logo-website
Jumat, 27 Mar 2026,  WIT

Bahasa Indonesia Resmi Masuk Vatican News, Tonggak Baru Komunikasi Gereja

Penandatanganan MoU antara perwakilan Indonesia dan Dikasteri Komunikasi Vatikan menandai pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa ke-57 di Vatican News, membuka akses luas bagi umat Katolik Indonesia untuk menerima pesan Paus dalam bahasa ibu mereka

Papuanewsonline.com - 27 Mar 2026, 14:51 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Foto bersama delegasi Indonesia dan perwakilan Dikasteri Komunikasi Vatikan usai penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Pusat Vatican News dan Radio Vatikan, Vatikan, Rabu (25/3/2026)

Papuanewsonline.com, Vatikan - Bahasa Indonesia kini menorehkan sejarah baru di tingkat global setelah resmi digunakan dalam layanan Vatican News, media resmi Takhta Suci di Vatikan.

Dengan penambahan ini, bahasa Indonesia menjadi bahasa ke-57 yang tersedia di kanal tersebut, membuka akses yang lebih luas bagi umat Katolik, khususnya di Indonesia, untuk mengikuti informasi Gereja dalam bahasa mereka sendiri.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara perwakilan Indonesia dan Dikasteri Komunikasi Vatikan yang berlangsung pada Rabu (25/3/2026) di Kantor Pusat Vatican News dan Radio Vatikan.

Langkah ini tidak hanya sekadar penambahan bahasa baru, melainkan menjadi simbol kedekatan antara Gereja universal dengan umat Katolik di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Vatican News menegaskan bahwa kerja sama ini memungkinkan semakin banyak umat untuk menerima pesan Bapa Suci dalam bahasa ibu mereka.

Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh delegasi Dikasteri Komunikasi, Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono.

Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, menyebut momen ini memiliki makna yang jauh melampaui aspek administratif.

“Ini adalah perayaan persahabatan yang abadi, pengakuan identitas nasional kita, dan penguatan jembatan iman antara Indonesia dan jantung Gereja universal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran bahasa Indonesia di Vatican News menjadi kabar baik yang nyata bagi umat Katolik di Indonesia dan kawasan sekitarnya.

“Ini membuka jalur langsung menuju informasi Gereja universal. Umat kini dapat mendengar suara Bapa Suci dalam bahasa ibu mereka sendiri,” kata Mgr Agustinus.

Sementara itu, Prefek Dikasteri Komunikasi, Paolo Ruffini, menegaskan pentingnya bahasa sebagai sarana pelayanan yang efektif dalam menjangkau umat secara lebih mendalam.


Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, menyebut penandatanganan ini sebagai tonggak bersejarah bagi Indonesia.

“Ini adalah historic moment for Indonesia, khususnya bagi umat Katolik,” ujarnya.

Ia menilai, kehadiran bahasa Indonesia dalam Vatican News tidak hanya memperluas akses informasi, tetapi juga memperkuat keterhubungan umat Indonesia dengan Gereja universal.

Di tengah arus globalisasi, bahasa menjadi jembatan penting dalam menyatukan umat lintas negara. Kini, bahasa Indonesia resmi menjadi bagian dari jembatan tersebut, menghubungkan jutaan umat dengan pesan iman, harapan, dan persaudaraan dari pusat Gereja Katolik dunia. (GF)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE