logo-website
Jumat, 06 Mar 2026,  WIT

Mimika Sambut Pergantian Tahun Tanpa Pesta Kembang Api

Perayaan Malam Tahun Baru Dialihkan ke Doa Lintas Agama sebagai Bentuk Solidaritas Nasional dan Penghormatan atas Kondisi Duka

Papuanewsonline.com - 29 Des 2025, 18:07 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Suasana kembang api yang biasanya menerangi langit Mimika saat malam tahun baru

Papuanewsonline.com, Mimika – Perayaan malam pergantian tahun di Kabupaten Mimika dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api. Kebijakan ini diambil meskipun sebagian masyarakat memiliki keinginan untuk tetap merayakan malam tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya.


Kepastian tersebut disampaikan Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat memberikan keterangan kepada awak media di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Rabu (24/12/2025). Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kebijakan yang harus diterima bersama dalam situasi nasional saat ini.

Menurut Kapolres, larangan penyelenggaraan pesta kembang api merupakan perintah langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kebijakan ini berlaku secara nasional dan harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah.

Larangan tersebut tidak terlepas dari bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Kondisi tersebut membuat bangsa Indonesia berada dalam suasana duka, sehingga perayaan yang bersifat hura-hura dinilai tidak selaras dengan rasa empati dan solidaritas nasional.

Kapolres Mimika menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar imbauan ini turut disampaikan secara luas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi kesalahpahaman serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebagai alternatif, perayaan malam tahun baru di Mimika diarahkan untuk diisi dengan kegiatan doa lintas agama. Pendekatan ini dinilai lebih bermakna karena mengedepankan nilai kebersamaan, refleksi, dan harapan akan keselamatan di tahun yang akan datang.

Doa lintas agama juga dipandang sebagai wujud solidaritas masyarakat Mimika terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana, sekaligus sebagai momentum memperkuat persatuan di tengah perbedaan keyakinan.

Polres Mimika berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan tersebut demi terciptanya suasana pergantian tahun yang aman, tertib, dan penuh makna, tanpa mengurangi esensi kebersamaan dalam menyambut tahun baru.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE