BNPB: Gempa M 7,7 Di Laut Sulawesi, Lima Wilayah Berstatus Siaga Dan Waspada Tsunami
BNPB menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut Sulawesi pada Senin 8 Juni 2026
Papuanewsonline.com - 09 Jun 2026, 00:49 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut Sulawesi pada Senin, (8/6/2026), pukul 06.37 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 47 kilometer, barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah
menerbitkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi
Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.
BNPB mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir itu untuk
tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan langkah antisipasi
dengan menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai tingkat ancaman di
wilayahnya.
Instruksi Status Siaga: Evakuasi ke Tempat Tinggi
Mengacu pemodelan dampak tsunami BMKG, pemerintah daerah
provinsi, kabupaten, dan kota berstatus “Siaga” diinstruksikan mengarahkan
warga melakukan evakuasi tertib ke tempat lebih tinggi.
Wilayah berstatus Siaga terdiri atas:
1. Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe estimasi gelombang tiba
pukul 06.51 WIB, Kota Manado 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara 07.12 WIB,
Minahasa Bagian Utara 07.14 WIB, Kepulauan Minahasa 07.16 WIB, Minahasa Selatan
Bagian Utara 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara 07.22 WIB, Minahasa
Utara Bagian Selatan 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan 07.34 WIB.
2. Gorontalo: Gorontalo Bagian Utara 07.26 WIB.
3. Sulawesi Tengah: Buol 07.27 WIB dan Toli-Toli 07.29 WIB.
Instruksi Status Waspada: Jauhi Pantai dan Hentikan
Aktivitas di Perairan
Untuk daerah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah
daerah dan masyarakat menjaga kesiapsiagaan dengan mengarahkan warga menjauhi
pantai dan tepian sungai, serta menghentikan sementara aktivitas di perairan.
Wilayah kategori Waspada meliputi:
1. Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud 06.58 WIB, Kota Bitung
07.19 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan 07.42 WIB.
2. Maluku Utara: Halmahera 07.29 WIB, Kota Ternate 07.43
WIB, Kota Tidore 07.46 WIB.
3. Sulawesi Tengah: Donggala Bagian Utara 07.42 WIB.
4. Kalimantan Timur: Kutai Timur 07.44 WIB, Bulungan 08.05
WIB, Nunukan 08.14 WIB.
BNPB: Kondisi Lapangan Terkendali, Guncangan Lemah 2-3
Detik
BNPB mengonfirmasi situasi dan kondisi lapangan saat ini
aman, tenang, dan terkendali. Laporan cepat Pusat Pengendali dan Operasi
(Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado menyebutkan
guncangan gempa di kedua wilayah hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2
hingga 3 detik.
Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan
monitoring ketat secara berkala di lapangan untuk memantau dampak pasca-gempa
dan memastikan kondisi pesisir tetap aman.
Koordinasi Satu Komando dan Imbauan Resmi
BNPB menyatakan terus memperkuat koordinasi sinergis dalam
satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, yaitu BPBD, TNI,
Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, dan relawan penanggulangan bencana. Tim
tersebut bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.
Masyarakat diimbau tidak panik dan memprioritaskan
keselamatan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan
anak-anak. Warga diminta mematuhi instruksi resmi petugas lintas instansi di
lapangan, tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya,
serta merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas
di lapangan.
Penulis: Hendrik
Editor: GF