logo-website
Kamis, 26 Feb 2026,  WIT

Ini Isi Deklarasi Bersama Konflik Sosial Kapiraya, Suku Kamoro Dan Mee Berkomitmen Jaga Harmoni

Deklarasi bersama telah resmi disahkan dalam rapat koordinasi dan harmonisasi penanganan konflik sosial wilayah Kapiraya, yang diadakan di Ballroom Grand Hotel Tembaga

Papuanewsonline.com - 26 Feb 2026, 13:34 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Isi Deklarasi Bersama Konflik Sosial Kapiraya. (dok. Pemprov Papua Tengah)

Papuanewsonline.com, Timika – Sebuah deklarasi bersama telah resmi disahkan dalam rapat koordinasi dan harmonisasi penanganan konflik sosial wilayah Kapiraya, yang diadakan di Ballroom Grand Hotel Tembaga, Timika, Kabupaten Mimika (25/2/26). Hal ini merupakan hasil musyawarah bersama berbagai pihak terkait dengan tujuan menyelesaikan permasalahan yang muncul dan menciptakan kondisi kondusif bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut.


Deklarasi yang terdiri dari lima poin penting ditetapkan oleh Tim Penanganan Konflik Sosial dan Tim Harmonisasi Kapiraya, bersama masyarakat adat suku Kamoro dan suku Mee dari wilayah Provinsi Papua Tengah.

 Isi deklarasi memuat komitmen bersama untuk menjalankan rencana aksi terpadu sebagai dasar operasional dalam menangani setiap permasalahan.


Selain itu, pihak terkait akan melakukan sinkronisasi data dan batasan wilayah secara teliti untuk menghindari kesalahpahaman antar kelompok serta mencegah terjadinya tumpang tindih masalah yang dapat mengganggu ketertiban.

Dalam deklarasi tersebut juga ditegaskan pentingnya menjamin keamanan, stabilitas, dan kedamaian selama proses harmonisasi serta verifikasi di lapangan berlangsung.

Semua pihak diwajibkan menghormati dan menjunjung tinggi eksistensi suku Kamoro dan suku Mee sebagai pemilik sah hak ulayat di wilayah Kapiraya, sesuai dengan sejarah panjang dan hukum adat yang berlaku secara turun temurun.

Rapat koordinasi dihadiri oleh sejumlah pejabat utama termasuk Bupati Mimika, Bupati Dogiyai, Bupati Deiyai beserta jajaran Forkopimda masing-masing kabupaten, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Tengah, serta unsur terkait dari tingkat provinsi dan kabupaten.

Seluruh tokoh adat juga turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap deklarasi bersama ini.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE