logo-website
Kamis, 27 Agu 2026,  WIT

Menhut Raja Antoni Serahkan Perhutanan Sosial, Ingatkan Jaga Kawasan dan Waspada Karhutla

Raja Antoni menyerahkan enam sertifikat persetujuan Perhutanan Sosial kepada kelompok masyarakat di Kabupaten Berau dan sekitarnya, Kalimantan Timur, pada Rabu (26/8/2026).

Papuanewsonline.com - 27 Agu 2026, 08:07 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Menhut Raja Antoni.

Papuanewsonline.com, Berau — Menteri Kehutanan Raja Antoni menyerahkan enam sertifikat persetujuan Perhutanan Sosial kepada kelompok masyarakat di Kabupaten Berau dan sekitarnya, Kalimantan Timur, pada Rabu (26/8/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan penerima agar menjaga kawasan kelola dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. 

Pemberian akses pengelolaan ini sekaligus disertai tanggung jawab menjaga kelestarian hutan, bukan hanya sekadar hak memanfaatkan.

“Ini bagian dari kebijakan agar hutan tetap lestari namun tetap bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, pengelolaan menjadi lebih jelas dan ada penanggung jawab di setiap kawasan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Salah satu yang menerima adalah LPHD Lobang Beloh seluas 4.962 hektare untuk 85 kepala keluarga. 

Kepada kelompok ini, Raja Antoni berpesan agar kawasan dijaga dari api dan dimanfaatkan secara produktif demi kesejahteraan bersama.

Pesan serupa disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur yang mengelola 4.693 hektare bagi 138 kepala keluarga. Menhut bahkan memperingatkan adanya konsekuensi tegas. 

“Jangan sampai kawasan yang Bapak kelola justru menjadi sumber api. Jika itu terjadi, dengan berat hati saya akan mencabut surat keputusannya,” tegasnya. 

Teguran ini disampaikan agar penerima sertifikat benar-benar memikul tanggung jawab pengelolaan dengan penuh kesadaran.

Selain dua kelompok tersebut, persetujuan juga diserahkan kepada KTH Pilinjau Lestari Squad seluas 28 hektare (23 KK), KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan seluas 1.350 hektare (90 KK), LD Mara Satu seluas 748 hektare (475 KK), serta LD Mara Hilir seluas 152 hektare (212 KK). 

Di tengah kuatnya pengaruh El Nino, Menhut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan untuk pembukaan ladang, dan berhati-hati agar hal sekecil apa pun seperti puntung rokok tidak memicu kebakaran besar.


Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE