logo-website
Jumat, 16 Jan 2026,  WIT

Dinkes Papua Tengah Imbau Waspada Super Flu, Publik Diminta Terapkan PHBS

Pemerintah provinsi terbitkan surat edaran pencegahan penyakit pernapasan menular dan dorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten

Papuanewsonline.com - 15 Jan 2026, 17:25 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Ilustrasi penyakit Super Flu yang menyerang saluran pernapasan manusia

Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.7/006.01/DKP2KB terkait kewaspadaan dini terhadap potensi penyebaran penyakit Super Flu. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap penyakit menular saluran pernapasan akut yang memiliki tingkat penularan tinggi.


Penyakit Super Flu dinilai berpotensi menimbulkan dampak luas bagi kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor, khususnya pada layanan kesehatan dan masyarakat umum di wilayah Papua Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas DKP2KB Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, menjelaskan bahwa surat edaran tersebut berfungsi sebagai imbauan sekaligus pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan kesehatan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan, mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperkuat kesiapan fasilitas layanan kesehatan.

Masyarakat diminta untuk aktif mengikuti perkembangan informasi resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, maupun Dinas Kesehatan kabupaten dan kota. Penyebaran informasi yang akurat dinilai penting untuk mencegah kepanikan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif.

Upaya pencegahan yang ditekankan meliputi menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menggunakan masker saat mengalami gejala gangguan pernapasan, serta menghindari kontak dekat dengan individu yang menunjukkan tanda-tanda demam, batuk, atau sesak napas.

Bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah yang berpotensi terjadi penularan, pemerintah mengimbau agar selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan setempat. Kedisiplinan dalam menerapkan anjuran kesehatan dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan.

Apabila mengalami gejala yang mengarah pada Super Flu, masyarakat diminta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat. Langkah isolasi mandiri sementara dan pelaporan kondisi kesehatan ke Puskesmas, rumah sakit, atau Dinas Kesehatan setempat juga sangat dianjurkan.

Di sisi lain, fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Papua Tengah diminta meningkatkan kesiapsiagaan melalui deteksi dini, surveilans aktif, serta pelaporan kasus suspek secara berjenjang. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat respons penanganan dan melindungi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE