Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Groundbreaking PSN Resmi Dimulai, Kapolda Maluku Sambut Kedatangan Para Menteri dan Investor
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Tahapan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Kamis (16/7/2026). Sebagai salah satu proyek energi terbesar dan paling strategis di Indonesia, pelaksanaan agenda nasional tersebut mendapat pengamanan maksimal dari Polda Maluku yang bersinergi dengan TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, menyambut langsung kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Dr. Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, serta CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, bersama jajaran pimpinan perusahaan migas nasional dan internasional yang akan menghadiri rangkaian groundbreaking.Penyambutan dilaksanakan di Base Ops Lanud IG Dewanto dan Bandar Udara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kehadiran para menteri, pimpinan lembaga negara, serta investor global tersebut menandai dimulainya fase penting pembangunan PSN LNG Abadi Masela yang diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama ketahanan energi nasional sekaligus investasi strategis terbesar di kawasan timur Indonesia.Selain Forkopimda Provinsi Maluku, penyambutan turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta sejumlah pejabat kementerian, BUMN sektor energi, dan mitra strategis lainnya.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan, Polda Maluku telah menyiapkan sistem pengamanan secara menyeluruh melalui pola pengamanan berlapis untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan pejabat negara, investor, jalur pergerakan rombongan, lokasi akomodasi, objek vital nasional, hingga kawasan pelaksanaan groundbreaking."Groundbreaking LNG Abadi Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia sekaligus pembangunan Provinsi Maluku. Karena itu, kami memastikan seluruh personel pengamanan telah menempati titik-titik strategis sesuai rencana operasi yang telah disusun. Seluruh unsur pengamanan bekerja secara terpadu bersama TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pejabat negara, tamu VVIP, investor, maupun masyarakat," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga mengedepankan deteksi dini, pengamanan objek vital, pengamanan jalur distribusi, pengawasan potensi gangguan keamanan, serta koordinasi lintas sektoral guna memastikan seluruh agenda negara berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan."Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan investasi. Oleh karena itu, Polri berkomitmen menghadirkan situasi kamtibmas yang kondusif agar seluruh tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela berjalan lancar, memberikan kepastian bagi investor, sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional," ujar Kapolda.Ia menambahkan, proyek LNG Abadi Masela memiliki arti strategis tidak hanya bagi Provinsi Maluku, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produksi gas bumi, menarik investasi bernilai besar, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri energi global.Kapolda menegaskan, Polda Maluku akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek tersebut melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan, sehingga tercipta kepastian hukum dan keamanan yang mendukung iklim investasi nasional.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa pengamanan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dilaksanakan melalui operasi yang melibatkan seluruh fungsi kepolisian dengan dukungan penuh TNI, Paspampres, pemerintah daerah, SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan.Polda Maluku telah menyiapkan pengamanan secara terpadu mulai dari kedatangan pejabat negara, pengamanan jalur, lokasi kegiatan, hingga objek-objek vital yang menjadi bagian dari rangkaian Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela. Seluruh personel bekerja secara profesional, presisi, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Rositah.Menurutnya, keberhasilan pengamanan agenda nasional tersebut menjadi bukti kuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program prioritas pemerintah."Polri berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional sebagai bagian dari upaya menciptakan kepastian keamanan bagi investasi. Keamanan yang kondusif akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia," tutup Kabid Humas.Seluruh rangkaian penyambutan pejabat negara, investor, dan tamu VVIP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela, yang diharapkan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan energi, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. PNO-12
16 Jul 2026, 18:29 WIT
Perkuat Stabilitas Kamtibmas, Polri Jalin Kemitraan dengan Berbagai Elemen Masyarakat
Papuanewsonline.com, Badung – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas bersama komunitas ojek online dan pecalang yang digelar di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang mempererat hubungan kemitraan, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pecalang dan komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri atau sabuk kamtibmas yang memiliki peran penting dalam membantu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut Kapolri, tantangan keamanan yang semakin dinamis menuntut hadirnya sinergi yang semakin kuat antara Polri dengan seluruh komponen masyarakat.Bagi masyarakat Bali, keberadaan pecalang selama ini bukan sekadar perangkat pengamanan adat, melainkan representasi nilai-nilai kearifan lokal yang menjaga harmoni kehidupan masyarakat. Dengan pemahaman yang kuat terhadap adat, budaya, dan karakter wilayahnya, pecalang menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.Di sisi lain, komunitas ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah. Posisi tersebut menjadikan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus menjadi penghubung informasi yang mampu memperkuat respons cepat kepolisian di lapangan.Kapolri menekankan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini perlu terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi antara Polri dengan pecalang maupun komunitas ojek online. Hubungan yang terjalin secara erat diyakini akan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung keberhasilan berbagai agenda pembangunan nasional.Selain itu, Kapolri berharap komunitas ojek online dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus berperan aktif melaporkan setiap kejadian maupun potensi gangguan keamanan kepada kepolisian. Dengan jaringan yang luas dan aktivitas yang menjangkau berbagai wilayah, komunitas ojek online diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem deteksi dini yang mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.Penguatan sinergi antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online mencerminkan pendekatan pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kemitraan, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi implementasi community policing, di mana keamanan dibangun melalui kepercayaan, komunikasi, dan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa dalam menjaga lingkungan masing-masing.Momentum Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Badung akhirnya tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online. Pertemuan tersebut menjadi penegasan bahwa sinergisitas seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat kondusivitas wilayah, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan menjaga Bali tetap menjadi daerah yang aman serta kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan. PNO-12
16 Jul 2026, 18:21 WIT
SPBU Tertib, Rakyat Dicekik Harga BBM Botolan
Papuanewsonline.com, Mimika - Penertiban distribusi Bahan Bakar Minyak BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU di Kabupaten Mimika diapresiasi warga. Langkah itu dinilai berhasil mengurangi antrean panjang dan penyalahgunaan BBM bersubsidi.Namun kondisi berbeda justru terjadi di tingkat pengecer. Harga BBM eceran dalam botol dan jeriken di berbagai titik Kota Timika dilaporkan terus merangkak naik dan memberatkan masyarakat.Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arifin Letsoin, menilai pemerintah tidak boleh berhenti hanya di penertiban SPBU. Pengawasan juga harus menyentuh rantai distribusi hingga ke pengecer. Hal itu disampaikan Arifin dalam rilis tertulis kepada _papuanewsonline.com_, Kamis 16 Juli 2026."Ketika SPBU mulai tertib, jangan sampai masyarakat justru menjadi korban di tingkat pengecer. Harga BBM botolan yang terus melonjak sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat kecil yang dalam kondisi tertentu tidak memiliki akses langsung ke SPBU," ujarnya.DESAK DISPERINDAG TURUN LAPANGANPemuda Muslim Mimika mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kabupaten Mimika segera melakukan inspeksi dan pengawasan harga BBM eceran. Selain itu organisasi ini meminta Pemda membangun mekanisme pengawasan terpadu bersama Pertamina, aparat penegak hukum, dan instansi terkait agar distribusi BBM berjalan adil dari hulu ke hilir."Jika pengawasan hanya difokuskan pada SPBU tanpa menyentuh pengecer, maka persoalan masyarakat tidak akan pernah selesai. Tujuan penertiban adalah menghadirkan keadilan, bukan memindahkan beban," tegas Arifin.MINTA PENDATAAN DAN TINDAKAN TEGASArifin juga meminta Disperindag melakukan pendataan terhadap pengecer BBM, mengevaluasi pola distribusi, serta menindak tegas apabila ditemukan praktik penjualan dengan harga tidak wajar."Masyarakat membutuhkan kepastian BBM tersedia dengan harga wajar. Jangan sampai SPBU tertib, tetapi rakyat justru semakin tercekik oleh harga BBM eceran yang tidak terkendali," tutupnya.Penulis: HendrikEditor: OF
16 Jul 2026, 15:33 WIT
Papua Destinasi Investasi Karbon Hijau, Pemerintah Buka Peluang Besar Bagi Investor
Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah resmi mengundang para investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan proyek ekonomi karbon di wilayah Tanah Papua. Dengan kekayaan hutan tropis yang sangat luas dan terjaga, wilayah ini dinilai memiliki potensi luar biasa menjadi pusat pengembangan ekonomi hijau nasional. Langkah ini didukung penguatan aturan hukum, jaminan hak masyarakat adat, serta rancangan sistem usaha yang menguntungkan semua pihak.Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua, Velix Wanggai, menyampaikan hal ini dalam Forum Strategis Pasar Karbon di Bursa Efek Indonesia, Selasa (14/7/2026). “Kebijakan karbon ini kami jadikan pengubah permainan. Ia mempertemukan pemerintah, investor, dan masyarakat adat membangun kemakmuran tanpa merusak alam,” ujarnya. Langkah ini sejalan komitmen iklim Indonesia dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.Pemerintah tidak hanya menyusun aturan, tetapi juga memetakan secara rinci wilayah tanah, hutan, dan laut milik masyarakat adat. Tujuannya memberikan kepastian hak yang kuat, memastikan manfaat investasi diterima secara adil, serta menjamin keberlanjutan usaha. Salah satu modal besar adalah tersedianya kawasan Perhutanan Sosial seluas 1,86 juta hektare yang siap dikelola bersama masyarakat setempat.Saat ini tengah disiapkan proyek percontohan di enam provinsi di Papua. Velix menegaskan bahwa investasi yang dibangun bukan sekadar mencari keuntungan semata, melainkan membangun ekosistem yang seimbang. “Kami tawarkan kerja sama yang adil: alam terjaga, masyarakat sejahtera, dan target pengurangan emisi negara tercapai,” tutupnya.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 12:58 WIT
APPOAP Mimika Apresiasi Langkah Dinas PUPR Prioritaskan Pengusaha Orang Papua Asli
Papuanewsonline.com, Mimika – Aliansi Peduli Pengusaha Orang Papua Asli (APPOAP) Kabupaten Mimika menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika atas komitmennya memprioritaskan pengusaha dan kontraktor Orang Papua Asli (OPA) dalam pelaksanaan program renovasi drainase yang dijadwalkan mulai berjalan pada Agustus 2026.APPOAP menilai kebijakan tersebut merupakan langkah konkret yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua melalui keterlibatan langsung pengusaha lokal dalam pembangunan daerah.Ketua APPOAP Kabupaten Mimika, Emus Kogoya, mengatakan bahwa kebijakan tersebut patut diapresiasi dan harus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat."Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika atas komitmen memprioritaskan pengusaha Orang Papua Asli. Ini merupakan langkah nyata yang memberikan harapan bagi pengusaha lokal untuk bertumbuh, meningkatkan kapasitas, dan ikut menjadi pelaku utama dalam pembangunan di Kabupaten Mimika. APPOAP siap mengawal agar kebijakan ini benar-benar terlaksana secara adil, transparan, dan tepat sasaran," tegas Emus Kogoya.Menurutnya, keberpihakan terhadap pengusaha Orang Papua Asli harus diwujudkan dalam implementasi yang nyata, bukan sekadar menjadi komitmen yang disampaikan kepada publik.Sementara itu, Sekretaris APPOAP Kabupaten Mimika, Andarias Lemauk, menegaskan bahwa langkah Dinas PUPR diharapkan menjadi contoh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika."Kami berharap kebijakan seperti ini tidak berhenti di Dinas PUPR saja. Seluruh OPD di Kabupaten Mimika hendaknya memiliki semangat yang sama dalam memberikan ruang dan kesempatan kepada pengusaha Orang Papua Asli sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua sebagai pemilik hak di daerah ini," ujar Andarias Lemauk.Ia menambahkan bahwa APPOAP akan terus menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengawal setiap kebijakan pemberdayaan ekonomi agar berjalan secara profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat yang luas.Di sisi lain, Anggota APPOAP, Faya Naa, menyampaikan bahwa implementasi kebijakan yang berpihak kepada pengusaha Orang Papua Asli merupakan jawaban nyata atas berbagai harapan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini."Apabila seluruh kepala OPD di Kabupaten Mimika memiliki komitmen dan keberpihakan yang sama seperti yang ditunjukkan Kepala Dinas PUPR, maka saya yakin berbagai penilaian maupun opini miring terhadap kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Mimika akan terjawab dengan sendirinya melalui kerja nyata. Masyarakat tidak hanya membutuhkan janji, tetapi bukti bahwa pembangunan benar-benar memberikan ruang bagi pengusaha Orang Papua Asli untuk berkembang," kata Faya Naa.APPOAP menegaskan bahwa dukungan terhadap kebijakan pemerintah juga harus diimbangi dengan tanggung jawab dari para pengusaha Orang Papua Asli untuk menjaga integritas, meningkatkan kualitas pekerjaan, mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.APPOAP berharap langkah Dinas PUPR ini menjadi awal lahirnya kebijakan yang lebih luas di seluruh OPD Kabupaten Mimika, sehingga cita-cita pemberdayaan ekonomi Orang Papua Asli dapat diwujudkan secara nyata, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.Sebagai organisasi yang konsisten memperjuangkan kepentingan pengusaha Orang Papua Asli, APPOAP Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua serta membangun kemitraan yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Mimika.Penulis: JidEditor: OF
15 Jul 2026, 16:13 WIT
Kunjungi Lokasi Groundbreaking Blok Masela, Kapolda Maluku Pastikan Pengamanan Berjalan Lancar
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Dua hari menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk meresmikan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku kembali meninjau langsung lokasi pelaksanaan proyek. Peninjauan tersebut menjadi tahap akhir memastikan seluruh aspek pengamanan VVIP, kesiapan teknis, dan operasional telah siap guna mendukung suksesnya agenda kenegaraan sekaligus mengawal salah satu investasi energi terbesar di Indonesia.Peninjauan dilaksanakan di Site Shelter PT INPEX Masela Ltd., Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (14/7/2026), sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral yang sebelumnya digelar bersama seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh hasil evaluasi dan keputusan rapat telah diimplementasikan di lapangan sehingga tidak terdapat kendala menjelang pelaksanaan groundbreaking pada 16 Juli 2026.Groundbreaking PSN Blok Masela merupakan momentum strategis nasional yang menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia. Proyek tersebut diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya tarik investasi, membuka lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia.Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Maluku bersama Forkopimda memastikan kesiapan seluruh lokasi yang akan digunakan Presiden RI beserta rombongan, mulai dari area utama groundbreaking, panggung VVIP, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden, pusat media, fasilitas kesehatan, jalur evakuasi, area parkir, hingga pengamanan objek-objek vital yang menjadi bagian dari sistem pengamanan terpadu.Selain mengecek kesiapan fisik lokasi, rombongan juga melakukan evaluasi terhadap pola pengamanan yang akan diterapkan selama kunjungan Presiden RI. Seluruh skenario pengamanan dikaji kembali guna memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal, mulai dari pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, pengamanan objek vital nasional, hingga kesiapsiagaan personel TNI-Polri di setiap titik strategis.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh hasil rapat koordinasi benar-benar telah diterapkan sehingga pelaksanaan Groundbreaking PSN Blok Masela dapat berlangsung aman, lancar, dan sesuai standar pengamanan VVIP."Groundbreaking PSN Blok Masela bukan sekadar agenda kenegaraan, tetapi menjadi momentum strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia. Karena itu, kami kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia telah siap dan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, pengamanan yang dilakukan Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada keberhasilan kunjungan Presiden RI, tetapi juga merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian keamanan bagi setiap proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah."Keamanan merupakan fondasi utama investasi. Ketika situasi kamtibmas terjaga, pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, kepercayaan investor semakin kuat, lapangan kerja terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat. Itulah komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah, termasuk Groundbreaking PSN Blok Masela," ujar Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa Polda Maluku telah menerapkan sistem pengamanan berlapis yang didukung deteksi dini, pemetaan potensi kerawanan, penguatan koordinasi lintas sektoral, serta kesiapsiagaan personel di seluruh titik strategis. Seluruh personel yang terlibat juga telah diberikan arahan agar melaksanakan tugas secara profesional, responsif, dan humanis sesuai standar pengamanan VVIP."Kami ingin memastikan seluruh agenda Presiden RI di Maluku berlangsung tanpa hambatan. Lebih dari itu, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat dan dunia usaha bahwa Maluku merupakan daerah yang aman, kondusif, dan siap menjadi pusat pengembangan investasi strategis nasional. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, Paspampres, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan ini," ungkapnya.Peninjauan juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas pendukung, termasuk akses menuju lokasi, sistem komunikasi, layanan kesehatan, pusat informasi media, serta sarana pendukung lainnya. Berbagai masukan yang diperoleh di lapangan langsung ditindaklanjuti oleh panitia pelaksana guna menyempurnakan seluruh persiapan menjelang kedatangan Presiden RI.Soliditas yang ditunjukkan Forkopimda Maluku bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan seluruh pemangku kepentingan menjadi cerminan kuat komitmen negara dalam mengawal keberhasilan Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Keberhasilan groundbreaking ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur, memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan kepercayaan investor, serta membuka peluang kerja dan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.Dengan seluruh kesiapan yang telah memasuki tahap akhir, Maluku kini siap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia sekaligus mengukir sejarah baru melalui dimulainya pembangunan PSN Blok Masela. Keberhasilan agenda tersebut diharapkan menjadi simbol kuat sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal investasi strategis nasional demi mewujudkan Indonesia yang semakin mandiri di sektor energi dan semakin berdaya saing di tingkat global. PNO-12
14 Jul 2026, 18:08 WIT
Kapolda Maluku dan Forkopimda Finalisasi Pengamanan Kunjungan Presiden
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk meresmikan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela pada 16 Juli 2026, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku memfinalisasi seluruh aspek pengamanan dan kesiapan operasional. Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa Maluku siap mengawal salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang diproyeksikan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan energi nasional dan percepatan investasi di kawasan timur Indonesia.Finalisasi kesiapan tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Groundbreaking PSN Blok Masela yang berlangsung di Villa Bukit Indah Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (14/7/2026). Rapat dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Danlantamal IX/Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Danguspurla Koarmada III Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, jajaran TNI-Polri, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta para pemangku kepentingan lainnya.Rapat koordinasi tersebut menjadi tahapan akhir penyempurnaan seluruh kesiapan menjelang kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan meresmikan dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional Blok Masela bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Groundbreaking ini dipandang sebagai momentum bersejarah karena menandai dimulainya salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia yang akan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing investasi, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku dan kawasan timur Indonesia.Dalam rapat, seluruh unsur Forkopimda melakukan sinkronisasi kesiapan secara menyeluruh, mulai dari pengamanan VVIP, kesiapan lokasi kegiatan, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden RI beserta rombongan, pengamanan bandar udara, pelabuhan, objek vital nasional, penginapan, distribusi logistik, hingga antisipasi terhadap berbagai potensi kerawanan. Seluruh perangkat pengamanan dirancang secara terpadu dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian agenda kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan lancar.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku telah memfinalisasi seluruh pola pengamanan melalui sinergi erat bersama TNI, pemerintah daerah, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan seluruh instansi terkait."Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela bukan hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga momentum penting yang akan menentukan masa depan penguatan ketahanan energi nasional dan percepatan investasi Indonesia. Karena itu, Polda Maluku bersama seluruh unsur Forkopimda memastikan seluruh aspek pengamanan telah dipersiapkan secara maksimal agar kunjungan Bapak Presiden Republik Indonesia berlangsung aman, lancar, dan sukses," tegas Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan dilaksanakan melalui sistem berlapis dengan mengedepankan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, penguatan koordinasi lintas sektoral, serta pengawasan pada seluruh titik strategis. Seluruh personel yang terlibat telah diberikan arahan untuk bertindak profesional, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan."Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Ketika stabilitas kamtibmas terjaga, maka kepercayaan investor akan semakin kuat, pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, lapangan pekerjaan akan terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pengamanan kunjungan Presiden RI, tetapi juga memastikan iklim keamanan yang kondusif bagi keberlanjutan investasi nasional di Maluku."Kami ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat dan dunia usaha bahwa Maluku siap menjadi daerah tujuan investasi strategis. Polri akan terus hadir memberikan kepastian keamanan sehingga seluruh proyek strategis nasional dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.Selain memfinalisasi skema pengamanan, rapat koordinasi juga mengevaluasi hasil peninjauan lapangan yang telah dilakukan sebelumnya. Seluruh masukan dari unsur Forkopimda, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta instansi teknis lainnya diakomodasi sebagai bagian dari penyempurnaan aspek operasional guna memastikan seluruh standar penyelenggaraan kunjungan Presiden RI telah terpenuhi.Soliditas yang ditunjukkan Forkopimda Maluku bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, SKK Migas, dan PT INPEX Masela Ltd. menjadi cerminan kuat komitmen negara dalam mengawal keberhasilan Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Keberhasilan groundbreaking ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur, memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan kepercayaan investor, serta membuka peluang kerja dan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Maluku.Dengan seluruh persiapan yang telah memasuki tahap final, Maluku kini siap menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia sekaligus mencatat sejarah baru melalui dimulainya pembangunan PSN Blok Masela proyek energi strategis yang diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian energi dan visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global. PNO-12
14 Jul 2026, 17:48 WIT
"Kisah Inspiratif" Pemuda Asal Aceh Berhasil Wujudkan Mimpi Menjadi Prajurit TNI AD
Papuanewsonline.com, Aceh Besar – Tekad, kerja keras, dan semangat pantang menyerah mengantarkan Muhammad Harist (20), putra asal Gampong Meunara, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Harist dinyatakan lulus pada Sidang Pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada 11 Juli 2026.Selanjutnya, Harist akan mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK) TNI AD Gelombang II TA 2026 di Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdikhub), Cimahi, Jawa Barat, yang dijadwalkan dibuka pada 16 Juli 2026.Muhammad Harist lahir di Aceh Besar pada 12 Maret 2006. Ia merupakan anak kedua dari dua bersaudara, putra pasangan almarhum Sanusi, seorang petani, dan Wardati, ibu rumah tangga. Harist menempuh pendidikan di SD Negeri Lam Ilie Indrapuri, MTsN 1 Aceh Besar, serta lulus dari SMKN 1 Al Mubarkeya Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan pada tahun 2025.Keberhasilan Harist menjadi prajurit TNI AD menjadi kebanggaan bagi keluarga maupun masyarakat Aceh Besar, khususnya Kecamatan Indrapuri. Kisah perjuangannya menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita apabila disertai tekad yang kuat, disiplin, serta kerja keras yang konsisten.Danramil 06/Indrapuri Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kapten Inf Rais, S.A.P., M.P.A., mengaku kagum atas kegigihan Harist dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi."Harist memiliki semangat yang luar biasa. Ia sering datang ke Koramil untuk bertanya dan meminta arahan mengenai persiapan menghadapi seleksi prajurit TNI AD. Kami selalu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan jasmani, serta mempersiapkan diri menghadapi tes psikologi dan seluruh tahapan seleksi. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan ketekunannya, Harist berhasil mewujudkan cita-citanya. Kami mengucapkan selamat dan berharap ia dapat mengikuti pendidikan dengan baik hingga resmi menjadi prajurit TNI AD," ujar Danramil.Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Harist saat Babinsa Koramil 06/Indrapuri Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Sertu Teuku Herman, didampingi perangkat Gampong Meunara, mengunjungi rumah keluarga untuk menyampaikan ucapan selamat.Dengan penuh rasa syukur, Wardati menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Koramil 06/Indrapuri yang telah memberikan motivasi, pendampingan, dan pembinaan kepada putranya selama mempersiapkan diri mengikuti seleksi."Kami sekeluarga sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membimbing Harist. Semoga seluruh kebaikan dan ketulusan yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT," ungkap Wardati.Sementara itu, Sertu Teuku Herman mengatakan bahwa Harist dikenal sebagai sosok yang tekun, disiplin, dan tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-citanya menjadi prajurit TNI AD. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang berkelanjutan, serta doa dan dukungan keluarga.Kisah Muhammad Harist diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa semangat pantang menyerah, disiplin, dan kerja keras akan membuka jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat. PNO-12
14 Jul 2026, 14:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru