logo-website
Minggu, 01 Feb 2026,  WIT

BMKG: Gelombang Perairan Mimika Capai 2,5 Sampai 4 Meter, Nelayan Diminta Waspada

Kondisi angin kencang dan pengaruh pusat tekanan rendah di sekitar Laut Arafura memicu peningkatan tinggi gelombang yang berpotensi membahayakan pelayaran dan aktivitas nelayan

Papuanewsonline.com - 20 Jan 2026, 21:17 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Tampak papan nama Stasiun Meteorologi BMKG Mozes Kilangin Timika.

Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika melaporkan bahwa kondisi gelombang laut di perairan Mimika dan Laut Arafura dalam beberapa hari terakhir berada pada kategori tinggi dan perlu diwaspadai.


Forecaster BMKG Mozes Kilangin Timika, Fitria Nur Fadlilah, menyampaikan bahwa tinggi gelombang di wilayah tersebut mencapai kisaran 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini meliputi hampir seluruh wilayah Laut Arafura, baik bagian barat, tengah, maupun timur.

Tingginya gelombang laut tersebut dipicu oleh angin kencang yang melintas di wilayah Mimika dan sepanjang perairan Laut Arafura. Fenomena ini berkaitan dengan adanya pusat tekanan rendah di sebelah tenggara perairan Papua atau kawasan Pasifik.

Pusat tekanan rendah tersebut menarik massa udara dari wilayah dengan tekanan lebih tinggi, sehingga menyebabkan pergerakan angin yang semakin kuat. Semakin besar perbedaan tekanan udara antar wilayah, maka kecepatan angin akan meningkat dan berdampak langsung pada ketinggian gelombang laut.

Kondisi cuaca ini juga diperparah oleh masih kuatnya angin baratan yang dipengaruhi oleh sistem tekanan rendah di wilayah selatan Papua, termasuk Mimika. Situasi tersebut lazim terjadi pada periode Desember hingga Januari dan masih berlangsung hingga saat ini.

Dalam pengamatan BMKG, kecepatan angin pada siang hari tercatat mencapai 20 knot. Bahkan pada beberapa waktu sebelumnya, khususnya pada malam hari, kecepatan angin sempat menyentuh 35 knot dan masih berpotensi berada pada kisaran 20 hingga 30 knot ke depan.

BMKG mengingatkan seluruh nelayan dan pelaku aktivitas laut agar lebih waspada terhadap kondisi perairan saat ini. Setiap peringatan yang dikeluarkan merupakan hasil analisis data dan prakiraan cuaca yang telah diperhitungkan secara matang.

Pihak BMKG juga menegaskan bahwa informasi cuaca dan gelombang laut menjadi dasar bagi Syahbandar dalam mengeluarkan peringatan resmi kepada nelayan dan pengguna transportasi laut.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peringatan yang berlaku, diharapkan seluruh aktivitas di perairan Mimika dan sekitarnya dapat berlangsung dengan aman serta terhindar dari risiko kecelakaan akibat gelombang tinggi.


Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE