logo-website
Selasa, 12 Mei 2026,  WIT

TPNPB Klaim Rampas Senjata SS1 Milik Anggota TNI AU di Enarotali Paniai

Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim berhasil merampas satu pucuk senjata jenis SS1 milik anggota TNI Angkatan Udara dalam operasi yang disebut berlangsung di Kota Enarotali, Kabupaten Paniai

Papuanewsonline.com - 12 Mei 2026, 09:14 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Anggota kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) memperlihatkan senjata yang diklaim dirampas dalam operasi di wilayah Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Papuanewsonline.com, Paniai — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) melalui Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengumumkan klaim perampasan satu pucuk senjata jenis SS1 milik anggota TNI Angkatan Udara di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.


Klaim tersebut disampaikan dalam siaran pers resmi yang diterima media pada Senin (11/5/2026). Dalam keterangannya, TPNPB menyebut operasi dilakukan sekitar pukul 12.30 WPB di wilayah Kota Enarotali, Kabupaten Paniai.

“Hari ini senin tanggal, 11 Mei 2026, 12-30 wpb Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai aktif melakukan operasi di kota Enarotali kab, Paniai Papua Tengah,” demikian isi siaran pers tersebut.

Dalam pernyataannya, Komnas TPNPB mengklaim berhasil merampas satu pucuk senjata SS1 yang disebut milik anggota TNI Angkatan Udara Kopaskas Bandar Udara Enarotali.

“Komnas TPNPB berhasil merampas 1 pucuk senjata merek SS1 milik anggota TNI Angkatan Udara Kopaskas Bandar Udara Enarotali, Kab. Paniai,” tulis pernyataan itu.

TPNPB juga menyatakan siap bertanggung jawab atas aksi perampasan senjata tersebut. Mereka menyebut operasi dilakukan oleh pasukan dari Kompi Markas Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai di bawah pimpinan Pangkodap Matius Gobai dan Wakil Pangkodap Henok Yeimo.

“Komnas TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai siap bertanggung jawab atas rampas senjata dari aparat keamanan saat bertugas di wilayah Paniai,” lanjut isi pernyataan tersebut.

Selain menyampaikan klaim perampasan senjata, TPNPB kembali menyerukan agar pemerintah pusat menarik personel militer dari Papua. Pernyataan itu secara khusus ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Kami tegaskan kepada saudara Presiden RI Prabowo Subianto segera tarik militer organik maupun non organik dari tanah Papua,” tegas mereka dalam siaran pers tersebut.

Pernyataan itu diumumkan oleh Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom, atas nama Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM. Mereka menyebut informasi tersebut merupakan laporan resmi dari markas Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai kepada pimpinan pusat organisasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Papuanewsonline.com belum memperoleh konfirmasi maupun tanggapan resmi dari pihak TNI, TNI Angkatan Udara, maupun aparat keamanan terkait klaim perampasan senjata yang disampaikan TPNPB tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. (GF)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE