Warga Iwaka Gelar Upacara Adat Sambut Tahap Awal Pembangunan Markas Grup 6 Kopassus
Tradisi penyambutan di Distrik Iwaka menjadi penanda penghormatan pada nilai budaya lokal sekaligus ruang perjumpaan masyarakat adat, unsur TNI, dan pihak pelaksana pembangunan
Papuanewsonline.com - 21 Des 2025, 19:06 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, Mimika — Warga di Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menggelar upacara adat untuk menyambut pembangunan tahap awal Grup 6 Kopassus pada Minggu (21/12/25). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri atas masyarakat adat, personel Grup 6 Kopassus, serta pihak kontraktor pelaksana pembangunan.
Upacara adat dipimpin Komandan Grup 6 Kopassus, Brigjen TNI
Richard Arnold Sangari, bersama Kepala Suku Iwaka, Elisius Awiyuta. Kehadiran
unsur masyarakat dan pihak pelaksana pembangunan dalam satu rangkaian prosesi
menjadi penanda bahwa kegiatan awal proyek ditempatkan dalam bingkai
penghormatan pada adat setempat.
Dalam suasana upacara, Elisius Awiyuta menyampaikan, “Ini
adalah momen penting bagi kami semua.” Pernyataan tersebut menggambarkan arti
prosesi adat sebagai bagian dari cara masyarakat menandai peristiwa besar yang
berkaitan dengan wilayah dan kehidupan sosial mereka.
Upacara ini disebut sebagai wujud penghormatan terhadap
nilai-nilai budaya lokal sekaligus permohonan izin dan doa restu agar seluruh
rangkaian pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan tanpa hambatan. Prosesi
adat juga menjadi ruang penyelarasan agar kegiatan pembangunan berjalan seiring
dengan norma dan tradisi masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan mempererat hubungan antara
satuan TNI dan masyarakat adat di wilayah Distrik Iwaka. Melalui momen bersama
ini, komunikasi dan kedekatan sosial dinilai dapat terbentuk sejak tahap awal,
sehingga kerja-kerja di lapangan berlangsung lebih tertib dan saling memahami.
Dengan pelaksanaan upacara adat, diharapkan terjalin
hubungan yang harmonis antara satuan TNI dan masyarakat adat, sehingga tercipta
rasa saling menghormati, kebersamaan, dan kepercayaan. Sinergi antara TNI dan
masyarakat disebut sebagai kunci keberhasilan pembangunan di wilayah tersebut.
Selain menjadi prosesi penyambutan, kegiatan ini juga
dipandang sebagai simbol komitmen Grup 6 Kopassus dalam menjaga adat istiadat,
melestarikan lingkungan, serta mendukung kelancaran pembangunan demi
kepentingan bersama di masa mendatang. Pesan yang menonjol dalam kegiatan ini
adalah pentingnya pembangunan yang berjalan sejalan dengan nilai lokal.
Brigjen TNI Richard Arnold Sangari menegaskan, “Kami
berkomitmen untuk selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat Iwaka.”
Pernyataan tersebut menutup rangkaian kegiatan dengan penekanan pada relasi
yang diharapkan terus terjaga sepanjang proses pembangunan dan seterusnya.
Penulis: jid
Editor: GF