TNI Satgas Pamtas Yonif 732/Banau Memberikan Pengajaran Dasar untuk Anak-Anak Wangbe
Melalui metode belajar sambil bermain, prajurit Pos Wangbe memberikan pengenalan huruf dan angka kepada anak-anak Papua
Papuanewsonline.com - 27 Nov 2025, 02:43 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Puncak - Pos Wangbe Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan. Pada Rabu (26/11/2025), para prajurit menggelar kegiatan belajar bersama anak-anak Kampung Wangbe, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan yang dipimpin Serda Arly tersebut mengusung tema
“Mengenal Huruf dan Angka,” yang menjadi dasar penting bagi perkembangan
pendidikan anak-anak. Para prajurit mengemas proses belajar dalam bentuk
permainan edukatif agar lebih mudah dipahami dan tetap menyenangkan.
Melalui pendekatan itu, anak-anak terlihat antusias mengikuti pelajaran, sementara para prajurit dengan sabar menjelaskan huruf dan angka satu per satu. Suasana belajar yang hangat dan penuh perhatian membuat para siswa merasa nyaman dan berani mencoba hal baru.

Danpos Wangbe, Kapten Inf Gery, menegaskan bahwa kegiatan
mengajar ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap masa depan generasi
muda Papua. Ia menekankan pentingnya membangkitkan semangat belajar anak-anak
sejak dini agar mereka mampu mengejar cita-cita di masa depan.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama
membangun masa depan yang lebih baik, dan kehadiran prajurit di perbatasan tak
hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi
perkembangan masyarakat setempat.
Sementara itu, Mama Hanula, salah satu warga Kampung Wangbe,
menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif para prajurit Pos Wangbe. Ia
mengakui bahwa keterbatasan fasilitas dan pendampingan belajar membuat
anak-anak di kampung tersebut kerap tertinggal dalam pelajaran.
Ia mengapresiasi kesediaan prajurit yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan dasar tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai seperti disiplin dan kebersamaan kepada anak-anak. Menurutnya, kehadiran TNI membawa perubahan positif yang sangat dirasakan oleh masyarakat.

Kegiatan mengajar ini menjadi salah satu bukti nyata
kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan, khususnya di bidang pendidikan.
Program tersebut diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak jangka
panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan di Papua.
Dengan dukungan berkelanjutan dari para prajurit, masyarakat
berharap anak-anak Kampung Wangbe dapat tumbuh dengan bekal pendidikan yang
lebih baik dan mampu menggapai masa depan yang lebih cerah.
Penulis: Hendrik
Editor: GF