logo-website
Jumat, 05 Jun 2026,  WIT

Pasukan Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, TNI Apresiasi Dedikasi di Misi Perdamaian Dunia

Setelah 13 bulan bertugas di Lebanon dalam situasi konflik yang dinamis dan penuh risiko, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL disambut di Mabes TNI dengan penghargaan atas kontribusi kemanusiaan dan keberhasilan menjaga stabilitas kawasan

Papuanewsonline.com - 04 Jun 2026, 18:55 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memimpin upacara penyambutan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL masa penugasan 2025/2026 di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

Papuanewsonline.com, Jakarta – Markas Besar TNI menyambut kepulangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) masa penugasan 2025/2026 yang telah menyelesaikan misi pemeliharaan perdamaian dunia di Lebanon. Penyambutan berlangsung di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun memimpin langsung upacara penyambutan para prajurit yang kembali dari daerah misi setelah menjalankan tugas selama kurang lebih 13 bulan.

Dalam amanat tertulis Panglima TNI yang dibacakan oleh Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, disampaikan bahwa para prajurit telah menjalankan tugas di tengah kondisi operasi yang sangat kompleks, dinamis, dan penuh tantangan keamanan.

Menurut Panglima TNI, eskalasi konflik yang terjadi di Lebanon Selatan menuntut setiap personel untuk memiliki keteguhan mental, kematangan dalam bertindak, serta profesionalisme tinggi dalam menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain menghadapi berbagai tantangan di lapangan, TNI dan bangsa Indonesia juga kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Kusuma Bangsa selama misi perdamaian tersebut.

“Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan prestasi yang membanggakan. Dengan menerima dua penghargaan oleh Force Commander Unifil Mayjen Diodato Abagnara yaitu, di bidang kemanusiaan penghargaan Letter of Appreciation kalian telah memberikan bantuan nyata berupa penyediaan air bersih dan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat lokal. Sedangkan di bidang operasi penghargaan Letter of Commendation, kalian juga berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta insiden internasional”, ungkap Panglima TNI.

Penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan internasional atas profesionalisme prajurit Indonesia yang tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak konflik.

Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih selama penugasan. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.

Menurut Raja Gunung Nasution, salah satu program yang mendapat apresiasi tinggi adalah pembangunan sistem penjernih air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar tersebut.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI sebagai pelaksana misi perdamaian dunia sekaligus duta budaya bangsa yang membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional.

Satgas TNI Konga UNIFIL terdiri dari berbagai unsur satuan tugas, yakni Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II, serta Military Staff Sector East UNIFIL.

Keikutsertaan TNI dalam misi UNIFIL selama ini menjadi salah satu bentuk implementasi amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia dan mewujudkan perdamaian internasional melalui keterlibatan aktif dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB. (GF)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE