logo-website
Selasa, 11 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Olahraga Homepage
E-Sports Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Gen Z Kembangkan Potensi Papuanewsonline.com, Jakarta – E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ajang ini juga menjadi bagian dari semangat Polri Youth Movement: Polri Indonesia Emas 2045 yang mendorong kolaborasi pemerintah, Polri, komunitas, dan sektor swasta dalam menyiapkan talenta muda.Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan bentuk kolaborasi untuk memberikan ruang sekaligus edukasi kepada generasi Z dan generasi Alpha mengenai peluang di industri esports.“Esports ini bukan hanya tentang menjadi atlet. Ada ekosistem yang luas, mulai dari caster, pembawa acara, atlet, pembuat gim, event organizer, hingga UMKM yang menyediakan merchandise,” kata Adex di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026).Menurut Adex, pemerintah perlu memberikan gambaran yang utuh kepada generasi muda mengenai peluang di dunia digital, khususnya di tengah perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) yang berpotensi mengubah kebutuhan dan peluang pekerjaan.“Di tengah gempuran teknologi AI yang berpotensi menggerus peluang kerja adik-adik Gen Z dan Gen Alpha, tugas kami sebagai pemerintah adalah memberikan gambaran bahwa ada banyak peluang di dunia digital yang bisa dibangun,” ujarnya.Ia menegaskan, pengembangan minat terhadap esports tetap harus berjalan seimbang dengan pendidikan. Literasi yang diberikan Polri melalui jajaran di tingkat Polres hingga Polda menekankan agar sekolah tetap menjadi prioritas utama, sedangkan gim menjadi prioritas pendukung.“Sekolah tetap primer, gim sekunder. Harapannya mereka bisa sukses secara akademik sekaligus mampu meraih peluang karier di bidang esports maupun bidang lainnya,” tutur Adex.Sementara itu, Ketua Umum IESPA Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mengapresiasi penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 yang dinilai memberikan kesempatan bagi para gamers amatir untuk tampil di panggung nasional.“Teman-teman gamers, khususnya kategori amatir, sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa bertanding di acara sebesar ini. Ini menjadi bukti nyata tagline ‘Dream to Become’ benar-benar terwujud,” kata Ibnu.Ia menilai kolaborasi antara Polri, IESPA, jajaran Polda, komunitas, dan berbagai pihak menjadi langkah positif untuk membangun ekosistem esports nasional. Ia juga menyambut baik komitmen Kapolri agar kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan.Apresiasi juga disampaikan kreator konten sekaligus perwakilan Gen Z, Willy Salim. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap esports memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan prestasi melalui bidang yang dekat dengan kehidupan mereka.“Dulu, waktu saya masih sekolah, jika ada acara seperti ini pasti akan sangat saya nantikan. Kapan lagi anak sekolah bisa membuktikan prestasinya di bidang gim dan didukung langsung oleh pemerintah?” ujar Willy.E-Sports Kapolri Cup 2026 sebelumnya telah menjadi bagian dari rangkaian Polri Youth Movement yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Selain kompetisi, rangkaian kegiatan juga menghadirkan sejumlah side event untuk memperkenalkan berbagai peluang dalam industri esports sekaligus memperkuat literasi digital bagi generasi muda.Melalui penyelenggaraan tersebut, Polri mendorong esports tidak hanya dipandang sebagai aktivitas hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi dan industri kreatif digital yang dapat menjadi ruang tumbuh bagi talenta muda menuju Indonesia Emas 2045. PNO-12 10 Agu 2026, 21:20 WIT
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Boven Digoel Gelar Lomba Gerak Jalan, Semangat Kebersamaan Terjaga Papuanewsonline.com, Tanah Merah – Suasana Kabupaten Boven Digoel tampak meriah menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada hari ketiga rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menggelar lomba gerak jalan indah yang diikuti antusias oleh peserta dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga kelompok masyarakat umum, Sabtu (8/8/2026).Peserta berangkat dari Jalan Trans Papua, tepatnya di depan Toko Sulkarayango, dan berbaris secara tertib serta penuh semangat menuju garis finis di halaman Kantor Bupati Boven Digoel. Kegiatan ini tidak sekadar perlombaan, melainkan wujud kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat persatuan yang tumbuh di tengah masyarakat.Sebelumnya, pada hari pertama, panitia telah menyelenggarakan lomba lari dengan jarak 5 kilometer untuk tingkat SD dan 7 kilometer bagi peserta SMP, SMA, serta umumKemudian pada hari kedua, dilanjutkan dengan lomba tarik tambang antar Organisasi Perangkat Daerah yang mempererat kekompakan antar-instansi di lingkungan pemerintah daerah.Rangkaian perayaan kemerdekaan ini belum usai. Puncak kegiatan akan digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, dengan karnaval yang diharapkan semakin mempererat ikatan persaudaraan seluruh warga Boven Digoel. Seluruh warga diimbau untuk terus menjaga ketertiban dan suasana yang aman serta kondusif selama sisa rangkaian kegiatan berlangsung.Penulis: JidEditor: OF 09 Agu 2026, 09:03 WIT
35.936 Anak Muda Ikuti Kapolri Cup 2026, Polri Dorong Lahirnya Talenta Digital Berprestasi Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebanyak 35.936 anak muda dari berbagai daerah mengikuti E-Sports Kapolri Cup 2026 yang resmi dibuka di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Mengusung semangat "Dream to Become", ajang ini menjadi wadah mengubah minat di bidang e-sports menjadi kemampuan nyata, prestasi, sekaligus pembentukan karakter yang kuat.Peserta yang mendaftar melalui 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia ini merupakan masyarakat umum, bukan anggota Polri. Tingginya antusiasme menunjukkan besarnya potensi talenta digital yang tersebar di berbagai pelosok negeri.Kegiatan ini diselenggarakan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, Indonesia Esports Association, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan kehadiran Polri di dunia e-sports bukan sekadar mengikuti tren, melainkan upaya mendekatkan institusi dengan generasi muda di ruang yang mereka kuasai. “E-sports kini bukan sekadar hiburan, tetapi ruang kreativitas, kompetisi, dan prestasi. Kami ingin anak muda mengembangkan bakatnya di jalur yang positif,” ujarnya.Selain keterampilan bermain, peserta juga didorong menanamkan nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Dedi juga mengingatkan agar kemampuan digital dibarengi pemahaman tentang tanggung jawab di ruang siber, guna terhindar dari ancaman judi daring, penipuan, hingga penyebaran informasi yang tidak benar.Penulis: JidEditor: OF 09 Agu 2026, 09:00 WIT
Turnamen Sepak Bola Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Cari Bibit Unggul Pengharum Nama Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Ajang olahraga Multi Event dan Single Event Tahun 2026 untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK resmi bergulir di Mimika Sport Complex (MSC), Jalan Karitas, SP-2, Kamis (6/8/2026). Kompetisi ini mempertemukan 51 tim sepak bola putra maupun putri dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Mimika.Pembukaan dilakukan secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Amba. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai sebagai wadah strategis menjaring bibit atlet berbakat sejak dini. “Melalui ajang ini, kita berharap lahir calon-calon atlet andalan yang kelak mampu membawa nama Mimika bersinar di kancah regional hingga nasional,” ujarnya.Petrus mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar dan mengasah kemampuan. Bagi yang meraih kemenangan, jadikan itu pendorong untuk terus maju; bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. “Keberhasilan selalu melewati proses, dan kekalahan adalah guru terbaik untuk menjadi lebih tangguh ke depannya,” tegasnya.Selain mengejar prestasi, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, dan rasa saling menghormati di lapangan. Kompetisi ini juga dimaksudkan untuk mempererat persahabatan antar sekolah, memperkuat ikatan persaudaraan, serta menghindari segala bentuk perselisihan yang dapat merusak kekompakan.Penulis: JidEditor: OF 06 Agu 2026, 13:15 WIT
Wapanglima TNI Buka Kejuaraan Taekwondo Asia ke-8, Pererat Persahabatan Lewat Olahraga Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi membuka Kejuaraan Taekwondo Indonesia Terbuka Tingkat Asia ke-8 Tahun 2026. Ajang bergengsi ini digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Hadir pula Kasum TNI sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Letjen TNI Richard S.H. Tampubolon.Dalam amanat yang dibacakan, Panglima TNI menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran 531 atlet yang berasal dari 36 negara. “TNI menginisiasi ajang ini sebagai sarana membangun kepercayaan, memperkuat kerja sama, dan merajut persaudaraan lintas bangsa melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran,” tegasnya.Nilai luhur Taekwondo dinilai sangat relevan dengan karakter yang dibangun TNI, yaitu keseimbangan antara kekuatan fisik, kedisiplinan, keberanian, serta kemampuan mengendalikan diri dan rasa hormat kepada sesama. “Meski di dalam arena kita berhadapan sebagai lawan, namun di luar pertandingan kita tetap bersaudara dan bersahabat,” pesannya.Panglima TNI berharap seluruh peserta tampil sebaik mungkin dengan mengutamakan sikap sportif. “Bertandinglah dengan kemampuan terbaik kalian. Raih kemenangan dengan kerendahan hati, dan terimalah kekalahan dengan penuh kehormatan,” ujarnya menutup amanat. Penyelenggaraan ini diharapkan semakin mengukuhkan peran Indonesia sebagai tuan rumah andal ajang olahraga internasional.Penulis: JidEditor: OF 03 Agu 2026, 21:33 WIT
Sengit dan Menghibur, Kapolri dan Bahlil Bertanding di Laga Penutup Kapolri Cup 2026 Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali turun langsung ke lapangan bulu tangkis dalam laga persahabatan penutup Kapolri Cup 2026 di GOR UNJ, Sabtu (1/8/2026). Ia berpasangan dengan Widi Chandra Kasih menghadapi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang berduet bersama Muhammad, menyajikan pertandingan yang seru sekaligus penuh keakraban.Pertandingan berjalan sangat kompetitif sejak awal. Pasangan Sigit–Widi tampil agresif dengan serangan keras dan permainan cepat di dekat net. Di sisi lain, Bahlil–Muhammad juga memberikan perlawanan tak kalah sengit melalui adu pukulan, reli panjang, hingga variasi dropshot yang mengecoh lawan. Sorak sorai penonton menghiasi setiap aksi menarik yang ditampilkan di atas lapangan.Pada set pertama, pasangan Kapolri berhasil unggul dengan skor 15–11. Meski tertinggal, pasangan menteri terus berjuang mengejar ketertinggalan. Pertandingan yang memadukan semangat kompetisi dan kehangatan persahabatan ini menjadi momen paling ditunggu dalam rangkaian penutupan kejuaraan yang digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kapolri Cup 2026 berlangsung sejak 27 Juli hingga 1 Agustus hasil kerja sama Polri, PBSI, dan NPCI. Ajang ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet berbakat untuk dikembangkan hingga ke kancah nasional maupun internasional. Pertemuan ini juga mengulang momen seru tahun sebelumnya saat keduanya kembali berhadapan.Penulis: JidEditor: OF 02 Agu 2026, 23:00 WIT
KONI Mimika Desak Penyelesaian Administrasi, Atlet Jangan Gagal Bertanding Hanya Karena Prosedur Papuanewsonline.com, Mimika – Menjelang PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara Oktober mendatang, kekhawatiran mulai muncul dari Mimika. Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika Antonius Kemong mendesak KONI Provinsi Papua Tengah segera mengambil langkah nyata agar kesempatan para atlet tidak terbuang sia-sia hanya karena keterlambatan urusan administrasi. Pendaftaran peserta akan dibuka bulan depan, sehingga setiap tahapan harus dipastikan selesai tepat waktu. 29/7/26) “Kami memohon agar KONI Provinsi segera mendaftarkan cabang beladiri seperti Kick Boxing, Muaythai, dan Tinju. Jangan sampai momen emas ini lewat hanya karena dokumen belum lengkap. Papua Tengah wajib hadir,” tegas Antonius. Ia menegaskan atlet di Mimika sudah matang secara teknis dan mental melalui serangkaian latihan serta kompetisi nasional. Namun kesiapan fisik tak ada artinya jika pintu pendaftaran tertutup sebelum mereka sempat melangkah.Selain koordinasi antarlembaga, dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi juga menjadi kebutuhan mendesak. “Mereka akan membawa nama daerah. Sudah sepantasnya pemerintah hadir mendukung operasional persiapan, agar atlet tidak berjuang sendirian saat mengangkat nama Papua Tengah ke panggung nasional,” ujarnya. Hingga kini, daerah dan pengurus cabang olahraga belum mendapatkan arahan pasti mengenai langkah yang harus diambil.Antonius menjelaskan pendaftaran bukan berarti jaminan tampil otomatis. Setelah provinsi mendaftar, atlet masih akan diseleksi oleh Pengurus Besar masing-masing cabang dengan mempertimbangkan rekam jejak prestasi di berbagai kejuaraan. Artinya, persaingan tetap ketat dan mengutamakan kualitas, namun semua itu tak akan berjalan jika langkah awal dari provinsi belum dimulai.Penulis: JidEditor: OF 30 Jul 2026, 09:40 WIT
Catar Kalteng Catat Jarak Lari Tertinggi pada Seleksi Tingkat Pusat Akpol 2026 Papuanewsonline.com, Semarang – Seleksi Tingkat Pusat Calon Taruna (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 terus berlangsung di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) untuk memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan prestasi.Salah satu capaian menonjol pada tes kesamaptaan jasmani ditorehkan oleh Jonathan Putra Siregar, calon taruna asal Polda Kalimantan Tengah. Pada tes lari selama 12 menit, Jonathan berhasil menempuh jarak 3.575 meter, menjadi peserta dengan capaian lari tertinggi pada pelaksanaan seleksi tingkat pusat tahun ini.Selain menunjukkan kemampuan fisik yang prima, Jonathan juga mencatat nilai Tes Potensi Akademik (TPA) sebesar 72 dan Tes Bahasa Inggris sebesar 82. Ia mengaku mempersiapkan diri secara mandiri melalui latihan fisik rutin serta belajar Bahasa Inggris dari berbagai sumber pembelajaran daring.Jonathan menilai seluruh proses seleksi yang diikutinya berlangsung secara terbuka dan objektif. Menurutnya, setiap tahapan memberikan ruang bagi peserta untuk bersaing secara sehat berdasarkan hasil yang diperoleh.Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Dr. Anwar, mengatakan tes kesamaptaan jasmani merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur kesiapan calon taruna untuk mengikuti pendidikan kepolisian.“Selain kemampuan akademik, kesehatan fisik, kesehatan mental, dan psikologi juga menjadi aspek yang dinilai. Yang tidak kalah penting adalah calon anggota Polri harus memiliki karakter, integritas, dan jiwa melayani masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Anwar.Ia menambahkan, hasil tes kesamaptaan tahun ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sebanyak 20 peserta berhasil menempuh jarak lebih dari 3.200 meter dalam waktu 12 menit, mencerminkan kesiapan fisik para calon taruna yang mengikuti seleksi tingkat pusat.Polri berkomitmen menyelenggarakan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, humanis, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Melalui proses seleksi yang objektif, diharapkan lahir calon-calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, profesional, serta siap mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. PNO-12 28 Jul 2026, 13:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT