logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

MUSDAT III LEMASA di Mata Tokoh Intelektual Amungme

Yohanes Kemong : tugas Lembaga Adat adalah melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan terlebih khusus menjaga dan turut menciptakan kondisi keamanan dikabupaten Mimika serta tetap menjunjung tinggi Adat dan Budaya Amungme

Papuanewsonline.com - 19 Jan 2023, 21:33 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Yohanes Kemong ditengah masyarakat yang mengikuti MUSDAT III tersebut.

Papuanewsonline.com, TIMIKA - Musyawarah Adat III LEMASA (Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme) yang dibuka hari ini, Kamis 19/01/2023 di Hotel Cartenz diinisiasi oleh beberapa Tokoh Amungme dengan tujuan menghidupkan kembali Lembaga Adat tersebut sehingga kedepan masyarakat Amungme tetap satu honai dan tidak terpecah.

Demikian pandangan dari Tokoh Intelektual OKIA, Yohanes Kemong mewakili generasi Amungme berharap bahwa tidak terjadi lagi dua atau tiga kubu sebagai bibit perpecahan dan akan sulit untuk disatukan. Karena sejak MUSDAT II hingga kini sudah menghabiskan banyak energi dalam kurun waktu yang cukup lama namun dalam perjalanannya terjadi perpecahan.

“Saya bersyukur karena akhirnya Tokoh-tokoh Amungme dapat mengambil sikap tegas untuk segera dilakukan MUSDAT III sehingga kita semua harus kawal dengan baik sampai terpilihnya Ketua LEMASA yang baru,” kata YK, sapaan beliau.  

Yohanes Kemong berharap bahwa tugas Lembaga Adat adalah  melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan terlebih khusus menjaga dan turut menciptakan kondisi keamanan dikabupaten Mimika serta tetap menjunjung tinggi Adat dan Budaya Amungme.

“Lemasa harus bisa bermitra dengan pemerintah, pengusaha, dan lembaga -lembaga swasta yang ada di kabupaten Mimika untuk kemajemukan dan kemajuan di kabupaten Mimika yang lebih baik terutama untuk kesejahteraan masyarakat Amungme dan suku lainnya,” lanjut YK.

Kemong juga menjelaskan bahwa Musdat ini harus dapat melahirkan pemimpin yang mengayomi, melindungi semua masyarakat yang ada di mimika secara adat sehingga Figur Ketua Terpilih nanti haruslah yang memiliki kemampuan memimpin tersebut.

Program nantinya harus lebih kepada progam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan bisa melindungi pasir, hutan dan serta semua isinya karena sumber itu menjadi  pendapatan terbesar, dan juga pengurus bari itu harus bisa berkerja sama dengan pemerintah, dan bisa melihat terkait kebutuhan masyatakay lainnya, itu harus didorong ke pemerintah. (Stevi)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE