Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa MI Ibrohimiyyah Praktik Cuci Tangan
Mahasiswa KKN bidang kesehatan melaksanakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada praktik mencuci tangan yang benar di MI Ibrohimiyyah.
Papuanewsonline.com - 19 Agu 2026, 22:20 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Demak — Mahasiswa KKN bidang kesehatan melaksanakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada praktik mencuci tangan yang benar di MI Ibrohimiyyah, Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Selasa, 11 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya mencuci tangan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Siswa diajak mengenali waktu-waktu penting mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, dan setelah memegang benda kotor.

Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami siswa sekolah dasar. Mahasiswa KKN menggunakan media pembelajaran dan ice breaking agar suasana lebih menyenangkan. Para siswa terlihat antusias mengikuti penjelasan.
Selain teori, mahasiswa mengajak siswa mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Praktik dilakukan langsung agar siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Para siswa bersemangat mengikuti setiap tahapan praktik. Mereka diarahkan membasahi tangan, menggunakan sabun, menggosok telapak dan punggung tangan, membersihkan sela-sela jari, menggosok kuku, membilas dengan air bersih, lalu mengeringkannya.
Wali kelas 1A MI Ibrohimiyyah, Puji Pusvitasari, memberikan tanggapan positif. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat karena membantu siswa memahami cara menjaga kebersihan diri dengan tepat.
“Alhamdulillah, kegiatannya sangat bermanfaat. Anak-anak menjadi lebih tahu cara mencuci tangan yang benar dan kapan perlu mencuci tangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebiasaan mencuci tangan perlu terus diingatkan agar menjadi rutinitas siswa di sekolah maupun di rumah.
Pendapat serupa disampaikan wali kelas 1B, Lailatun Nadzifah, S.Pd.I. Ia menilai kegiatan menarik dan sesuai dengan usia siswa. “Kegiatannya menyenangkan. Anak-anak antusias mengikuti penjelasan dan praktik,” katanya.
Para siswa mengaku senang mengikuti sosialisasi. Mereka merasa praktik mencuci tangan lebih mudah dipahami karena dilakukan langsung dan diselingi permainan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap siswa MI Ibrohimiyyah membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat di sekolah maupun rumah.
Editor: OF