"Dari Papua untuk Indonesia": LPAI Serukan Kemerdekaan Sejati Adalah Saat Anak-Anak Aman
LPAI Setanah Papua Raya mengingatkan satu hal: kemerdekaan belum lengkap jika masih ada anak di Papua yang hidup dalam ketakutan.
Papuanewsonline.com - 18 Agu 2026, 17:16 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika – Di usia Republik Indonesia yang ke-81, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Setanah Papua Raya mengingatkan satu hal: kemerdekaan belum lengkap jika masih ada anak di Papua yang hidup dalam ketakutan.
Pesan itu disampaikan Ketua LPAI Setanah Papua Raya, Idam Khalid, dalam rilis tertulis, Minggu 17 Agustus 2026 dari Timika.
"Di hari kemerdekaan ini kami menunduk. Kami mengingat darah para pahlawan yang mengecat merah putih ini. Dan kami bertanya, sudahkah anak-anak kami ikut merdeka?" ucap Idam.
Bagi LPAI Papua Raya, peringatan 17 Agustus bukan sekadar upacara. Ini adalah pengingat tugas.
"Tugas kami melanjutkan napas kemerdekaan itu. Dari pesisir Mimika sampai ke lembah-lembah di pegunungan, kami ingin melihat anak-anak Papua MERDEKA dari kekerasan, MERDEKA dari lapar, dan MERDEKA bermimpi setinggi langit," tegasnya.
Idam meyakini masa depan bangsa ada di tangan generasi yang hari ini masih sekolah, masih bermain, dan masih butuh perlindungan.
"Kami percaya satu hal. Anak yang merdeka hari ini, adalah fondasi Indonesia yang kuat esok hari," ujarnya.
Menutup pernyataannya, Idam mengajak seluruh elemen di Papua untuk mengawal persatuan dan mengutamakan keselamatan anak.
"Dirgahayu Indonesia ke-81. Mari jaga Merah Putih, mari jaga anak-anak kita. MERDEKA!" pungkasnya.
Penulis: Hendrik
Editor: OF