Pertamina Turunkan Harga BBM Diesel Nonsubsidi di Papua-Maluku, Mulai Berlaku 1 Juni
Pertamina Patra Niaga resmi menerapkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Papua dan Maluku mulai Senin 1 Juni 2026
Papuanewsonline.com - 01 Jun 2026, 22:14 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, Timika – Pertamina Patra Niaga resmi menerapkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Papua dan Maluku mulai Senin (1/6/2026). Kebijakan ini menghadirkan kabar baik bagi masyarakat dan pelaku usaha, terutama pengguna jenis diesel, dengan penurunan harga yang cukup signifikan untuk Dexlite dan Pertamina Dex, guna mendukung kelancaran mobilitas serta stabilitas ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV.
Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan secara berkala dengan
mempertimbangkan pergerakan harga energi global dan ketentuan formula harga
yang ditetapkan pemerintah.
Langkah ini merupakan wujud komitmen menghadirkan produk
berkualitas dengan harga kompetitif, serta tetap memperhatikan daya beli
konsumen dan kebutuhan ekonomi masyarakat luas.
Berdasarkan ketentuan terbaru, harga Dexlite turun dari
Rp26.600 menjadi Rp23.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun dari
Rp28.500 menjadi Rp25.350 per liter.
Sementara itu, harga Pertamax tetap di angka Rp12.600 per
liter, dan Pertamax Turbo mengalami kenaikan dari Rp20.350 menjadi Rp21.200 per
liter. Seluruh harga tersebut sudah termasuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan
Bermotor sebesar 7,5 persen.
Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku,
Ispiani Abbas, memastikan pasokan BBM di seluruh SPBU aman dan cukup memenuhi
kebutuhan.
Masyarakat dapat mengecek informasi harga terbaru melalui
situs resmi maupun aplikasi MyPertamina, serta mendapatkan produk berkualitas
yang menjaga performa kendaraan masing-masing.
Penulis: Jid
Editor: GF