Bentrok Pecah di Luar Stadion Azteca Saat Pembukaan Piala Dunia 2026
Terjadi bentrokan antara demonstran dan pasukan kepolisian saat laga pembuka Grup A antara Meksiko dan Afrika Selatan baru dimulai
Papuanewsonline.com - 12 Jun 2026, 13:54 WIT
Papuanewsonline.com/ Olahraga
Papuanewsonline.com, Mexico City – Ketegangan memuncak di luar Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (11/6/2026) waktu setempat, ketika bentrokan terjadi antara demonstran dan pasukan kepolisian. Kericuhan meletus bersamaan dengan berlangsungnya upacara pembukaan dan pertandingan perdana Piala Dunia 2026, setelah sejumlah massa berusaha mendekati pintu masuk stadion.
Saat laga pembuka Grup A antara Meksiko dan Afrika Selatan
baru dimulai, sejumlah demonstran melemparkan batu dan bom molotov ke arah
petugas.
Pasukan anti huru-hara pun bertindak mendesak mundur
kerumunan menggunakan perisai, sementara pagar dan tempat sampah terlihat
berantakan di sekitar lokasi.
Polisi melaporkan puluhan orang ditangkap dari ribuan massa
yang terlibat aksi di berbagai titik sekitar stadion.
Aksi unjuk rasa ini digelar oleh lima kelompok berbeda,
termasuk keluarga korban dari sekitar 130.000 orang yang dinyatakan hilang
serta para guru yang mengeluhkan kondisi kerja.
Mereka menyuarakan keprihatinan mendalam atas maraknya
kekerasan geng, tingginya angka kemiskinan, dan mempertanyakan penggunaan
miliaran dolar untuk penyelenggaraan turnamen yang dinilai seharusnya
dialokasikan bagi kesejahteraan rakyat.
Meskipun sebelumnya pihak berwenang telah menutup akses
jalan dan mengerahkan 10.000 personel demi menjaga keamanan, insiden tetap tak
terelakkan.
Namun, menjelang berakhirnya pertandingan yang dimenangkan
Meksiko 2-0, otoritas keamanan menyatakan situasi di sekitar stadion telah
berhasil dikendalikan dan mulai mereda.
Penulis: Jid
Editor: GF