MUSDAT III LEMASA di Mata Tokoh Intelektual Amungme
Yohanes Kemong : tugas Lembaga Adat adalah melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan terlebih khusus menjaga dan turut menciptakan kondisi keamanan dikabupaten Mimika serta tetap menjunjung tinggi Adat dan Budaya Amungme
Papuanewsonline.com - 19 Jan 2023, 21:33 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, TIMIKA
- Musyawarah Adat III LEMASA (Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme) yang dibuka
hari ini, Kamis 19/01/2023 di Hotel Cartenz diinisiasi oleh beberapa Tokoh Amungme dengan tujuan menghidupkan kembali Lembaga Adat tersebut sehingga
kedepan masyarakat Amungme tetap satu honai dan tidak terpecah.
Demikian pandangan dari Tokoh
Intelektual OKIA, Yohanes Kemong mewakili generasi Amungme berharap bahwa tidak
terjadi lagi dua atau tiga kubu sebagai bibit perpecahan dan akan sulit untuk
disatukan. Karena sejak MUSDAT II hingga kini sudah menghabiskan banyak energi
dalam kurun waktu yang cukup lama namun dalam perjalanannya terjadi perpecahan.
“Saya bersyukur karena akhirnya
Tokoh-tokoh Amungme dapat mengambil sikap tegas untuk segera dilakukan MUSDAT
III sehingga kita semua harus kawal dengan baik sampai terpilihnya Ketua LEMASA
yang baru,” kata YK, sapaan beliau.
Yohanes Kemong berharap bahwa
tugas Lembaga Adat adalah melayani,
mengayomi, melindungi masyarakat dan terlebih khusus menjaga dan turut menciptakan
kondisi keamanan dikabupaten Mimika serta tetap menjunjung tinggi Adat dan
Budaya Amungme.
“Lemasa harus bisa bermitra
dengan pemerintah, pengusaha, dan lembaga -lembaga swasta yang ada di kabupaten
Mimika untuk kemajemukan dan kemajuan di kabupaten Mimika yang lebih baik
terutama untuk kesejahteraan masyarakat Amungme dan suku lainnya,” lanjut YK.
Kemong juga menjelaskan bahwa Musdat
ini harus dapat melahirkan pemimpin yang mengayomi, melindungi semua masyarakat
yang ada di mimika secara adat sehingga Figur Ketua Terpilih nanti haruslah
yang memiliki kemampuan memimpin tersebut.
Program nantinya harus lebih kepada
progam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan bisa melindungi pasir, hutan
dan serta semua isinya karena sumber itu menjadi pendapatan terbesar, dan juga pengurus bari
itu harus bisa berkerja sama dengan pemerintah, dan bisa melihat terkait
kebutuhan masyatakay lainnya, itu harus didorong ke pemerintah. (Stevi)