Egois dan Tidak Komunikatif: Pemerintahan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong Dihujani Kritik
Pemerintahan Kabupaten Mimika yang dipimpin oleh Bupati Johanes Retob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong tengah menghadapi kritik pedas dari masyarakat.
Papuanewsonline.com - 24 Nov 2025, 17:23 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika - Pemerintahan Kabupaten Mimika yang dipimpin oleh Bupati Johanes Retob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong tengah menghadapi kritik pedas dari masyarakat. Beberapa isu yang menjadi sorotan termasuk janji kuota CPNS untuk anak Amungme dan Kamoro yang belum terealisasi, rencana pelantikan yang tidak jelas, dan kurangnya komunikasi dengan pemuda Mimika.
Edoardus Rahawadan, seorang tokoh pemuda, menyatakan bahwa
pemerintahan saat ini terlalu egois dan tidak komunikatif. "Pembangunan
harus komunikatif, bukan egois. Tidak semua hal penting untuk pemerintah, namun
komunikasi adalah hal yang sangat penting," katanya.
Masyarakat Mimika juga mengkritik pemerintahan karena tidak
merangkul semua pihak, termasuk pemuda dan lembaga masyarakat adat.
"Pemuda Mimika mati suri karena pemerintah tidak punya daya upaya untuk
membangkitkan semangat pemuda," kata Edo.
Kritik juga dilontarkan terhadap pemerintahan karena tidak
transparan dalam pengelolaan proyek dan anggaran. "Lembaga masyarakat adat
Amungme dan Kamoro yang merupakan lembaga yang harusnya dibina pemerintah juga
dibiarkan bermasalah dan pemerintah tidak berdaya untuk merangkul mereka,"
kata Edo.
Edo juga menyarankan agar Bupati dan Wakil Bupati Mimika
segera membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak, termasuk tim
pemenangan dan masyarakat. "Jangan melihat kami mengkritik lalu kemudian
menganggap kami ini musuh. Kami hanya ingin pemerintahan yang baik dan
transparan," katanya.
Pemerintahan Mimika telah didesak untuk melakukan evaluasi
dan koreksi terhadap kinerja mereka dan memperbaiki komunikasi dengan
masyarakat. Apakah pemerintahan Johanes Retob dan Emanuel Kemong dapat menjawab
tantangan ini?
Penulis: Hendrik
Editor: GF