Dukungan PSO Dan KA Perintis Jaga Tarif Terjangkau, 90,79% Penumpang KAI Terlayani Semester I 2026
Dukungan PSO dan KA Perintis membuat tarif kereta tetap terjangkau serta melayani lebih dari 235 juta penumpang.
Papuanewsonline.com - 22 Jul 2026, 21:43 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kebijakan pemerintah melalui skema Kewajiban Pelayanan Publik (PSO) dan layanan Kereta Api Perintis terus memberikan dampak positif terhadap aksesibilitas transportasi kereta api di Indonesia. Sepanjang Semester I 2026, KAI Group mencatat sebanyak 258,9 juta penumpang menggunakan layanan kereta api atau meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, sekitar 235,1 juta penumpang atau setara 90,79 persen memanfaatkan layanan yang memperoleh dukungan pemerintah melalui skema PSO maupun KA Perintis. Kebijakan ini dinilai berhasil menjaga tarif tetap terjangkau sekaligus memperluas jangkauan layanan transportasi rel bagi masyarakat.
Layanan yang mendapat dukungan tersebut meliputi kereta api jarak jauh dan lokal PSO, KAI Commuter, LRT Jabodebek, sebagian layanan kereta bandara, hingga LRT Sumatera Selatan dan KA Makassar–Parepare. Seluruh moda tersebut menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
VP Komunikasi Perusahaan KAI Anne Purba menjelaskan bahwa PSO berperan menjaga keterjangkauan tarif, sementara KA Perintis difokuskan untuk membuka akses transportasi di wilayah yang belum terlayani secara optimal. “Kedua skema ini memberi kesempatan masyarakat memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan,” ujarnya.
Berdasarkan data KAI, layanan kereta jarak jauh dan lokal PSO mengangkut sekitar 9,5 juta penumpang. Sementara itu, KAI Commuter melayani 204,1 juta penumpang, LRT Jabodebek mencatat kenaikan 22,84 persen menjadi 16 juta penumpang, dan layanan kereta bandara bersubsidi melayani lebih dari 3 juta pengguna.
Di sisi lain, layanan KA Perintis seperti LRT Sumatera Selatan dan KA Makassar–Parepare juga mencatat kontribusi signifikan dengan total sekitar 2,3 juta penumpang. Kehadiran layanan tersebut turut mendukung konektivitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Peningkatan jumlah pengguna menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang aman, nyaman, dan terjangkau terus mengalami pertumbuhan. Dukungan pemerintah melalui subsidi dinilai berperan penting dalam menjaga kualitas pelayanan, kapasitas angkut, serta keterjangkauan biaya perjalanan bagi masyarakat.
KAI menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan sinergi seluruh pihak yang terus memperkuat layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. Perusahaan berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut guna mendukung pemerataan pembangunan, memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, serta menghadirkan layanan transportasi yang semakin berkualitas.
Penulis: Jid
Editor: OF