Dinkes Papua Tengah Imbau Waspada Super Flu, Publik Diminta Terapkan PHBS
Pemerintah provinsi terbitkan surat edaran pencegahan penyakit pernapasan menular dan dorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten
Papuanewsonline.com - 15 Jan 2026, 17:25 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.7/006.01/DKP2KB terkait kewaspadaan dini terhadap potensi penyebaran penyakit Super Flu. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap penyakit menular saluran pernapasan akut yang memiliki tingkat penularan tinggi.
Penyakit Super Flu dinilai berpotensi menimbulkan dampak
luas bagi kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini. Oleh
karena itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas
sektor, khususnya pada layanan kesehatan dan masyarakat umum di wilayah Papua
Tengah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas DKP2KB Provinsi Papua Tengah,
dr. Agus, menjelaskan bahwa surat edaran tersebut berfungsi sebagai imbauan
sekaligus pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan kesehatan. Fokus utamanya
adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan, mendorong penerapan
perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperkuat kesiapan fasilitas
layanan kesehatan.
Masyarakat diminta untuk aktif mengikuti perkembangan
informasi resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,
Pemerintah Provinsi Papua Tengah, maupun Dinas Kesehatan kabupaten dan kota.
Penyebaran informasi yang akurat dinilai penting untuk mencegah kepanikan
sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif.
Upaya pencegahan yang ditekankan meliputi menjaga kebersihan
diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand
sanitizer, menggunakan masker saat mengalami gejala gangguan pernapasan, serta
menghindari kontak dekat dengan individu yang menunjukkan tanda-tanda demam,
batuk, atau sesak napas.
Bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah
yang berpotensi terjadi penularan, pemerintah mengimbau agar selalu mengikuti
arahan dari pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan setempat. Kedisiplinan
dalam menerapkan anjuran kesehatan dinilai menjadi kunci utama dalam memutus
rantai penularan.
Apabila mengalami gejala yang mengarah pada Super Flu,
masyarakat diminta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan
terdekat. Langkah isolasi mandiri sementara dan pelaporan kondisi kesehatan ke
Puskesmas, rumah sakit, atau Dinas Kesehatan setempat juga sangat dianjurkan.
Di sisi lain, fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Papua
Tengah diminta meningkatkan kesiapsiagaan melalui deteksi dini, surveilans
aktif, serta pelaporan kasus suspek secara berjenjang. Upaya ini diharapkan
mampu mempercepat respons penanganan dan melindungi kesehatan masyarakat secara
menyeluruh.
Penulis: Jid
Editor: GF