Hari Kedua FAP Ke 36, Pengunjung Jelajah Asmat Tempo Dulu Di Museum Asmat
Momen ulang tahun museum ke 50 tahun dan Festival Asmat Pokman ke 36 tahun 2023 ini dimanfaatkan untuk jelajah setiap lorong museum.
Papuanewsonline.com - 08 Okt 2023, 20:29 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, Asmat - Asmat memiliki museum yang menarik untuk dikunjungi. Selain kaya nilai sejarah, juga memberi nilai edukasi bagi generasi muda dan pencinta budaya.
Saat awal masuk pintu museum, kita serasa seperti dibawa ke Asmat zaman lampau karena langsung disambut fosil buaya raksasa, juga berbagai hewan endemik yang merupakan koleksi Museum Kebudayaan dan kemajuan Asmat. Benda benda ini seolah menjadi patung selamat datang.
Museum ini memiliki dua bilik besar yang menyimpan berbagai koleksi dari berbagai ukiran dan anyaman yang sangat unik.
Momen ulang tahun museum ke 50 tahun dan Festival Asmat Pokman ke 36 tahun 2023 ini dimanfaatkan untuk jelajah setiap lorong museum. Kali ini tamu undangan yang terdiri dari Uskup Agats, Staf Ahli pariwisata, Bupati Asmat dan sejumlah tamu mancanegara dan domistik disuguhkan dengan pemandangan yang unik.
Dibawa pimpinan John Ohoiwirin yang baru saja ditunjuk jadi kurator museum menjelaskan setiap filosofi hasil karya wow ipits (Pengukir).
Bilik pertama pengunjung disajikan sejumlah galeri Foto Asmat tempo dulu. John kemudian mengarahkan pengunjung untuk berpindah ke galeri lain dengan melewati Lorong fumiripits yang adalah tokoh sentral awal mula penciptaan patung Asmat.
Ukiran demi ukiran, anyaman demi anyaman dijelaskan secara rinci kepada para pengunjung. Terdapat beberapa ruangan di dalam area museum yang memiliki tema-tema berbeda. (PNO-12)