logo-website
Sabtu, 04 Apr 2026,  WIT

UNIFIL Gelar Upacara Memorial Khidmat untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Upacara penghormatan terakhir di Beirut menjadi bentuk penghargaan dunia internasional atas dedikasi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan, disaksikan pejabat UNIFIL, KBRI, dan unsur militer internasional.

Papuanewsonline.com - 03 Apr 2026, 23:05 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Suasana upacara Memorial Service yang digelar UNIFIL di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, Kamis (2/4/2026).

Papuanewsonline.com, Beirut – United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Upacara berlangsung khidmat, aman, dan lancar di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut.


Tiga prajurit yang mendapat penghormatan tersebut adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas perdamaian di wilayah konflik Lebanon Selatan pada 29 dan 30 Maret 2026.

Upacara yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026 pukul 16.00 waktu setempat itu dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of Mission UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Prosesi tersebut turut dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional lainnya.


Rangkaian upacara militer dilaksanakan secara lengkap, dimulai dari pembukaan, penghantaran peti jenazah ke area upacara, pembacaan riwayat singkat, doa bersama, hingga penganugerahan medali kehormatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Angkatan Bersenjata Lebanon (Lebanese Armed Forces/LAF) secara anumerta.

Prosesi dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh pejabat UNIFIL, perwakilan Indonesia, serta unsur militer Lebanon. Setelah itu, acara diisi dengan amanat pejabat, penghormatan militer, mengheningkan cipta, hingga pengantaran kembali jenazah dengan pengawalan penuh kehormatan.

Sebagai bentuk penghormatan tambahan, Force Commander UNIFIL secara simbolis menyematkan scarf PBB pada peti jenazah. Ia juga menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir dalam upacara tersebut.

Upacara memorial ini juga melibatkan unsur pasukan gabungan, termasuk satu satuan setingkat peleton Infanteri dan Polisi Militer Lebanon, unsur korsik, serta pasukan Kontingen Garuda (Konga) yang selama ini bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.


Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian ketiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres bersama Dewan Keamanan PBB juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap seluruh personel penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik. UNIFIL turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta seluruh personel yang terdampak.

Peristiwa ini kembali menegaskan komitmen Indonesia melalui Kontingen Garuda dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional, sekaligus menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan prajurit TNI di medan tugas dunia. (GF)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE