logo-website
Rabu, 14 Jan 2026,  WIT

Perpani Mimika Gelar Archery Competition Bupati Cup 2025, 91 Atlet Resmi Berlaga

Perpani Mimika melaksanakan Archery Competition Bupati Cup 2025 yang diikuti oleh 91 atlet dari berbagai kategori usia dan divisi panahan

Papuanewsonline.com - 19 Des 2025, 20:28 WIT

Papuanewsonline.com/ Olahraga

Penyematan Juara Archery Competition Bupati Cup 2025 di Lapangan Yu Amako, Nawaripi, pada Jumat (19/12/2025).

Papuanewsonline.com, Timika – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Mimika sukses menggelar Archery Competition Bupati Cup 2025 yang berpusat di Lapangan Yu Amako, Nawaripi, pada Jumat (19/12/2025). Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari hingga 21 Desember ini diikuti oleh 91 atlet dari berbagai kategori usia dan divisi panahan, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Mimika.

Ketua Panitia Laura Wamaer S.Pd menjelaskan rincian peserta yang terbagi dalam beberapa kategori prestasi dan jenis panahan. “Untuk kategori prestasi, ada 15 atlet SD, 14 SMP, 20 SMA yang masuk umum, dan 18 Barebow. Sementara Horsebow diikuti 12 atlet SD dan 12 SMP,” jelasnya. 

Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak 4 Desember dengan membentuk panitia beranggotakan 25 orang yang melakukan empat kali rapat koordinasi. 

“Kami fokus memastikan kesiapan teknis, penetapan sasaran, penyesuaian jadwal, hingga pengelolaan anggaran berjalan lancar. Informasi dan pendaftaran disebarkan melalui masing-masing bidang,” tambahnya. 

Peserta luar Mimika berasal dari wilayah Papua Tengah khususnya Nabire, dengan jumlah sekitar 28 hingga 30 atlet. Sementara peserta lokal berasal dari sejumlah klub panahan seperti Gawe Archery School, Cendrawasih Archery Club, Hidayatullah, serta peserta umum. 

“Seluruh atlet menyediakan perlengkapan sendiri sesuai ketentuan yang telah diinformasikan sejak pendaftaran. Hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat akan diberikan berdasarkan kategori putra dan putri dari tingkat SD hingga umum,” ujar Laura.

Sementara itu, Ketua Umum Perpani Kabupaten Mimika dr. Enny Kenangalem berharap kejuaraan ini menjadi momentum kebangkitan olahraga panahan di daerah. 

“Kami berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk memiliki arena panahan permanen. Secara filosofis, panahan telah menjadi identitas orang Papua sejak lama dan bukan sekadar olahraga,” katanya. 

Menurutnya, kejuaraan tingkat Bupati terakhir digelar pada 2019, sehingga kembalinya ajang ini diharapkan dapat membawa kemajuan. 

“Kami berharap panahan Mimika semakin berkembang dan menjadi cabang olahraga unggulan yang membawa nama baik Mimika hingga kancah nasional,” pungkasnya. 


Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE