logo-website
Kamis, 27 Agu 2026,  WIT

Rochmatullah Terpilih sebagai Formature IKAMI Sulsel Cabang Mimika, Ajak Kader Satukan Langkah

Muscab Ke-II Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI-SULSEL) Cabang Mimika menetapkan Rochmatullah sebagai Formature terpilih pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Papuanewsonline.com - 27 Agu 2026, 07:18 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-II Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI-SULSEL), Rabu, 26 Agustus 2026.

Papuanewsonline.com, Mimika — Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-II Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI-SULSEL) Cabang Mimika menetapkan Rochmatullah sebagai Formature terpilih pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Rochmatullah terpilih dalam Sidang Pleno IV Muscab Ke-II IKAMI-SULSEL Cabang Mimika. Dalam proses tersebut, Gajali Rahman dan Melvin Tananti masing-masing ditetapkan sebagai mide formature.

Usai ditetapkan sebagai Formature, Rochmatullah menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya bukan merupakan kemenangan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh kader IKAMI-SULSEL Cabang Mimika.

“Terpilihnya saya sebagai Ketua Umum IKAMI Sulsel Cabang Mimika bukanlah sebuah kemenangan pribadi, tetapi merupakan amanah dari seluruh kader yang harus saya pertanggungjawabkan bersama-sama,” ujar Rochmatullah dalam sambutannya.

Ia mengajak seluruh kader untuk tidak menjadikan perbedaan pilihan dalam proses Muscab sebagai batas yang memisahkan satu sama lain. Menurutnya, setelah seluruh rangkaian musyawarah dan kontestasi selesai, seluruh kader harus kembali bersatu sebagai satu keluarga besar IKAMI-SULSEL Cabang Mimika.


“Musyawarah telah selesai, kontestasi telah selesai, dan sekarang saatnya kita kembali menjadi satu keluarga besar IKAMI Sulsel Cabang Mimika,” katanya.

Rochmatullah menegaskan, ke depan dirinya ingin menjadikan IKAMI sebagai rumah bersama yang mampu merangkul seluruh kader, menjadi ruang untuk tumbuh, mengembangkan gagasan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

Ia juga membawa komitmen untuk membangun IKAMI-SULSEL Cabang Mimika yang solid dalam persaudaraan, kuat dalam kaderisasi, terbuka terhadap kolaborasi, serta nyata dalam kontribusi.

Dalam menjalankan organisasi, Rochmatullah menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Sulawesi Selatan, yakni Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi.

“Saling memanusiakan, saling mengingatkan, dan saling menghargai harus menjadi budaya dalam setiap langkah organisasi kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh kader tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan organisasi. Setiap kader, kata dia, harus memiliki ruang untuk berbicara, berproses, berkarya, dan mengambil peran.

“Organisasi yang besar bukanlah organisasi yang bergantung pada satu orang, tetapi organisasi yang mampu melahirkan banyak orang hebat,” ujarnya.

Rochmatullah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Muscab Ke-II IKAMI-SULSEL Cabang Mimika. Ia secara khusus menegaskan bahwa kader yang berbeda pilihan dalam proses pemilihan bukanlah lawan, melainkan saudara seperjuangan.

“Kalian adalah saudara seperjuangan yang akan berjalan bersama saya membangun IKAMI ke depan,” katanya.

Ia mengakui perjalanan organisasi ke depan tidak selalu mudah. Namun, dirinya berkomitmen menjaga amanah, membuka ruang komunikasi, mendengar aspirasi kader, serta bekerja bersama untuk kemajuan IKAMI-SULSEL Cabang Mimika.

Rochmatullah kemudian mengajak seluruh keluarga besar IKAMI-SULSEL Cabang Mimika untuk membuktikan bahwa nilai persaudaraan, kaderisasi, dan kontribusi tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui tindakan dan karya nyata.

“Mari kita rapatkan barisan, mari kita satukan langkah, mari kita rawat persaudaraan, dan mari kita bawa IKAMI Sulsel Cabang Mimika menjadi organisasi yang lebih solid, berkemajuan, dan bermanfaat,” ajaknya.

Ia menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi memiliki batas waktu, sementara persaudaraan harus terus dijaga.

“Karena pada akhirnya, jabatan ini akan berakhir, tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga,” pungkas Rochmatullah.


Penulis: Bim

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE