Hari Kedua Festival Sejuta Rawa di Mappi Diramaikan Paguyuban Nusantara
Ribuan Masyarakat Mappi Membanjiri Jalanan Menyaksikan Pelaksanaan Kirab Budaya Nusantara, Dalam Rangkain Pelaksanaan Festival Sejuta Rawa di Kabupaten Mappi
Papuanewsonline.com - 06 Des 2022, 21:47 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, Mappi- Festival Budaya Sejuta Rawa yang pertama kali digelar Pemerintah Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan sudah memasuki hari kedua dengan agenda kirab budaya nusantara dan pameran kuliner serta kerajinan masyarakat asli Mappi.
Kirab budaya diramaikan paguyuban se-nusantara mulai dari Nusa Tenggara Timur, Jawa-Madura, Bali, Maluku, Toraja, Tanimbar, Selawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara dan tentunya enam suku asli Mappi, Yaqhai, Tamario, Awyu, Wiyaghar dan Koroway.
Kirab Budaya Nusantara dilepas oleh Pj Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, SSTP MSi di halaman Kantor Distrik Obaa, Selasa (6/12/2022). Selanjutnya peserta kirab berjalan kaki menyusuri jalan utama Kota Kepi dan berakhir di Gedung Qhaidau Uri di Jalan Bawape Kepi.
Pantauan Media Papuanewsonline.com, masing-masing Paguyuban mengenakan pakaian adat dan tariat adat daerah masing-masing yang ditampilkan di sepanjang perjalanan melewati rute yang sudah ditentukan Panitia pelaksana.
Tampak di halaman Gedung Qhaidau Uri, peserta kembali menampilkan tarian adat di hadapan Pj Bupati serta Forkopimda. Atraksi budaya ini menjadi tontotan sekaligus hiburan warga Kepi.
Suku Yaqhai, suku asli Mappi meluapkan kegembiraannya menyambut Festival Budaya Sejuta Rawa lewat tarian pesta adat, tarian ungkapan kegembiraan, tarian sukacita dan tarian perdamaian sebagai gambaran hidup bergandengan, bersatu dengan suku lainnya.
Begitu pula dengan Suku Awyu. Hampir sama dengan Suku Yaqhai dalam mementaskan tarian.
Bedanya, Suku Awyu lebih dikenal dengan tarian rumah dan tarian persahabatan yang memberi pesan persahabatan bagi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kenyamaan di Kabupaten Mappi.
Diselah-selah kegiatan akbar itu, Pj Bupati Gomar mengatakan kirab budaya nusantara menunjukkan persatuan dan kesatuan serta toleransi yang terus terjaga di Kabupaten Mappi.
" Kirab Budaya Nusantara ini, menunjukan toleransi kehidupan di Mappi, dimana masyarakat Dengan berbagai latar belakang suku, agama dan ras bisa hidup berdampingan dengan penuh kedamaian," Ungkapnya.
Pj Bupati Gomar menyebutkan, pelaksanaan kirab budaya nusantara menjadi agenda Festival Budaya Sejuta Rawa untuk memberikan pesan kepada dunia luar tentang keberagaman yang ada di Kabupaten Mappi.(Redaksi)