Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Kapolda Maluku Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Paskah dan Tradisi Pukul Sapu
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto memimpin langsung rapat kesiapan pengamanan Paskah 2026 dan tradisi adat Pukul Sapu di Negeri Mamala–Morella, Kamis (26/3/2026).Rapat yang digelar di Command Center Polda Maluku ini menjadi langkah strategis memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan terpadu dalam menghadapi dua agenda besar: perayaan keagamaan umat Kristiani dan tradisi budaya yang menjadi ikon Maluku.Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda, Irwasda, pejabat utama Polda Maluku, serta diikuti seluruh Kapolres jajaran melalui virtual meeting.Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pengamanan harus dilakukan secara terencana, terukur, dan humanis, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.“Pengamanan Paskah harus dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan sinergitas seluruh personel, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah,” tegas Kapolda.Ia menekankan, Paskah merupakan momentum sakral yang membutuhkan jaminan keamanan agar seluruh rangkaian ibadah berlangsung khusyuk dan kondusif.Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan secara menyeluruh, termasuk pengamanan rumah ibadah, jalur mobilitas masyarakat, serta titik-titik keramaian.Selain itu, pengamanan tradisi Pukul Sapu di Mamala dan Morella menjadi perhatian khusus mengingat tingginya partisipasi masyarakat dan daya tariknya bagi wisatawan.“Tradisi Pukul Sapu adalah warisan budaya yang harus dijaga. Pengamanannya harus profesional agar tetap berjalan lancar tanpa mengurangi nilai sakralnya,” ujarnya.Kapolda menegaskan pentingnya sinergitas lintas sektor, termasuk dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh adat dalam menjaga stabilitas keamanan “Kedepankan langkah preventif dan deteksi dini. Setiap potensi gangguan harus diantisipasi agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata,” tegasnya.Seluruh personel juga diingatkan untuk menjaga profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pengamanan berlangsung.Rapat kesiapan ini menegaskan komitmen Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai identitas Maluku. PNO-12
27 Mar 2026, 15:02 WIT
DPRK Mimika Dorong Koperasi Sebagai Solusi Serap Hasil Dulang Emas Warga
Papuanewsonline.com, Mimika – Dewan Perwakilan Rakyat
Kabupaten (DPRK) Mimika mendorong pembentukan koperasi sebagai solusi strategis
untuk mengatasi masalah pemasaran hasil dulang emas warga yang saat ini
mengalami kendala. Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menyatakan pihaknya
siap menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pendulang emas
tradisional guna menampung aspirasi dan mencari jalan keluar terbaik bersama.
“Kami siap melaksanakan RDP agar bisa mengetahui secara jelas apa yang menjadi
tuntutan para pendulang dan mencari solusi yang tepat,” ujar Primus saat
dikonfirmasi pada Kamis (26/3/2026).Menurut Primus, persoalan yang dihadapi para pendulang cukup
kompleks, salah satunya karena lokasi kegiatan pendulangan hingga saat ini
masih berada dalam kawasan objek vital yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia
(PTFI). Kondisi ini membuat aktivitas pendulangan dinilai ilegal, yang pada
akhirnya berdampak pada tersendatnya proses penjualan hasil dulang. Oleh karena itu, DPRK menilai bahwa pembentukan koperasi
dapat menjadi solusi jangka menengah yang efektif agar hasil kerja masyarakat
dapat dikelola dan dipasarkan secara lebih terorganisir dan tertib.“Pembentukan koperasi ini tentu memerlukan kajian dan
evaluasi mendalam dari pemerintah, sehingga tidak bisa dilakukan secara instan
atau terburu-buru,” katanya. Primus juga menegaskan bahwa upaya untuk melegalkan
aktivitas pendulangan tradisional merupakan proses yang panjang dan memerlukan
keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga
pihak pengelola kawasan. “Kalau ingin dilegalkan dalam waktu cepat tentu tidak
mungkin. Harus ada pembahasan menyeluruh, termasuk terkait status kawasan
sebagai objek vital nasional,” jelasnya.Oleh karena itu, Primus menambahkan bahwa langkah paling
realistis dan bisa segera dilakukan saat ini adalah dengan mendorong
pembentukan koperasi agar hasil dulang masyarakat dapat terserap pasar, sambil
terus menunggu solusi jangka panjang terkait status legalitas dan kawasan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para
pendulang untuk mendapatkan kepastian harga dan pembelian yang lebih baik,
sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Mimika. Penulis: Jid
Editor: GF
27 Mar 2026, 11:46 WIT
Pendulang Emas Kembali Padati Jalan Ahmad Yani, Tunggu Kepastian Pembelian
Papuanewsonline.com, Timika – Puluhan pendulang emas
tradisional kembali menduduki kawasan Jalan Ahmad Yani, Timika, pada Kamis
(26/3/2026). Kehadiran mereka dipicu oleh melemahnya harga jual emas serta
belum optimalnya penyerapan hasil dulang oleh para pengusaha setempat.
Konsentrasi massa terlihat mulai dari pertigaan PIN Seluler hingga arah Pasar
Gorong-gorong.Meski tidak melakukan demonstrasi aktif, kerumunan ini
menyebabkan arus lalu lintas terhambat sehingga pihak kepolisian harus
melakukan pengalihan jalur ke rute alternatif.Koordinator pendulang, Simon Rahanjaan, menjelaskan bahwa
para pendulang berkumpul untuk menanti realisasi pembelian emas oleh pengusaha
yang sebelumnya telah menyatakan kesiapan. Menurutnya, saat ini terdapat tiga toko emas, yakni Hanna,
Citra, dan Azka, yang bersedia membeli hasil dulang. Namun, proses transaksi
masih terkendala antrean pencairan dana di pihak pengusaha. "Kami di sini untuk menunggu kepastian agar hasil kerja
keras para pendulang bisa segera terserap," ujar Simon di lokasi kejadian.Saat ini, harga jual emas di tingkat pendulang mengalami
penurunan dan berada di kisaran Rp1,7 juta hingga Rp1,8 juta per gram. Selain harga yang melemah, para pengusaha juga menerapkan
kebijakan pembatasan pembelian maksimal hanya tiga gram per orang. Kondisi ini memaksa para pendulang untuk tetap bertahan di
lokasi hingga seluruh hasil bumi yang mereka bawa dapat terjual habis. Mereka berharap ada solusi cepat agar kebutuhan ekonomi
keluarga dapat terpenuhi di tengah fluktuasi harga tersebut.Guna mencegah terjadinya gangguan keamanan, pihak pendulang
terus melakukan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian. Hingga sore hari pukul 15.10 WIT, puluhan personel Polres
Mimika masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pengamanan dan memfasilitasi
negosiasi antara pendulang dan pemilik toko. Aparat mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menjaga
situasi agar tetap kondusif selama proses transaksi berlangsung di kawasan
pusat ekonomi tersebut. Penulis: Jid
Editor: GF
27 Mar 2026, 11:35 WIT
Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Kondusif
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026. Meski demikian, pengamanan arus balik masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.Kamis (26/03) Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Brigjen. Pol Tjahyono.Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” lanjutnya.Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.Kelancaran arus lalu lintas, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan berbasis parameter, seperti penerapan contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional baik pada arus mudik maupun arus balik.Selain itu, pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan ruas Sadang–Deltamas–Setu dan Bocimi ruas Parungkuda–Karangtengah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.Pada sektor penyeberangan dan transportasi umum, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk, termasuk bandara, terminal, dan stasiun, secara umum berjalan aman dan terkendali. Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk pun berhasil diurai melalui koordinasi cepat antar instansi.Dari sisi keamanan dan keselamatan, Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,75 persen serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.“Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan,” kata Brigjen. Pol Tjahyono.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mudik, perayaan Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif.Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalur transportasi, hingga simpul-simpul pergerakan masyarakat lainnya.“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalan tol, jalan arteri, serta pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi lainnya,” jelasnya.Selama operasi berlangsung, Polri melakukan pengamanan di ribuan titik, termasuk 4.647 lokasi wisata, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 121.803 tempat ibadah. Pengamanan tersebut juga didukung oleh 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.Selain itu, berbagai inovasi pelayanan turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi yang memberangkatkan 4.009 pemudik menggunakan 81 bus ke berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY, serta layanan 24 jam di pos pengamanan dan pos pelayanan.Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, melalui penggunaan Command Center Korlantas, ETLE Patrol, Traffic Accident Analysis (TAA), Road Accident Rescue (RAR), Mobile Command Center, serta body camera.Brigjen. Pol Tjahyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dan rekan-rekan media atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” ungkapnya.Di akhir pernyataannya, Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan.Polri menegaskan akan tetap hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. PNO-12
26 Mar 2026, 18:34 WIT
Polda Maluku Ikuti Anev Sitkamtibmas Nasional, Kapolri: Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si, mengikuti video conference (vicon) Analisis dan Evaluasi (Anev) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) terkini menjelang arus balik mudik Lebaran 2026, yang digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, Selasa (24/3/2026).Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ini diikuti seluruh jajaran Polda se-Indonesia sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.Di Polda Maluku, Kapolda didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol Iman Thobroni, serta dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain unsur Kodam XV/Pattimura, Basarnas, Satpol PP Provinsi Maluku, TNI AU, dan pejabat utama Polda Maluku.Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada titik-titik krusial arus balik seperti pelabuhan penyeberangan laut.“Seluruh personel yang terlibat Operasi Ketupat 2026 harus terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di pelabuhan penyeberangan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keselamatan,” tegas Kapolri.Selain itu, Kapolri juga meminta jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di setiap titik penyeberangan.“Lakukan evaluasi secara menyeluruh agar pengamanan ke depan bisa lebih optimal dan memberikan rasa aman yang maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.Di akhir arahannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri yang tetap menjalankan tugas di tengah momentum libur Lebaran.“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal. Semoga ke depan kinerja kita semakin baik,” ujar Kapolri.Kegiatan vicon Anev Sitkamtibmas ini berlangsung lancar dan menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi nasional dalam menjaga stabilitas keamanan selama arus balik Lebaran. PNO-12
26 Mar 2026, 15:42 WIT
Polsek Kei Besar Selatan Gencarkan Pemupukan Jagung Tahap III, Perkuat Ketahanan Pangan
Papuanewsonline.com, Malra – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat di wilayah kepulauan. Polsek Kei Besar Selatan, jajaran Polres Maluku Tenggara (Malra), melaksanakan kegiatan pemupukan tahap ketiga tanaman jagung pada lahan ketahanan pangan, Rabu (25/3/2026).Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIT itu dipusatkan di lahan milik Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tamangil, Kecamatan Kei Besar Selatan, dengan luas garapan mencapai 0,40 hektare.Pemupukan dilakukan langsung oleh Kapolsek Kei Besar Selatan IPTU W. Pelmelay bersama personel Polsek dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat sebagai bagian dari perawatan intensif tanaman jagung pada Kuartal I Tahun 2026.Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah “Asta Cita”, khususnya dalam mendorong swasembada pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.Kapolsek Kei Besar Selatan IPTU W. Pelmelay menegaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pemupukan tahap ketiga ini, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat,” ujar IPTU Pelmelay.Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan penyuluh pertanian menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan program tersebut di tingkat lapangan.“Kami terus berkolaborasi dengan PPL agar proses budidaya berjalan sesuai standar, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan tanaman. Ini penting untuk memastikan produktivitas tetap terjaga,” tambahnya.Secara teknis, pemupukan tahap ketiga merupakan fase penting dalam pertumbuhan tanaman jagung, karena berperan dalam memperkuat batang, mempercepat pembentukan tongkol, serta meningkatkan kualitas hasil panen.Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi pendekatan humanis Polri, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berperan aktif dalam pembangunan sektor strategis, termasuk pertanian.Langkah yang dilakukan Polsek Kei Besar Selatan menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Di tengah tantangan ketahanan pangan global, keterlibatan aparat di tingkat lokal menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan. Program seperti ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai mitra pembangunan.Dengan konsistensi dan kolaborasi lintas sektor, upaya swasembada pangan di daerah diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan. PNO-12
25 Mar 2026, 18:06 WIT
Masuki Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 menyampaikan update situasi kamtibmas pada hari ke-13 pelaksanaan operasi. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan harian, jumlah gangguan kamtibmas tercatat sebanyak 1.387 kejadian.“Secara umum situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-13 terpantau kondusif dan tidak terdapat kejadian menonjol. Kami terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Jansen.Dari data tersebut, tercatat 1.288 kasus kejahatan, 18 pelanggaran, 8 kejadian bencana, serta 73 gangguan lainnya. Sementara itu, pada sektor lalu lintas, tercatat 226 kejadian kecelakaan dengan rincian 12 orang meninggal dunia, 73 orang luka berat, dan 440 orang luka ringan, serta kerugian materiil sebesar Rp226.150.000.Untuk penegakan hukum lalu lintas, Polri mencatat 10 pelanggaran melalui sistem ETLE serta 27 teguran kepada pengguna jalan sebagai langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.Terkait arus lalu lintas, volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 135.724 kendaraan, meningkat 2,77 persen dibandingkan kondisi normal. Namun, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 11,98 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.Sebaliknya, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 256.338 kendaraan masuk ke ibu kota, meningkat 99,02 persen dibandingkan volume normal dan naik 14,87 persen dibandingkan tahun lalu.“Arus balik sudah mulai terlihat meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan,” jelas Jansen.Selain itu, mobilitas masyarakat di sektor transportasi umum juga masih cukup tinggi. Pada moda penyeberangan, tercatat 1.438 trip kapal dengan total 496.130 penumpang. Sementara itu, pada moda kereta api terdapat 2.707 perjalanan dengan jumlah 1.475.203 penumpang, dan sektor penerbangan mencatat 2.473 penerbangan dengan 311.047 penumpang.Polri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, terutama menuju destinasi wisata dan pusat keramaian.“Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.Sebagai bentuk pelayanan, Polri juga menyediakan layanan darurat melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.“Mudik aman, keluarga bahagia,” tutup Jansen. PNO-12
25 Mar 2026, 17:48 WIT
Pantau Libur Lebaran dan Arus Balik di Bali, Kapolri: Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Papuanewsonline.com, Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.Hal itu disampaikan Sigit usai meninjau pusat wisata dan persiapan arus balik Lebaran di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (24/3/2026). Sigit menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 sendiri diprediksi akan terjadi pada Selasa (24/3) hari ini. Meski begitu, kata dia, diperkirakan akan terjadi penyebaran jumlah pemudik hingga Jumat (27/3), seiring penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). "Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini," kata Sigit.Secara khusus, Sigit menyebut di sejumlah daerah-daerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur dan Puncak juga terdapat peningkatan wisatawan selama periode libur Lebaran.Karenanya, ia meminta hal itu menjadi perhatian serius bagi seluruh petugas di lapangan untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran. Mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga penyeberangan laut.Terlebih, Sigit mengingatkan jika jumlah masyarakat yang mudik kemarin tercatat melebihi prediksi awal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sehingga jumlah masyarakat yang akan kembali juga akan melebihi prediksi jumlah pemudik."Utamanya Ketapang, karena akan terjadi arus balik yang selain mengarah ke Bali untuk bekerja, namun di sisi lain juga kemungkinan akan ada tambahan wisatawan yang masih belum selesai," ujar Sigit.Oleh sebab itu, ia meminta agar tingkat kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang berhasil ditekan selama arus mudik kemarin dapat kembali terjaga hingga Operasi Ketupat selesai dilakukan."Tentunya ini menjadi penekanan kita agar sampai dengan rangkaian arus balik selesai ini, angka-angka tersebut bisa dipertahankan," ujarnya. Terakhir, Sigit juga meminta seluruh jajaran memitigasi potensi cuaca buruk yang mungkin terjadi selama arus balik Lebaran. Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk."Kami minta untuk semua anggota untuk betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah penyeberangan," tuturnya. "Sehingga kemudian rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik di kondisi yang tentunya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan karena cuaca ekstrem," imbuhnya. PNO-12
24 Mar 2026, 22:39 WIT
Arus Balik Lebaran 2026, Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan Kebijakan WFA
Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) terkait arus balik Lebaran 2026. Hal ini disampaikan saat secara resmi membuka rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026).Kapolri menuturkan, kebijakan tersebut WFA dilakukan guna mengurai kepadatan di saat puncak arus balik Lebaran 2026. "Jadi kalau ada masyarakat yang ingin memilih balik bisa memanfaatkan besok tanggal 25, 26, 27, tadi sudah saya sampaikan dan ini saya sampaikan sekali lagi sehingga kemudian puncak arus mudik ini bisa terurai," kata Sigit.Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan pihaknya bersama stakeholders lainnya telah menyiapkan sejumlah strategi guna menghadapi arus balik pada hari ini. Salah satunya pemberlakuan one way nasional yang resmi dibuka dari GT Kalikangkung KM 414 hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek."Kami membagi agar tidak terjadi bottleneck pada saat sampai di arah Jakarta. Oleh karena itu tentunya ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan," katanya.Dalam kesempatan ini, Sigit meminta masyarakat tetap menjaga menjaga keamanan dan keselamatan. Untuk itu, pemudik diimbau agar memanfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu fasilitas yang di rest area, di pos pelayanan maupun pos terpadu."Sehingga pemudik yang kecapean tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri," katanya. PNO-12
24 Mar 2026, 22:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru