logo-website
Kamis, 27 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Perpanjangan IUPK Freeport Jadi Sorotan Dunia, Kelanjutan Operasi Kunci Pasokan Emas dan Tembaga Papuanewsonline.com, Mimika — Kelanjutan operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) pasca masa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) tahun 2041 menjadi perhatian dunia pertambangan internasional. Tambang Grasberg di Papua dianggap sebagai barometer pasar mineral dunia, mengingat posisinya sebagai tambang terbuka tembaga nomor dua terbesar dan produsen emas nomor satu di dunia. (25/8/26) Setiap dinamika yang terjadi di tambang ini langsung berdampak pada kestabilan pasokan dan harga komoditas strategis di pasar global.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menjelaskan bahwa metode penambangan bawah tanah yang digunakan saat ini tidak dapat dihentikan begitu saja. Jika operasi terhenti, struktur batuan berisiko runtuh sehingga tidak dapat dipulihkan kembali di masa depan. Oleh karena itu, permohonan perpanjangan IUPK telah diajukan kepada pemerintah pada Juni 2026, sebagai tindak lanjut nota kesepahaman yang telah disepakati pada Februari 2026 lalu.Perpanjangan izin dinilai sangat penting agar cadangan mineral yang masih melimpah dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, kepastian izin juga menentukan keberlanjutan investasi raksasa sebesar Rp72 triliun untuk proyek tambang bawah tanah Kucing Liar. Tanpa perpanjangan, investasi besar tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal ketika produksi justru berada di puncaknya.Dari sisi kontribusi bagi negara, perpanjangan IUPK diperkirakan dapat memberikan setoran sekitar Rp90 triliun per tahun, bahkan berpotensi lebih besar seiring kenaikan harga komoditas. Tanpa perpanjangan, negara kehilangan pendapatan, sekitar 30 ribu pekerja kehilangan mata pencaharian, dan program kemaslahatan masyarakat terhenti.Sebagai bagian perpanjangan, pemerintah juga akan menerima tambahan saham sebesar 12% mulai tahun 2042 tanpa mekanisme jual beli, melainkan melalui penggantian biaya secara proporsional.Penulis: JidEditor: OF 26 Agu 2026, 22:29 WIT
Latih Kemampuan Brimob Polda Maluku, Kompol Ahmad: Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Brimob Polda Maluku terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat dan bencana. Melalui Batalyon A Pelopor, latihan kemampuan Search and Rescue (SAR) digelar di lingkungan Mako Satuan Brimob Polda Maluku, Rabu (26/8/2026).Latihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel secara berkelanjutan untuk memastikan jajaran Brimob memiliki kompetensi teknis, kesiapan fisik, serta kemampuan koordinasi yang optimal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban dalam situasi darurat.Seluruh personel jajaran Batalyon A Pelopor mengikuti rangkaian kegiatan dengan materi yang memadukan pembekalan teori dan praktik lapangan. Materi latihan meliputi teknik dasar SAR, prosedur pencarian dan pertolongan, teknik evakuasi korban, hingga penguatan koordinasi dan kerja sama antarpersonel dalam sebuah tim penyelamatan.Setiap tahapan latihan dilaksanakan secara terencana dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kedisiplinan, profesionalisme, dan ketepatan prosedur. Penguasaan kemampuan tersebut dinilai penting mengingat personel Brimob tidak hanya disiapkan menghadapi berbagai gangguan keamanan, tetapi juga dituntut mampu hadir secara cepat dan profesional ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dalam situasi kemanusiaan.Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, Kompol Ahmad Hi. Saleh, menegaskan latihan SAR merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kemampuan operasional personel agar selalu siap digerakkan ketika terjadi keadaan darurat.“Latihan ini bertujuan untuk memastikan setiap personel Brimob memiliki kemampuan dan kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya pada saat terjadi bencana maupun situasi darurat yang membutuhkan tindakan pencarian dan pertolongan secara cepat dan tepat,” ujar Kompol Ahmad.Menurutnya, kemampuan SAR harus terus diasah melalui latihan yang berkelanjutan. Dengan kesiapan sumber daya manusia yang terlatih, setiap personel diharapkan mampu memahami tugas, bertindak sesuai prosedur, serta bekerja secara terpadu dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.Sementara itu, Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Tedy Purnanto, S.I.K., menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab institusi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi personel harus terus dilakukan agar kemampuan yang dimiliki benar-benar siap diterapkan di lapangan.“Maluku memiliki karakteristik wilayah yang membutuhkan kesiapan dan kemampuan respons yang baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat. Personel harus selalu siap, terlatih, dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terukur. Latihan SAR ini merupakan investasi kemampuan agar ketika negara dan masyarakat membutuhkan, Brimob hadir dengan kesiapan terbaik,” tegas Dansat Brimob Polda Maluku.Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak sekadar menjadikan latihan sebagai kegiatan rutin, melainkan sebagai sarana untuk membangun profesionalisme, memperkuat kemampuan individu maupun tim, serta meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.Di sisi lain, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa penguatan kemampuan SAR merupakan wujud komitmen Polda Maluku dalam mendukung kesiapsiagaan nasional di bidang penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan.“Polri, termasuk Satuan Brimob, memiliki peran strategis untuk hadir di tengah masyarakat pada saat-saat yang membutuhkan respons cepat. Karena itu, kemampuan personel harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Kesiapsiagaan yang dibangun melalui latihan seperti ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan Polda Maluku dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat,” ujar Rositah.Kabidhumas menambahkan, latihan yang dilaksanakan secara konsisten juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan personel Polri yang profesional dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi, termasuk ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.Melalui latihan SAR tersebut, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin siap menghadirkan respons cepat dalam operasi kemanusiaan, baik secara mandiri maupun melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait.Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas dan kesiapan personel, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi kekuatan kemanusiaan yang siap bergerak ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan membutuhkan pertolongan. PNO-12 26 Agu 2026, 19:50 WIT
Transmigrasi Baru: Bangun Ekonomi Dulu, Penduduk Mengikuti Secara Sukarela Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Transmigrasi meluncurkan paradigma baru pembangunan kawasan transmigrasi yang tidak lagi memindahkan penduduk terlebih dahulu, melainkan menciptakan peluang ekonomi, pekerjaan, serta infrastruktur yang layak terlebih dahulu. Dengan demikian, masyarakat akan datang dan menetap secara sukarela karena melihat masa depan yang lebih baik. (24/8/26) Pendekatan ini diharapkan mengubah kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, berdaya saing, dan mensejahterakan warga secara berkelanjutan.Pandangan ini sejalan dengan penilaian Prof. Soner Başkaya dari Universitas Glasgow yang menyebut transmigrasi baru Indonesia sebagai “program yang tepat pada waktu yang tepat”. Menurutnya, posisi politik Indonesia yang netral, letak strategis, serta kekayaan sumber daya alam menempatkan Indonesia di posisi istimewa di tengah perubahan peta ekonomi dunia. Namun peluang tersebut harus diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar angka investasi yang masuk.Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa masa depan transmigrasi bukan lagi memindahkan orang lalu berharap peluang menyusul. “Kita harus menciptakan peluang ekonomi, menyiapkan pekerjaan dan kehidupan yang layak, baru mobilitas penduduk mengikuti secara sukarela, aman, dan dengan kepastian masa depan,” ujarnya. Pembangunan kawasan harus membangun ekosistem ekonomi lengkap, mulai dari riset, produksi, pengolahan, hingga pemasaran global.Lima program unggulan menjadi jalan mewujudkan visi tersebut: Trans Tuntas menjamin kepastian lahan; Trans Lokal memberdayakan masyarakat setempat sebagai pelaku utama; Trans Patriot menghadirkan ilmu pengetahuan dan tenaga terampil; Trans Karya Nusantara mendorong investasi dan lapangan kerja lebih dulu; serta Trans Gotong Royong memperkuat kerja sama lintas sektor. Semua itu bertujuan agar kawasan transmigrasi bukan sekadar pemukiman, melainkan pusat ekonomi yang tumbuh bersama masyarakat.Penulis: JidEditor: OF 26 Agu 2026, 17:42 WIT
Mulai Beberapa Bulan Lagi: Orang Kaya Gak Boleh Bebas Beli Pertalite Lagi Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah bakal mulai batasi pembelian BBM subsidi. Target pertama: kelompok masyarakat desil 10. Artinya, orang kaya gak bisa bebas lagi beli Pertalite subsidi.Rencana ini akan jalan dalam beberapa bulan ke depan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang tujuannya biar subsidi tepat sasaran, bukan dipersulit."Enggak, enggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang desil 10, kita batasin dulu," kata Purbaya dalam keterangan tertulisnya, Senin 24 Agustus 2026Negara Bisa Hemat 10%  Selain tepat sasaran, Purbaya menyebut negara bisa hemat anggaran. Perkiraan awal penghematannya sekitar 10%."Nanti ada penghematan, tapi kita masih hitung. Kira-kira ya sepersepuluhnya kalau saya tidak salah," ujarnya.Pertamina Siap Jalankan  Anggota DEN Saleh Abdurrahman menyebut Pertamina sudah siap. Mau pakai data desil atau jenis kendaraan, tinggal ikut aturan pemerintah.“Pertamina sudah siap mengikuti keputusan pemerintah, baik jika nantinya mekanisme penyaluran menggunakan skema berbasis desil ekonomi masyarakat maupun berdasarkan kriteria spesifik kendaraan bermotor,” kata Saleh.Ia minta aturan mainnya jelas tahun ini. Biar ada waktu sosialisasi di 2026, dan diterapkan luas di 2027.Dengan aturan baru ini, pemerintah berharap subsidi BBM benar-benar dinikmati masyarakat yang butuh.Penulis: HendrikEditor: OF 26 Agu 2026, 15:26 WIT
KAI Catat Lonjakan Penumpang Komuter, 242 Juta Orang Naik Kereta Api Sepanjang Tujuh Bulan Pertama Papuanewsonline.com, Jakarta — Pola pergerakan masyarakat Indonesia semakin melintasi batas wilayah administrasi, seiring dengan semakin eratnya hubungan antara kawasan tempat tinggal dengan pusat pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi. Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik, tercatat sekitar 11 juta penduduk Indonesia merupakan komuter yang melakukan perjalanan rutin antarwilayah. Besarnya angka tersebut menjadi latar penting mengapa kehadiran transportasi berbasis rel semakin dipercaya menjadi tulang punggung mobilitas nasional.Sepanjang periode 1 Januari hingga 31 Juli 2026, KAI Group melalui unit KAI Commuter telah melayani sebanyak 242.932.764 pelanggan, meningkat 6,65% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 227.781.787 pelanggan. Dalam kurun waktu 212 hari tersebut, rata-rata harian mencapai sekitar 1,15 juta orang. Commuter Line Jabodetabek tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 210.468.029 pelanggan atau sekitar 86,64% dari total keseluruhan, tumbuh 6,39% dibandingkan tahun lalu.Pertumbuhan yang lebih tinggi justru tercatat di luar kawasan Jabodetabek. Wilayah Bandung melayani 11.872.273 pelanggan atau naik 8,55%, Surabaya mencapai 10.009.552 pelanggan atau naik 8,15%, dan Yogyakarta melayani 5.630.179 pelanggan atau naik 7,39%. Demikian pula di Merak tercatat pertumbuhan dua digit sebesar 10,44%, serta Basoetta dan Prameks yang masing-masing tumbuh 9,85% dan 6,69%. Angka-angka ini menunjukkan bahwa kereta api komuter kini semakin diminati di berbagai pusat pertumbuhan kota di Indonesia.Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tren tersebut menegaskan peran kereta api sebagai andalan transportasi massal yang andal dan terjangkau. “Mobilitas masyarakat semakin melintasi batas wilayah. Bagi KAI, tren ini menegaskan pentingnya kereta api sebagai tulang punggung transportasi massal di kawasan perkotaan dan aglomerasi,” ujar Anne. Pertumbuhan yang beragam di setiap wilayah pun menjadi dasar bagi KAI untuk terus menyesuaikan kapasitas, pola layanan, serta memperkuat konektivitas guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.KAI memandang perubahan pola komuter ini sebagai bagian dari dinamika kemajuan kawasan perkotaan Indonesia. Semakin terhubungnya tempat tinggal dengan pusat aktivitas membuat transportasi berbasis rel menjadi pilihan yang strategis, efisien, dan ramah lingkungan.Penulis: JidEditor: OF 26 Agu 2026, 14:50 WIT
Bongkar Dugaan Mafia BBM, 5 Tersangka Berhasil Diamankan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku membongkar dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang diduga berlangsung secara terorganisir dan melibatkan pelaku pembelian berulang serta sejumlah operator SPBU di Kota Ambon. Dalam pengungkapan tersebut, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum.Pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran serta mencegah penyalahgunaan energi yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu kepentingan publik.Tim Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku mengungkap dugaan tindak pidana di bidang Minyak dan Gas Bumi tersebut setelah melakukan kegiatan monitoring dan penyelidikan pada Jumat, 21 Agustus 2026.Dalam proses pengungkapan, penyidik menemukan dugaan aktivitas pembelian atau pengambilan BBM Pertalite secara berulang dalam satu hari dari sejumlah SPBU di Kota Ambon, yakni SPBU Lateri, SPBU Passo dan SPBU Galala.Kelima tersangka masing-masing berinisial RT, (laki-laki/37 th) yang diduga berperan melakukan pembelian atau pengambilan BBM secara berulang, serta SE (laki-laki), AWP (laki-laki) , JA (perempuan) dan LDB (perempuan), yang diduga merupakan operator pada sejumlah SPBU tersebut diatas.Berdasarkan hasil penyidikan awal, praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak Januari 2026. Tersangka RT diduga menggunakan sebuah kendaraan Toyota Avanza Veloz warna putih yang tangki BBM-nya telah dimodifikasi untuk menampung BBM dalam jumlah lebih besar.Dalam upaya memuluskan aksinya, kendaraan tersebut juga diduga menggunakan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan sebenarnya atau diduga palsu. Penyidik turut mengamankan sejumlah pelat nomor yang diduga digunakan secara bergantian untuk mengelabui pengawasan dan mempermudah aktivitas pembelian BBM secara berulang.Dari hasil penyidikan sementara, tersangka RT diduga bekerja sama dengan sejumlah operator nozzle pada SPBU. Para operator tersebut diduga menerima imbalan atas setiap transaksi pengisian menggunakan barcode.BBM yang diperoleh selanjutnya diduga kembali diperjualbelikan kepada kios-kios atau pengecer dengan harga di atas harga pembelian resmi, sehingga para pihak yang terlibat diduga memperoleh keuntungan dari praktik tersebut.Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol Budi Priyanto, S.I.K., M.Si. menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil dari proses monitoring, penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan secara intensif terhadap dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.“Tim menemukan adanya dugaan pola pembelian BBM bersubsidi secara berulang dengan menggunakan sarana yang telah dimodifikasi. Dalam proses pengungkapan, kami juga menemukan dugaan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai atau diduga palsu, yang saat ini seluruhnya masih terus kami dalami sebagai bagian dari rangkaian penyidikan,” ungkapnya.Menurutnya, penyidik tidak hanya berhenti pada penangkapan para tersangka, tetapi terus menelusuri seluruh rangkaian aktivitas, termasuk dugaan kerja sama dalam proses pembelian, penggunaan barcode, aliran BBM hingga dugaan penjualan kembali kepada pihak lain.“Penyidik akan mendalami peran masing-masing tersangka secara objektif berdasarkan alat bukti. Kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli di bidang migas dan ahli pidana, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional dan sesuai ketentuan,” tegasnya.Para tersangka disangkakan melanggar ketentuan pidana di bidang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana ketentuannya telah mengalami perubahan, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 6 miliar, serta penerapan ketentuan pidana lainnya sesuai hasil pengembangan penyidikan.Dalam pengungkapan tersebut, tim penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit kendaraan Toyota Avanza warna putih No. Pol. B 1455 LAZ yang diduga telah dimodifikasi pada bagian tangki BBM, sekitar 330 liter BBM jenis Pertalite, sejumlah uang tunai, 8 pasang pelat nomor kendaraan yang diduga palsu, sejumlah barcode MyPertamina diantaranya 5 lembar yang telah dicetak dan dilaminating serta 23 barcode Mypertamina yang tersimpan pada Galeri Foto HP Invinix (yang disita) , satu unit telepon seluler Merk Invinix bersama Sim Card 081248621126 serta dokumen lainnya terkait kendaraan.Barang bukti-barang bukti tersebut kini telah diamankan untuk kepentingan penyidikan dan kasusnya akan didalami lebih lanjut guna mengungkap keseluruhan rangkaian dugaan tindak pidana tersebut.Usai diamankan, para tersangka menjalani pemeriksaan dan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku. Setelah melalui proses penyidikan, terhadap kelima tersangka tersebut kemudian dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polda Maluku.Penyidik selanjutnya akan melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli migas dan ahli pidana, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta menyiapkan pengiriman berkas perkara tahap pertama.Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menegaskan, pengungkapan tersebut menunjukkan keseriusan Polda Maluku dalam mengawal distribusi energi bersubsidi agar benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.“BBM bersubsidi merupakan energi yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat dan penyalurannya harus berjalan sesuai ketentuan. Polda Maluku tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang diduga mencari keuntungan dengan menyalahgunakan distribusi BBM bersubsidi,” tegas Rositah.Menurutnya, pengungkapan perkara ini juga menjadi peringatan bahwa Polri terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk dugaan penyimpangan distribusi BBM, termasuk penggunaan sarana maupun identitas kendaraan yang diduga tidak sesuai atau palsu untuk mengelabui sistem pengawasan.“Jika ditemukan adanya modus penggunaan pelat nomor yang diduga palsu maupun cara-cara lain untuk memuluskan aktivitas penyalahgunaan BBM bersubsidi, tentu semuanya akan kami dalami dalam proses penyidikan. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi distribusi BBM dan melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi penyalahgunaan,” ujarnya.Rositah menambahkan, penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi memiliki kepentingan yang lebih luas karena berkaitan langsung dengan upaya negara memastikan subsidi energi tepat sasaran.“Ini bukan semata-mata soal penindakan terhadap pelaku. Yang lebih penting adalah memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak diselewengkan serta hak masyarakat untuk memperoleh energi sesuai peruntukannya tetap terlindungi,” pungkasnya.Kabidhumas juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan melaporkan kepada aparat kepolisian apabila menemukan dugaan penyalahgunaan di lapangan.“Pengawasan distribusi BBM bersubsidi membutuhkan peran bersama. Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan indikasi pembelian secara tidak wajar, penimbunan, pengangkutan tanpa hak, penjualan kembali secara ilegal atau bentuk penyalahgunaan lainnya,” pungkasnya.Polda Maluku memastikan penanganan perkara dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut akan terus dilakukan secara profesional, transparan dan berkeadilan. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang diduga terlibat dalam rangkaian perkara tersebut.Seluruh tersangka tetap mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dan proses penanganan perkara tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. PNO-12 24 Agu 2026, 16:36 WIT
Bidpropam Polda Maluku Tanam Jagung Pipil di Lahan 2 Hektare Papuanewsonline.com, Buru - Dari Pulau Buru untuk Indonesia, Polda Maluku terus menggerakkan dukungan nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional. Melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), Polda Maluku melakukan penanaman jagung pipil di atas lahan seluas dua hektare di Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Kamis (20/8/2026).Kegiatan penanaman jagung Kuartal III Tahun 2026 tersebut dipimpin langsung Kabidpropam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H. bersama jajaran Bidpropam Polda Maluku, Polres Buru, unsur kepolisian setempat, serta Kelompok Tani Garda binaan Bidpropam Polda Maluku.Langkah ini menjadi bagian dari dukungan konkret Polri terhadap program ketahanan pangan dan Asta Cita. Pemanfaatan lahan produktif melalui penanaman jagung diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian masyarakat, tetapi juga memperkuat kontribusi daerah dalam menopang kebutuhan pangan nasional.Di tengah tantangan ketahanan pangan yang membutuhkan kerja kolaboratif lintas sektor, keterlibatan Polri bersama kelompok tani menunjukkan bahwa penguatan pangan nasional harus dimulai dari daerah, dari desa, dan dari optimalisasi potensi yang dimiliki masyarakat.Penanaman dilakukan di atas lahan seluas dua hektare dengan komoditas jagung pipil. Lahan tersebut dikelola bersama Kelompok Tani Garda yang diketuai Aam Purnama, berlokasi di Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru.Kabidpropam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polda Maluku dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan nasional.Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen bangsa, termasuk Polri melalui berbagai bentuk pendampingan dan kolaborasi bersama masyarakat.“Penanaman jagung di lahan seluas dua hektare ini merupakan wujud dukungan nyata Bidpropam Polda Maluku terhadap program ketahanan pangan dan Asta Cita. Kami ingin menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan harus dilakukan melalui kerja bersama, dengan memanfaatkan potensi daerah dan melibatkan langsung masyarakat, khususnya kelompok tani,” kata Kombes Pol. Jarot Sungkowo.Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan terhadap produktivitas pertanian masyarakat."Dari Buru, kami ingin ikut memberikan kontribusi untuk Indonesia. Lahan yang ditanami hari ini harus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat produksi pangan. Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani agar potensi pertanian yang ada dapat berkembang serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat" ujarnya.Kombes Jarot berharap Kelompok Tani Garda dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian dan mengoptimalkan lahan yang tersedia sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan pangan di Kabupaten Buru dan Maluku secara lebih luas.Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., Kaurlitpers Subbidpaminal Bidpropam Polda Maluku AKP Yusri, S.H., Kanit Hartib Subbidprovos Bidpropam Polda Maluku AKP Yabes Payung, Kasipropam Polres Buru IPTU Iwan, Kapolsek Waeapo IPDA Rudi, personel Bidpropam Polda Maluku serta Kelompok Tani Garda.Kehadiran jajaran kepolisian bersama kelompok tani dalam kegiatan tersebut mempertegas pentingnya kolaborasi dalam membangun ketahanan pangan. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengambil peran dalam mendukung program-program yang berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan, penanaman jagung yang dilakukan Bidpropam Polda Maluku merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung agenda strategis nasional hingga ke tingkat daerah.Menurutnya, ketahanan pangan nasional akan semakin kuat apabila setiap daerah mampu mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimilikinya.“Ketahanan pangan nasional tidak dibangun hanya dari pusat. Daerah memiliki peran yang sangat penting. Apa yang dilakukan Bidpropam Polda Maluku bersama Kelompok Tani Garda di Kabupaten Buru adalah bentuk kontribusi nyata dari daerah untuk mendukung kekuatan pangan Indonesia,” kata Kombes Pol. Rositah Umasugi.Ia menilai, Maluku dengan berbagai potensi sumber daya yang dimiliki harus terus didorong untuk mengembangkan sektor-sektor produktif, termasuk pertanian, sehingga mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional.“Polda Maluku berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah melalui langkah-langkah nyata dan kolaboratif. Dari pemanfaatan lahan produktif hingga penguatan kelompok tani, semuanya diarahkan untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah semangat bahwa dari Maluku, termasuk dari Buru, kita bersama-sama memberikan kontribusi untuk Indonesia,” ungkapnya.Penguatan ketahanan pangan membutuhkan keberlanjutan, mulai dari penyediaan dan pemanfaatan lahan, peningkatan produksi, hingga penguatan kapasitas masyarakat sebagai pelaku utama sektor pertanian.Karena itu, sinergi antara Polri dan kelompok tani di Desa Waetele diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang terus berkembang dan menghasilkan manfaat jangka panjang.Kombes Rositah menambahkan, kegiatan penanaman harus menjadi awal dari upaya berkelanjutan untuk memastikan lahan produktif benar-benar memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.“Yang kita dorong bukan hanya menanam hari ini, tetapi bagaimana tanaman ini dirawat, dipanen dan menghasilkan manfaat. Ketahanan pangan membutuhkan konsistensi. Karena itu, kolaborasi dengan masyarakat akan terus diperkuat agar setiap program dapat memberikan hasil nyata,” tandasnya.Melalui penanaman jagung pipil di atas lahan dua hektare tersebut, Bidpropam Polda Maluku menegaskan dukungannya terhadap penguatan ketahanan pangan dan implementasi Asta Cita. Dari Desa Waetele, Kabupaten Buru, langkah sederhana di atas lahan pertanian menjadi bagian dari ikhtiar bersama membangun kemandirian pangan dan memperkuat ketahanan nasional.Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung Kuartal III Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan lancar. PNO-12 24 Agu 2026, 14:15 WIT
Wang Yi Temui Luhut, Tekan Kerja Sama Investasi dan Lingkungan Usaha yang Saling Menguntungkan Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI, Luhut Binsar Panjaitan, di Jakarta pada Jumat (21/8/2026). Pertemuan ini berlangsung selaras dengan rangkaian kunjungan kerja Wang Yi ke Indonesia guna menghadiri Dialog Strategis Komprehensif serta Pertemuan ke-2 Mekanisme Dialog 2+2 Menlu dan Menhan kedua negara. Pembahasan berfokus pada peningkatan iklim investasi perusahaan-perusahaan Tiongkok di Indonesia serta perluasan kerja sama strategis yang saling menguntungkan.Wang Yi menyampaikan harapan agar Pemerintah Indonesia senantiasa menyediakan lingkungan usaha yang aman, stabil, dan bersahabat bagi pelaku usaha Tiongkok. “Tiongkok dengan tulus membantu Indonesia mempercepat pembangunan serta mendorong perusahaan-perusahaan kami berinvestasi di sini, guna mengubah kekayaan sumber daya menjadi kesejahteraan rakyat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kedua negara adalah mitra strategis yang dapat dipercaya, saling melengkapi, dan bersama-sama mewakili suara negara-negara Selatan yang sedang bangkit.Luhut menyambut baik niat tersebut dan menegaskan bahwa hubungan kedua negara dibangun di atas dasar saling menghormati dan kepercayaan yang mendalam. “Kerja sama yang telah terjalin nyata memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Selain bidang energi dan sumber daya alam, Indonesia juga membuka peluang kerja sama baru di sektor energi hijau, kecerdasan buatan, ekonomi digital, hingga riset biodiversitas dan teknologi kesehatan.Luhut menegaskan bahwa kerja sama tidak boleh berhenti pada rencana semata, melainkan harus melahirkan hasil konkret: membuka lapangan kerja, mentransfer teknologi, dan meningkatkan taraf hidup rakyat. DEN bersama lembaga terkait Tiongkok juga menyusun peta jalan kerja sama jangka panjang, mencakup proyek kereta api cepat, pengembangan energi hijau di Kalimantan Utara, hingga program pengentasan kemiskinan. “Tiongkok memiliki modal dan teknologi, Indonesia memiliki sumber daya dan pasar besar. Jika digabung atas dasar kepercayaan, kemakmuran bersama pasti tercapai,” tegasnya.Penulis: JidEditor: OF 23 Agu 2026, 08:56 WIT
Perusahaan Migas Dunia Kembali Melirik Indonesia, TotalEnergies Mulai Pengeboran di Papua Papuanewsonline.com, Jakarta - Sektor hulu minyak dan gas bumi Indonesia kembali mencatat kabar menggembirakan. Perusahaan-perusahaan migas raksasa dunia yang kerap disebut sebagai Seven Sisters mulai kembali menunjukkan keseriusan menanamkan modal di Tanah Air setelah lama tidak melakukan investasi besar. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, menyampaikan hal tersebut pada Jumat (21/8/2026), menegaskan bahwa minat investor global kini mulai terlihat nyata, terutama di wilayah perairan lepas pantai atau offshore.“Alhamdulillah Seven Sisters mulai kembali ke Indonesia untuk berinvestasi,” ujar Djoko. Salah satu langkah nyata ditunjukkan TotalEnergies yang akan segera melaksanakan pengeboran bekerja sama dengan Petronas dan Pertamina di wilayah Bobara, Papua. Disusul pula oleh Shell yang disebut tinggal selangkah lagi untuk resmi kembali berinvestasi di Indonesia, mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan lapangan, hingga tahap produksi migas di wilayah perairan lepas pantai.Kabar menggembirakan lainnya datang dari kunjungan manajemen Chevron yang berasal dari Houston dan Singapura yang datang langsung ke SKK Migas pada hari yang sama. Djoko menyambut perkembangan tersebut dengan penuh optimisme.“Paten ini barang, Insya Allah, Aamiin YRA,” ungkapnya menyiratkan harapan besar agar minat tersebut segera mewujud menjadi investasi nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.Kembalinya para pemain migas global ini dinilai sebagai sinyal positif sekaligus momentum berharga bagi Indonesia. Kehadiran mereka membawa pengalaman, teknologi mutakhir, serta kemampuan pendanaan yang kuat untuk membuka wilayah-wilayah eksplorasi baru, termasuk kawasan perairan dalam dan wilayah perbatasan yang belum terjamah. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga ketahanan energi nasional serta meningkatkan produksi migas guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.Penulis: JidEditor: OF 22 Agu 2026, 15:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT