Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin Yang Terbakar Di Perairan Sekotong
Kapal terbakar saat berlayar dari Padang Bai menuju Lembar, tim SAR gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan kru.
Papuanewsonline.com - 12 Agu 2026, 11:43 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Lombok Barat — Tim SAR gabungan melakukan operasi penyelamatan setelah KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok, wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) pagi.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.15 WITA ketika kapal tengah dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Kantor SAR Mataram menerima laporan terkait kondisi darurat tersebut sekitar pukul 04.39 WITA. Setelah menerima informasi, tim SAR langsung mengerahkan personel dan sejumlah armada untuk menuju lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan keselamatan seluruh penumpang dan kru menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujar Hariyadi.
Untuk memperkuat proses penyelamatan, Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar. Tim SAR Denpasar turut mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu proses evakuasi di lokasi.
Selain armada laut, pemantauan dari udara juga dilakukan dengan melibatkan helikopter dari SGi Air Bali. Dukungan tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan pemantauan terhadap kondisi kapal dan situasi di sekitar lokasi kejadian.
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, baik dari instansi pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat. Sejumlah unsur yang terlibat antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, serta Syahbandar Pelabuhan Lembar.
Selain itu, beberapa kapal yacht, SGi Air Bali, masyarakat setempat dan unsur terkait lainnya turut memberikan dukungan dalam proses penanganan kecelakaan laut tersebut.
Kehadiran sejumlah armada dan unsur penyelamat diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi sekaligus memastikan seluruh penumpang dan kru KMP Putri Yasmin mendapatkan pertolongan.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian. Proses evakuasi dan pemantauan terhadap kondisi KMP Putri Yasmin terus dilakukan secara intensif.
Tim SAR juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang berada di lapangan untuk memastikan operasi penyelamatan berlangsung aman dan seluruh penumpang maupun kru dapat dievakuasi dari kapal yang mengalami kebakaran tersebut.
Editor: OF