logo-website
Selasa, 12 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Kabid Propam Polda Maluku Pimpin Uji Mental Ideologi Akpol 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas melalui proses seleksi calon Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang bersih dan transparan.Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Uji Asesmen Mental Ideologi dan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) seleksi penerimaan terpadu Taruna-Taruni Akpol T.A. 2026 yang digelar di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (11/5/2026).Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., selaku Ketua Bidang CAT Asesmen Mental Ideologi dan PMK, didampingi Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah serta tim pengawas internal dan eksternal.Dalam arahannya, Kabid Propam menegaskan bahwa tahapan asesmen mental ideologi dan kepribadian merupakan bagian penting dalam membentuk calon perwira Polri yang tidak hanya cerdas secara akademik dan tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, dan karakter kebangsaan yang kuat.“Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun SDM unggul menuju Polri Presisi. Kami ingin memastikan bahwa calon perwira yang terpilih nantinya benar-benar memiliki integritas, loyalitas kepada NKRI, serta kepribadian yang baik,” tegas Kombes Pol. Indera Gunawan.Ia menekankan bahwa pengawasan internal terhadap seluruh tahapan seleksi terus diperkuat guna memastikan proses rekrutmen berjalan objektif, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai prinsip rekrutmen Polri yang bersih.“Kami tidak memberikan ruang terhadap praktik kecurangan, titipan, maupun intervensi dalam bentuk apa pun. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh secara objektif,” ujarnya.Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, pelaksanaan ujian diawasi secara ketat oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Selain itu, Polda Maluku juga melibatkan pengawas eksternal dari Pranata Laboratorium Pendidikan Politeknik Negeri Ambon guna memastikan sistem CAT berjalan aman, transparan, dan bebas kendala teknis.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta sistem clear and clean.“Polda Maluku berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang transparan dan akuntabel untuk melahirkan calon-calon perwira Polri yang profesional, humanis, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan,” ungkapnya.Menurutnya, pembangunan SDM Polri yang Presisi harus dimulai sejak proses rekrutmen sehingga institusi Polri dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang dipercaya masyarakat.Sebanyak 30 calon siswa Taruna dan Taruni Akpol mengikuti tahapan CAT Uji Asesmen Mental Ideologi dan PMK dengan tertib dan penuh antusias. Seluruh peserta mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme dan standar yang telah ditetapkan panitia pusat maupun daerah.Hingga kegiatan berakhir, pelaksanaan seleksi di SMA Negeri 2 Ambon berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. PNO-12 11 Mei 2026, 22:11 WIT
Wakapolda Maluku Komitmen Seleksi Akpol Berjalan Bersih dan Transparan Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., meninjau langsung pelaksanaan hari kedua Uji Akademik seleksi Penerimaan Terpadu Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SMA Negeri 2 Ambon, Sabtu (9/5/2026).Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, objektif, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen Polda Maluku dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan berintegritas.Turut mendampingi Wakapolda Maluku dalam kegiatan tersebut antara lain Karo SDM Polda Maluku, Kabid TIK Polda Maluku selaku Ketua Bidang CAT Uji Akademik, Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku, serta panitia dan pengawas internal seleksi.Dalam kesempatan itu, Wakapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol dilaksanakan secara profesional dengan pengawasan ketat dari unsur internal maupun eksternal guna menjamin setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing.“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan maupun intervensi dalam proses rekrutmen anggota Polri,” tegas Brigjen Pol. Imam Thobroni.Menurutnya, pengawasan berlapis yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga integritas proses rekrutmen sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.“Rekrutmen Polri harus mampu melahirkan calon-calon perwira yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari SDM Polri Presisi di masa depan,” ujarnya.Wakapolda juga menekankan bahwa prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) terus menjadi pedoman utama dalam seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri di lingkungan Polda Maluku.Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah menyampaikan bahwa seluruh mekanisme seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia pusat dengan pengawasan yang ketat dan terbuka.“Kami berkomitmen menjaga proses seleksi tetap objektif dan profesional sehingga peserta yang lolos nantinya benar-benar merupakan calon terbaik hasil seleksi yang murni dan berkualitas,” ungkapnya.Dari total 33 peserta yang terdaftar mengikuti Uji Akademik Akpol Tahun Anggaran 2026, sebanyak 31 calon siswa hadir mengikuti ujian, sementara dua peserta lainnya dinyatakan tidak hadir.Seluruh rangkaian kegiatan turut diawasi oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku serta melibatkan pengawas eksternal guna memastikan proses seleksi berlangsung sesuai prinsip transparansi dan profesionalisme.Rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku masih akan berlanjut dengan tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia pusat.Di akhir peninjauan, Wakapolda Maluku mengimbau seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, dan mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi tahapan seleksi selanjutnya. PNO-12 11 Mei 2026, 22:02 WIT
TNI AL dan Kampung Nawaripi Sukseskan Program KKRI, Cetak Generasi Muda Berkarakter Papuanewsonline.com, Timika – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Timika bersama Pemerintah Kampung Nawaripi sukses menggelar kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Lamal Timika, Minggu (10/5/2026). Program pembinaan karakter ini merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi. Kegiatan ini diikuti para pelajar dari berbagai sekolah di antaranya SMAN 1, SMAN 6, SMA Santa Maria, SMA Taruna, dan SMK Yapis Mimika.Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla., menjelaskan KKRI menjadi wadah strategis menanamkan nilai kebangsaan dan persatuan. Para peserta dibekali materi baris-berbaris, wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, serta kebersamaan lintas suku dan budaya. “Tujuannya agar anak-anak bangsa saling menyayangi, bersatu, dan bersinergi demi kemajuan Indonesia,” ujarnya. Kegiatan juga melibatkan kunjungan edukatif ke kawasan wisata Nawaripi Mile-21 untuk menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab menjaga kelestarian alam.Kepala Kampung Nawaripi sekaligus Ketua DPC APDESI Mimika, Norman Ditubun, menyampaikan dukungan penuh pemerintah kampung terhadap program ini. Ia menilai kegiatan ini berdampak positif dalam membangun kedisiplinan, nasionalisme, dan kepedulian sosial di kalangan remaja. Menurutnya, keterlibatan pemuda sejak dini sangat penting agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa serta lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga melalui KKRI lahir generasi penerus yang tangguh, berkarakter kuat, dan setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Norman penuh harap. Ia berdoa agar nilai-nilai bela negara yang ditanamkan senantiasa melekat dalam diri setiap peserta, menjadi bekal berharga dalam membangun daerah dan negara di masa mendatang.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Mei 2026, 20:52 WIT
Belum Ada Kejelasan, 11 SPPG Di Mimika Masih Berstatus Dihentikan Sementara Papuanewsoline.com, Timika – Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Emanuel Kemong, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian atau perkembangan terbaru terkait nasib 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).Sebanyak delapan unit di antaranya terkendala masalah instalasi pengolahan air limbah, sedangkan tiga lainnya mengalami hambatan dari sisi administrasi. Kesebelasnya merupakan bagian dari total 18 SPPG yang beroperasi di wilayah ini.Menurut Emanuel Kemong, pihaknya terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik, namun keputusan akhir masih menunggu arahan resmi dari pihak yang berwenang. “Kami hanya membantu dalam pengawasan, koordinasi, dan evaluasi. Urusan teknis serta keputusan lebih lanjut sepenuhnya menjadi wewenang dan tanggung jawab BGN,” jelasnya (4/5/2026).Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua BGN Regional Papua Tengah, Nalen Situmorang, yang sebelumnya menyatakan bahwa hingga akhir April lalu belum ada petunjuk resmi yang diterima terkait tindak lanjut dari kasus ini. Semua pihak masih menunggu kebijakan yang akan ditetapkan guna memulihkan kembali layanan yang sangat dinantikan masyarakat.“Kami berharap proses penyelesaian ini dapat berjalan cepat dan lancar, agar layanan makanan bergizi bagi para siswa dapat segera berjalan kembali dengan baik. Semoga kendala yang ada segera terselesaikan demi manfaat pendidikan dan kesehatan anak-anak kita,” harap Emanuel Kemong.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 21:25 WIT
Euforia Kelulusan Dikeluhkan, Pelajar Lakukan Aksi Tidak Tertib Di Jalan Raya Papuanewsonline.com, Timika – Rasa syukur atas kelulusan yang dirayakan para siswa SMA di Kabupaten Mimika justru menimbulkan keluhan dari masyarakat. Pada Senin (4/5/26), sejumlah pelajar terlihat melakukan tindakan yang tidak tertib dan membahayakan saat melintas di Jalan Budi Utomo. Mereka yang mengenakan seragam penuh coretan bergerak berkelompok menggunakan sepeda motor dengan cara berkendara yang sembarangan.Perilaku tersebut dinilai sangat berisiko, mengingat banyak di antara mereka yang tidak menggunakan helm sesuai standar dan memodifikasi kendaraan dengan knalpot yang berisik. Aksi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang merugikan banyak pihak.Saleh, salah satu warga sekaligus pengemudi ojek, menyampaikan kekesalannya namun tetap berharap hal ini menjadi pelajaran. “Boleh saja bersuka cita, tapi harus tetap menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Sebaiknya perayaan dilakukan dengan cara yang positif, misalnya berkumpul bersama keluarga atau mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.Warga juga meminta pihak sekolah untuk terus mengingatkan dan membimbing para siswa, serta mengharapkan peran aktif Satuan Lalu Lintas untuk melakukan penertiban di lapangan.“Semoga ke depannya, setiap momen bahagia seperti ini dapat dirayakan dengan cara yang terpuji, aman, dan tidak menimbulkan keresahan bagi lingkungan sekitar,” harap warga.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 21:21 WIT
55 Lulusan SMKS Yapis TIK Mimika Dilepas, Siap Berperan Menuju Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Timika – Sebanyak 55 siswa-siswi kelas XII SMKS YAPIS Teknologi Informasi dan Komunikasi Mimika resmi mengikuti acara penamatan dan pelepasan Angkatan XIV Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (04/05/26). Berlangsung khidmat di Hotel Horison Diana, kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda yang Bertaqwa, Adaptif, Unggul, dan Berbudaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045”, serta dihadiri oleh orang tua siswa, dewan pengajar, pengurus yayasan, perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, dan mitra kerja sekolah yaitu Telkomsel (04/05/26)Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru yang penuh harapan dan tantangan bagi para lulusan.Ketua Yayasan Islam Mimika, Muhammad Saad Lausiri, dalam sambutannya mengingatkan para siswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjadikan belajar sebagai kebiasaan seumur hidup. Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting menuju kehidupan yang lebih luas. Ia memberikan apresiasi kepada sekolah yang telah berperan mencetak generasi berkarakter dan kompeten, serta mengucapkan terima kasih kepada para pendidik atas dedikasi dan orang tua atas dukungan yang diberikan.Kepada para lulusan, disampaikan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Sebagai lulusan SMK yang memiliki keahlian khusus, mereka memiliki keunggulan untuk langsung berkarya di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka diharapkan terus mengasah kemampuan, bersikap jujur dan disiplin, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan ditemui di masa depan.Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan dan teknologi. Para lulusan diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kemajuan daerah.Harapannya, ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk meraih cita-cita sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Mimika, bangsa, dan negara ke depannya.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 04 Mei 2026, 17:33 WIT
Piknik Buku di Mimika, Kolaborasi Singgah Baca dan Mimika Book Party Dorong Semangat Literasi Papuanewsonline.com, Mimika — Komunitas Singgah Baca berkolaborasi dengan Mimika Book Party menggelar kegiatan Piknik Buku pada Minggu (3/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di area Perpustakaan Kuala Kencana ini diikuti sekitar 18 peserta, terdiri dari laki-laki dan perempuan, dengan rangkaian aktivitas literasi yang santai namun bermakna.Pendiri Singgah Baca, Dina Resky, menjelaskan bahwa kegiatan ini diawali dengan sesi berbagi buku. Para peserta duduk santai di atas rumput sambil menikmati jajanan, sembari menceritakan buku yang mereka bawa maupun buku favorit masing-masing.“Jadi, kegiatan hari ini adalah Piknik Buku. Kali ini Singgah Baca berkolaborasi dengan Mimika Book Party. Peserta yang ikut sekitar 18 orang. Kami berbagi cerita tentang buku dalam suasana santai di ruang terbuka,” ujarnya.Setelah sesi berbagi, kegiatan dilanjutkan di dalam Perpustakaan Kuala Kencana dengan sesi journaling yang dipandu oleh Zara Meutia, seorang pegiat journaling. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menuliskan hal-hal yang disyukuri serta melakukan refleksi diri melalui jurnal yang telah disediakan.Dina berharap kegiatan Piknik Buku dapat menjadi agenda rutin, misalnya sebulan sekali, serta terus melibatkan kolaborasi dengan berbagai pegiat literasi lainnya.“Ke depan, kami ingin kegiatan ini bisa dilakukan di berbagai tempat. Namun, keterbatasan ruang terbuka hijau di Timika menjadi tantangan tersendiri,” tambahnya.Selain Piknik Buku, Singgah Baca juga berencana mengembangkan program lain seperti diskusi buku dan kegiatan literasi untuk anak-anak. Komunitas ini juga memiliki taman baca yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang belajar dan berbagi.Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat kembali membiasakan diri membaca buku serta menularkan semangat literasi kepada lingkungan sekitar.“Semoga ke depan semakin banyak taman baca independen yang tumbuh dan berkembang di berbagai daerah,” tutupnya. Penulis: Bim Editor: GF 03 Mei 2026, 19:53 WIT
Hardiknas 2026 di Banyuwangi, Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan Harus Cerdaskan Bangsa Papuanewsonline.com, Banyuwangi — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam menegaskan arah pembangunan pendidikan nasional yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat memimpin upacara Hardiknas di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, upacara berlangsung khidmat dengan diikuti ribuan insan pendidikan dari berbagai daerah. Mendikdasmen Abdul Mu’ti tampil mengenakan pakaian adat khas Banyuwangi sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia.Dalam amanatnya, Abdul Mu’ti menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh insan pendidikan di Indonesia. Ia menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah suasana Indonesia yang aman dan damai.“Pendidikan adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan juga berperan membentuk watak dan peradaban yang bermartabat,” ujarnya di hadapan peserta upacara.Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya menghasilkan manusia yang cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, sehat, mandiri, jujur, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.Kemendikdasmen, lanjut Abdul Mu’ti, saat ini terus mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning sebagai salah satu prioritas nasional. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada pengalaman belajar yang lebih bermakna dan berpusat pada murid.Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dimiliki. Karena itu, upaya perbaikan pendidikan harus dimulai dari ruang-ruang kelas sebagai tempat utama proses pembelajaran berlangsung.Selain penguatan metode belajar, pemerintah juga terus mempercepat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Hingga 2025, revitalisasi disebut telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.Sementara itu, program digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan Interactive Flat Panel telah diterapkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar secara lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.Kemendikdasmen juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Guru dinilai tetap menjadi kunci utama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan mampu membangun karakter peserta didik secara menyeluruh.Selain itu, penguatan budaya sekolah yang aman dan nyaman terus didorong melalui konsep ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Lingkungan belajar yang baik diyakini akan mendukung tumbuhnya semangat belajar dan kreativitas siswa.Peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi turut dimeriahkan dengan pagelaran budaya “Kuntulan Ewon” yang melibatkan sekitar 1.100 pelajar. Penampilan tersebut menjadi simbol kolaborasi, keberagaman, dan semangat persatuan dalam dunia pendidikan Indonesia.Melalui momentum Hardiknas tahun ini, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan arah besar pembangunan nasional untuk mewujudkan Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat melalui pembelajaran yang bermakna bagi seluruh anak bangsa. (GF)  03 Mei 2026, 14:24 WIT
Kapolda Maluku Gandeng Pesantren Bentuk Generasi Muda Cinta Perdamaian Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan pentingnya peran pesantren dalam membangun generasi muda yang berkarakter, cinta persatuan, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.Hal itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Anshor Ambon di Mapolda Maluku, Jumat (1/5/2026).Menurut Dadang, lembaga pendidikan keagamaan memiliki posisi strategis dalam memperkuat nilai kebangsaan, toleransi, dan semangat persaudaraan di tengah masyarakat multikultural seperti Maluku.“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga benteng pembinaan karakter dan moral generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham radikal, konflik sosial, maupun pengaruh negatif lainnya,” kata Dadang.Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi Direktur Intelkam, Kabid Humas, serta Ps Wakil Direktur Binmas Polda Maluku. Sementara rombongan pesantren dipimpin Ustaz Abdul Rahim Rumbara bersama jajaran pengurus dan tenaga pengajar.Kapolda menilai, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga pendidikan menjadi langkah penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, terutama di tengah tantangan sosial dan perkembangan informasi digital yang semakin kompleks.Ia juga berharap pesantren terus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang mampu menghadirkan kesejukan, memperkuat toleransi, dan menjaga keutuhan persatuan bangsa.“Maluku memiliki sejarah panjang tentang pentingnya persaudaraan dan perdamaian. Karena itu, generasi muda harus dibekali nilai moral, kedisiplinan, dan rasa cinta terhadap bangsa agar mampu menjaga daerah ini tetap aman dan harmonis,” ujarnya.Sementara itu, pimpinan pesantren Abdul Rahim Rumbara menyampaikan apresiasi atas sambutan Kapolda Maluku dan berharap sinergi antara pesantren dan Polda Maluku dapat terus diperkuat, termasuk melalui pembinaan wawasan kebangsaan dan kamtibmas bagi para santri.Audiensi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi simbol penguatan kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial di Maluku. PNO-12 03 Mei 2026, 13:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT