logo-website
Kamis, 30 Jul 2026,  WIT

KONI Mimika Desak Penyelesaian Administrasi, Atlet Jangan Gagal Bertanding Hanya Karena Prosedur

Menjelang PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara Oktober mendatang, kekhawatiran mulai muncul dari Mimika.

Papuanewsonline.com - 30 Jul 2026, 09:40 WIT

Papuanewsonline.com/ Olahraga

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Mimika – Menjelang PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara Oktober mendatang, kekhawatiran mulai muncul dari Mimika. Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika Antonius Kemong mendesak KONI Provinsi Papua Tengah segera mengambil langkah nyata agar kesempatan para atlet tidak terbuang sia-sia hanya karena keterlambatan urusan administrasi. 

Pendaftaran peserta akan dibuka bulan depan, sehingga setiap tahapan harus dipastikan selesai tepat waktu. 29/7/26) 

“Kami memohon agar KONI Provinsi segera mendaftarkan cabang beladiri seperti Kick Boxing, Muaythai, dan Tinju. Jangan sampai momen emas ini lewat hanya karena dokumen belum lengkap. Papua Tengah wajib hadir,” tegas Antonius. 

Ia menegaskan atlet di Mimika sudah matang secara teknis dan mental melalui serangkaian latihan serta kompetisi nasional. 

Namun kesiapan fisik tak ada artinya jika pintu pendaftaran tertutup sebelum mereka sempat melangkah.

Selain koordinasi antarlembaga, dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi juga menjadi kebutuhan mendesak. 

“Mereka akan membawa nama daerah. Sudah sepantasnya pemerintah hadir mendukung operasional persiapan, agar atlet tidak berjuang sendirian saat mengangkat nama Papua Tengah ke panggung nasional,” ujarnya. 

Hingga kini, daerah dan pengurus cabang olahraga belum mendapatkan arahan pasti mengenai langkah yang harus diambil.

Antonius menjelaskan pendaftaran bukan berarti jaminan tampil otomatis. Setelah provinsi mendaftar, atlet masih akan diseleksi oleh Pengurus Besar masing-masing cabang dengan mempertimbangkan rekam jejak prestasi di berbagai kejuaraan. 

Artinya, persaingan tetap ketat dan mengutamakan kualitas, namun semua itu tak akan berjalan jika langkah awal dari provinsi belum dimulai.

Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE