Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E Digelar di Nabire: Ribuan Penonton Antusias
Perlombaan bergengsi ini menjadi ajang pembuktian para rider muda berbakat dari berbagai daerah, dengan akses gratis untuk penonton dan pengamanan ketat demi kelancaran acara
Papuanewsonline.com - 30 Sep 2025, 20:57 WIT
Papuanewsonline.com/ Olahraga
Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana Nabire, Papua Tengah, pada Minggu siang terasa berbeda. Dentuman mesin motor balap menggema di kawasan Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, tempat berlangsungnya Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E. Ajang balap bergengsi ini resmi dimulai pada pukul 13.00 WIT dan langsung menyedot perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak antusias memadati arena, baik yang datang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi.
Bentot, selaku panitia pelaksana,
menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama.
Pihaknya menerapkan aturan ketat dengan membatasi akses ke paddock hanya untuk
official, tim crew, dan pembalap.
“Akses ke paddock sekarang kami
perketat. Hanya official, tim crew, dan pembalap yang boleh masuk. Ini untuk
menjaga area tetap steril agar lomba berjalan aman dan lancar,” ungkap Bentot.
Selain itu, panitia juga
memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Jika pada gelaran sebelumnya penonton
yang membawa kendaraan dikenakan biaya masuk, kali ini akses penonton
sepenuhnya gratis tanpa terkecuali.
“Untuk nonton masuk gratis, baik
tanpa kendaraan maupun menggunakan kendaraan. Sebelumnya sempat dikenakan biaya
bagi yang membawa kendaraan, tetapi hari ini tidak,” jelas Bentot.
Kejurnas Motoprix tidak hanya
sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap muda
Papua sekaligus wadah pencarian talenta balap motor potensial yang bisa
bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Dengan lintasan non permanen yang
penuh tantangan, para rider dituntut untuk menunjukkan teknik balap yang
mumpuni, keberanian, serta strategi cerdas dalam menghadapi tikungan tajam
maupun trek lurus berkecepatan tinggi.
Sorakan penonton yang memenuhi
tribun dan area sekitar lintasan menambah semangat para pembalap. Kehadiran
masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa olahraga balap motor memiliki
tempat istimewa di hati warga Papua Tengah.
Ajang ini diharapkan tidak hanya
menjadi tontonan seru, tetapi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan
ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha kecil yang turut
merasakan manfaat dari ramainya penonton.
Final Kejurnas Motoprix Papua
Tengah Seri 2 Region E ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang paling
ditunggu-tunggu. Dengan segala persiapan matang dari panitia, dukungan
masyarakat, serta semangat juang para rider, ajang ini diharapkan mampu melahirkan
juara-juara baru dan memperkuat eksistensi Papua Tengah sebagai salah satu
pusat olahraga otomotif di Indonesia Timur.
Penulis: Hend
Editor: GF