logo-website
Selasa, 02 Jun 2026,  WIT

Akhir Pelarian Abubakar Tabuni: Komandan TPNPB Intan Jaya Tewas Kontak Tembak di Tembagapura

Komandan Operasi Umum Kodap VIII Intan Jaya TPNPB, Abubakar Tabuni tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Damai Cartenz TNI-Polri di wilayah Kali Kuluk, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika

Papuanewsonline.com - 02 Jun 2026, 12:23 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Komandan Operasi Umum Kodap VIII Intan Jaya TPNPB, Abubakar Tabuni.

Papuanewsonline.com, Mimika – Pelarian Komandan Operasi Umum Kodap VIII Intan Jaya TPNPB, Abubakar Tabuni, berakhir pada 4 April 2024. Ia tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Damai Cartenz TNI-Polri di wilayah Kali Kuluk, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.


Berdasarkan informasi intelijen, aparat gabungan mengendus pergerakan Abubakar bersama kelompoknya di area pendulangan emas Kali Kuluk. Saat dilakukan penyekatan, baku tembak sengit tak terhindarkan. Selain Abubakar, satu anggota TPNPB bernama Demianus Magay juga tewas di lokasi.

7 Tahun Buron 

Abubakar Tabuni masuk Daftar Pencarian Orang sejak 2017. Selama hampir tujuh tahun, ia disebut memimpin sejumlah aksi bersenjata di Papua:

2017: Penembakan anggota Brimob di Mile 69, Distrik Tembagapura.

2020: Penembakan mobil logistik PT Freeport Indonesia dan warga negara asing di Kuala Kencana.

2021: Pembakaran dan penembakan helikopter PT Ersa Eastern Aviation di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak.

Barang Bukti Diamankan 

Dari lokasi kontak tembak, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, amunisi, dan atribut organisasi.


Jenazah Abubakar kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika untuk proses identifikasi forensik. Setelah terkonfirmasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura.

Latar Belakang 

Abubakar Tabuni tumbuh di tengah konflik di Papua. Ia bergabung dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka. Karena pengaruhnya, ia dipercaya menjabat Komandan Operasi Umum Kodap VIII yang beroperasi di wilayah pegunungan Intan Jaya.

Kematian Abubakar menandai berakhirnya perburuan terhadap salah satu DPO yang paling dicari aparat keamanan di Papua.

 

Penulis: Hend

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE