logo-website
Senin, 27 Mei 2024,  WIT

Respon Cepat Polres Keerom Datangi TKP Kebakaran di Rumah Warga

Kasat Samapta megatakan dugaan awal api berasal dari gudang tempat penyimpanan minyak tanah yang mana diduga telah terjadi Korsleting listrik.

Papuanewsonline.com - 01 Apr 2024, 18:54 WIT

Papuanewsonline.com/ Ekonomi

Papuanewsonline.com, Keerom – Respon Cepat Polres Keerom dalam mendatangi tempat kejadian perkara kebakaran rumah pada salah satu rumah warga yang terjadi di kediaman Kepala Kampung Wonorejo Bapak Matheus Wey, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Minggu (31/03/24).

Giat tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Keerom Akp Sandry L.M Hutabarat didampingi Kaur Bin Ops Intelkam Polres Keerom Ipda Eliezer James Waromi, S.H bersama P.S Kasubsiluhkum Sikum Polres Keerom Aiptu Seprianus Tandi Rassing, S.H serta Personil Piket Siaga Peleton 3 Polres Keerom.

Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K melalui Kasat Samapta Polres Keerom AKP Sandry L.M Hutabarat selaku Piket Pawas mengatakan pihaknya bergerak cepat mendatangi TKP Kebakaran setelah mendapat laporan dari masyarakat untuk melakukan pendataan sekaligus membantu memadamkan api bersama Satgas Yonif 122/ TS, Damkar serta warga.

“Setelah mendapat informasi dari warga, Kami langsung bergerak mendatangi TKP dengan membawa satu Unit Water Canon untuk membantu melakukan pemadaman api serta kami juga bersyukur dengan adanya kerjasama yang baik antara Polres Keerom, Satgas Yonif 122/ TS, Damkar Kab. Keerom dan Warga sehingga api dapat segera dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” ungkap Kasat Samapta.

Kasat Samapta menuturkan, dugaan awal api berasal dari gudang tempat penyimpanan minyak tanah yang mana diduga telah terjadi Korsleting listrik sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran.

"Adapun kerugian materil yang dialami pemilik rumah yaitu terbakarnya satu unit rumah beserta isinya, satu unit Mobil bantuan Bupati Jenis Hilux single Cabine, dua unit kendaraan bermotor jenis Honda GL Max dan Yamaha Mio Soul serta uang tunai sebesar Rp. 49.000.000 total seluruh kerugian materil belum dapat kami pastikan karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

"Tidak lupa kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati serta mengetahui penyebab sering terjadinya kebakaran rumah yang antara lain yaitu kelalaian penghuninya, mulai dari hubungan arus pendek listrik, kompor meledak hingga benda-benda mudah terbakar yang diletakkan di tempat yang salah,” imbuhnya. (PNO-12)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE