Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Data BPS: Inflasi Timika Juli 2026 Capai 3,28 Persen, Tekanan Biaya Hidup Terus Naik
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Pusat Statistik Kabupaten Mimika merilis data perkembangan Indeks Harga Konsumen untuk bulan Juli 2026. Secara tahunan atau year on year, tingkat inflasi mencapai 3,28 persen dengan angka indeks sebesar 116,36. Sementara jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi inflasi ringan sebesar 0,26 persen, dan sepanjang tahun berjalan tercatat 3,18 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.Kenaikan harga terjadi pada sebagian besar kelompok pengeluaran warga. (4/8/26) Peningkatan paling tajam tercatat pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 20,78 persen, diikuti kelompok transportasi 10,63 persen, rekreasi dan budaya 4,55 persen, serta perumahan, air, listrik dan bahan bakar 2,38 persen. Sementara itu, beberapa kelompok justru mengalami penurunan harga, antara lain pakaian dan alas kaki sebesar 1,79 persen, perlengkapan rumah tangga 1,29 persen, dan pendidikan 0,15 persen.Secara rinci, komoditas yang paling banyak memicu kenaikan harga secara tahunan meliputi emas perhiasan, tarif angkutan udara, bahan bakar, serta sejumlah kebutuhan pangan seperti ikan, beras, dan sayuran. Sebaliknya, penurunan harga terjadi pada beberapa jenis daging, cabai, tomat, serta kebutuhan sandang dan perlengkapan rumah tangga. Sementara pergerakan harga bulanan lebih banyak dipengaruhi oleh kenaikan harga sayuran, ikan, dan bahan bakar kendaraan.Dibandingkan dengan tiga tahun terakhir, tren inflasi tahunan di wilayah ini terus menunjukkan kenaikan beruntun: pada Juli 2024 tercatat 3,05 persen, Juli 2025 sebesar 3,16 persen, dan kini mencapai 3,28 persen. Capaian ini menjadi gambaran tekanan biaya hidup yang masih dirasakan masyarakat, khususnya dari sektor transportasi dan kebutuhan harian lainnya.Penulis: JidEditor: OF
04 Agu 2026, 17:55 WIT
Wakapolri: Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo Resmi Bergabung Ke UBISA
Papuanewsonline.com, Jakarta – Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri, resmi bergabung sebagai bagian dari sivitas akademika Universitas Bima Sakapenta (UBISA), Senin (3/8/2026).Bergabungnya salah satu penggerak pengembangan Pusat Studi Kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Menurutnya, kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo di UBISA bukan hanya bentuk kepedulian terhadap pendidikan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi Polri dengan perguruan tinggi.“Saya mengucapkan selamat kepada Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo atas bergabungnya di Universitas Bima Sakapenta. Kehadiran beliau akan semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan dunia pendidikan tinggi serta memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian yang terus kita bangun bersama perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia,” ujar Wakapolri.Wakapolri mengatakan, Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo melalui perannya sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah menjadi salah satu motor penggerak dalam membangun jejaring akademik Polri. Hingga saat ini, pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah didorong di 79 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di berbagai daerah di Indonesia.Dari jumlah tersebut, 40 Pusat Studi Kepolisian telah beroperasi, 5 dalam tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 34 lainnya dalam proses menuju pembentukan dan kerja sama.“Ini bukan sekadar soal jumlah. Yang lebih penting adalah bagaimana Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang bertemunya pengalaman praktis kepolisian dengan kekuatan akademik kampus. Dari sana kita ingin lahir riset, inovasi dan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat menjawab persoalan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Wakapolri.Menurut Wakapolri, jejaring tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem Police Science yang semakin terbuka dan kolaboratif. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi mitra pendidikan, tetapi juga menjadi mitra strategis Polri dalam mengembangkan evidence-based policing dan menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.Sementara itu, Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo mengatakan keputusannya bergabung dengan UBISA dilandasi semangat untuk ikut mendukung perguruan tinggi yang sedang tumbuh dan berkembang.“Mendukung perguruan tinggi yang sedang bertumbuh bukan sekadar membantu sebuah institusi, melainkan ikut menanam benih masa depan bangsa. Perguruan tinggi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun peradaban. Di dalamnya lahir sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, inovasi, dan berbagai solusi bagi persoalan bangsa,” ujar Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo.Menurutnya, perguruan tinggi besar tidak lahir dalam waktu singkat. Dibutuhkan gotong royong, kepercayaan masyarakat, dedikasi para pendidik, dukungan pemerintah, serta kontribusi alumni dan mitra strategis agar sebuah kampus dapat tumbuh menjadi pusat keunggulan.Kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo di UBISA diterima langsung oleh Ketua Yayasan Khafdilah, S.Kom., S.H., M.H., Sekretaris Yayasan Maylane Boni Abdillah, Rektor UBISA Drs. Agus Supriyadi, M.T., Wakil Rektor II Dra. Surtiati, M.Pd., jajaran Program Studi Hukum, serta sivitas akademika UBISA.Rektor UBISA Drs. Agus Supriyadi, M.T. menyambut kehadiran Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo dan berharap pengalaman serta jejaring akademiknya dapat memberikan energi baru bagi perkembangan universitas.“Selamat bergabung di Universitas Bima Sakapenta. Semoga kehadiran beliau menginspirasi sekaligus memperkuat langkah UBISA dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berbudi luhur, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Rektor UBISA.Dengan semangat “Mlesat Mabur Duwur, Nggayuh Adab Luhur”, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem akademik UBISA, tetapi juga membuka ruang yang semakin luas bagi sinergi perguruan tinggi dengan Polri.Bagi Polri, berkembangnya jejaring Pusat Studi Kepolisian di berbagai kampus menjadi investasi jangka panjang untuk membangun kepolisian yang semakin berbasis ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.“Polri masa depan harus semakin dekat dengan ilmu pengetahuan. Kampus adalah mitra strategis kita. Semakin kuat kolaborasi Polri dan perguruan tinggi, semakin kuat pula fondasi transformasi Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wakapolri. PNO-12
04 Agu 2026, 14:20 WIT
Tanggapi Sistem Pengamanan di Sejumlah Mal, Polri Tekankan Aktivitas Masyarakat Tetap Aman
Papuanewsonline.com, Jakarta – Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai pusat kegiatan ekonomi nasional tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian tersebut disampaikan seiring meningkatnya perhatian publik terhadap penguatan sistem pengamanan di sejumlah kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan objek vital nasional di Jakarta maupun daerah lainnya.Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Polri terus mengedepankan langkah-langkah preventif guna memastikan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian nasional berjalan dengan baik."Polri terus melaksanakan patroli rutin, penguatan kegiatan intelijen, deteksi dini, pengamanan objek vital nasional, patroli siber, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Senin (3/8/2026).Langkah antisipatif tersebut dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh satuan kewilayahan, mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek. Pengamanan difokuskan pada kawasan strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.Selain itu, Polri juga terus melakukan pemantauan secara real time melalui berbagai sistem yang dimiliki, termasuk Daily Operational Reporting System (DORS) yang menjadi sarana pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dari seluruh wilayah Indonesia.Berdasarkan data DORS, situasi keamanan secara umum berada dalam kondisi terkendali dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional maupun aktivitas perekonomian masyarakat."Data yang kami peroleh melalui DORS menunjukkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat hingga saat ini masih terkendali. Tidak terdapat kejadian menonjol yang berdampak terhadap stabilitas keamanan secara nasional. Seluruh personel di lapangan juga terus melaksanakan langkah-langkah pencegahan secara maksimal," kata Johnny.Menurutnya, peningkatan pengamanan yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan maupun pengelola kawasan usaha merupakan langkah antisipatif yang lazim dilakukan untuk memastikan keselamatan pekerja, perlindungan aset, dan kelancaran operasional perusahaan.Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di tengah masyarakat."Pengalaman dari berbagai peristiwa pada masa lalu menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa setiap potensi gangguan akan ditangani secara cepat, tepat, dan profesional sehingga situasi yang kondusif dapat terus terjaga," ujarnya.Polri menegaskan bahwa negara hadir untuk menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat. Dengan kesiapan personel, dukungan teknologi, serta koordinasi yang terus diperkuat dengan berbagai pihak, masyarakat diharapkan dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan."Masyarakat tidak perlu merasa khawatir. Polri akan terus bekerja untuk menjaga keamanan dan memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," tutup Johnny. PNO-12
04 Agu 2026, 14:04 WIT
Dirreskrimsus Ingatkan Personel Polda Maluku Antisipasi El Nino
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku memperkuat kesiapsiagaan personel menghadapi potensi dampak fenomena El Niño yang diperkirakan dapat meningkatkan suhu, mengurangi curah hujan, serta memicu kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.Pesan tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Kombes Pol. Budi Priyanto, S.I.K., M.Si., saat memimpin apel pagi gabungan personel Polda Maluku di Lapangan Tahapary Tantui, Ambon, Senin (3/8/2026).Apel gabungan tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Penata Kebijakan Polri Polda Maluku, serta personel gabungan dari berbagai satuan kerja.Dalam arahannya, Budi yang baru dipercaya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Maluku terlebih dahulu memperkenalkan diri sekaligus mengajak seluruh personel membangun sinergi dan soliditas dalam pelaksanaan tugas.“Ini pertama kali saya mengambil apel pagi. Saya berharap kita dapat saling menerima, membangun komunikasi, dan bekerja sama dengan baik dalam melaksanakan tugas-tugas ke depan,” kata Budi.Selanjutnya, Budi menyampaikan kembali arahan pimpinan Polri terkait kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Niño yang berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat.Menurutnya, El Niño merupakan fenomena anomali iklim yang dapat menyebabkan peningkatan suhu, berkurangnya curah hujan, penurunan debit air, hingga kekeringan yang berpotensi berlangsung lebih panjang.“Fenomena El Niño ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Ketika suhu meningkat, curah hujan berkurang dan debit air menurun, maka potensi kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan juga harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.Budi menegaskan, jajaran Polda Maluku perlu menyiapkan langkah antisipasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing satuan kerja. Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi, tetapi harus dibangun sejak dini melalui pemetaan potensi kerawanan, koordinasi lintas sektor, serta kesiapan personel dan sarana pendukung.“Prinsipnya kita jangan menunggu sampai terjadi. Masing-masing satuan kerja harus memahami potensi ancaman di wilayah tugasnya dan menyiapkan langkah-langkah pencegahan maupun penanganannya,” tegasnya.Ia menambahkan, kondisi cuaca ekstrem yang berkaitan dengan El Niño dapat memberikan dampak luas terhadap masyarakat, mulai dari ketersediaan air, aktivitas masyarakat, sektor pertanian, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.Karena itu, kepolisian dituntut mampu mengambil peran dalam upaya mitigasi dan pencegahan bersama stakeholder terkait.“Polri harus hadir sejak tahap pencegahan. Koordinasi dengan pemerintah daerah, stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat harus diperkuat sehingga setiap potensi gangguan akibat perubahan cuaca dapat diantisipasi sedini mungkin,” jelas Budi.Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan, arahan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Maluku memastikan seluruh jajaran memiliki kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan, baik yang bersumber dari faktor alam maupun persoalan tata kelola internal organisasi.Menurutnya, fenomena El Niño perlu direspons dengan langkah preventif karena dampaknya dapat bersinggungan langsung dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.“Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika suatu kejadian sudah terjadi. Kesiapsiagaan, pencegahan dan sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dari strategi kepolisian dalam menghadapi setiap potensi kerawanan,” kata Rositah.Ia menjelaskan, jajaran kepolisian di wilayah Maluku akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi cuaca serta potensi dampaknya terhadap masyarakat.“Ketika terjadi kekeringan atau peningkatan risiko karhutla, dampaknya bisa meluas. Karena itu, komunikasi dan koordinasi sejak dini sangat penting agar langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.Melalui apel gabungan tersebut, Polda Maluku menegaskan kesiapan seluruh jajaran untuk menghadapi dinamika situasi ke depan dengan mengedepankan langkah preventif, koordinasi lintas sektor, disiplin organisasi serta penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. PNO-12
04 Agu 2026, 13:47 WIT
Perketat Keamanan Kota Ambon, Polda Maluku Gencarkan Patroli Blue Light
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku memperkuat langkah preventif untuk menjaga keamanan Kota Ambon pada malam akhir pekan. Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., memimpin langsung apel kesiapan sekaligus pelaksanaan Patroli Blue Light, Sabtu (1/8/2026) malam.Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIT tersebut melibatkan personel gabungan Polda Maluku dan Polresta Ambon. Kekuatan patroli terdiri dari personel Dit Samapta Polda Maluku, Dit Lantas Polda Maluku, Sat Brimobda Maluku, Sat Samapta Polresta Ambon, dan Sat Lantas Polresta Ambon.Patroli Blue Light menjadi salah satu langkah kepolisian untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan Kota Ambon meningkat.Dalam arahannya sebelum patroli, Wakapolda Maluku meminta seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat.“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kita yang sedang melaksanakan aktivitas di malam minggu ini,” tegas Arif.Wakapolda menekankan bahwa patroli harus dilaksanakan secara profesional dan tidak boleh disertai tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.Ia meminta seluruh personel menghindari segala bentuk pelanggaran selama bertugas serta menjaga sikap, perilaku, dan nama baik institusi.“Saya minta kepada seluruh personel yang melaksanakan patroli agar menghindari segala bentuk pelanggaran. Tetap jaga perilaku dan nama baik institusi Polri,” ujarnya.Selain menjaga situasi kamtibmas, personel juga diminta peka terhadap berbagai potensi gangguan yang ditemukan selama patroli. Apabila menemukan benda atau barang yang dinilai dapat memicu gangguan keamanan, personel diminta segera mengamankan dan membawanya ke kantor kepolisian untuk ditangani sesuai prosedur.“Jika rekan-rekan dalam patroli menemukan benda atau barang yang dianggap dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas, segera diamankan dan dibawa ke kantor,” kata Arif.Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan patroli, Wakapolda juga menekankan pentingnya soliditas personel. Seluruh unsur yang terlibat diminta bergerak bersama dan tidak melakukan patroli secara sendiri-sendiri.“Dalam pelaksanaan patroli nanti tetap bergerak bersama-sama dan jangan ada yang bergerak sendiri-sendiri. Saya juga minta agar tetap mengutamakan keselamatan diri saat melaksanakan tugas,” tegasnya.Patroli gabungan tersebut kemudian bergerak menyusuri sejumlah wilayah dan ruas jalan di Kota Ambon yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu biru diharapkan memberikan efek pencegahan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.Turut hadir dalam apel kesiapan tersebut Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol. Agus Pujianto, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Adrianus Susanto Nugroho, S.I.K., Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda Maluku AKBP Aries Tiku, Kabag Bin Ops Dit Lantas Polda Maluku AKBP Yani Parinussa, Wakapolresta Ambon AKP Nur Rohman, S.I.K., Danyon A Satbrimob Polda Maluku Kompol Ahmad Saleh, Kabag Ops Polresta Ambon Kompol Morlan Hutahaean, Kasat Binmas Polresta Ambon AKP Jafar Lessy, serta Kasat Intelkam Polresta Ambon AKP Darmawan.Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan, Patroli Blue Light merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap potensi gangguan kamtibmas.“Polri hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan. Kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya mencegah potensi gangguan sejak dini sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Rositah.Menurutnya, patroli malam tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan pelayanan kepada masyarakat.“Patroli ini mengedepankan langkah preventif, preemtif, humanis dan responsif. Kami ingin masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, sementara potensi gangguan dapat segera diantisipasi,” ujarnya.Rositah menambahkan, pengamanan malam akhir pekan membutuhkan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Karena itu, Polda Maluku mengajak warga untuk turut menjaga lingkungan serta segera memberikan informasi apabila menemukan aktivitas maupun situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Jika menemukan potensi gangguan atau sesuatu yang mencurigakan, segera informasikan kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” jelasnya.Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama beraktivitas pada malam hari, termasuk mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.“Harapan kami masyarakat dapat menikmati malam akhir pekan dengan aman dan nyaman. Polisi akan terus hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Rositah.Polda Maluku memastikan penguatan patroli akan terus dilakukan secara terukur sesuai dinamika kamtibmas di lapangan. Kehadiran personel diharapkan tidak hanya menjadi respons terhadap gangguan yang telah terjadi, tetapi menjadi langkah pencegahan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman.Pelaksanaan Patroli Blue Light Polda Maluku di wilayah Kota Ambon berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. PNO-12
04 Agu 2026, 09:22 WIT
Hadiri Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Apresiasi Integritas dan Pengabdian Anggota Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si didampingi Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi junaidi, S.I.K., M.M., menghadiri Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).Kehadiran Kapolda Maluku dalam agenda penghargaan bagi polisi-polisi teladan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat keteladanan, integritas dan pengabdian anggota Polri kepada masyarakat.Hoegeng Awards 2026 merupakan program kerja sama Polri dan detikcom yang telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima. Penghargaan ini menjadi ruang untuk memberikan apresiasi kepada anggota Polri yang dinilai memiliki dedikasi, inovasi, integritas serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.Malam puncak Hoegeng Awards 2026 dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, keluarg a Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, serta sejumlah pejabat pemerintahan, tokoh agama, akademisi, tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi masyarakat sipil.Lima polisi teladan terpilih setelah melalui proses penjaringan usulan masyarakat, seleksi dan verifikasi, serta pendalaman oleh Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026.Kelima penerima penghargaan tersebut masing-masing adalah Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau, sebagai Polisi Berdedikasi; Brigadir Renita Rismayanti, anggota Divisi Hubungan Internasional Polri, sebagai Polisi Inovatif; Kombes Norul Hidayat, Kepala SPN Polda Bangka Belitung, sebagai Polisi Berintegritas; AKP Siti Elminawati, Kanit 1 Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Sulawesi Tengah, sebagai Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan; serta Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua, sebagai Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.Di balik penganugerahan tersebut, Maluku juga mencatat capaian tersendiri. Salah satu personel Polda Maluku, Iptu Bastian Tuhuteru, S.Pd., Kapolsek Sirimau, berhasil masuk sebagai salah satu dari tiga nominator Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.Masuknya Iptu Bastian dalam tiga besar nominator menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian personel Polri dari Maluku yang dinilai memiliki nilai keteladanan dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Iptu Bastian masuk dalam tiga besar nominator merupakan representasi bahwa personel Polda Maluku juga mampu menunjukkan kualitas pengabdian yang mendapat perhatian di tingkat nasional.“Kami tentu bangga Iptu Bastian Tuhuteru dapat masuk sebagai tiga besar nominator Hoegeng Awards kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Ini merupakan penghargaan tersendiri bagi Polda Maluku dan sekaligus bukti bahwa dedikasi personel di daerah dapat diapresiasi di tingkat nasional,” ujar Kapolda Maluku.Menurut Kapolda, hasil akhir penghargaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang polisi. Terpilihnya seorang personel sebagai nominator tiga besar juga merupakan bentuk apresiasi terhadap proses panjang pengabdian yang telah dilakukan.“Bagi kami, masuknya Iptu Bastian sebagai tiga besar sudah merupakan sebuah pencapaian. Yang terpenting adalah nilai pengabdian yang telah ditunjukkan dan bagaimana nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Maluku,” katanya.Kapolda menegaskan, semangat Hoegeng Awards harus menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama personel yang bertugas di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks.Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Hoegeng Awards yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenali dan mengapresiasi sosok-sosok anggota Polri yang bekerja dengan ketulusan, integritas dan dedikasi.Menurutnya, nilai penting dari Hoegeng Awards tidak hanya terletak pada pemberian penghargaan kepada lima polisi terpilih, tetapi juga pada pesan yang dibangun bahwa keteladanan harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap anggota Polri.“Hoegeng Awards menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa tugas kepolisian bukan hanya tentang kewenangan, tetapi terutama tentang pengabdian, integritas dan keteladanan. Setiap anggota Polri harus mampu menghadirkan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.Ia menilai keberadaan polisi teladan di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk dan medan tugas.Mulai dari pengabdian di tengah masyarakat, inovasi dalam pelayanan kepolisian, perlindungan terhadap kelompok rentan, hingga tugas di wilayah perbatasan dan pedalaman yang memiliki tantangan geografis maupun sosial tersendiri.“Keteladanan tidak ditentukan oleh tempat seseorang bertugas, tetapi oleh bagaimana ia menjalankan amanah dan memberikan manfaat. Polisi yang bekerja dengan hati, menjaga integritas dan hadir ketika masyarakat membutuhkan, pada dasarnya sedang membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” kata Kapolda.Kapolda menilai semangat pengabdian yang tercermin dalam Hoegeng Awards sangat relevan bagi personel Polda Maluku yang bertugas di wilayah kepulauan dengan karakter geografis yang unik.Kondisi Maluku yang terdiri atas wilayah kepulauan, pesisir, perdesaan hingga kawasan dengan keterbatasan akses transportasi menuntut personel Polri untuk mampu menghadirkan pelayanan secara adaptif, humanis dan dekat dengan masyarakat.“Bagi kami di Maluku, semangat pengabdian seperti yang ditunjukkan para penerima dan para nominator Hoegeng Awards sangat relevan. Kondisi geografis kepulauan menuntut anggota Polri untuk tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga mampu membangun kedekatan, komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat,” ungkapnya.Kapolda menegaskan, Polda Maluku akan terus mendorong seluruh personel untuk menjadikan integritas, profesionalisme dan pelayanan masyarakat sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas.Menurutnya, penghargaan terhadap polisi teladan harus menjadi energi positif untuk membangun budaya organisasi yang semakin kuat, bukan hanya bagi mereka yang menerima penghargaan, tetapi juga bagi seluruh anggota Polri.“Penghargaan ini bukan akhir dari sebuah pengabdian, melainkan pengingat bahwa masih ada standar keteladanan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegas Kapolda.Hoegeng Awards 2026 memiliki karakter khusus karena proses pencarian kandidat diawali dari partisipasi masyarakat.Penjaringan nama-nama polisi teladan dibuka sejak 27 Januari hingga 2 April 2026 pukul 24.00 WIB. Usulan masyarakat kemudian melalui proses seleksi awal dan verifikasi sebelum kandidat diserahkan kepada Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 untuk dilakukan pendalaman dan penilaian.Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 terdiri dari Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi., Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., M.M., mantan Plt. Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, serta Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.Pelibatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa keteladanan seorang anggota Polri tidak semata-mata dinilai dari perspektif internal institusi, tetapi juga dari dampak kehadiran dan pengabdiannya yang dirasakan langsung oleh masyarakat.Kapolda Maluku menyebut aspek tersebut penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.“Ketika masyarakat ikut mengusulkan dan memberikan penilaian terhadap polisi yang dianggap teladan, itu menunjukkan bahwa hubungan Polri dengan masyarakat harus terus dibangun melalui kerja nyata. Kepercayaan tidak cukup hanya disampaikan, tetapi harus dibuktikan melalui pelayanan dan pengabdian,” pungkasnya.Kapolda berharap semangat Hoegeng Awards 2026 dapat terus berkembang menjadi budaya positif di seluruh jajaran Polri, termasuk di Polda Maluku.Bagi Polda Maluku, masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai tiga besar nominator menjadi energi positif sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik, khususnya dalam menghadirkan kehadiran negara dan pelayanan kepolisian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.“Semoga capaian Iptu Bastian menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Maluku. Tidak harus menunggu penghargaan untuk berbuat baik. Setiap anggota harus menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari panggilan tugas dan tanggung jawab,” tutup Kapolda Maluku. PNO-12
04 Agu 2026, 08:03 WIT
Dobrakan Ekonomi Pesisir! Kopdes Merah Putih Nawaripi Resmi Beroperasi di Pomako
Papuanewsonline.com, Mimika – Semangat kemandirian ekonomi pesisir Mimika meledak dari Kampung Nawaripi. Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Kampung Nawaripi resmi beroperasi.Langkah awal yang paling nyata dengan berdirinya satu unit tempat usaha strategis di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako kini resmi dikelola Kopdes Merah Putih.Lokasi ini disewa langsung dari Dinas Perikanan Kabupaten Mimika untuk menjadi pusat pengembangan usaha perikanan dan ekonomi pesisir.Peninjauan lokasi usaha bahkan dikawal langsung jajaran Koramil 07 Mapurjaya. Bukti solidnya sinergi pemerintah kampung, pemerintah daerah, dan TNI untuk membangkitkan ekonomi desa.DIFASILITASI ARMADA DAN MODAL RATUSAN JUTATidak main-main, Kopdes Merah Putih Nawaripi langsung tancap gas. Operasionalnya sudah difasilitasi dua unit mobil box dan satu unit truk.Lebih gila lagi, koperasi ini telah dipercaya investor dengan penanaman modal senilai Rp500 Juta. Sebuah bukti kepercayaan besar terhadap potensi ekonomi masyarakat Nawaripi.BUKA LAPANGAN KERJA UNTUK WARGA ASLI NAWARIPIKe depan, Kopdes akan melengkapi legalitas kelembagaan dan merekrut tenaga ahli profesional di setiap bidang usaha.Yang paling ditunggu warga: Kopdes Merah Putih akan membuka lowongan kerja khusus bagi warga ber-KTP Kampung Nawaripi. Kerja di kampung sendiri, untuk kampung sendiri.Posko di Pomako ini juga disiapkan sebagai pusat silaturahmi dan persinggahan resmi bagi rekan-rekan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) wilayah pesisir Mimika."Posko Kopdes Merah Putih pada Pelabuhan Perikanan ini juga menjadi tempat silaturahmi dan tempat persinggahan teman-teman APDESI di wilayah pesisir Kabupaten Mimika," tegas Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi di Timika, Sabtu (1/8/2026).Norman juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda Mimika melalui Dinas Perikanan yang telah memberikan kepercayaan tempat usaha tersebut."Terima kasih kepada Pemda Kabupaten Mimika melalui Dinas Perikanan Kabupaten Mimika yang telah menyediakan tempat dan menyewakan tempat untuk Koperasi Merah Putih Kampung Nawaripi," ucapnya.Beroperasinya Kopdes Merah Putih Nawaripi menjadi motor baru kebangkitan ekonomi pesisir Mimika. Bukti bahwa kolaborasi pemerintah, aparat, investor dan masyarakat bisa melahirkan kesejahteraan nyata.(OF)
01 Agu 2026, 21:29 WIT
Presiden Prabowo Terima Kadin dan Pelaku Usaha, Tekankan Kolaborasi Perkuat Ekonomi Nasional
Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah bersama pimpinan berbagai asosiasi dunia usaha di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).Dalam arahannya, Presiden menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha guna menyukseskan berbagai program prioritas nasional. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Presiden juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global harus dihadapi dengan kewaspadaan dan kebijaksanaan. Sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah dan posisi strategis, Indonesia dinilai perlu memperkuat daya saing serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pelaku usaha menyampaikan apresiasi terhadap arah kebijakan pemerintah di berbagai sektor.Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia, Mulyadi Jayabaya, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, serta penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia, James Riady, mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai visioner dan berorientasi pada pelaksanaan program secara konkret.Menurutnya, berbagai agenda transformasi nasional yang dijalankan pemerintah menunjukkan komitmen dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.Pemerintah berharap sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target pertumbuhan sebesar 8 persen.Penulis: JidEditor: OF
31 Jul 2026, 23:29 WIT
Tingkatkan Kemampuan Digital, Pusbekangad Gelar Pelatihan dan Bimtek Profesi Penerangan
Papuanewsonline.com, Jakarta Timur - Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) menggelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis Profesi Penerangan (Bimtekprofpen) Tahun Anggaran 2026, di Aula Dharma Gati Ksatria Jaya, Pusbekangad, Kramat Jati, yang berlangsung selama dua hari (28 - 29 Juli 2026)Pelatihan dan bimbingan teknis ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penerangan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika ruang digital. Bimtekprofpen yang dibuka oleh Kepala Penerangan Pusbekangad (Kapen Pusbekangad) Letkol Cba Dwiyo Sugiharto, S.Sos., mengusung tema "Mewujudkan Insan Penerangan yang Inovatif di Era Digital dalam Mendukung Tugas Pokok Bekang TNI AD."Tema tersebut menjadi komitmen Pusbekangad dalam membangun insan penerangan yang profesional, adaptif, dan mampu menghasilkan publikasi berkualitas di era transformasi digital.Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Pusbekangad dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Penerangan Pusbekangad menegaskan bahwa insan penerangan Bekang TNI AD dituntut memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara cepat, tepat, akurat, dan bertanggung jawab. Selain itu, personel penerangan juga harus mampu membangun narasi positif, menangkal disinformasi, serta menjaga kredibilitas institusi melalui pemanfaatan media digital yang efektif."Perkembangan teknologi informasi menuntut insan penerangan untuk terus meningkatkan kompetensi. Insan penerangan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi digital, serta menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan membangun citra positif institusi," ujarnya.Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat dengan materi meliputi penulisan jurnalistik, fotografi, videografi, hingga pengembangan konten media sosial.Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kreativitas dalam mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi positif di lingkungan Bekang TNI AD.Sebanyak 18 personel penerangan dari berbagai satuan jajaran Bekang TNI AD mengikuti pelatihan ini. Selama kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik guna memperkuat kemampuan produksi konten digital yang relevan dengan perkembangan media komunikasi saat ini.Melalui penyelenggaraan Bimtekprofpen TA 2026, diharapkan semakin memperkuat penerangan di jajaran Bekang TNI AD yang semakin profesional, inovatif, dan adaptif, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Bekang TNI AD sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat. PNO-12
31 Jul 2026, 22:32 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru