logo-website
Selasa, 04 Agu 2026,  WIT

DPRK Boven Digoel Buka Masa Persidangan III, Bahas Aspirasi Rakyat dan Dua Raperda Kunci

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Boven Digoel secara resmi membuka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 dalam Rapat Paripurna, Senin (3/8/2026).

Papuanewsonline.com - 04 Agu 2026, 19:27 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Tanah Merah – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Boven Digoel secara resmi membuka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 dalam Rapat Paripurna, Senin (3/8/2026). Acara yang dipimpin Ketua DPRK Simon Akka ini dihadiri Bupati Roni Omba, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, tokoh adat, agama, serta perwakilan masyarakat.

Agenda utama meliputi penyampaian Pokok-Pokok Pikiran hasil Reses II yang dilaksanakan 24–28 Juli lalu, serta pembahasan dua rancangan peraturan daerah inisiatif dewan, yaitu tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Tenaga Kerja Lokal. 

Simon Akka mengingatkan pemerintah daerah agar serius menyusun kerangka anggaran agar tidak terulang keterlambatan seperti tahun sebelumnya.

Selama masa persidangan yang berlangsung hingga 25 November nanti, dewan akan menggelar rapat dengar pendapat, membahas dan menetapkan APBD Perubahan 2026 serta kerangka anggaran tahun 2027, menyelenggarakan konsultasi publik di tiga distrik, hingga menetapkan program pembentukan peraturan daerah tahun depan.

Bupati Roni Omba menyambut baik aspirasi yang diserahkan anggota dewan. 

“Pokok-pokok pikiran ini harus diselaraskan dengan rencana induk daerah agar terarah, terukur, dan sesuai kemampuan keuangan. Dengan anggaran yang terbatas, kita harus menentukan prioritas berdasarkan urgensi, manfaat luas, dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen menjaga sinergi dan keterbukaan dalam semangat “Balik Kampung – Bangun Kampung”.


Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE