logo-website
Selasa, 17 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Kapolda Maluku Hadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon yang dilaksanakan di Gereja Karn Hattin Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/ 2026).Kehadiran Kapolda merupakan wujud komitmen Polda Maluku dalam rangka memperkuat kolaborasi antara institusi negara dengan lembaga keagamaan sebagai pilar utama pembangunan moral serta stabilitas sosial.Sidang jemaat yang mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” (1 Petrus 5:10), tidak hanya merefleksikan perjalanan historis Gereja Protestan Maluku menuju satu abad pengabdian, tetapi juga menjadi refleksi spiritual sekaligus panggilan tanggung jawab kolektif dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan dalam keadaan aman dan penuh sukacita. Ia menekankan, sidang jemaat bukan sekadar agenda internal gereja, melainkan forum strategis yang memiliki implikasi luas terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan.“Persidangan ini bukan hanya membahas program pelayanan gereja, tetapi juga menentukan arah kontribusi gereja dalam membangun masyarakat yang bermoral, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Kapolda.Klasis Pulau Ambon terdiri dari 25 jemaat dengan jumlah kurang lebih 64.000 jiwa merupakan kekuatan sosial yang sangat besar. Potensi tersebut, kata Kapolda, apabila dikelola dengan baik, maka gereja dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif.Kapolda menegaskan bahwa Kota Ambon merupakan pusat gravitasi Maluku. Persepsi terhadap Maluku seringkali dibentuk dari dinamika sosial yang terjadi di Ambon.“Kalau Ambon aman dan maju, maka Maluku akan ikut maju. Karena itu menjaga Ambon berarti menjaga wajah Maluku di mata nasional bahkan internasional,” tegasnya.Ia juga menjelaskan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku secara umum berada dalam situasi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial, berjalan normal tanpa gangguan berarti.Namun demikian, beliau mengingatkan bahwa stabilitas bukanlah sesuatu yang hadir secara otomatis. Keamanan merupakan hasil dari kolaborasi dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.“Keamanan adalah modal dasar pembangunan. Tanpa stabilitas, investasi tidak akan masuk, ekonomi tidak bergerak, dan kesejahteraan sulit terwujud,” jelasnya.Irjen Dadang Hartanto mengibaratkan keamanan sebagai tanah yang subur. Semakin kondusif suatu wilayah, semakin besar peluang untuk menanam nilai-nilai kebaikan yang akan berbuah bagi generasi mendatang.Kapolda secara terbuka memaparkan bahwa berdasarkan data kepolisian, tindak pidana yang masih dominan adalah kejahatan berlatar kekerasan, seperti kekerasan dalam rumah tangga, penganiayaan, bentrok antar kelompok, serta tindak pidana asusila.Disampaikan, dalam banyak kasus kekerasan yang terjadi korban adalah perempuan dan anak, kelompok yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal dari keluarga dan lingkungan.Menurut Kapolda, pendekatan penegakan hukum saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Diperlukan pendekatan preventif melalui penguatan nilai agama dan moralitas.“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat. Pesan-pesan keamanan dan moralitas perlu terus disuarakan dalam setiap kesempatan,” ujarnya.Beliau juga menyoroti tantangan era digital yang menghadirkan ancaman baru seperti penyebaran hoaks, provokasi melalui media sosial, pornografi, penipuan online, serta dampak negatif lainnya yang dapat merusak generasi muda.Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial serta tidak memperkeruh situasi ketika terjadi suatu peristiwa pidana atau konflik.Dalam pandangannya, keluarga adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan sosial. Perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sentral sebagai pendidik utama dalam rumah tangga.“Apabila keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat. Apabila masyarakat kuat, maka daerah akan aman,” tegasnya.Kapolda mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak, membangun komunikasi yang sehat, serta menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini.Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari budaya disiplin yang mencerminkan peradaban masyarakat yang maju.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda kembali menggaungkan semangat “Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae.”Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan gerakan moral kolektif yang mengajak seluruh masyarakat untuk berpikir baik, berbuat baik, dan berkorban demi kepentingan bersama.Ia menyampaikan bahwa rasa cinta terhadap Maluku tumbuh dari interaksi dan pengalaman langsung bersama masyarakat yang ramah, responsif, serta memiliki potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam yang luar biasa.Kapolda menegaskan bahwa Polri yang Presisi tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam fungsi preventif, pembinaan, dan pelayanan masyarakat.Hotline Kapolda telah disebarkan melalui media sosial resmi Polda Maluku dan dapat diakses oleh masyarakat kapan saja.“Kami hadir 1x24 jam untuk masyarakat. Jangan ragu melapor apabila membutuhkan bantuan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.Kegiatan Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga keagamaan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas, membangun ketahanan moral, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.Dengan semangat kebersamaan, Maluku diharapkan terus melangkah maju sebagai daerah yang aman, religius, berkarakter, dan berdaya saing dalam menyongsong masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.Dalam kegiatan itu, turut hadir Wali Kota Ambon beserta jajaran OPD, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau Ambon, anggota DPRD Provinsi dan Kota, unsur TNI-Polri, para Kepala Pemerintahan Negeri (Raja), pengurus AMGPM, pengurus YPPK Dr. J. B. Sitanala, para Ketua Majelis Jemaat, panitia pelaksana, peserta sidang, serta ratusan jemaat yang mengikuti persidangan dengan penuh khidmat. PNO-12 16 Feb 2026, 21:04 WIT
Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Kabauw – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal."Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:34 WIT
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:22 WIT
Polsek Tanimbar Utara Lakukan Perawatan dan Pemeliharaan 6 Hektare Jagung Papuanewsonline.com, Tanimbar Utara – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Kepulauan Tanimbar terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, Polsek Tanimbar Utara melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung di lahan seluas 6 hektar yang berlokasi di Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Minggu (15/2/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara IPTU Everardus Fasse, serta melibatkan personel Polsek Tanimbar Utara bersama Kelompok Tani KBK sebagai mitra binaan Polri.Pemeliharaan lahan dilakukan melalui pembersihan gulma, pengendalian hama, serta monitoring kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan jagung tetap optimal dan berpotensi menghasilkan panen maksimal.“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Perawatan ini penting agar tanaman jagung tetap sehat dan produktif,” ujar IPTU Everardus Fasse, Kapolsek Tanimbar Utara.Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bersama kelompok tani melakukan identifikasi kondisi lahan, membersihkan rumput liar secara manual, serta melakukan evaluasi pascakegiatan. Dari hasil monitoring, ditemukan kondisi tanaman jagung yang kurang sehat sehingga memerlukan penanganan lanjutan berupa pemberian pestisida untuk mengendalikan hama, khususnya ulat tanah.Ketua Kelompok Tani KBK, Allo Jaflauan, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Polri.“Kami merasa terbantu dengan keterlibatan Polsek Tanimbar Utara. Pendampingan seperti ini memberi semangat bagi petani untuk terus mengelola lahan secara maksimal,” ujarnya.Kapolres Kepulauan Tanimbar melalui Wakapolres Kompol Welhelmus Minanlarat, SH, secara terpisah menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Polsek dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Polri akan terus mendorong sinergi dengan petani dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga,” tegas Kapolres.Apa yang dilakukan Polsek Tanimbar Utara menunjukkan transformasi peran Polri sebagai institusi negara yang adaptif terhadap tantangan zaman. Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis nasional yang tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan dan kesejahteraan rakyat.Keterlibatan langsung Polri dalam pemeliharaan lahan jagung seluas 6 hektar di wilayah Kepulauan Tanimbar membuktikan bahwa agenda ketahanan pangan tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi juga pada proses perawatan dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini memperkuat kepercayaan publik bahwa Polri hadir sebagai mitra rakyat, menjaga negeri bukan hanya dengan senjata dan seragam, tetapi juga dengan kerja nyata di ladang pangan. PNO-12 16 Feb 2026, 20:10 WIT
Tinjau Huntara di Tapanuli Tengah, Titiek Soeharto Apresiasi Kinerja Polri Papuanewsonline.com, Tapteng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto meninjau hunian sementara (huntara) Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu 15 Februari 2026.Titiek mengatakan, kunjungan bersama Kapolri juga menyerahkan bantuan untuk para korban bencana Sumatera, terutama warga Tapanuli Tengah."Hari ini saya datang bersama kapolri dan rombongan menyerahkan sebagian bantuan untuk masyarakat di sini. Mungkin tidak seberapa tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sini," kata Titiek.Lebih lanjut, Titiek pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang segera membantu dan mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat terdampak bencana, salah satunya membangun hunian sementara (huntara)."Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit meringankan beban karena rumahnya terdampak bencana. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun huntap yang lebih baik lagi buat para korban musibah," ujarnya.Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sejak hari pertama musibah sudah membantu masyarakat di lapangan."Saya lihat dari hari pertama sudah turun ke lumpur-lumpur untuk membantu masyarakat, mengeluarkan kayu dan lumpur yang ada di rumah dan juga membawa makanan dan perlengkapan untuk masyarakat," katanya.Ia juga mengapresiasi langkah Polri yang mengerahkan alat water treatment untuk korban bencana yang membutuhkan pasokan air bersih. Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu meringankan beban para korban bencana."Makasih pak Kapolri tadi saya lihat ada mobile water treatment. Jadi dari air sungai, air payau bahkan air laut bisa disuling ditreatment bisa jadi air bersih yang siap diminum. Ini mobile keliling ke daerah-daerah sehingga meringankan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Mudah-mudahan mobilnya bisa banyak lagi bisa untuk daerah yang lainnya," ujarnya.Dalam kesempatan ini, Titiek menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, terutama di daerah Tapanuli Tengah."Mudah-mudahan diberi kekuatan lahir batin dalam menghadapi cobaan ini dan bencana tidak datang lagi dan semua masalah di sini bisa teratasi," ucapnya.Sebagai informasi, huntara di Asrama Haji Pinangsori terdiri dari 56 unit kamar dengan jumlah pengungsi sebanyak 154 jiwa. Huntara ini akan dilengkapi tandon air, MCK dan sumber air bersih.Selain itu, Polri juga menyerahkan bantuan 16 truk yang berisi paket sembako, peralatan sekolah, peralatan pertanian, peralatan ibadah, bahan material hingga hand traktor. PNO-12 16 Feb 2026, 20:01 WIT
Gandeng TNI dan Pemda, Polres Malra Sinergi Tanam Jagung Pipil 3,30 Hektar Papuanewsonline.com, Malra – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Maluku Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Kuartal I Tahun 2026, Polres Maluku Tenggara bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil seluas 3,30 hektar di sejumlah wilayah, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Pemerintah ASTA CITA menuju swasembada pangan nasional.Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (14/2/2026) oleh Polsek Kei Besar, Polsek Kei Kecil Timur, dan Polsek Kei Kecil Barat, dengan melibatkan unsur TNI, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, kelompok tani, serta masyarakat setempat.Kapolres Maluku Tenggara menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan implementasi nyata tugas Polri sebagai penggerak stabilitas nasional, termasuk pada aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga berperan aktif mendorong produktivitas pangan masyarakat sebagai wujud dukungan terhadap program prioritas Presiden RI,” tegas Kapolres Maluku Tenggara.Di Ohoi Ohoilim, Kecamatan Kei Besar, Polsek Kei Besar melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan seluas 0,80 hektar milik warga, dengan rencana pemupukan tahap pertama dijadwalkan pada 22 Februari 2026.Sementara itu, Polsek Kei Kecil Timur menggarap lahan binaan seluas 1,50 hektar di Desa Wain, Kecamatan Kei Kecil Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Kei Kecil Timur bersama camat, kelompok tani, dan masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan harapan dukungan berkelanjutan dari instansi terkait, khususnya dalam penyediaan pupuk.Di wilayah Kei Kecil Barat, penanaman jagung pipil dilakukan di Desa Somlain pada lahan seluas 1 hektar, melibatkan personel Polsek, penyuluh pertanian, serta warga setempat. Kegiatan berlangsung aman dan lancar.Kapolsek Kei Kecil Timur menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan hanya simbolis, tetapi merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan.“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan optimal. Polri siap mendampingi petani mulai dari penanaman hingga panen demi mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global.Langkah Polres Maluku Tenggara menanam jagung pipil secara serentak menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan strategis bangsa. Ketahanan pangan bukan lagi semata urusan sektor pertanian, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen negara.Kehadiran Polri sebagai penggerak, pendamping, dan penjamin stabilitas di sektor pangan mempertegas bahwa agenda ASTA CITA tidak hanya dijalankan di tingkat pusat, tetapi benar-benar diimplementasikan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Program ini sekaligus memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta membangun fondasi kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.Dengan total penanaman 3,30 hektar pada Kuartal I 2026, Polres Maluku Tenggara membuktikan bahwa Polri adalah mitra strategis rakyat dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan masa depan pangan Indonesia tetap terjaga. PNO-12 16 Feb 2026, 14:38 WIT
Kunjungi Tapteng, Kapolri dan Ketua Komisi IV Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Bencana Papuanewsonline.com, Tapteng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi meninjau lokasi Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori untuk korban bencana di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu (15/2) untuk melihat situasi dan kondisi terkini masyarakat yang sempat terkena bencana banjir dan longsor serta mengetahui apa yang masih dibutuhkan oleh para korban. "Hari ini kami bersama-sama dengan Ibu Ketua Komisi IV bisa berinteraksi untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi dan kondisi masyarakat khususnya yang mengungsi sementara di huntara," jelasnya.Dalam kunjungan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya juga akan menyalurkan total 16 truk bantuan kemanusiaan untuk Huntara Asrama Haji Pinangsori dan tempat lainnya di Tapanuli Tengah yang masih membutuhkan. Ia menjelaskan proses penyaluran bantuan akan dibantu oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sesuai dengan kebutuhannya di masing-masing lokasi. Selain itu, kata dia, ada juga bantuan kemanusiaan yang turut diberikan oleh Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR. "Ada kurang lebih 16 truk yang akan kami salurkan baik di huntara ini maupun di kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Tapteng," jelasnya."Nanti Pak Bupati yang akan membagi terkait kebutuhan yang diperlukan seperti pakaian, bahan makanan, obat, snack dan juga ada bantuan dari Ibu Ketua Komisi IV," imbuhnya. Selain itu, kata dia, terdapat juga bantuan berupa seragam sekolah, buku pelajaran serta tas untuk para siswa yang terdampak bencana. "Mudah mudahan ini juga bisa membantu meringankan sekaligus juga mempercepat rangkaian proses pemulihan pasca bencana kemarin," tuturnya. Di sisi lain, Sigit mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat membantu proses penanganan bencana dan masalah yang dialami masyarakat pasca kejadian tersebut. "Kita sama-sama berdoa agar bencana ini segera bisa tertanggulangi," pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 14:25 WIT
Bersihkan Lahan 1 Hektare, Polsek Nirunmas Bersama Pemdes Waturu Siap Tanam Jagung Hibrida Papuanewsonline.com, Waturu – Kepolisian Sektor (Polsek) Nirunmas bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Waturu melaksanakan kegiatan pembersihan lahan seluas 1 hektare untuk persiapan penanaman jagung hibrida di lahan Tutdalim, Desa Waturu, Kecamatan Nirunmas, Sabtu (14/2/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 09.10 WIT tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Pemerintah Republik Indonesia. Lahan milik Pemdes Waturu itu dipersiapkan sebagai area tanam jagung hibrida guna meningkatkan produksi pangan di wilayah Kepulauan Tanimbar.Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Nirunmas IPDA V. Luturmas, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Nirunmas, antara lain Bhabinkamtibmas Desa Waturu BRIPKA A. Tatuhey, AIPDA S.H. Kelmaskosu, AIPDA Y. Tuarissa, BRIPKA H. Lambiombir, BRIPKA D. Poceratu, BRIPKA R. Sutasrim, BRIPTU R. Kewilaa, dan BRIPDA J. Lelmalaya, serta jajaran Pemerintah Desa Waturu.Kapolsek Nirunmas IPDA V. Luturmas, S.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian.“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat serta pemerintah desa dalam memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, sehingga Polri siap bersinergi demi memastikan program ini berjalan optimal,” ujar IPDA V. Luturmas di sela kegiatan.Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.“Dengan pengelolaan lahan yang baik dan terencana, kami berharap hasil panen jagung hibrida nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” tambahnya.Kegiatan pembersihan lahan berafkhir pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan aman dan kondusif.Upaya ini menjadi bagian dari peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan kolaborasi lintas sektor.Langkah Polsek Nirunmas yang terlibat langsung dalam persiapan lahan pertanian menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan bukan sekadar isu ketersediaan bahan pokok, tetapi juga berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi rakyat.Dengan memaksimalkan lahan desa untuk penanaman jagung hibrida, potensi peningkatan pendapatan masyarakat terbuka lebih luas. Produksi pertanian yang stabil akan menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat daya beli warga.Sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah desa menjadi contoh konkret kolaborasi negara dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi dari tingkat paling dasar. Jika pola ini direplikasi secara konsisten di berbagai wilayah, ketahanan pangan nasional akan berbanding lurus dengan penguatan ekonomi kerakyatan.Inisiatif seperti di Desa Waturu menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kesejahteraan ekonomi merupakan dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam pembangunan nasional. PNO-12 15 Feb 2026, 15:54 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri Papuanewsonline.com, Jakarta Barat - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.Kehadiran Kapolda Irjen Dadang Hartanto pada peresmian yang dihelat Jumat (13/2/2026) menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mendukung kebijakan strategis nasional di bidang pemenuhan gizi dan penguatan ketahanan pangan.Kegiatan peresmian secara serentak dipusatkan di SPPG Polri Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, Jalan Palmerah Barat III, Jakarta Barat. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memperkokoh sistem ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Dalam peresmian tersebut turut hadir Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, para Menteri Koordinator, Menteri, Wakil Menteri, para Kepala Kabinet Merah Putih, Menteri Sekretaris Negara RI, Sekretaris Kabinet RI, Wakil Ketua I DPR RI, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Irwasum Polri, para Pejabat Utama Mabes Polri, para Kapolda jajaran, Kepala Satgas MBG Polri, Wakil Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari beserta jajaran pengurus pusat, Wakil Gubernur DKI Jakarta beserta Forkopimda, para kepala sekolah penerima manfaat SPPG Polda Metro Jaya, tokoh masyarakat Karang Taruna, serta jajaran personel Polri dan tamu undangan lainnya.Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah memiliki 1.179 unit SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.Adapun rincian perkembangan pembangunan SPPG tersebut meliputi:• 411 unit telah beroperasi;• 162 unit dalam tahap persiapan operasional;• 499 unit dalam tahap pembangunan yang ditargetkan selesai pada Maret 2026;• 107 unit dalam tahap groundbreaking.“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja,” ujar Kapolri.Kapolri juga menekankan bahwa 33 unit SPPG dibangun di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), khususnya di Papua. Saat ini Polri bersama Badan Gizi Nasional terus melaksanakan survei guna menentukan titik lokasi tambahan pembangunan SPPG sebagai bentuk komitmen mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah timur Indonesia.Kapolri menargetkan pembangunan SPPG akan terus dilanjutkan hingga mencapai 1.500 unit pada tahun 2026 sesuai dengan arahan Presiden RI.Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran Presiden RI yang secara langsung memimpin kegiatan tersebut.“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami Polri, di tengah padatnya agenda kenegaraan, Bapak Presiden berkenan hadir langsung. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja maksimal dalam mendukung program pemerintah,” tegas Kapolri."Program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi merupakan bagian integral dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing," tegas Kapolri.Sebelum menyampaikan pidato, Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalencana Wira Karya kepada Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional.Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas inisiatif Polri dalam mendukung program MBG dan ketahanan pangan nasional.“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, merasa gembira, dan merasa puas hati karena saya melihat Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif dalam bidang yang sangat krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden.Presiden menegaskan, pemenuhan gizi anak-anak Indonesia merupakan prioritas strategis dalam membangun generasi masa depan yang sehat, kuat, dan produktif. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk gizi yang memadai.Program SPPG Polri dinilai sebagai bentuk nyata sinergi institusi negara dalam mendukung kebijakan pemerintah guna memperkuat fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.Usai kegiatan, Kapolda Maluku menyampaikan, program SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri merupakan langkah strategis yang berdampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas nasional.“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang bangsa. Ketahanan pangan dan pemenuhan gizi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tegas Kapolda.Kapolda menambahkan bahwa kesejahteraan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas keamanan.“Keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi yang tidak terpisahkan. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, maka potensi gangguan sosial dapat diminimalisir dan stabilitas kamtibmas akan semakin kuat,” ujarnya.Irjen Dadang juga menyatakan kesiapan jajaran Polda Maluku dalam mendukung penuh implementasi program tersebut di wilayah Maluku, termasuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil.“Kami di jajaran Polda Maluku siap mengawal dan mengimplementasikan kebijakan strategis Presiden dan Kapolri. Sinergi pusat dan daerah harus terus diperkuat agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.Ia menegaskan, Polri yang Presisi bukan hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat. PNO-12 15 Feb 2026, 15:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT