BREAKING NEWS
Dukung Pesonas II NTT, Special Olympics Indonesia Gelar Charity Night
Angel Awom, Putri Papua Tengah Siap Bersaing Di Miss Bintang Indonesia Junior
Hadapi Era Green Shipping, STIP Cetak 1.735 SDM Maritim Berdaya Saing Global
Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema
"Hentikan Omong-Omong!" KPKM Mimika Desak Pesawat Rp85,8 Miliar Segera Terbang
Groundbreaking PSN Resmi Dimulai, Kapolda Maluku Sambut Kedatangan Para Menteri dan Investor
Perkuat Stabilitas Kamtibmas, Polri Jalin Kemitraan dengan Berbagai Elemen Masyarakat
Diaspora Papua di Inggris Bahas Strategi Pembangunan Papua Bersama Mahasiswa Doktoral Internasional
Kapolda Maluku Pastikan Pengamanan Site Shelter INPEX Siap Dukung Investasi Strategis Nasional
Juarai Kapolda Cup, Pics Slytherin Resmi Wakili Polda Maluku Pada Ajang Kapolri Cup 2026
Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, Mantan Bupati Biak Numfor Ditangkap Polisi
Ketua DPD PDIP Provinsi Papua, yang juga eks Bupati Biak Numfor Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd ditangkap Polda Papua Terkait Dugaan Pelecehan Seksual
Papuanewsonline.com - 22 Nov 2024, 12:39 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Jayapura- Ketua DPD PDIP Provinsi Papua, yang juga eks Bupati Biak Numfor Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd ditangkap Polda Papua terkait dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawa umur.
Herry Ario Naap ditangkap di Biak Numfor dan langsung diterbangkan ke Jayapura dengan pesawat Sriwijaya Air PK-CRI, Jumat (22/11/2024).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyatakan bawa mantan Bupati Biak Numfor HAN ditangkap di Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Jumat pagi.
" Benar HAN ditangkap Jumat pagi. Penangkapan terhadap yang bersangkutan terkait kasus pelecehan terhadap korban RR yang merupakan anak di bawah umur," ujar Kombes Benny saat dikonfirmasi, Jumat (22/11).
Benny menyebutkan Tersangka HAN sesaat setelah ditangkap langsung diterbangkan ke Jayapura.
" Tersangka langsung dibawa ke Ditreskrimum Polda Papua di Jayapura untuk diperiksa penyidik," pungkasnya.(Redaksi)
Komentar
Berita Lainnya