logo-website
Senin, 02 Feb 2026,  WIT

KKSS Mimika Rayakan HUT ke-49, Tekankan Filosofi Bugis-Makassar sebagai Perekat Persaudaraan

Perayaan HUT KKSS ke-49 di Gedung Eme Neme Yauware menjadi momentum silaturahmi besar warga Sulawesi Selatan di Mimika, sekaligus penegasan pentingnya nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge

Papuanewsonline.com - 27 Nov 2025, 02:58 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Para tokoh dan pengurus KKSS Mimika mengenakan busana adat dalam perayaan HUT ke-49 di Gedung Eme Neme Yauware.

Papuanewsonline.com, Mimika - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 dengan penuh kebersamaan di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (26/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat Sulawesi Selatan yang telah menetap dan berkontribusi bagi Mimika selama puluhan tahun.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KKSS, Abdul Rivai Ras, mengajak seluruh warga Sulsel untuk terus memegang teguh tiga prinsip budaya Bugis-Makassar, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Menurutnya, nilai-nilai ini bukan hanya identitas budaya, tetapi juga pedoman hidup dalam menjaga hubungan sosial yang rukun dan saling menghargai.

Ia menekankan bahwa nilai tersebut harus dijaga dan diterapkan di tanah rantau agar warga Sulsel dapat terus memberi manfaat bagi Mimika, Papua, dan Indonesia secara luas. Rivai juga menyinggung bahwa sekitar 16 juta warga Sulawesi Selatan kini tersebar di berbagai negara, menandakan kuatnya tradisi merantau yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Sulsel.

Ketua DPW KKSS Papua Tengah, Amirullah Hasyim, menegaskan bahwa perayaan HUT ini tidak hanya dirayakan sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendiri KKSS yang sejak 12 November 1976 telah membangun jejaring persaudaraan tanpa embel-embel politik. Ia menyebut organisasi ini selalu siap mendukung kebijakan pemerintah, terutama dalam sektor ekonomi.

Sementara itu, Ketua BPD KKSS Mimika, Iwan Anwar, menggarisbawahi bahwa warga KKSS memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pembangunan Mimika. Ia menyebut beberapa tokoh dari KKSS yang pernah menduduki posisi strategis, mulai dari ketua lembaga legislatif hingga pejabat pemerintahan daerah.

Iwan menegaskan bahwa warga KKSS akan terus mendukung program-program pembangunan pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Baruga Center akan menjadi ruang kontribusi baru KKSS bagi masyarakat Mimika, sekaligus wadah kolaborasi yang terbuka bagi suku asli Amungme dan Kamoro.

Menurutnya, kehadiran Baruga Center menjadi bukti bahwa KKSS ingin memberi manfaat nyata bukan hanya bagi perantau Sulsel, tetapi juga bagi masyarakat Papua. Ia menegaskan kembali filosofi yang selalu dipegang warga Sulsel ketika hidup di tanah orang lain: “Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung.”

Perayaan HUT ke-49 ini ditutup dengan suasana meriah dan penuh kekeluargaan, menandai komitmen KKSS Mimika untuk terus menjaga persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan sosial maupun ekonomi di kabupaten yang menjadi rumah bagi berbagai suku dan budaya tersebut.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE