan sektor
swasta, hingga organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten
Mimika. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan
dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.Seluruh peserta mengikuti rangkaian donor darah dengan penuh
antusias, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama dan memperkuat
solidaritas sosial. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketersediaan stok darah bagi masyarakat
yang membutuhkan.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan
Suyatna, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari
rangkaian perayaan HUT Basarnas ke-54 yang sarat nilai kemanusiaan dan
kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Basarnas
terhadap kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan."Kedepannya, kami berharap bahwa dalam melaksanakan
tugas kemanusiaan di lapangan, koordinasi antar berbagai pihak dapat terjalin
dengan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada pihak RSUD yang membantu secara langsung dalam proses pengambilan darah,
serta kepada seluruh peserta yang telah bersedia mendonorkan darahnya. "Semoga darah yang kita donorkan dapat memberikan
manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal pahala yang
berlipat bagi kita semua," pungkasnya.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kantor SAR Timika
berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat besar bagi pasien yang
membutuhkan, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Basarnas dalam melayani
dan melindungi masyarakat.Penulis: JidEditor: GF
02 Feb 2026, 21:33 WIT
Tunjukkan Kesigapan, Taruna Akpol Respon Cepat Selamatkan Anak Kecil di Sungai
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Seorang anak berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hanyut di aliran sungai bawah jembatan Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB saat korban bermain di tepi sungai dan terpeleset hingga terseret arus.Pada saat kejadian, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tengah melaksanakan kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. Melihat adanya anak yang hanyut, para taruna bersama warga sekitar dengan cepat melakukan upaya pertolongan.Taruna Akpol segera mengevakuasi korban dari sungai dan memberikan pertolongan pertama gawat darurat di lokasi kejadian guna memastikan kondisi korban tetap stabil. Tindakan cepat tersebut dinilai berhasil mencegah risiko yang lebih fatal.Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kepedulian para taruna dalam merespons situasi darurat di tengah masyarakat.“Kesigapan Taruna Akpol dalam menolong korban hanyut menunjukkan kesiapan, kepedulian, dan nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan sejak pendidikan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Erdi.Usai mendapatkan pertolongan pertama, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk penanganan medis awal, sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang guna pemeriksaan dan perawatan lanjutan.Menurut Kombes Erdi, kehadiran taruna dalam kegiatan kemanusiaan pascabencana tidak hanya memberikan dukungan psikologis, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi dan masyarakat.“Taruna tidak hanya hadir untuk kegiatan sosial dan trauma healing, tetapi juga siap bertindak cepat dalam situasi darurat demi keselamatan warga,” tambahnya.Polri berharap semangat pengabdian dan kesiapsiagaan tersebut terus terjaga sebagai bekal para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang. PNO-12
31 Jan 2026, 17:41 WIT
Seleksi PKP 2026, Dua ASN Polda Maluku Jalani Tes CAT Psikologi
Papuanewsonline.com, Ambon - Dua Aparat Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Polda Maluku menjalani tes Computer Assisted Test (CAT) Psikologi, dalam rangka Seleksi Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun 2026.Tes CAT Psikologi dilaksanakan Panitia Daerah Polda Maluku di ruang assesmen Biro Sumber Daya Manusia (SDM), Markas Polda Maluku, Kamis (291/2026). Hadir dalam kegiatan Kepala Biro SDM Polda Maluku selaku Ketua Pelaksana Seleksi Panda Polda Maluku dan Kabid TIK Polda Maluku. Turut hadir tim pengawas internal dari Itwasda, Paminal dan Provos Bid Propam Polda Maluku.Dua ASN yang mengikuti seleksi untuk mengembangkan kompetensi manajerial dalam mengendalikan kegiatan pelayanan publik ini berasal dari golongan kepangkatan IIIB dan IIIC. "Hari ini dilaksanakan seleksi PKP Tahun 2026. Ada dua ASN Polda Maluku dengan golongan pangkat IIIB dan IIIC menjalani tes CAT psikologi," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Seleksi PKP sendiri, kata Kombes Rositah penting diikuti ASN Polda Maluku untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan melayani, akuntabilitas, dan pengendalian pekerjaan sesuai standar operasional. "Kami berharap kedua peserta yang ikut dapat menjalani semua tahapan seleksi dengan baik dan dengan hasil yang maksimal," harapnya. PNO-12
29 Jan 2026, 21:16 WIT
2 Personel Polda Maluku Jalani Tes CAT Psikologi Seleksi SIPSS 2025
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak dua personel Polda Maluku yang mengikuti seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2025 menjalani tes Computer Assisted Tes (CAT) Psikologi.Tes CAT Psikologi ini dilaksanakan oleh Biro SDM selaku Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku yang bertempat di ruang Asesmen Biro SDM Markas Polda Maluku, Rabu (28/1/2026). "Ada dua personel Polda Maluku yang ikut seleksi SIPSS Tahun Anggaran 2025 hari ini menjalani tes CAT psikologi," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., M.Si.Pelaksanaan CAT ini yang dijalani dua peserta tersebut meliputi aspek kemampuan komputer (TKK), pengetahuan asesmen mental idealis (AMI) dan penelusuran mental kepribadian (PMK).Menurut Kombes Rositah, tes CAT psikologi ini merupakan salah satu tahapan penting dalam melahirkan calon-calon SIPSS yang handal dan bermental kepribadian yang baik."Semoga kedua peserta dapat menjalani tes dengan baik, sehingga menjadi perwira-perwira yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara khususnya di wilayah Polda Maluku," harapnya.Dalam kegiatan tersebut, selain personel Biro SDM, turut hadir pengawas internal dari Subid Provos dan Subid Paminal Bid Propam Polda Maluku serta pengawas eksternal dari LSM Mavindo, perwakilan Media dan perwakilan teknisi IT dari Politeknik Negeri Ambon. PNO-12
28 Jan 2026, 18:22 WIT
Penemuan Mayat Sopir di Dalam Mobil Gegerkan Warga Sekitar SPBU Kilo 8 Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika — Warga di sekitar SPBU Kilo 8,
Kabupaten Mimika, Papua Tengah, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang
ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil pick up pada Rabu pagi
(28/1/2026).Korban diketahui merupakan seorang sopir yang ditemukan
tidak bernyawa di dalam mobil pick up bernomor polisi PA 8508 MR. Kondisi tubuh
korban dinilai tidak wajar dan langsung menarik perhatian warga yang berada di
sekitar lokasi kejadian.Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, korban
terlihat terbaring di dalam kabin mobil dengan kondisi mulut membengkak serta
mengeluarkan darah dari bagian mulut dan hidung. Temuan tersebut menimbulkan
dugaan kuat bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh faktor alami semata.Di dalam kendaraan, masih terlihat nasi bungkus yang
terletak di atas dashboard mobil. Keberadaan makanan tersebut mengindikasikan
bahwa korban diduga sempat beraktivitas atau makan sesaat sebelum ditemukan
meninggal dunia.Mobil pick up tersebut terparkir di depan SPBU yang saat itu
dalam kondisi ramai, dengan sejumlah kendaraan lain tengah mengantre untuk
pengisian bahan bakar minyak. Situasi tersebut sempat memicu kepanikan dan
perhatian pengendara yang melintas di lokasi.Aparat kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara
untuk melakukan pengamanan lokasi serta pemeriksaan awal. Proses identifikasi
dan pengumpulan bukti dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih
melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Belum ada
keterangan resmi mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab kematiannya.Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat lokasi
kejadian berada di area publik yang padat aktivitas. Perkembangan penyelidikan
akan terus dipantau untuk memberikan kejelasan atas peristiwa yang mengejutkan
warga Mimika ini. Penulis: HendEditor: GF
28 Jan 2026, 16:21 WIT
Alami Mati Mesin Longboat di Tanjung Sorbat, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang
Papuanewsonline.com, Malra – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi satu unit longboat berpenumpang 17 orang yang mengalami mati mesin di perairan Tanjung Sorbat, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (26/1/2026)."Seluruh penumpang longboat dievakuasi dalam keadaan selamat. Longboat ditemukan mati mesin di perairan Tanjung Sorbat," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini pertama kali diterima dari Mesak Sainyakit, Korpos Tual pada pukul 15.05 WIT.Dalam laporannya, lokasi kejadian berada di Perairan Tanjung Sorbat, dengan koordinat 5°30'26.06"S-132°48'12.67"E. Jarak dari Pos SAR Tual sekitar 8.6 NM dengan arah Timur Laut."Kejadian ini berawal saat longboat sedang dalam perjalanan dari Kei Besar ke Kota Tual dan mengalami mati mesin, mereka kemudian meminta bantuan SAR," ungkapnya.Setelah mendapatkan informasi tersebut, sekitar pukul 15.20 WIT, tim Rescue Pos SAR Tual bersama TNI-Polri bergerak menggunakan RIB menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 15.45 WIT, tim sampai di lokasi dan menemukan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. "Awalnya dilaporkan membawa 18 orang, namun setelah diverifikasi jumlahnya adalah 17 orang. Seluruh korban tiba di Dermaga Feri Dumar dalam keadaan selamat," jelasnya.Untuk diketahui, dalam kegiatan pencarian dan pertolongan Unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Tual, Lanal Tual, Polair Polres Tual, Bakamla Tual, dan keluarga korban. PNO-12
27 Jan 2026, 20:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru