logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Sebanyak 54 Catar Akpol Panda Maluku Jalani Tes CAT Hari Pertama Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 54 orang Calon Taruna (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol) Panda Maluku, menjalani tes Computer Assisted Test (CAT) yang dihelat di SMA Negeri 2, Kota Ambon, Sabtu (18/5/2024).Saat proses tes CAT hari pertama berlangsung tampak hadir Karo Ops, Direktur Samapta, dan Kabid Propam Polda Maluku beserta Kapolresta Ambon. Mereka ikut melakukan pengawasan dan pemantauan.Para Catar sebelum memasuki ruangan tes, mereka terlebih dahulu menjalani sejumlah tahapan. Seperti perekaman wajah, absensi, pengecekan bodi untuk pemeriksaan barang-barang yang dibawa masuk. Para peserta seleksi dilarang membawa tas masuk di dalam ruang tes.Setelah berada di dalam ruangan para peserta langsung memilih kursi untuk diduduki secara bebas. Sebab, panitia tidak mengatur tempat duduk, mereka bebas memilih tempat duduk sendiri.Saat berada di dalam ruangan, para Catar terlebih dahulu diberitahukan tentang tata tertib yang harus diikuti selama seleksi Akpol tersebut berlangsung. Mereka selanjutnya mendapatkan panduan dari pusat sebelum soal dibuka dan dikerjakan.Ditemui di lokasi tes CAT, Panitia Sekertariat Rim Terpadu Panda Maluku, Kompol Murni Hamsa, S.I.K, mengatakan, pada hari pertama tes CAT para peserta mengerjakan dua materi. Diantaranya Penalaran Numerik dan Wawasan Kebangsaan.Menurutnya, Penalaran Numerik terdapat sebanyak 40 soal. Para peserta mengerjakannya selama 90 menit. Sementara materi Wawasan Kebangsaan, terdapat 50 soal dengan waktu kerja selama 90 menit,."Ada 54 orang peserta, 4 diantaranya wanita. Dan hari ini 1 orang pria tidak hadir tanpa alasan. Ia memang tidak hadir dari kemarin," kata Kompol Murni. Untuk diketahui, peserta Akpol yang mendaftar secara online berjumlah 151 orang. Terdiri dari pria 119, dan wanita 32. Setelah dilakukan verifikasi tersisa 85 orang yang Memenuhi Syarat (MS), pria 74 dan wanita 11. Di tahapan pemeriksaan administrasi awal yang diikuti 85 orang, sebanyak 83 dinyatakan MS. Terdiri dari pria 72 dan wanita 11. 2 orang pria dinyatakan Tidak Memenusi Syarat (TMS).Pada pemeriksaan kesehatan tahap pertama yang diikuti 83 orang, sebanyak 56 diantaranya dinyatakan MS. Mereka terdiri dari pria 52 dan wanita 4 orang. Sedangkan yang TMS 27 orang.Selanjutnya, pada tahapan tes psikologi, dari 56 orang yang ikut, dinyatakan MS sebanyak 54 orang. Mereka terdiri dari pria 50 dan wanita 4 orang. PNO-11 19 Mei 2024, 21:09 WIT
Sambut Pemilu Dan Pilkada Damai, Polres Mimika Gelar Acara Syukur dan Doa Bersama Lintas Agama Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka menyambut Pemilu dan Pilkada yang aman dan damai, Polres Mimika mengadakan acara syukur dan doa bersama lintas agama di Aula Mapolres Mimika pada Jumat (17/5/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, SH SIK MH, Danyon Batalyon B Pelopor Sat Bimob Polda Papua, Kompol Dionisius VDP Hellan, SIK SH MH, serta perwakilan dari Kodim 1710/Mimika, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika, Bawaslu dan KPUD Mimika, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh PJU Polres Mimika.Dalam sambutannya, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk ungkapan syukur atas terselenggaranya Pemilu di Kabupaten Mimika yang berjalan dengan aman dan damai. Ia juga berharap doa ini dapat membantu memastikan kelancaran Pilkada yang akan berlangsung beberapa bulan ke depan.“Kami mengadakan doa bersama lintas agama ini sebagai wujud syukur atas keamanan dan kedamaian Pemilu yang telah berlangsung. Mari kita bersama-sama mendoakan agar semua proses Pilkada yang akan datang berjalan lancar dan damai,” ungkap Kapolres.Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada para tokoh dan seluruh masyarakat Mimika yang telah mendukung dan membantu pihak Kepolisian dalam mengamankan jalannya agenda Nasional, baik Pemilu yang sudah terlaksana maupun Pilkada yang akan dilaksanakan.“Mari kita sama-sama mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai,” tambah AKBP Gede Putra.Ketua FKUB Kabupaten Mimika, Ignatius Adii, dalam sambutannya menegaskan komitmen FKUB untuk selalu bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) di Mimika, demi suksesnya Pilkada damai di Kabupaten Mimika.“Kami dari FKUB selalu berkomitmen untuk bersama-sama dengan aparat keamanan menciptakan kamtibmas di Mimika guna suksesnya Pilkada damai. Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajarannya yang telah membantu kami mewujudkan doa bersama ini,” jelas Ignatius Adii.Ignatius juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat keamanan, khususnya anggota Polri, yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Mimika. FKUB berjanji untuk terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan demi keamanan dan kedamaian selama proses Pilkada.“Kami dari FKUB siap mendukung jalannya agenda Pilkada untuk mendukung keamanan Kabupaten Mimika,” tambahnya.Acara doa bersama lintas agama ini dilakukan secara bergantian oleh perwakilan dari berbagai agama, termasuk Islam, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kristen Protestan. Setiap perwakilan menyampaikan doa dengan harapan agar Pemilu dan Pilkada di Kabupaten Mimika dapat berlangsung dalam suasana yang damai dan harmonis.Acara ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan di Mimika untuk menjaga kedamaian dan stabilitas selama proses demokrasi berlangsung. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, kerukunan antarumat beragama semakin kuat dan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Mimika. PNO-11 19 Mei 2024, 20:54 WIT
WNA Asal PNG Diamankan Tim Opsnal Narkoba Polresta Beserta Barang Bukti Ganja Papuanewsonline.com, Jayapura - Sebanyak 98 bungkus plastik bening berisikan ganja berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Sat Narkoba dari tangan Warga Negara Asing (WNA) asal Papua New Guinea bertempat di Argapura pada Selasa (14/05) siang.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si didampingi Wakapolresta AKBP Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M., M.H, Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear, S.H., Kasi Humas AKP Muh. Anwar bertempat di Mapolresta, Jumat (17/5) siang.Kapolresta menerangkan, terduga pelaku tersebut berinisial HH (23) yang merupakan warga asli Papua New Guinea yang sedang bersiap untuk melakukan transaksi di wilayah Argapura langsung digrebek sama tim opsnal narkoba Polresta ketika itu.“Jadi, awalnya tim opsnal Sat narkoba mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkotika yang diduga jenis Ganja di salah satu rumah yang berada di Argapura bawah distrik Jayapura selatan. Pada saat dilakukan penggerebekan anggota opsnal langsung mengamankan 1 orang WNA (Papua New Guinea) bersama barang bukti yang diduga berisikan narkotikan jenis ganja,” terang Kapolresta KBP Victor Mackbon.Lanjut Kapolresta, dari hasil penangkapan tersebut anggota berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Plastik besar abu-abu yang di lakban warna bening, 2 kantong plastik hitam sedang yang di lakban warna coklat, 2 plastik hitam ukuran sedang yang di lakban warna bening, 1 plastik bening ukuran sedang yang di lakban warna coklat dan 98 bungkus plastik bening berisikan ganja dengan total barang bukti sejumlah 2,6 Kg.“Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, dan telah ditetapkan sebagai tersangka” ujarnya.Kapolresta juga menambahkan, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah peredaran Narkotika di Kota Jayapura sebagaimana atensi pihaknya kepada personel di sat narkoba.“Atas perbuatannya, HH disangkakan Pasal 111 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup atau 20 tahun,” pungkas Kapolresta. PNO-11 19 Mei 2024, 20:43 WIT
Polda Maluku Tangkap Tiga Pemuda Bersama 13 Paket Narkoba Papuanewsonline.com, Ambon - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku mengamankan tiga orang pemuda secara terpisah di kota Ambon. Dari tangan mereka diamankan sebanyak 13 paket diduga narkoba jenis sabu-sabu dan sintesis.Ketiga pemuda yang diamankan oleh tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba berinisial APM, 30 tahun dan DIYM alias DM, 24 tahun, serta RB alias R, 20 tahun. APM dan DM disergap bersama 11 paket kecil berisi sabu-sabu. Sementara R diciduk bersama 2 paket besar berisi sintesis.Direktur Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Heri Budianto, SIK., MH, mengungkapkan, penangkapan pertama dilakukan oleh APM dan DM yang berlokasi di salah satu kos-kosan, kawasan Pandan-pandan, Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (17/5/2024) sekira pukul 23.20 WIT.APM berdomisili di sekitar kawasan Honipopu, sementara DM bermukim di Kelurahan Urimesing. Mereka dibekuk setelah tim penyidik mendapat informasi kalau yang bersangkutan diduga memiliki, menguasai, serta menyalagunakan narkotika diduga jenis sabu."Saat terduga APM dan DM diamankan, tim kemudian melakukan penggeledahan di kos-kosan kawasan Pandan-pandan dan ditemukan barang bukti diduga sabu-sabu yang dikemas dalam 11 (sebelas) paket plastik klem bening ukuran kecil," jelasnya.Selain sabu-sabu, tim penyidik juga mengamankan barang bukti lainnya seperti 1 unit timbangan digital; 2 buah bong; 1 buah kaca pirex; 1 buah sedotan yang telah diruncing (skop); 2 buah korek api gas; 2 pack plastik klem bening ukuran kecil; dan 1 buah hp realme 6 warna biru," katanya.Setelah berhasil mengamankan narkotika golongan I bukan tanaman bersama sejumlah barang bukti lainnya, APM dan DM langsung digiring ke kantor Ditresnarkoba Polda Maluku untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Berselang sehari, tim Opsnal Subdit 3 juga berhasil menangkap R, warga desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kecamatan Sirimau, Sabtu (18/5/2024) sekitar pukul 11.30 WIT. Pemuda 24 tahun ini diamankan saat berada di Jl. dr. Wem Tehupeiory, Batu Merah Dalam, Kecamatan Sirimau."Saudara RB alias R ini diamankan saat menerima paket berisi narkotika dengan alamat Batu Merah Dalam," ungkapnya. Heri mengaku, tim mendapatkan informasi kalau yang bersangkutan akan menerima paket berisi narkotika yang dikirim menggunakan Jasa Titipan Kilat (TIKI). "Setelah diamankan saudara R dan barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba untuk dintrogasi, dan hasilnya ia mengaku paket itu jenis sintesis. Anggota kemudian membuka paket dan benar adanya. Saudara R mengaku barang ini milik FM yang masih dalam penyelidikan," tambahnya.Selain 2 paket narkotika sintesis, tim penyidik juga mengamankan HP yang bersangkutan untuk dijadikan sebagai barang bukti."Jadi untuk ketiga pelaku peredaran narkotika tersebut sementara telah diamankan di rutan Polda Maluku. Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini," pungkasnya. (PNO-12) 19 Mei 2024, 12:22 WIT
Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF Papuanewsonline.com, Bali - Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali menyiagakan dua kapal dan tiga unit helikopter dalam rangka pengamanan kegiatan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.Direktur Polairud Polda Bali Kombes Ponadi mengatakan pihaknya selain mengerahkan personil juga alat material khusus (almatsus). "Jadi ada kapal-kapal kita dan diback-up oleh Korpolairud Barhakam Polri. Ada 2 kapal yang ikut terlibat kegiatan termasuk juga pesawat helikopter ada 3 unit diback-up dalam rangka untuk pengamanan kegiatan World Water Forum ke-10 di Bali ini.," kata Ponadi dalam keterangan, Sabtu (18/5/2024).Dirinya menerangkan, dalam rangka pengamanan event internasional ini, Ditpolairud Polda Bali juga berkoordinasi dengan TNI maupun Basarnas. Titik-titik pengamanan dengan menggunakan kapal, sambung Ponadi yakni di bawah kolong tol, kemudian pantai dan perairan Nusa Dua Bali.Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan patroli di wilayah pelabuhan-pelabuhan penyebrangan seperti Gilimanuk, Padangbai dan lainnya. 'Itu titik-titik penyebrangan untuk antisipasi masuknya orang-orang dari luar Bali, antisipasi pelaku-pelaku pidana, kita berkolaborasi, kita berkoordinasi dengan satuan wilayah setempat ," ujarnya.Sementara beberapa sambung Ponadi, helikopter juga di tempatkan di dekat kegiatan World Water Forum berlangsung. Helikopter jenis Dolphin ini kata dia, digunakan dalam situasi darurat. Misalnya, jika ada delegasi yang membutuhkan penanganan medis dapat menggunakan heli untuk ke rumah sakit terdekat.Ia menambahkan, para personil juga telah dilengkapi alat-alat komunikasi seperti HT, Podium dan juga aplikasi-aplikasi seperti SOT. Dengan perlengkapan tersebut, anggota bisa melaporkan situasi yang ada di lapangan ke Posko Command Center 91."Kita terkoneksi dengan posko, yang sewaktu-waktu Posko kontak dengan anggota di lapangan bisa melaporkan langsung di lapangan," ucapnya. (PNO-12) 19 Mei 2024, 12:10 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Berhasil Menangkap Pimpinan KKB Dokoge Paniai Papuanewsonline.com, Paniai – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengkonfirmasi penangkapan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 bersama Polres Dogiyai terhadap Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Dokoge-Paniai, Peni Pekei alias Petrus Pekei.Menurutnya, berdasarkan informasi dari Kasatgas Humas ODC-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno Penangkapan ini terjadi di Kampung Ekaugida, tepatnya di tanjakan Pugo, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, pada Jumat (17/5/2024), sesuai Laporan Polisi Nomor LP/01/K/II/2015/PAPUA/RES PANIAI tertanggal 1 Februari 2015 dan Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/36/XI/2016/DITRESKRIMUM tertanggal 11 November 2016."Petrus Pekei ditangkap terkait tindak pidana pemerasan, pengancaman, pencurian dengan kekerasan, dan kepemilikan senjata api ilegal yang dilakukannya pada tanggal 31 Januari 2015 di Kampung Witai, Distrik Yatamo-Paniai, dengan korban Nicolas Worabay," ungkap Kombes Pol. Ignatius Benny.Ia menjelaskan bahwa penangkapan terjadi saat Petrus Pekei sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Paniai. "Kurang dari tiga jam setelah pemantauan, personel berhasil mengamankan pelaku di tanjakan Pugo, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai," jelasnya.Saat ini, Petrus Pekei telah dibawa ke Kabupaten Nabire untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mako Polres Nabire. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyelidiki lebih dalam keterlibatan Petrus dalam jaringan KKB. "Petrus Pekei dikenal dengan nama alias Peni Pekei dan memiliki posisi penting sebagai Komandan Operasi KKB di Markas Dokoge-Paniai," tambah Kabid Humas.Penangkapan ini menunjukkan keseriusan Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua."Kepolisian akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB di Papua demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di Papua," pungkas Kombes Pol. Ignatius Benny.Penangkapan pimpinan KKB ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menurunkan tingkat ancaman dan gangguan keamanan di wilayah Papua, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian. (PNO-12) 19 Mei 2024, 11:58 WIT
Kapolri Dan Panglima TNI Tinjau Langsung Kesiapan Venue GWK Papuanewsonline.com, Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau kesiapan sejumlah veneu perhelatan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.Salah satu venue penyelenggaraan KTT WWF ke-10 yang akan digunakan adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK). GWK nanti akan digunakan untuk acara gala dinner bagi para delegasi. Sebelumnya, Kapolri telah melihat langsung kegiatan tactical floor game (TFG) yang menjadi strategi dalam pelaksanaan pengamanan event internasional ini."Tentunya kami dengan Panglima dalam hal ini melihat langsung TFG maupun pelaksanaan kegiatan pengamanan di lokasi-lokasi mulai dari kedatangan kemudian venue yang digunakan termasuk juga tempat di titik ini (GWK), untuk memastikan bahwa pengamanan di ring 1, ring 2 dan ring 3 semuanya berjalan aman dan lancar," kata Kapolri di GWK.Jenderal Sigit berujar, suatu kehormatan Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah acara internasional. Untuk itu dirinya ingin memastikan semua kegiatan berjalan aman dan lancar. Apalagi Indonesia, khususnya Bali sudah menjadi pusat event internasional untuk membicarakan isu-isu strategis."Tentunya kegiatan agenda ini kita harapkan menunjukan bahwa Indonesia memang saat ini menjadi salah satu center untuk kegiatan-kegiatan nternasional untuk bicara hal-hal strategis seperti lingkungan, air, kedepan yang tentunya menjadi kebutuhan untuk masyrakat ini," ucapnya. (PNO-12) 19 Mei 2024, 11:32 WIT
Laksanakan Operasi Pekat Salawaku 2024, Satgas Gakkum Razia Penginapan Kota Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) melaksanakan Operasi Pekat Salawaku 2024 di sejumlah penginapan di Kota Ambon. Operasi yang dilaksanakan pada Kamis (16/5/2024) ini dipimpin oleh Ipda Faldry Andre Nikijuluw dan melibatkan 11 anggota lainnya.Razia pekat atau pemberantasan penyakit masyarakat ini menyasar beberapa penginapan yang terletak di kawasan strategis, seperti di seputaran Trikora dan Jalan Baru.Penginapan yang menjadi target di seputaran Trikora meliputi Penginapan Asri dan Penginapan Maleo. Sementara di Jalan Baru, operasi dilakukan di Penginapan Paragon dan Kos Madani.Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah pasangan yang bukan suami istri sedang menginap di beberapa penginapan itu.Pasangan-pasangan yang tidak dapat menunjukkan identitas resmi sebagai pasutri ini kemudian dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Maluku untuk pemeriksaan lebih lanjut.Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk mengurangi penyakit masyarakat yang semakin marak dan meresahkan warga sekitar."Operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib di wilayah Ambon," kata Ipda Faldry Andre Nikijuluw.Dalam operasi pekat, pihak kepolisian juga mengimbau kepada pemilik penginapan untuk lebih selektif ketika menerima tamu. Pemilik penginapan diingatkan untuk selalu memastikan identitas para tamu yang berduan berlainan jenis."Pemilik penginapan harus selektif untuk memastikan identitas para tamu. Ini demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama, serta mendukung upaya penegakan hukum di Kota Ambon," ungkapnya. (PNO-12) 17 Mei 2024, 19:27 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT