Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas, TNI Terjunkan Tim Alfa Gabungan dari Udara
Menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto, TNI segera mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas.
Papuanewsonline.com - 27 Agu 2026, 08:11 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Lampung Timur — Menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto, TNI segera mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Tim Alfa gabungan dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara diterjunkan dari udara menuju Desa Braja Kencana, Lampung Timur, pada Selasa (25/8/2026).
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh titik panas dan bara sisa kebakaran benar-benar padam sepenuhnya.
Pengerahan pasukan dilakukan setelah pemantauan menggunakan drone termal mendeteksi masih adanya titik-titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kawasan yang dipantau seluas sekitar 123 hektare meliputi wilayah Desa Braja Kencana dan Braja Luhur yang sebelumnya terbakar pada 23–24 Agustus 2026.
Tim diterbangkan dari Bandara Sultan Kasim II, Riau, dan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman secara menyeluruh.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, turun langsung memimpin operasi bersama unsur Forkopimda.
Penanganan dipercepat dengan mengerahkan berbagai teknologi, termasuk pengeboman air serta drone penyemprot berkapasitas 16, 30, hingga 100 liter.
“Drone ini dapat bolak-balik mengisi air dan diterbangkan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau dengan berjalan kaki,” ujar Pangdam
Kapuspen TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa pengerahan kekuatan ini merupakan wujud respons cepat dan komitmen TNI dalam melindungi masyarakat serta lingkungan.
“TNI akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan dan bersinergi dengan instansi terkait agar penanganan karhutla berjalan cepat, tepat, dan efektif,” tegasnya.
Tim Alfa kini bekerja menyisir sisa bara agar dapat dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sebelum meluas kembali.
Penulis: Jid
Editor: OF