TNI Kerahkan 1.267 Personel Tangani Dampak Gempa di Flores
Sebanyak 1.267 personel TNI dikerahkan ke enam wilayah terdampak gempa Flores untuk membantu pencarian, evakuasi, perawatan korban, hingga pemulihan.
Papuanewsonline.com - 16 Agu 2026, 11:36 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Flores — TNI mengerahkan 1.267 personel untuk membantu penanganan dampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Ribuan personel tersebut disebar ke beberapa kabupaten terdampak untuk mendukung proses pencarian dan penanganan korban serta membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Rinciannya, sebanyak 263 personel diterjunkan di Kabupaten Sikka, 105 personel di Kabupaten Ngada, 400 personel di Kabupaten Nagekeo, dan 120 personel di Kabupaten Ende.

Selain itu, sebanyak 295 personel ditempatkan di wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, serta 84 personel lainnya dikerahkan di Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel TNI bekerja bersama Basarnas, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat. Mereka membantu pencarian serta penanganan korban yang terdampak gempa.
Personel juga memberikan dukungan terhadap proses perawatan korban serta membantu menangani kerusakan yang terjadi di sejumlah wilayah akibat bencana.
Selain kegiatan evakuasi dan penanganan korban, TNI turut mendukung operasional posko dan dapur lapangan. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada dalam kondisi darurat.
Untuk menunjang proses penanganan, TNI telah mengerahkan berbagai sarana pendukung. Sedikitnya 89 unit kendaraan digunakan untuk mendukung mobilitas personel dan kegiatan penanganan di lokasi terdampak.
TNI juga telah mendirikan 21 tenda lapangan dan menyiapkan 120 velbed untuk mendukung kebutuhan masyarakat maupun petugas yang berada di lokasi bencana.
Dukungan dari unsur TNI Angkatan Laut turut disiapkan melalui satu unit helikopter Bell 412 milik Lanudal Juanda. Helikopter tersebut dipersiapkan untuk mendukung operasi penanggulangan bencana di wilayah Flores.
Penggunaan helikopter tersebut antara lain untuk membantu mobilitas personel serta mendukung distribusi bantuan dan kebutuhan lainnya ke wilayah yang terdampak bencana.

Pengerahan personel, kendaraan, fasilitas lapangan, hingga alutsista tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.
TNI bersama Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat akan terus melakukan penanganan secara terpadu. Upaya tersebut mencakup pencarian, evakuasi, perawatan korban, hingga dukungan terhadap proses pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak.
Editor: OF